West Javana [Chapter 2]

Title : West Javana [Chapter 2]

Author: Fasya & Kapten Kaoru

Genre: Yuri, Action, etc.

Note : cerita ini bergenre yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaa dan please, dont keep silent!!πŸ˜„

***

 

Author Pov

β€œ YOOOONG!!! BAGAIMANA AKU BISA SALAH MASUK KAMAR??? ”.

Taeyeon berteriak lantang tepat ditelinga Yoona sambil menjewer telinga perempuan yang lebih muda darinya sesaat, setelah mereka sampai diruang meeting yang terdapat di basecamp mereka.

β€œ Ah! Ah! A-ampun unnie!!! ” Yoona meringis kesakitan, sedangkan Seohyun bergidik ngeri menatap ke arah mereka berdua karena Taeyeon terlihat menjewer telinga Yoona dengan sangat keras. Berbeda dengan Hyoyeon yang justru tengah menahan tawanya. β€œ Sungguh, apa yang aku dapatkan sebelumnya persis seperti catatan yang aku berikan kepada unnie ”. Belanya tanpa berhenti meringis.

β€œ Lain kali kau harus mengkonfirmasinya terlebih dahulu!! Untung yang di dalam kamar tadi adalah sica sahabat lamaku, coba kalau aku salah masuk kamar pasangan yang sedang beradu kekuatan di ranjang. Apa kau mau bertanggung jawab, YOOONG???!!! ” celoteh Taeyeon tanpa melepas tangannya dari telinga Yoona.

β€œ S-s-sakit unnie! ”. Yoona semakin keras mengeluh kesakitan. Perempuan yang lebih muda dari Taeyeon itu memang hanya bisa menerima kemarahan Taeyeon begitu saja, walaupun itu belum tentu kesalahan yang dia buat.

β€œ Taeyeon unnie, sudah hentikan. Apa unnie tidak melihat Yoona unnie sangat kesakitan? ”. Akhirnya Seohyun angkat bicara setelah melihat Yoona yang begitu menderita. Seohyun mencoba membujuk perempuan yang paling tua di agent-nya itu dengan menyentuh tangan Taeyeon, lalu dengan perlahan ia melepas tangan Taeyeon dari telingga Yoona.

β€œ Appo, Hyunnie. ” Rengek Yoona dengan puppy eyes saat Seohyun meniup perlahan telinga Yoona yang benar-benar merah, semerah sirup buah plum.

β€œ Dasar deer manja! ” gumam Taeyeon pelan yang langsung mendapat death glare dari Yoona, dan dengan cepat Taeyeon langsung membalas dead glare itu, β€œ Weo??? Waegeurae!!?!! ”

Yoona menggeleng lemah, seraya mengerucutkan bibirnya.

 

Taeyeon Pov

β€œ Tidak masalah jika hari ini kita gagal, Taeng. Dia sudah tau tentangmu, pasti dia akan mencarimu lagi karena hari ini kau tidak bisa bertemu dengannya. ”. Hyoyeon mencoba mengembalikan topik pembahasan yang benar-benar penting saat ini, lebih penting dari sekedar salah kamar. Aku duduk dan memposisikan diri untuk mendengarkan Hyoyeon, sekilas memandang Yoona dan Seohyun yang juga duduk di sisi lain meja. β€œ Sebenarnya ada yang aneh dengan kejadian ini. ”

β€œ Aneh? ” Kataku heran.

Memang! Memang ada yang aneh saat aku masuk ke kamar itu. Setahuku, tidak ada satupun orang yang menukar catatan yang sudah ada di tangan Yoona. Yoona adalah orang yang sensitif, bahkan dia tau akan ada sepeda yang akan menabrak dirinya dari beberapa meter saja. Apakah aku salah baca nomor karena aku terlalu gugup memikirkan apa yang akan aku lakukan berdua di dalam kamar bersama perempuan seksi? Aku sudah memeriksa kertas itu ribuan kali. Sudah aku pastikan nomor kamar itu tidak berubah dengan sendirinya. Aku rasa tidak ada ibu peri yang mengubah catatan itu dengan kekuatan magic dari tongkat sihirnya. Lagipula, aku bukan salah satu tokoh yang ada dibuku dongeng.

β€œ Sepertinya namja yang memberikan kertas ke Yoona unnie memang sengaja mengarahkan Taeyeon unnie ke kamar sahabat unnie itu. ” Kata Seohyun tiba-tiba. Hyoyeon mengangguk sambil memainkan kertas kecil yang sudah membuatku salah masuk kamar.

BINGO! Aku juga berpikir seperti itu. Namja itu memang tidak salah memberikan nomor kamar, mereka sengaja mempertemukan aku dengan sahabat lamaku itu. Sebenarnya aku mau mengatakan itu, tapi teralihkan bayangan butt perempuan itu. Ah.. tidak! Bukan saatnya memikirkan itu, KIM TAEYEON.

β€œ Apa jangan-jangan si target sudah mengetahui rencana kita? ” Tanyaku langsung menyimpulkan.

 

 

Author Pov

β€œ Maaf, apakah aku boleh menginterupsi? ”. Suara Yoona membuat Hyoyeon, Taeyeon dan Seohyun serempak menoleh ke arahnya. Ternyata selama mereka bertiga berdiskusi, Yoona berdiam diri dan menyiapkan sesuatu yang akan ia tunjukan. β€œ Maaf Taeyeon unnie, aku tidak bisa melihat gambar apapun dari kameramu. Kamar sahabat unnie gelap, ditambah sebelumnya kamera yang kubawa ini sedikit terjadi kesalahan setelah seseorang menabrakku saat di lift. Jadi aku tidak bisa melihat apapun disana. Ini adalah video ketika Hyoyeon Unnie dan Sunny unnie di undang ke kepolisian Seoul. Aku memasang robot kecil di kancing kedua kemeja Hyo unnie, dan kancing itu sengaja aku jatuhkan disana. Jadi kita bisa mendengar percakapan inspektur kepolisian dan Sunny unnie setelah kepergian Hyo unnie.” Jelas Yoona panjang lebar sambil mempersiapkan materi yang akan ditunjukan.

Hyoyeon baru saja mendapat jawaban atas pertanyaannya yang sudah bersarang di otaknya selama berbulan-bulan, β€œ Ah~.. pantas saja semua polisi melihat ke arahku ketika aku jalan melewati mereka. Ternyata mereka melihat belahan dadaku yang terekspos karena kacing kemejaku yang terlepas. ”

Yoona meringis sambil menunjukan kelima jarinya, β€œ Hehe~.. kalau itu mian unnie. ”

β€œ Hei! ”. Taeyeon melempar bola kertas hingga tepat mengenai kepala Yoona. Spontan Yoona menoleh ke arah Taeyeon sambil mengusap kepalanya yang tidak sakit, β€œ Kapan kau akan menunjukannya pada kami? Jadi tidak? ”

β€œ Unnie bersabarlah sedikit, aku tinggal menekan tombol play. Mengapa kau tidak sabaran sekali? Apa kau juga tidak sabaran saat di atas ranjang? ” umpat Yoona dengan suara agak meninggi.

β€œ Aishh.. Yoon~.. β€œ. Tangan Taeyeon perlahan terangkat dan bersiap menjitak kepala perempuan yang lebih muda darinya itu, namun dengan cepat Yoona memotongnya.

β€œ Nah ini dia, Silahkan diamati ”. Yoona mulai memutar videonya. Yoona lebih memilih melihat ekspresi ketiga rekannya dengan sedikit menaikan dagunya, daripada melihat video yang sudah dia lihat beberapa kali.

Hyoyeon dan Taeyeon langsung berdiri menggebrak meja sambil mencondongan tubuh mereka mendekat ke arah viewer, sedangkan Seohyun terlihat bergegas meraih dokumen yang tergeletak tak jauh di meja untuk menutupi pandangannya. Melihat reaksi mereka yang tidak seperti harapannya, Yoona melirik ke layar laptopnya.

Betapa terkejutnya Yoona saat melihat video yang di putar itu ternyata menampilkan belahan dada Hyoyeon yang tidak sengaja terekam oleh robot kancing yang berfungsi sebagai kamera tersebut.

β€œ Hwaaa! Yoong! Kau mau membuatku basah dengan video itu huh? ”. Teriak Taeyeon sambil menyeringai dork, sedangkan Yoona cepat-cepat mencari video yang tepat dengan panik.

β€œ Aaak! Maaf unniedul, maaf Hyunnie. Aku sudah memeriksanya, tetapi mengapa ini masih ada di sini? Sungguh, aku sudah menghapusnya. β€œ ungkapnya. Hyoyeon yang masih shock mencoba mengatur rasa malunya β€œ Kalau video itu masih ada di laptopmu, aku akan menghilangkan jatah makanmu selama sebulan! ”

β€œ J-jangan unnie. ” Kata Yoona sambil masih mencari video yang dia maksud. β€œ Nah.. ini pasti videonya. Silahkan di amati lagi, unnie. ”. Yoona mulai memutar videonya.

β€œ Bagus, kau melakukannya dengan baik. Kau benar-benar memberikan informasi mengenai kaki tangan si bandar narkoba itu. ” kata Sunny dengan seringai yang tidak terlalu tampak karena sudut pengambilan gambar tersebut seperti cctv, berada dipojokan ruangan.

β€œ Sungguh, aku tidak enak hati memberikan informasi yang salah kepada Hyoyeon.” Kata inspektur kepolisian sambil memijat pelipisnya perlahan. β€œ Bagaimana jika nanti Hyoyeon mengetahui kebenarannya? ”

β€œ Hyoyeon tidak mudah sakit hati hanya karena soal ini. Dia cerdik, bahkan aku berani bertaruh dia dan anak buahnya yang juga sangat-sangat pintar itu dapat memecahkan kasus ini walau kau hanya memberikan informasi yang salah kepada mereka. Aku sudah mengenal Hyoyeon sejak dulu. Dia adalah rival di masa sekolahku dulu dan aku selalu kalah jika melawannya. Aku tidak mau dikalahkan lagi oleh dia. Ah, apakah kau tau hampir ΒΎ kasus yang kau lemparkan kepada kami berdua dan dia yang selalu bisa memecahkan kasus lebih dulu dariku? ” Tampak inspektur menggeleng. ” Sungguh, aku tidak ingin kalah lagi darinya. Jadi tolong, serahkan kasus besar ini kepadaku dan aku akan menyelesaikannya dengan cepat sebelum Hyoyeon tahu kekacauan ini. ” Sunny berjalan keluar dari ruangan itu, meninggalkan inspekturnya sendirian.

Taeyeon dan Hyoyeon yang baru saja mendengar percakapan itu langsung saling berpandangan dengan ekspresi air muka mereka yang tak dapat dijelaskan oleh kata-kata.

***

β€œ Kim Taeyeon. Usia 27 tahun, lebih tua darimu 2 tahun ”. Tiffany dan Sooyoung memperhatikan dengan seksama penjelasan dari Yuri sambil sesekali melihat dokumen yang diberikan Yuri. Diruangan itu hanya terdapat ketiga dari mereka saja, tanpa sunny, tentu saja. β€œ Dia sudah menangani 309 kasus selama 2 tahun dia bergabung di West Secret Agent. Perempuan yang tampak kecil seperti anak TK ini sangat-sangat menyukai butt. Dia merupakan pelanggan tetap Supernov club. Ada yang ingin kau tanyakan? ”

β€œ Apakah dia punya hubungan khusus dengan si target? ” Tanya tiffany tenang sambil mengetuk pena di meja berkali-kali.

β€œ Mereka adalah sepasang sahabat, dan mereka bertemu saat Taeyeon bersekoah di Amerika. Sejak Taeyeon pindah ke Seoul 4 tahun yang lalu, mereka tidak pernah bertemu lagi ”. Yuri bercerita dengan lancar seperti dia yang benar-benar tahu tentang Taeyeon.

β€œ Bisakah kau menunjukan kepada kami siapa saja yang menjadi rekan kerjanya? ” Tanya Sooyoung yang baru kali ini bisa menjadi orang yang serius.

Yuri langsung menekan salah satu tombol keyboard di laptopnya, hingga detik selanjutnya layar dihadapan mereka berganti ke slide berikutnya, β€œ Yoona, 24 Tahun dan ini Seohyun 23 Tahun. Pimpinan mereka Hyoyeon, dan dia tidak pernah melepaskan anak buahnya untuk bekerja seorang diri. Walaupun pekerjaan dia hanya duduk tetapi, dia selalu memantau mereka dari jauh. Aku hanya mengetahuinya sejauh ini. Aku tidak tahu apa keahlian yang mereka miliki. ”

β€œ Kapan kita bisa mulai misi ini? ” tanya Tiffany setelah merapikan dokumen yang baru saja dia pegang.

Yuri tampak berpikir, β€œ Terserah. Kalau kau mau, kita bisa memulainya besok. ”

β€œ Oke. Kita akan memulai misi ini 15 menit lagi. ”

Tiffany beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan kedua kerabatnya yang menganga, saat setelah mendengar apa yang baru saja Tiffany katakan pada mereka.

***

β€œ Jadi katakan, sampai kapan kau akan duduk seperti ini? Kau merasa nyaman, hm? ” Tanya Taeyeon tepat di telinga Jessica yang sedang duduk di pangkuannya. Taeyeon memeluk perut Jessica dan menyandarkan kepalanya di pundak sahabatnya itu yang terlihat sibuk mengamati suasana di club.

Jessica menoleh ke arah Taeyeon dan tersenyum manis, β€œ Entahlah.. Sudah lama aku tidak bermanja-manja ria seperti ini padamu. Apa kau keberatan? Apa gadismu ada di Club ini? ”

β€œ Meskipun kau semakin berat, tapi aku tidak keberatan, sica ”. Taeyeon langsung mendapat death glare, setelah beberapa tahun tidak mendapatkannya. β€œ Ohh.. soal gadis, tidak kah kau mengetahuinyaβ€”jika aku ini seorang player? Jadi, aku tidak terikat dengan satu gadis manapun di dunia ini. ”

β€œ Ah! Benarkah? Kau seorang player? Coba sebutkan tipe gadis seperti apa yang biasa kau kencani? Apakah cantik sepertiku? ” Tanya Jessica yang sedikit berbisik seduktif ditelinga Taeyeon.

β€œ Bagiku cantik bukan hal yang utama, sica. Butt yang besar dan seksi, Itu hal utama yang harus dimiliki seorang gadis yang kencan denganku. Butt yang benar-benar besar, yang bisa menenggelamkan wajahku saat aku memakannya. Hahaha ” Jawab Taeyeon disertai tawa khasnya.

Jessica mengerucutkan bibirnya, β€œ Jadi aku tidak cukup seksi untukmu? ”. kini, Jessica mempersempit jarak di antara wajahnya dengan wajah perempuan yang masih nyaman memberikan pelukan hangat padanya itu. Melihat situasi yang terjadi saat ini, membuat Taeyeon sedikit kesulitan untuk menelan ludahnya sendiri.

β€œ B-bukan begitu! ”. Taeyeon panik ketika Jessica bertanya seperti itu.

Jessica terkikik β€œ Hei! Berhenti menggodaku! ” rengek Taeyeon.

β€œ Aku akan berhenti menggodamu kalau kau mengajakku menari di lantai dansa itu ”. Tanpa basa basi, Taeyeon menyuruh Jessica berdiri dan menarik lengan perempuan itu untuk naik ke lantai dansa bersamanya.

.

.

β€œ Apakah aku harus memukulmu sampai separah itu? Aku tidak bisa, Fany-ah. Aku tidak tega memukul wajah cantikmu ” Kata Sooyoung setelah mendengar penjelasan tentang rencana Tiffany setelah mereka sampai di belakang Supernov Club. β€œ Y-Yuri. Ya! Yuri yang akan memukulmu ”

β€œ N-naega? ” Yuri gugup, β€œ A-aku juga tidak bisa. Kau tau terakhir kali aku memukul musuh saat menyusup kantor kita dan siapa yang pingsan? ”

β€œ Memangnya siapa yang pingsan? β€œ tanya Sooyoung polos.

β€œ Itu aku, bodoh! β€œ. Yuri menjitak kepala Sooyoung, membuat perempuan shikshin itu mendengus.

Sedetik kemudian, Sooyoung menjentikan jarinya β€œ Ah! Benar juga. Apakah aku boleh membayar orang untuk memukulmu saja? ”

β€œ Kalau kau tidak memukulku, aku akan meminta Sunny untuk memecatmu hari ini juga karena kau tidak bekerja dengan maksimal. ” Ancam Tiffany dengan tatapan matanya yang tajam, membuat Sooyoung bergidik ngeri

β€œ J-Jangan Fany-ah. Anakku nanti dengan Sunny aku kasih makan apa? ”. Kata-kata Sooyoung membuat Yuri dan Tiffany membelalakkan matanya.

β€œ Jadi selama ini.. ”. Yuri masih berusaha mengumpulkan pikirannya yang sempat hilang. β€œ Jadi suara desahan malam itu suara Sunny, bukan suara kucing di atas genting? ”.

Sooyoung mengangguk dengan ketakutan. Sedangkan Tiffany hanya bisa menepuk jidatnya. Hingga tak lama kemudian, Tiffany tersenyum penuh arti saat ia menemukan sebuah ide yang mampu membuat salah satu kerabatnya naik pitam dan memukulnya hingga babak belur.

β€œ Kau tau? ”. Tiffany mendekat ke arah Sooyoung sampai punggung perempuan shikshin itu membentur tembok di sisi lain lorong. β€œ Aku pernah mencicipi Sunny sebelum kau mencicipinya. Sangaat mudah.. ”. Tiffany sangat tau apa yang sedang dia lakukan saat ini. Ya.. Dia membangunkan seekor beruang yang sedang tidur dimusim panasnya.

β€œ MWO?! Stop it! ”. Suara Sooyoung meninggi, dan itu membuat Tiffany ingin terus membakar emosi kerabatnya.

β€œ Sunny juga mendesahkan namaku saat aku mencumbunya, mencium setiap inchi tubuhnya. Well.. aku bukan orang munafik, tapi terus terang.. ia bisa membangkitkan gairahku. Kau tau saat perlahan aku mencium lehernya hingga berakhir menyesap salah satu dadanya, ia mendesah frustasi. Ia juga memintaku melakukan hal yang lebih dari itu, terbukti dengan remasan kedua tangannya di kepalaku. Mendorongku untuk terus mencumbunya. β€˜ Ssssshhh hmmp~.. Fany-ah. Give me more, i want it more. Aaaaah!!! ’ ”

Merasa sudah terbakar emosinya, Sooyoung mendengus kesal dan..

BUG! BUG! BUG!

Sooyoung memukul Tiffany sampai perempuan itu tersungkur ke tanah, Tiffany tersenyum tipis. Rencananya untuk membuat Sooyoung naik pitam dan memukulnya akhirnya berhasil juga. Detik selanjutnya Sooyoung duduk tepat diperut Tiffany dan kembali memukulnya. Tiffany tahu dan sangat mengenal kedua kerabatnya, dimana Sooyoung yang begitu mencintai seorang Sunny yang susah didekati itu, dan sebagai teman yang baik tentu saja Tiffany tidak benar-benar sudah mencicipi Sunny. Hanya saja Sunny pernah menggoda Tiffany tetapi Tiffany menolaknya. Tiffany terpaksa memancing emosi Sooyoung agar Sooyoung mau memukulnya. Sedangkan Yuri hanya diam ketakutan, Yuri tahu ini adalah salah satu strategi Tiffany agar dirinya dipukul oleh Sooyoung.

β€œ Jika aku sudah memintamu untuk berhenti, maka berhenti!! ”. Sooyoung berhenti memukul Tiffany, setelah melihat perempuan dibawahnya itu sedikit babak belur.

Tiffany meludah darah, lalu ia memperlihatkan senyuman meledek dihadapan Sooyoung. β€œ Kau pikir aku takut padamu? Lagipula Sunny semakin terlihat sexy, saat aku menjelajahi area privatnya, menyesap dan menggigit gemas klitorisnya yang sebesar biji kacang merah itu. Menjilatnya dengan nafsu membuatnya kenikmatan. Apakah Sunny juga seperti itu ketika kau puaskan? Nama siapa yang di desahkan olehnya? Aku? atau Namamu? ”

β€œ BRENGSEK!!! β€œ

.

.

β€œ Aigoo.. aku mengaku kalah. Kau begitu hebat menari ” Ungkap Taeyeon sambil berjalan menuju tempat parkir mobilnya melalui lorong belakang club.

β€œ Seperti taruhan yang kita rencanakan sebelumnya, karna kau kalah.. kau akan menjadi budakku selama 24 jam. Jadi kau harus menginap di apartemenku malam ini ”. Kata Jessica tanpa melepaskan gandengan tangannya di lengan Taeyeon.

β€œ Baiklah, nona Jung Jessica. ”

Tak lama kemudian, mendadak Taeyeon memegang tangan Jessica untuk menghentikan langkah kaki mereka. Taeyeon merasa mendengar suara seseorang yang tengah dipukul di ujung lorong yang dia lewati ini.

β€œ Kenapa? ” Bisik Jessica khawatir, setelah melihat wajah serius Taeyeon.

β€œ Sepertinya ada seseorang yang dipukuli di ujung lorong ini. Tetaplah dibelakangku, kita akan berbelok dan mengejar orang itu ”. Kata Taeyeon tanpa melepaskan Jessica. Dari jauh, Taeyeon mencoba mengawasi pergerakkan orang-orang ituβ€”begitu pun dengan Jessica.

 

 

BUG! BUG! BUG!

Sekali lagi, Sooyoung memukul Tiffany. Namun, kali ini pukulannya semakin keras dan menyakitkan β€œ Aku akan memukulmu sampai kau benar-benar tidak bisa bercerita tentang itu lagi ”.

Saat Yuri mencoba melerai Sooyoung dan Tiffany, seseorang keluar dari persembunyiannya.

β€œ YAHH! HENTIKAN ”. Teriak orang itu, seraya mencoba menghampiri mereka. Yuri yang mengetahui itu, bergegas menarik tangan Sooyoung untuk melarikan diri. Meninggalkan Tiffany yang hampir tidak sadarkan diri dengan seluruh luka ditubuhnya.

Taeyeon setengah berlari, melihat orang yang memukuli perempuan itu kabur begitu saja. Sedangkan, Jessica bergegas menyusul Taeyeon yang sudah mendaratkan kedua lututnya disamping tubuh Tiffany yang terkulai lemah, hingga tak lama kemudian perempuan itu menutup matanya. Tiffany tidak sadarkan diri.

β€œ O-omo!! Bagaimana ini? ” tanya jessica panik

β€œ Kita rawat dia sampai dia sadar, setelah itu kita baru bisa memberikan banyak pertanyaan tentang apa yang terjadi padanya. Aah~.. Sica bisakah kita tunda dulu tentang taruhan kita? Aku berjanji, aku tidak akan melanggar perjanjian yang telah kita sepakati, aku akan menemanimu selama 24 jam dilain waktu. Bagaimana? ”

β€œ B-baiklah, lebih baik kita bawa dia ke apartemenmu secepatnya ”. Taeyeon menganggukkan kepalanya mantap, lalu bergegas menggendong tubuh Tiffany. Sedangkan, Jessica memilih berjalan beberapa langkah di belakang Taeyeon seraya merogoh saku celananya. Saat perempuan itu menemukan ponselnya, ia bergegas menghubungi seseorang diseberang sana.

β€œ Temui aku 30 menit lagi, jangan sampai terlambat β€œ

***

Tiffany Pov

Di dalam kesunyian yang terasa abadi, samar-samar kudengar suara burung bernyanyi. Tak hanya itu, suara rintikkan air pun terdengar ditelingaku, membuatku tenang. Aku selalu merasa tenang dan nyaman saat mendengar suara air yang jatuh ke bumi. Sama seperti hujan. Aku menyukai hujan yang mampu membasahi bumi. Karna ketika hujan datang dan membasahi sekujur tubuhku, ia selalu mampu menutupi kesedihanku di kala itu.

Harum suatu hidangan masih dapat kucium dengan baik, namun ada sesuatu yang membuatku sakit. Perutku terasa mati rasa, mataku terasa berat dan lagi kepalaku terasa sangat pusing. Aku ingin mengatakan sesuatu, tetapi lidahku terasa kelu. Bahkan, tenggorokkanku terasa sangat sakit.

β€œ A-aa~.. β€œ. Aku berhenti berucap dan justru mendengus saat satu huruf itu saja yang mampu keluar dari mulutku, separah inikah pukulan Sooyoung padaku. Mengapa ini sangat menyakitkan, tapi aku tak merasa menyesal dengan tindakanku ini. Demi misi agent-ku, aku rela melakukan apa saja. Tiffany Hwang tidak akan mudah menyerah begitu saja. Bicara soal misi, dimana aku? Apa aku sudah berada ditangan target yang benar?? Aishh.. jinja! Kenapa kedua mataku susah sekali berkompromi, setidaknya terbukalah meskipun hanya sedikit. Aku harus memastikan dimana keberadaanku dan siapa yang menolongku.

Tak lama kemudian, aku mendengar suara knop pintu yang di putar. Setelah itu, suara lain bermunculan. Derap langkah kaki yang semakin jelas ditelingaku, hingga suara seseorang yang begitu lembut tertangkap hingga masuk ke dalam gendang telingaku yang paling dalam.

β€œ Kau sudah bangun? β€œ. Kurasakan sentuhan yang hangat menyentuh wajahku. Lembut. Kupaksakan kedua mataku untuk terbuka dan sekejap, aku menyernyit saat sinar matahari menyilaukan pandanganku. Aku bagai tenggelam dari dunia kegelapan dan kembali lagi ke permukaan dengan cahaya yang terasa sangat asing dikedua mataku. β€œ Apa kau merasa sangat sakit pada tubuhmu? β€œ lanjutnya

Ku abaikan pertanyaannya, β€œ O-od-digga? β€œ tanyaku lirih dan terbata-bata

β€œ A-ahh~.. kau sedang berada di apartmentku, semalam aku dan sahabatku menemukanmu terkapar dibelakang club. Apa kau mengingatnya? β€œ. Aku terdiam, setelah dengan jelasnya aku melihat seorang perempuan yang duduk di tepi tempat tidur dan menaruh perhatiannya padaku. Tatapannya terasa sangat hangat, senyumannya pun membuatku tenang hingga aku mampu melupakan sejenak kesakitan yang kurasakan disekujur tubuhku.

β€œ N-nugus-sseyo? β€œ

β€œ Ahh~.. naneun~.. Kim Taeyeon. Bagaimana denganmu, kau tidak melupakan namamu kan? β€œ

β€œ T-tiffany, Tiffany Hwang β€œ

.

.

Author Pov

Dari sederetan rumah yang mewah, hanya ada satu rumah mewah yang mencolok. Dirumah mewah tersebut, tepatnya disalah satu ruangan pribadi yang cukup besar terlihat seorang perempuan yang begitu nyenyak tertidur di singgasananya. Senyuman menghias di wajahnya yang sangat cantik, namun senyuman itu tak lama kemudian berubah menjadi sebuah dengusan tatkala seseorang membuka gorden kamarnya. Mempersilahkan cahaya matahari untuk masuk melalui celah jendela kamar tersebut.

β€œ Yah!! β€œ. Ia mengerang frustasi, seraya mengacak rambutnya lalu memberingsutkan tubuhnya ke dalam selimut, semakin dalam.

Seseorang yang membuka gorden itu terkikik dan menghampiri perempuan itu, lalu mendudukinya tanpa ampun. Hingga bisa ia rasakan, bahwa perempuan yang berada di bawahnya itu meronta.

β€œ Yahh!! IGE MWOYA!!! β€œ teriaknya yang mampu menulikan gendang telinga setiap orang yang mendengarnya.

β€œ Aishh.. makanya lekas bangun, kau bilang ingin bertemu denganku β€œ. Orang itu menyingkir dan membiarkan perempuan itu menyebulkan kepalanya dari balutan selimut tebal yang membungkus tubuhnya.

β€œ Aku membutuhkanmu tadi malam, bodoh! β€œ

β€œ Yah!! Jessica Jung, haruskah aku menyumpal mulutmu itu dengan~.. β€œ

β€œ Dengan apa, eoh? Katakan padaku? Sebelum kau menyumpal mulutku, aku akan merobek dan menggerogoti tubuhmu! β€œ

β€œ Aiihh.. itu sangat mengerikan, lagipula ada apa sebenarnya? Aku jadi penasaran.. β€œ tanya orang itu, seraya mendekatkan diri pada Jessica. Lebih tepatnya, menyidekapkan kedua tangannya dan disimpan di depan dada perempuan yang memiliki death glare mengerikan itu.

β€œ Tapi sebelumnya, kemana sebenarnya kau semalam eoh? Aku benar-benar menunggumu disini, eonnie! β€œ

β€œ Semalam, aku pergi menggoda hasrat para lelaki β€œ jawabnya yang kemudian terkekeh, membuat Jessica memutar bola matanya sebal.

β€œ Semalam, aku dan Taeyeon menemukan perempuan itu β€œ

β€œ Perempuan itu?? Nuguya? β€œ

β€œ Tiffany, Tiffany Hwang. Perempuan yang kau bilang tengah mengawasimu dari jauh dan dia pula yang meninggalkanmu seorang diri dikamar saat acara penyambutan waktu itu β€œ jelas Jessica, membuat kedua sudut perempuan itu merekah.

β€œ Ahh.. jinja?? Kau bertemu dengannya, bagaimana? Apa dia semakin cantik? Aigoo aura dinginnya itu membuatku semakin penasaran akan dirinya β€œ. Jessica beranjak duduk dan menyandarkan tubuhnya di headbed.

β€œ Aku bahkan menemukannya yang babak belur dibelakang club, dia sangat mengkhawatirkan dengan banyak luka di tubuhnya. Kau tau, dia berhasil membuatku hampir hilang akal tentang bagaimana cara untuk menolongnya β€œ.

Tanpa Jessica sadari, perempuan yang sedari tadi menyimak ungkapan Jessica tersenyum penuh arti padanya. Hingga Jessica tersadar akan tatapannya itu, ia menoleh memandang perempuan yang lebih tua darinya.

β€œ Ada apa dengan tatapanmu padaku, Minyoung eonnie? β€œ

β€œ Kau sedang tidak jatuh cinta padanya, kan? β€œ

β€œ Mwo?? Bagaimana bisa aku jatuh cinta pada salah satu orang yang bekerja pada sebuah Agent rahasia β€œ

β€œ Tak ada yang tak bisa, Sica~ah.. jatuh cinta itu datang pada siapapun dan dalam keadaan apapun. Tak peduli darimana orang itu berasal dan tak peduli pula, profesi apa yang dia kerjakan. Jika sudah jatuh cinta, jatuh cintalah dia β€œ ungkap Minyoung yang kini ikut menyandarkan tubuhnya di headbed yang sama dengan Jessica. β€œ Jadi, seorang putri bandar narkoba sedang jatuh cinta. Hm? β€œ. Minyoung menoleh pada Jessica dan tersenyum penuh arti, sedangkan Jessicaβ€”ia bahkan masih tak mampu mencerna semua kata-kata perempuan disampingnya itu. Sekejap, keheningan menyeruak di antara mereka. Keduanya sibuk dengan pikiran mereka tanpa mengalihkan pandangan mereka yang saling berpandangan.

β€œ Jadi, apa yang ingin aku lakukan untukmu kali ini Nona Jung? Aku sudah mewakilkan acara penyambutanmu waktu itu, aku juga sudah menyembunyikan identitasmu yang sesungguhnya. Kau ingin apa, katakan padaku β€œ

β€œ Aku ingin… β€œ

.

.

Di balik senyuman manis milik Taeyeon, ia mengamati setiap detail wajah perempuan yang masih berbaring dihadapannya. Tak dapat dipungkiri, bahwa perempuan dihadapannya itu sangat cantik dan manis. Hanya saja beberapa luka diwajahnya, menghancurkan semuanya. Hal itu, cukup membuat Taeyeon sedikit kesal. Entahlah apa yang terjadi padanya, tetapi Taeyeon benar-benar kesal pada orang yang telah membuat Tiffany babak belur seperti ini. Sedangkan, Tiffany yang masih merasa asing dengan keadaan disekitarnya memilih diam dan mengamati ruangan itu hingga keheningan menyeruak di antara mereka.

β€œ O-ohh.. aku hampir melupakannya, aku sudah menyiapkan sarapan untukmu β€œ ucap Taeyeon memecahkan keheningan di antara mereka sambil tersenyum manis. Melihat senyuman itu, membuat Tiffany memandang ke arah Taeyeon cukup lama lalu membalas senyuman itu dengan senyuman yang canggung. β€œ Kau tak perlu beranjak terlebih dahulu, aku akan membawa breakfast room β€œ lanjutnya, seraya beranjak dan bergegas meninggalkan Tiffany sejenak di dalam kamar tersebut.

Merasa sudah yakin bahwa Taeyeon sudah benar-benar keluar dari kamar, Tiffany mencoba untuk beranjak duduk. Tetapi, ia kembali merasakan kesakitan di daerah perutnya. Sekuat tenaga, Tiffany beranjak dan menyandarkan tubuhnya di headbed. Lalu, ia teringat akan sesuatu yang membuatnya bergegas mencari barang itu. Barang kecil yang sengaja ia simpan si saku celananya, namun saat Tiffany menghempaskan selimut yang menutupi tubuhnyaβ€”ia membelalakkan matanya. Pasalnya, ia menemukan tubuhnya yang hanya mengenakan pakaian dalam saja. Lalu dimana pakaiannya??

β€œ A-andwe.. j-jangan samp~.. β€œ umpat Tiffany pelan namun, terputus begitu saja saat melihat Taeyeon kembali masuk ke dalam kamar dengan sebuah nampan dan semangkuk makanan disana. Dapat dipastikan, bahwa harum suatu hidangan yang sebelumnya tercium oleh indra penciumannya bersumber dari sana.

Dengan senyuman yang terus merekah, Taeyeon duduk di tepi tempat tidur. Menyimpan nampannya di atas meja samping tempat tidur dan meraih mangkuk tersebut, hingga keningnya mengkerut saat melihat ekspresi Tiffany yang terlihat baru saja menemukan penampakan hantu dihadapannya.

β€œ Tiffany-ssi, gwenchana? β€œ tanya Taeyeon khawatir, membuat Tiffany tersadar dari pikirannya.

β€œ K-kau.. dimana pakaianku?? β€œ jawab Tiffany yang justru balik bertanya.

β€œ O-ohh.. itu aku melaundrynya, wae? β€œ

β€œ MWO?? β€œ

β€œ W-wae?? β€œ tanya Taeyeon bingung

β€œ Jika pakaianku kau laundry, lalu bagaimana dengan tubuhku? Apa aku akan selamanya menggunakan pakaian dalamku seperti ini, eoh? β€œ tanya Tiffany, seraya menarik selimut untuk semakin menutupi tubuhnya. Taeyeon terkekeh melihat Tiffany yang terlihat merajuk padanya.

Taeyeon menyimpan mangkuk ke tempat semula, lalu membenarkan selimut tebal itu hingga benar-benar menutupi tubuh Tiffany. Di sisi lain, Tiffany terlihat bingung dengan apa yang Taeyeon lakukan. Namun, ia hanya bisa menengadahkan kepala untuk menatap perempuan itu

β€œ A-apa yang akan kau lakukan? β€œ tanya Tiffany terbata

β€œ Bukankah kau tak ingin selamanya menggunakan pakaian dalammu itu, hm? Maka dari itu, aku akan menggendongmu~.. β€œ. Taeyeon menggendong Tiffany dengan ala bridal style dan Tiffany dibuat tertegun saat melihat perlakuan Taeyeon padanya. Padahal tubuh Taeyeon lebih kecil dari Tiffany, tetapi perempuan itu tidak merasa keberatan dengan berat tubuh Tiffany saat menggendongnya.

Hingga tak lama kemudian, Taeyeon menurunkan Tiffany di kamar mandi. Membenarkan bungkusan selimut di tubuh Tiffany sambil tersenyum. β€œ Masuklah ke dalam, aku akan mengambilkan beberapa set pakaian yang mungkin akan cocok di tubuhmu β€œ. Taeyeon hendak membalikkan tubuhnya, namun Tiffany menahannya dengan memanggilnya.

β€œ Taeyeon-ssi β€œ. Taeyeon menoleh dan merespon panggilan Tiffany dengan menaikkan kedua alisnya.

β€œ Ne? Ada apa? β€œ

β€œ Apa kau memang type orang yang mudah bergaul dengan siapapun? Mengapa kau begitu memperlakukanku dengan baik, padahal aku ini orang asing β€œ batin Tiffany

β€œ Tiffany-ssi? β€œ. Taeyeon melambaikan salah satu tangannya di hadapan wajah Tiffany, membuat perempuan itu tersadar dan kembali berfokus dengan apa yang ada dihadapannya. β€œ Ada yang ingin kau katakan padaku? Gwenchana? β€œ lanjutnya.

Tiffany menggelengkan kepalanya, kemudian berbalik dan bergegas menutup pintu hingga Taeyeon yang masih berdiri didepan pintu kamar mandi itu terdiam tak mengerti.

β€œ Apa aku melakukan sesuatu yang aneh? β€œ gumam Taeyeon, seraya melangkahkan kakinya menuju almari sambil menggaruk kepala belakangnya yang tak gatal.

 

 

Dengan langkah kaki yang pincang, Tiffany berjalan dan berdiri di depan cermin. Ia memandang parasnya yang lebam hingga menimbulkan warna kebiruan disana. ia meringis saat dengan perlahan, Tiffany menyentuh luka-lukanya yang membengkak.

β€œ Untung saja, aku masih memiliki cadangan microphone dan handsfree agar bisa menghubungi Yuri β€œ umpatnya pelan, seraya mengambil benda kecil di balik bra-nya yang berwarna hitam. Tak lama kemudian, Tiffany menempelkan handsfree-nya di telinga dan menghubungi Yuri yang sudah stand by ditempatnya.

β€œ Yul, kau mendengarku? β€œ

β€œ YAH!! BRENGSEK, APA KAU MASIH HIDUP EOH!?? β€œ. Tiffany menyernyitkan keningnya, saat suara Sooyoung berhasil membuat gendang telinganya menjerit kesakitan. β€œ Yahh!! Hentikan, Soo! Khah.. Tiffany membutuhkan aku β€œ

Tiffany tersenyum, saat mendengar perdebatan yang ia dengar diseberang sana. Membayangkan bagaimana tingkah rekan agent-nya bertengkar saja sudah lucu, apalagi melihatnya langsung. Hingga tak lama kemudian, akhirnya Yuri berhasil mengambil alih apa yang sudah menjadi tugasnya dalam bidang informasi dan teknologi.

β€œ Fany~ah, aku mendengarmu. Kau baik-baik saja? Aku sudah menunggu kabarmu sejak semalam. Apa pukulan si Shikshin begitu parah, huh? β€œ

β€œ Tak penting jika untuk membicarakan soal pukulan anak itu, sekarang. Aku hanya ingin mengatakan padamu, kalau aku sudah berada di apartm–.. β€œ.

β€œ Tiffany-ssi.. β€œ. Sekejap tubuh Tiffany menegang saat mendengar suara Taeyeon yang memanggilnya. β€œ Bisakah aku masuk? Jika bisa, aku masuk sekarang yaa.. β€œ

β€œ N-ne?? β€œ

 

TBC

The first, i want to say Sorry to all my readers, my collaboration partners of fanfict. Menghilangkan diri dari dunia per-fanfict-an bukan keinginan gw, ada beberapa hal yang membuat gw hiatus secara mendadak. Karna faktor urusan pendidikan dan juga beberapa hal. Gw juga minta maaf, jika susah dihubungi. Ponsel gw nagih THR baru-baru ini, repot lah yaa..

The last, gw g bisa janjiin apapun tentang fanfict gw sendiri. Kalau memungkinkan untuk dilanjut cerita-cerita individu gw, pasti gw lanjut. Dan untuk SKY, bangke udah nge-endingin kemarin. Gw g janji untuk update serajin dulu, karna sebentar lagi gw juga akan mengikuti Kkn dikampus. Sekali lagi mohon maaf..

53 comments

  1. Kocak dah soo mudah terpancing ujung”nya mukul fany juga haha .
    Ini taeng emang udah tau atau belum ya yang dilakuin fany sekarang di apartemen nya .
    Kayanya sica ini incar fany bukan taeng -,- .

  2. trnyata sica emng target sbnernya toh. fany ksihan bgt dipkuli sma soo smpe parah kyk gtu. pst si soo marahnya bneran. itu taeny nsibnya gimn? atau jgn2 mreka bakalan krja sama lagi. lanjut thor!

  3. annyeong sofie..
    kemana aja nih neng..
    sibuk ya…heeheee

    ternyata sicca target utamanya
    sepertinya taeng belum tau dech
    klo sicca anak bandar narkoba yg dia cari..

    aah taeng belum apaapa
    main buka baju fanny aja..
    haahaa…

  4. Ooooohhh soo kalo lg cemburu sereeeemmm..hahahahaha
    Lagian fany ada2 aja deh minta dipukulin pake cara kaya gitu..hehehehe
    Dan scene terakhir.. Maksudnya tae pngn masuk ke kamar mandi apa tuh? Kan masih ada fany…

    Uuuuuuuuu byuntae in action..

  5. kasihan tff yg d pukul habis2 sama sooyoong padahal untuk misi..duh mulai jatuh cinta nih tff k taeng..ternyata jessi ank bndr narkoba…pii kok taeyon kgk tau yah…?

  6. author jangan pergi lama-lama, huhuhu.. jujur west javana adalah cerita yang sangat aku nantikan kelanjutannya karena ceritanya benar-benar baguuuuss.. semoga tiffany jatuh hati sama taeyeon.. hanya sifat hangat taetae yang mampu mencairkan sikap dinginnya tiffany hwang.. berharap sica suka sama taeng eh ternyata sama ppany.. kalau taeng tau kalau targetnya memang benar jessica mampu nggak ya dia meringkus sahabatnya sendiri.. dan apa yang akan terjadi selama taeyeon menjadi budak sica selama 24 jam.. sangat penasaran..

    1. Hohoho.. aku pergi hanya 40 hari kok, belum dipotong sama mood nulis dan lain-lain o.O
      makasih atas comment yang panjangnya yaa, dan makasih juga udah mau menunggu cerita selanjutnya dari fanfict ini :))

  7. akhirnya update jg
    ternyata memang sica target nya ya dan kayanya taeyeon belom tau ya klo itu targetnya sica
    oh my tiffany di pukulin soo ampun deh soo cepet banged kepancing emosinya yak
    apa taeyeon tau tiffany itu siapa sebenarnya????
    mudah2an benih2 cinta taeny segera muncul hee
    makasi thor udah nyempetin update

  8. Wooaahh..neng sofie kambek lg nih asik.. Hahaha
    Nungguinya sebulan lebih g apdet2.. Baca ini harus review lg part 1 soalnya udah lama & lupa
    Wah..targetnya sica yaahh.. Ini taeny atau jeti nih?
    Semangat bt kkn’ny thor ^^

  9. wahh … ternyata Jessie bener targetnya yah ??
    Soo sadis bgt,, cman karna cemburu dia ngabisin Fanny saat itu jga ..
    Apakah akan jdi TaeNy atau JeTi ??
    Ok ,, di tunggu klnjutannya .
    Sukses buat Kkn ny Ka ..
    Semangat terus .. ^_^

  10. makin rumit….ngakak ciyus pas baca si soo kepancing mukulin fany, tumben shiksin kepancing nya gara2 cemburu ama sunny bkn sm makanan wkwkwk…aish taeng liat belahan dadanya hyo aja bisa bikin basah, apalagi kalo liat belahan dada sm buttnya fany bisa kejang2 kalee hehehe…
    Lanjut teh, jgn lama2^^

  11. Hahaha kocakk soo terpancingg kesian fany di tonjokkin
    Tae masih polos ya gatau apa2
    Ternyta sica toh target
    Lanjut thor

  12. fany benar2 merasakan pukulan soo jika sedang marah dan rencana fany sedikit bermasalah karena pakainnya dilaundry
    lanjut lagi thor sayang kalo cerita bagus dianggurin

  13. ahahahha,,,fanny hebaat bsa buat soo esmosi tinggkat dewa,,,
    ahhh sicca pengen selalu gendongan tae,,hahhas
    owww taeny udah ktmu yaa,,,selanjutnya ,,,,

  14. Sica tau g sih klo taeng itu agent??cie cie pany pandangan pertama ma taeng udah kesemsem tuh ahay..sica anak bandar narkoba,,waaah daebak..taeng sahabat dari anak bandar narkoba dan dia gtw kyknya..

  15. Gila itu soo mukul tiffany nggak kira” untung aja tiffany nggak ampe mati kekeke
    sbnerx ini targetx tiffany taeyeon apa jessica sih jdi bingung gw…

  16. author, cepet comeback ya, thor… Padahal aku suka lho ide cerita dari west javana ini. Tapi siapalah saya ini, hanya seorang reader yang akan selalu merindukan authornya. Hix… hix jadi sedih.

  17. Thor akhirnya llu comeback T^T

    Kann bener sica yg jadi targetnya~~
    Yessss sica suka ama FanyπŸ˜„ asekkk, sekali2 sica sukanya ama fany bukan ama taeng hahahaπŸ˜„ seneng amet gwa kayaknya? Wkwk
    Waduh taeng maen masuk2 aje nih.. dasar byun!

  18. Woahhh akhirnya ada ff yg update dari wp ini, udah penuh sama spiderman kayanya wp ini xD

    Sempet lupa sih sama ff ini ceritanya tentang apa, tapi gue paksa otak gue buat mikir dan inget2, alhasil otak gue berhasil buat inget2πŸ˜€

    Soo saking cemburunya mukulin fany sampe bener2 babak belur kesian juga itu muka cantiknya tercemar eaaa
    Ini ff nya taeny kan thor??semoga aja sih taeny karna itu harapan gue wkwk tapi kalo yg lain juga gapapa sih tetep gue baca, semoga aja taenyπŸ˜€

  19. wahh akhirnya update thor aku suka banget ama ff ini mudah”an ini bisa update ampe tamat ya thor
    ciee tiffany di gendong hahaha bayanginnya aja udah so sweet mudah”an ada rasa suka diantara mereka hahaha
    tapi sica juga suka ama tiffany brartu bakal jadi cinta segitiga ni wah riweh ni hahaha
    lanjut ya thor fightingg gpp apa” thor update lama yg penting tetep di update trus sampe ffnya tamat hehehe semangat kuliahnya thor

  20. Udah gw duga kalau sica yang jadi target…
    Taeny dah bertemu tae baru pertemuan pertama aja udah berani lepas baju fany…-,-

  21. oh jadi sebenarnya target si fany sama taeyeon itu sama ya. tapi si tae gak tau kalo ternyata si jessica itu anak bandar narkoba. alias sebenarnya dia gak tahu kalo udah masuk ke kamar yang tepat saat itu.
    jadi kejadian taeyeon yang salah masuk kamar itu sebenarnya kerjaan agensi Sunny yang sengaja ngasih nomor yang salah, tapi apesnya malah kamar itu sebenarnya kamar target mereka.
    dan minyoung gantiin jessica pas pesta penyambutan. dan jessica dengan sengaja nutupin identitas aslinya. berarti, jessica udah tau dong dia dijadiin target sama kedua agent itu? hehe sekedar analisis sih. gak tau bener atau salah.
    wkakaka si soo, begitu masalah sunny jadi berapi api deh mukul fany. haha kasian wajah cantik fany dibuat lebam sama si shiksin.

  22. udah lama gak nongol tahunya langsung update beruntun ya.. sukses ya bwt segala urusannya.
    kocal bgt yg bagian yoona nunjukin video hohihohi
    ternyata targetnya jessica dan taeyeon gak tahu itu padahal udah didepan mata. emang bener kata pepatah ‘gajah dipalupuk mata tal terlihat sementara semut diujung lautan terlihat’
    itu taeng gak On waktu pretelin baju fany? wkwkwk

  23. akhirnya update uga

    lucu bgt lht soo yg cemburuan lo soal sunny bunnynya , ampe hjar fanny segtunya , pdhl kan tu cuma pancingan fanny wkwkwk….

    nie sebernya taeny pa jety ya thor ???

    di tunggu lanjutanya

  24. Ini slah satu ff yg gue tunggu2, akhirnya update jga.. ^^ gue suka karakter taetae yg byun gni, ah bkin tmbah semanget bacanya.. Yg satu ini updatenya jgn lama2 ya, thor..πŸ™‚

  25. wohhhh kayaknya ini cintanya fany ini yg di jadiin rebutan… kekeke sica suka sama fany.. tp fany kayakbya jatuh ke pesona seorang kim taeyeon.. yg belum tau kalo sica yg jadi target utama berarti cuma taeyein ya.. si fany kan udah tau kekeke

  26. wooo. . Byuntae beraksi,,,
    hahahaha. . . .
    Kasian fany dipukulin ama soo, walaupun buat misi tp tetep kasian,, n kyaknya fany mulai suka ama taeyeon

  27. penuh dengan kepalsUAn AND intrik persaingan kedua agen..
    dasar taeng g bisa liat cewek sexy apa lagi klo dia tau/liat butt nya fany gue g bisa bayangin gimana nasib fany..
    apa fany sdh ada getar2 cinta sm taeyeon.?

  28. sooyoung klo lagi cmburu g kira2 mukulinnya ckck parah…
    oohh trnyta jessica anak dr seorang pengedar tohh,,dan jdi targetnya tippany..

  29. Klu crta ini di jadiin flm n anggota nya soshi bisa laris manis..
    Kasihan bangat fanny nya di pukulin.
    Gak tegah lihat nya…
    T____T

  30. Jdi trget sbnarnya sica,,minyoung adlah ank buahnya..
    Knpa sica hnya mncri tw tntang fany..apa sica g’ tw klw taeyeon adlah scret agen jga..

  31. Lah berarti yg ditunjukin target sebenernya si hyo,, buktinya tae langsung ketemu sica sahabatsendiri malahan
    Taeny nanti begimana ya jadinya kalo udah tahu mereka samasama agent, sica suka sama siapa yaaaaaa

  32. Dipart sblumnya fany n tae ternyata rival ia,
    tp anehnya ank dr bndar narkoba knl dgn fany? apa mereka semua punya misi yg sama thor,? Maksud aq kk jessi sengaja gitu jatuh. Cinta sm fany sedangkan fany gak tau klo dy kk dr jessi ank bandar narkoba, begitu jg fany ngedekaetin tae pdhl tae gak tau klo fany rival kerjanya.
    Bingung aq, tp aq nikmatin qo setiap moment taeny, hehheπŸ™‚
    Gomawo thor, semngat thor untuk sllu publis part slnjutnya, daebak :O

  33. park minyoung kakaknya njess toh, dn njess anak bandar narkoba 😨
    aigooo ….
    gua kocak pas bagian tae debat sm yoona thor “coba kalau aku salah masuk kamar pasangan yang sedang beradu kekuatan di ranjang” πŸ˜’
    byunmu tdak prnh hilang kid
    jdi target panny sica, tae siapa?
    haduhh pening pala gua thor 😭

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s