President Daughter and Him (10/?)

PDH5

Title : Presiden Daughter and Him (10/?)

Author: Adelayn_Tiffany

Genre: Gender bender, yuri, romance, action, sad, etc.

Main cast: Tiffany hwang (Namja), Kim Taeyeon, Jessica jung, Krystal

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre gender bender dan yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaa dan please, dont keep silent!!πŸ˜„

***

β€œ Tidakkah itu sica dan s-steve?? β€œ

Sudah 30 menit steve, jessica dan para pengawal melakukan perjalanan pulang ke seoul menggunakan maskapai pribadi kepresidenan. Selama perjalanan itu, jessica dan steve duduk berdampingan. Jessica yang begitu girang hari itu, terlihat lelah sehingga ia tertidur pulas dan tanpa disadari yeoja itu menyandarkan kepalanya dibahu steve membuat steve gugup. Meskipun begitu, senyuman manis terukir diwajah tampan steve yang kemudian kembali mengerjakan pekerjaan laporan diskusi yang harus ia selesaikan didepan laptopnya untuk diberikan pada mr. Jung.

Hingga 30 menit kemudian, mereka telah sampai dibandara dengan selamat.

β€œ Jessie.. kita sampai β€œ bisik steve namun, yeoja blonde itu masih berada di alam mimpinya. Detik selanjutnya, kwon yuri menghampiri kedua insan tersebut.

β€œ Steve~.. β€œ

β€œ Sssttt.. β€œ. Steve menyimpan jari telunjuk dibibirnya, memberikan tanda pada sahabatnya untuk tidak mengusik waktu tidur yeoja disampingnya itu.

β€œ Arrasseo.. aku tunggu diluar β€œ ucap yuri pelan sambil tersenyum manis, lalu pergi meninggalkan dua insan tersebut.

β€œ Jessie.. We’re here. Ireona.. β€œ ucap steve sambil mengelus salah satu tangan jessica lembut. Hingga tak lama kemudian, yeoja blonde itu perlahan membuka matanya dan memicingkan mata karna cahaya yang berhasil menyilaukan pandangannya.

β€œ H-huh, oddiga?? β€œ tanya jessica dengan suara kantuknya, membuat steve tersenyum melihat sosok putri president yang baru saja terbangun dari tidurnya dengan sangat lucu.

β€œ Kita sudah sampai, jessie β€œ jawab steve sambil mengelus kepala jessica lembut

β€œ Aahh~.. β€œ. Ucap jessica sambil menguap lucu.

β€œ Apa kepalamu sakit? β€œ tanya steve ragu

β€œ Maksudmu?? β€œ. Jessica yang kini sudah sepenuhnya sadar, mengerutkan dahinya bingung.

β€œ Kau hanya tidur 1 jam, apa kau tak merasa pusing?? β€œ tanya steve khawatir

β€œ Benar, aku pusing β€œ. Jessica yang mulanya tak apa-apa, setelah steve menanyakan keadaannya tiba-tiba seperti orang yang kesakitan dengan memegang kepalanya. Dengan kata lain, yeoja blonde itu mencoba sedikit menjahili namja disampingnya itu dengan berpura-pura sakit kepala. Dan jessica berhasil..

β€œ W-wae, wae?? Mani appo?? Ottokkae?? β€œ. Steve langsung mendaratkan kedua lututnya ke lantai dihadapan jessica dan mencoba melakukan sesuatu pada yeoja blonde itu, tetapi otaknya tak bisa bekerja jika dirinya dalam kepanikan. Melihat ekspresi khawatir diwajah namja itu, membuat jessica tak tega jika harus terus berpura-pura.

β€œ Pabo! β€œ ucap jessica datar dan berhenti memegang kepalanya lagi, seolah tak ada yang terjadi padanya sebelumnya. Membuat steve terdiam..

β€œ Kau berpura-pura sakit, huh?? β€œ

β€œ Ne.. kita satu sama β€œ jawab jessica yang segera beranjak dari tempatnya lalu, menjulurkan lidahnya pada steve.

β€œ Yah!! JESSICA JUNG! β€œ panggil steve kesal pada sosok yeoja yang sudah berlari terbirit-birit sambil tertawa puas.

β€œ Ini kunci mobilnya, aku harap kau bisa menjaga miss. Jung β€œ ucap yuri pada steve.

β€œ Tentu saja, aku akan menghubungimu jika jessica akan pulang β€œ. Steve menepuk bahu yuri pelan.

Setelah steve meminta sebuah permintaan pada jessica, dengan beberapa pertimbangan didalam pikiran yeoja blonde itu. Akhirnya, jessica mengabulkan permintaan steve dan hal itu membuat kebahagiaan tersendiri baik untuk jessica maupun untuk steve.

β€œ Aku pergi sekarang, jessie sudah menungguku β€œ. Yuri mengangguk mantap, bersamaan itu steve segera masuk ke dalam mobil dan segera melajukannya keluar lapangan terbang.

 

(Hening..)

 

β€œ Jessie, gwenchana?? β€œ tanya steve memecahkan keheningan diantara mereka, ada perasaan khawatir bagi steve saat sekilas melihat sosok yeoja disampingnya yang terus diam sambil memandang keluar jendela.

β€œ Gwenchana, aku hanya lelah β€œ jawab jessica malas tanpa menoleh ke arah steve. Detik selanjutnya, mobil yang membawa mereka berhenti dibahu jalan membuat jessica bingung dan menoleh pada steve.

β€œ Jika kau lelah, kita bisa pulang sekarang. Aku akan mengantarmu β€œ ucap steve sambil memandang jessica dalam.

β€œ A-ani.. bukan seperti itu, lagipula aku sudah berjanji untuk mengabulkan permintaanmu itu β€œ

β€œ Jessie.. kita masih memiliki waktu yang lain β€œ ucap steve sambil tersenyum dan menggenggam salah satu tangan jessica, membuat jantung yeoja blonde itu berdegup lebih cepat dari biasanya. β€œ Aku akan mengantarmu pulang, tapi sebelumnya kita makan malam dulu. Bagaimana? β€œ sambung steve.

β€œ Tapi~.. β€œ

β€œ Okay.. kita makan sekarang, jja~.. β€œ. Dengan girangnya, steve kembali melajukan mobil tersebut ke jalan raya membuat jessica tersenyum.

.

.

β€œ Ini pesanannya, kembali lagi lain waktu β€œ ucap krystal ramah sambil tersenyum manis pada salah satu pelanggan cafe tersebut. Detik selanjutnya, senyuman yang mengembang diwajahnya seketika hilang saat melihat sosok steve yang keluar dari mobil bersama putri presiden membuat krystal mengeluarkan keringat dingin. Pasalnya, namja yang lebih tua darinya itu masih belum mengetahui jika krystal bekerja. Jika namja itu tau, pasti steve langsung meminta krystal untuk berhenti bekerja dan mengorbankan diri namja itu untuk bekerja keras demi krystal.

Dan rupanya, seseorang yang tengah mengawasi seluruh pegawainya pun menaruh perhatian pada sosok krystal yang terdiam ditempatnya dengan wajah yang memucat.

β€œ Krystal, gwenchana?? β€œ tanya sunny khawatir

β€œ Sstt eonnie.. jebal, sembunyikan aku β€œ bisik krystal sambil menarik atasannya itu untuk bersembunyi dibalik pantry cafe disana, membuat sunny bingung. Meskipun sunny adalah atasan krystal, tetapi yeoja itu tidak membeda-bedakan pegawai dengan atasan.

β€œ Waeyo?? Tenanglah.. β€œ

β€œ Lihat.. dua orang itu β€œ. Tunjuk krystal pada sosok steve dan jessica yang sudah duduk disudut cafe tersebut.

β€œ Putri presiden?? β€œ tanya sunny yang masih kebingungan saat sekilas melirik ke arah jessica dan kembali melirik krystal yang berada dihadapannya.

β€œ Maksudku, orang yang berada dihadapan putri presiden itu β€œ

β€œ Whoaa.. namja yang charming itu?? β€œ tanya sunny bersemangat dan hampir berteriak saat melihat sosok steve yang tengah tersenyum dihadapan jessica, membuat krystal segera membekap mulut sunny.

β€œ Eonnie.. jebal, jangan berteriak. Izinkan aku pulang lebih dulu, aku tak ingin tertangkap basah karna bekerja disini oleh oppaku β€œ jelas krystal dengan sedikit memohon

β€œ Oppamu?? β€œ tanya sunny terkejut setelah menepis tangan krystal dari mulutnya, krystal pun mengangguk pelan sebagai respon pertanyaan sunny.

β€œ Kenapa kau tak memberitahu padaku sebelumnya, kalau kau punya oppa yang lebih cantik dan tampan dari choi sooyoung yang bisanya menghabiskan stock makanan kita β€œ

β€œ Ish.. eonnie.. aku serius. Jika oppa melihatku bekerja disini, dia pasti akan langsung menarikku pulang dan tak mengizinkan aku bekerja kembali disini β€œ. Kali ini, krystal menyimpan kedua tangan seperti layaknya seseorang yang memohon untuk diberi pertolongan.

β€œ Arrasseo.. kau boleh pulang sekarang, lagipula kau sudah bekerja dengan keras selama beberapa jam ini. Gomawo.. β€œ ucap sunny sambil mengelus kepala krystal lembut, membuat yeoja yang lebih muda darinya itu langsung berhambur memeluknya.

β€œ Kau pesan apa?? Pasta? Steak~.. β€œ tanya steve sambil membuka-buka buku menu dan ucapannya terhenti ketika sekilas, ia melihat gestur seseorang yang sudah tak asing lagi didalam cafe tersebut.

β€œ Waeyo? β€œ tanya jessica yang menyadari sikap steve

β€œ O-ohh.. ani, aku hanya merasa melihat seseorang dipantry sana β€œ jawab steve sambil tersenyum dan kembali membuka buku menunya.

β€œ Aku pesan ini dan ini β€œ ucap jessica pada waiters yang sudah berdiri disamping kedua orang tersebut dan selanjutnya, steve memesan pesanannya.

β€œ Dimohon untuk menunggu beberapa menit, tuan dan nyonya β€œ ucap waiters sopan dan ramah kemudian, segera melangkahkan kakinya untuk meninggalkan kedua pelanggan tersebut.

β€œ Chankman~.. β€œ ucap steve yang berhasil menghentikan langkah sang waiters, membuat jessica bingung

β€œ Ne? β€œ tanya waiters

β€œ Pastikan pesanan kami tak ada unsur mentimun didalamnya β€œ jawab steve sambil memperlihatkan senyuman eye smilenya.

β€œ Ne β€œ. Waiters pun kini benar-benar meninggalkan kedua orang itu.

β€œ Kau juga tak menyukai mentimun? β€œ tanya jessica penasaran

β€œ Ani.. tapi yeoja dihadapanku ini sangat membenci mentimun. Jika aku memakan mentimun dihadapannya, aku tak mau harus berpura-pura menangis jika melihat yeoja dihadapanku ini masuk rumah sakit hanya karna sebuah mentimun β€œ jelas steve yang kemudian, meneguk air mineralnya sambil terkekeh membuat jessica memasang death glarenya.

Dan saat steve yang masih meneguk air mineralnya sambil memandang keluar jendela, tiba-tiba sesuatu menarik perhatiannya. Sebuah mobil mewah dari Mercedes Benz berwarna hitam terparkir diseberang cafe dan jendela belakang mobil itu terbuka hingga memperlihatkan seseorang yang sudah tak asing lagi bagi steve tengah mendekap seorang yeoja.

β€œ Tidakkah itu kim taeyeon?? β€œ batin steve

.

.

β€œ Sial! Mengapa mereka bisa seakrab itu? Padahal, pekerjaan mereka hanya sebentar dipulau jeju! β€œ batin taeyeon kesal, taeyeon tidak munafik.

Meskipun, ia sudah memiliki hyuna disampingnya tetapi ketika melihat kedekatan jessica dengan steve ia juga sangat cemburu. Bagi taeyeon, jessica miliknya. Hanya miliknya, tak ada yang boleh mencoba merebut sosok jessica dari taeyeon. Jessica adalah sosok yeoja yang akan menunjang masa depan dan perusahaannya nanti. Meskipun seperti itu, taeyeon pun menyimpan perasaan pada jessica tetapi tidak sebesar perasaannya terhadap hyuna. Perasaan taeyeon pada jessica seperti sosok sahabat yang menyayangi sahabatnya.

β€œ Taeng β€œ panggil hyuna

β€œ Kita pulang, pak β€œ ucap taeyeon dingin pada sosok supir yang duduk didepannya. Tak lama kemudian, mobil yang membawa taeyeon dan hyuna pun berjalan meninggalkan bahu jalan tersebut.

—-

β€œ Bagaimana makan malammu? β€œ tanya steve memecahkan keheningan sambil terus fokus mengemudi.

β€œ Enak.. bagaimana denganmu?? β€œ

β€œ Sangat lezat dan berkesan β€œ jawab steve yang sekilas melirik ke arah jessica sambil tersenyum

β€œ Maksudmu?? β€œ

β€œ Maksudmu tentang berkesan?? β€œ. Jessica mengangguk mantap, membuat steve tersenyum sambil menutup mulutnya lucu.

β€œ Wae?? β€œ tanya jessica bingung

β€œ Pertama kalinya, aku makan malam bersama seorang putri presiden yang sangat cantik dan terkenal ini. Hal ini sangat berkesan untukku dan kelak jika aku sudah memiliki keluarga, aku akan menceritakan hal ini pada anak-anakku β€œ jelas steve, membuat seseorang yang tak lain adalah jessica tanpa disadari tersipu malu.

β€œ Kita langsung pulang kan? β€œ tanya steve

β€œ Ani.. β€œ

β€œ Ani?? β€œ. Steve menoleh ke arah jessica dengan dahi yang mengerut.

β€œ Hari sudah malam, lebih baik kita ke apartmentmu. Bagaimana?? β€œ

β€œ Kau yakin?? Kau bilang kau lelah?? β€œ

β€œ Aku memang lelah, tetapi tubuhku akan semakin lelah jika kita melanjutkan perjalanan hingga ke white house β€œ.

β€œ Memangnya kau tidak punya apartment didaerah gangnam misalnya? β€œ

β€œ Terlalu malas jika pulang ke apartment dan berada disana tanpa taeyeon β€œ

β€œ Ahh.. jadi dia selalu menemanimu disana β€œ gumam steve yang sedikit kecewa, saat mendengar hubungan steve dan jessica yang begitu erat. Namun, beruntunglah gumamannya itu tak terdengar oleh sosok yeoja disampingnya.

β€œ Baiklah jika itu maumu, kau bisa menggunakan kamar tamu β€œ ucap steve yang kemudian, mengambil arah kanan untuk berbelok.

.

.

~ Beep beep..

β€œ Apakah itu oppa?? β€œ gumam krystal yang langsung beranjak dari tempat tidurnya. Buru-buru ia merapikan dirinya dan membuka pintu kamarnya secara perlahan.

β€œ Oppa membawa seseorang?? β€œ tanya krystal pada dirinya sendiri sambil memicingkan matanya agar ia bisa melihat siapa sosok yeoja yang berjalan disamping steve dibawah sana. hingga tak lama kemudian, krystal berdiri tegak saat menyadari siapa sosok yeoja itu.

β€œ P-p-president daughter?? β€œ

β€œ Silahkan duduk β€œ ucap steve sambil mempersilahkan jessica duduk disofa. β€œ Krystal, oddiga? β€œ tanya steve pada seohyun

β€œ Ohh.. beliau ada dikamarnya, tuan β€œ jawab seohyun setelah menyimpan beberapa minuman untuk tamunya

β€œ Oppa!!! β€œ panggil krystal girang sambil menuruni anak tangga dan terlihat berlari kecil, membuat namja itu memperlihatkan eye smilenya.

β€œ Sweety, jangan berlari. Kau bisa jatuh β€œ ucap steve yang langsung mendapat pelukan erat dari krystal.

β€œ Sweety?? β€œ gumam jessica yang kemudian terkikik, saat mendengar panggilan steve pada krystal yang menurutnya sangat lucu.

β€œ Oppa bogoshippo.. β€œ ucap krystal didalam dekapan steve

β€œ Nado bogoshippo β€œ jawab steve yang kemudian, mengecup pangkal kepala krystal. Jessica yang melihat dua orang itu hanya bisa tersenyum manis, bahkan terlintas dibenak yeoja blonde itu jika steve dan krystal serasi jika memang mereka sepasang kekasih. Tetapi tak lama kemudian, jessica tersadar.. Bagaimana dengan perasaannya yang pelahan tapi pasti mulai tumbuh untuk sosok namja charming itu??

β€œ Ohh.. krys, aku tidak sendiri hari ini β€œ ucap steve sambil melepaskan pelukannya pada krystal. β€œ Jessie bersamaku, malam ini ia akan tidur disini. Bagaimana menurutmu? β€œ tanya namja itu sambil tersenyum.

β€œ Jessie?? β€œ ucap krystal sambil memiringkan kepalanya, membuat steve bahkan jessica tertawa.

β€œ Wae?? Apa yang lucu? β€œ tanya krystal bingung

β€œ Ekspresimu yang lucu, krystal β€œ ucap jessica, membuat krystal dan steve menoleh ke arahnya. β€œ Wae?? Apa aku melakukan kesalahan? β€œ tanya jessica bingung dan gugup, membuat krystal meledakkan tawanya.

β€œ Aigoo.. aku tak menyangka putri presiden memiliki wajah yang benar-benar flat tapi…. senyumannya manis oppa, jangan-jangan kaliaann~.. β€œ krystal menatap steve dengan senyuman menggodanya.

β€œ Mwoya?? β€œ tanya steve gugup

β€œ Ani.. jja, kita duduk β€œ. Krystal menarik lengan steve untuk duduk dihadapan jessica bersamanya.

β€œ Aku krystal, eonnie β€œ ucap krystal sambil mengulurkan tangan dihadapan jessica.

β€œ Naega, jessica β€œ jawab yeoja blonde itu sambil tersenyum manis dan segera membalas uluran tangan krystal, membuat ketiga orang tersebut tersenyum senang.

Disisi lain, seohyun yang sedari tadi dipantry mendengarkan semua percakapan ketiga orang tersebut. Dan saat tak ada seorang pun yang berada didekatnya, seohyun segera berucap sesuatu pada seseorang lewat headset wirelessnya.

β€œ Mereka sudah bertemu β€œ

***

Dipagi hari yang cerah ini, terlihat seorang yeoja tengah bersiap-siap untuk memulai aktivitasnya. Menggunakan pakaian kerjanya dengan wajah yang masam, sementara itu sosok kekasihnya tengah membersihkan diri setelah apa yang mereka lakukan semalam.

Hingga tak lama kemudian, kekasihnya keluar dengan hanya menggunakan handuk tipis yang memperlihatkan sedikit belahan dada dan juga pahanya.

β€œ Hyu~.. β€œ

β€œ Taeng.. β€œ. Hyuna melingkarkan kedua tangannya diperut kekasihnya, memberikan back hugnya yang erat. Sesekali, yeoja itu mengecup kecil leher belakang kekasihnya membuat taeyeon tersenyum kecil.

β€œ Waeyo, hyuna~ah? β€œ tanya taeyeon sambil mengancingkan satu persatu kemejanya.

β€œ Aku yang harus bertanya seperti itu, taeng. Ada apa denganmu? Semalam kau terlihat sangat agresif~.. β€œ

β€œ Bukankah, aku memang selalu seperti itu?? β€œ ucap taeyeon sambil menyeringai dorky

β€œ Tetapi, semalam itu berbeda seperti biasanya. Rasanya malam tadi, kau menyimpan kekesalan. Apa semua ini karna jessica? β€œ tanya hyuna yang berhasil menghentikan pergerakan tangan taeyeon dipakaiannya dan detik selanjutnya, yeoja dorky itu membalikkan tubuhnya sehingga menghadap ke arah kekasihnya.

β€œ Ne.. aku cemburu melihat kedekatan mereka, apa boleh?? β€œ. Mendengar ucapan taeyeon, membuat hyuna kecewa.

Tentu saja, hyuna pun seorang manusia. Ia tak ingin dinomor duakan, ia ingin taeyeon hanya berfokus padanya. Tidak ada jessica atau pun pekerjaannya, yeoja itu ingin mengubah statusnya bersama taeyeon menjadi kekasih yang di akui semua orang bukan menjadi kekasih gelapnya yeoja dorky itu.

β€œ Apa kau memiliki perasaan pada jessica? Bagaimana denganku? β€œ. Taeyeon yang sebelumnya menelungkupkan kedua tangan diwajah yeoja itu, kini melepaskannya begitu saja. Memandang kosong ke arah mata sosok hyuna dihadapannya..

β€œ Molla.. aku tak tau bagaimana perasaanku terhadap jessica selain, menganggapnya sebagai sahabat dan partner dalam perusahaan dimasa mendatang β€œ jawab taeyeon. β€œ Maafkan aku.. tapi, aku akan melakukan sesuatu. Aku juga akan memastikan bahwa hatiku hanya untukmu, kau mau mengerti kan? β€œ sambung taeyeon sambil meraih dagu hyuna yang kian menundukkan kepalanya.

Kekasih yeoja dorky itu pun, mengangguk pelan dengan kedua matanya yang sendu. β€œ Tetapi, taeng.. β€œ

β€œ Hmm? β€œ

β€œ Kau berhak memilih taeng, aku sebagai kekasih yang hanya berstatus kekasih gelapmu.. tak bisa berbuat apa-apa β€œ

β€œ Hyuna~ah.. jangan memulai sesuatu yang membuat badmoodku dipagi hari memburuk β€œ rengek taeyeon yang kemudian, menghela nafas. β€œ Lebih baik aku pergi ke kantor sekarang β€œ sambung taeyeon yang segera menyambar tas kerjanya dan keluar dari sana.

Disepanjang perjalanan mengemudi kendaraannya, taeyeon terlihat banyak berfikir. Bagaimana caranya, agar jessica tak melirik pada orang lain, bagaimana caranya agar kekasihnya yang sekarang tak protes dengan statusnya sebagai kekasih gelapnya. Bagaimana pun, taeyeon juga ingin status dirinya dengan hyuna di akui oleh semua kalangan tetapi dirinya kembali memikirkan masa depannya. Jika ia bersama hyuna, apa keuntungan perusahaannya akan sama besarnya ketika ia bersama jessica nanti??

Taeyeon benar-benar menempatkan pekerjaannya diposisi pertama, demi perusahaan yang sudah dibangun lama.. ia rela kehilangan segalanya, karna bagaimana pun riwayat hidup taeyeon yang dulu hingga sekarang berbeda. Taeyeon bukanlah orang kaya yang terlahir sejak dirinya hadir dimuka bumi ini, semua proses yang membuatnya frustasi telah banyak dilewati. Maka dari itu, sangat sulit baginya untuk melepas perusahaan yang sudah berkembang jauh lebih baik dibandingkan cintanya pada seseorang.

β€œ Aku akan melakukan sesuatu, hyuna~ah.. pasti! β€œ gumam taeyeon

—-

Krystal terbangun dari tidurnya, ia menggeliat dan menemukan sosok seorang yeoja yang tertidur pulas disampingnya. Jessica jung.. semalam, yeoja blonde itu memutuskan untuk tidak menggunakan kamar tamu dengan alasan bahwa ia tak suka tidur sendiri. Sehingga, dengan kegirangan hatinya krystal dengan senang hati menawarkan kamarnya untuk dijadikan tempat peristirahatan putri presiden itu. Lagipula, krystal belum pernah lagi merasakan bagaimana nyamannya tidur bersama seorang eonnie meskipun, eonnie disampingnya itu bukan sooyeon eonnienya.

Biasanya krystal tertidur pulas ketika ia sudah berada didalam dekapan eonnienya, tetapi kini berbeda.. sesuatu berbeda saat malam tiba, krystal yang biasanya terbangun dipagi hari dengan posisi yang tak seperti awal ia tertidur sebelumnya.. kini ia masih berada diposisi awalnya, tentu saja. Rupanya seseorang tanpa sadar, memeluk krystal sehingga yeoja yang lebih muda dari jessica pun terkejut ketika melihat salah satu lengan jessica berada di atas perutnya.

Nyaman dan bahagia. Itulah yang dirasakan krystal.. entahlah, perasaannya yang mengatakan bahwa melihat sosok yeoja disampingnya itu membuat dirinya bahagia. Bahagia bukan berarti bahagia seperti pada pasangan kekasih, melainkan adik pada kakaknya. Dipandanglah wajah jessica tajam, mulai dari mata, hidung bibir hingga senyuman manis yang terukir diwajah yeoja blonde itu.

β€œ She’s so cute, like… soyeon eonnie β€œ gumam krystal yang kemudian, terkikik tanpa mengeluarkan suaranya. Tak lama kemudian, krystal tersadar dari lamunannya dan perlahan melepaskan lingkaran tangan yang dilakukan jessica ditubuh yeoja yang lebih muda darinya itu tanpa ingin mengusik waktu tidur jessica.

Tanpa menghabiskan banyak waktu, akhirnya krystal sudah berada diluar kamarnya sambil bernafas lega. Pada akhirnya, ia tak mengusik waktu tidur tamu kehormatannya di apartment tersebut. perlahan namun pasti, krystal melangkahkan kakinya menuruni anak tangga dan menemukan sosokΒ  steve yang tengah menonton televisi diruang tengah. Beberapa hidangan cemilan tersaji dihadapannya, bersamaan dengan itu. Seohyun datang dan menyimpan sebuah cangkir dihadapan steve.

β€œ Gomawo β€œ jawab steve sambil tersenyum manis, membuat seohyun segera mengangguk dan undur diri dari hadapan yeoja itu.

β€œ Oppa! β€œ panggil krystal yang sudah menginjakkan kaki dilantai dasar sambil menggucek matanya lucu, membuat namja itu segera menoleh ke sumber suara.

β€œ Good morning, sweety.. have a nice dream, hm?? β€œ tanya steve sambil memperlihatkan eye smilenya lalu, meraih tubuh krystal yang sudah berada dihadapannya untuk masuk ke dalam dekapan hangat namja itu.

β€œ My dream, so great last night! β€œ jawab krystal bangga dengan mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah tampan diatasnya

β€œ Jinjayo?? Good news, krys. Jessie.. oddiga?? β€œ

β€œ Sica eonnie masih tertidur sangat pulas β€œ

 

β€œ Mengapa tak ada yang membangunkanku? β€œ tanyanya sambil menggucek matanya, membuat steve dan krystal menoleh ke sumber suara.

β€œ O-omo!! β€œ teriak krystal yang segera beranjak dari sofa sedangkan, steve terlihat menganga dengan apa yang ia lihat dihadapannya.

Seohyun yang juga melihat itu semua segera membawa air mineral untuk ia berikan pada steve. Dan tanpa mengedipkan mata dengan pandangan yang lurus ke arah jessica, steve meraih air mineral tersebut dan meneguknya sampai ia sulit bernafas. Biarlah dia seperti itu, karna pemandangan yang ia lihat dihadapannya lebih membuatnya tak bisa bernafas.

Tentu saja, pasalnya yeoja blonde yang berdiri tak jauh darinya itu hanya menggunakan kemeja putih yang kebesaran tanpa celana atau terusan untuk menutupi jenjang kakinya yang indah. Sehingga, steve bisa melihat bagaimana putih dan mulusnya paha dan jenjang kaki putri presiden itu.

β€œ E-eonnie.. me-mengapa kau menggunakan pakaian itu?? β€œ tanya krystal terbata-bata sambil menghampiri jessica yang masih belum sadar sepenuhnya. Sesekali, krystal mencoba menghalangi jessica dari pandangan steve yang belum juga mengalihkan pandangannya ke arah lain.

β€œ Ada apa? Semalam aku tertidur dengan menggunakan pakaian seperti ini β€œ

β€œ Jinjayo?? Aku bahkan tak menyadarinya?? β€œ. Krystal mengelus tekuk lehernya sambil berfikir. β€œ Oppa! Apa yang kau lihat?! Alihkan perhatianmu! β€œ.

Steve yang tersadar, langsung mengalihkan perhatiannya ke arah lain dengan wajahnya yang bersemu merah.

β€œ Eonnie.. kajja, kau harus mengganti pakaianmu terlebih dahulu sebelum kau lihat namja itu mati karna terlalu lama melihat penampilanmu seperti ini β€œ jelas krystal sambil menarik lengan jessica untuk kembali ke kamar.

β€œ Memangnya ada apa dengan penampilanku? β€œ gumam jessica dengan polosnya sambil mengikuti krystal dari belakang

β€œ Pabo! β€œ ucap steve yang kemudian, menutup wajah dengan kedua tangannya.

—-

Waktu menunjukkan pukul 09.00 KST

Krystal dan jessica tengah menikmati sarapan dimeja makan, sesekali kedua yeoja itu bercengkrama, bercanda dan tertawa. Sedangkan sosok steve, namja itu masih disibukkan dengan menyempurnakan penampilannya didepan cermin didalam kamarnya. Tak lama kemudian, steve meraih dasi yang tersimpan di atas tempat tidurnya.

β€œ Aishh.. mengapa dasinya seperti ini? Dimana dasi yang biasa kupakai?? β€œ tanya steve pada dirinya sendiri, karna perlu diketahui namja ini biasa menggunakan dasi yang sudah siap jadi. Sehingga, steve bisa langsung mengenakannya namun berbeda dengan yang ditemukannya hari ini. Dengan cepat, steve keluar kamar dan menuruni anak tangga sambil mencoba mengenakan dasi yang belum siap jadi itu membuat jessica dan krystal menoleh ke arahnya.

β€œ Nona seohyun, apa kau lihat dasi yang biasa kupakai? β€œ tanya steve dengan pandangan yang terus mengarah pada dasi yang tengah ia coba gunakan.

β€œ Dasimu sedang saya cuci, tuan β€œ jawab seohyun sopan

β€œ Aigoo.. bagaimana aku bisa menggunakannya β€œ gumam steve membuat jessica dan krystal tersenyum.

β€œ Biar ku bantu β€œ. Jessica beranjak dan berjalan menghampiri steve, membuat namja itu menoleh pada jessica dengan tatapan β€˜Kau yakin? Memangnya kau bisa?’.

β€œ Aku selalu membantu appaku untuk memasangkan dasi seperti ini β€œ jelas jessica yang terlihat mengetahui isi dalam pikiran steve sambil tersenyum manis lalu, meraih dasi yang sudah melingkar dileher steve. Krystal yang mendengar ucapan jessica terlihat mengerutkan dahinya.

β€œ Kenapa tingkah laku sica eonnie, mirip dengan sooyeon eonnie. Dulu sooyeon eonnie juga ingin sekali memasangkan dasi untuk appa β€œ batin krystal

β€œ Ada apa, krys?? β€œ tanya steve yang menyadari sikap krystal, membuat yeoja itu tersadar sedangkan jessica hanya melirik sekilas ke arah krystal lalu tersenyum.

β€œ Ani, oppa.. jja~.. selagi sica eonnie membantumu memakaikan dasi, aku akan menyuapimu β€œ ucap krystal yang segera beranjak sambil membawa sarapan untuk steve, hingga tak lama kemudian steve berhasil menangkap makanan yang dituju untuknya.

β€œ Gomawo.. kalian sudah banyak membantuku hari ini β€œ ucap steve sambil memperlihatkan eye smilenya.

.

.

Hari mulai siang, setelah kwon yuri dan para pengawalnya datang ke apartment untuk menjemput jessica. Kini giliran steve yang mengantar krystal ke kampusnya, banyak hal menarik yang didapat krystal, steve maupun jessica saat mereka bersama. Namun steve yang diam-diam memperhatikan kedua yeoja didekatnya itu, benar-benar masih ragu untuk memutuskan jika kedua yeoja didekatnya itu memiliki ikatan yang sangat kuat. Setidaknya, ia sudah berhasil untuk mempertemukan mereka kembali dengan baik. Tidak seperti pertemuan pertama mereka yang membuat krystal sedikit murung bahkan sedih.

β€œ Belajar yang baik, okay? β€œ ucap steve sambil mengelus kepala krystal lembut, membuat yeoja dihadapanya tersenyum dengan sangat manis.

β€œ Gomawo oppa, aku akan bekerja keras untuk itu dan sepertinya aku akan pulang terlambat~.. β€œ

β€œ W-wae?? β€œ tanya steve bingung

β€œ Kau tak lupa kan, kalau aku ikut berpartisipasi dalam performace ice show balerina β€œ

β€œ Ahh.. arrasseo.. baiklah, tapi jangan lupa isi perutmu dan jangan terlalu lelah. Aku akan sedih jika kau jatuh sakit β€œ ucap steve sambil mengerucutkan bibirnya lucu, membuat krystal gemas dan langsung memeluknya erat.

β€œ Saranghae oppa β€œ ucap krystal yang masih didalam dekapan steve, membuat namja itu tersenyum.

β€œ Nado.. good luck, sweety β€œ. Steve melepaskan pelukannya dari tubuh krystal lalu, melambaikan tangannya dan pergi bersama motor ducati kesayangannya.

Disisi lain, sedari tadi seseorang memperhatikan mereka dari balik pohon yang tak jauh dari steve dan krystal. Orang itu terlihat bahagia namun, dalam sorot matanya terlihat sangat sendu hingga detik selanjutnya tanpa disadari air mata keluar begitu saja dari pelupuk matanya.

β€œ Aku merindukanmu, oppa β€œΒ 

.

.

Kwon yuri membukakan pintu mobil untuk jessica dan dengan kegembiraan yang terpancar diwajahnya, jessica keluar dan berlari kecil masuk ke dalam White House.

β€œ Appaaaaa…. β€œ panggil jessica seperti anak kecil, entahlah semenjak pertemuannya dengan steve dan krystal dirinya merasa hadir didunia baru yang cerah. Jauh dari kebosanan, padahal pertemuan mereka terbilang sangat singkat tetapi jessica sudah mendapatkan kesan yang membahagiakan saat bersama kedua orang tersebut.

Dan saat para pelayan, membuka pintu ruang makan. Jessica menghentikan langkahnya dan mengerutkan dahinya saat menemukan appanya yang tengah sarapan bersama sosok yeoja yang tak asing lagi untuk jessica, siapa lagi jika itu bukan taeyeon. Dan satu hal yang membuat jessica kebingungan, saat ia sampai diruang makan.. calon tunangan yang menyadari kehadirannya hanya menoleh sekilas dan kembali lagi melahap sarapannya.

β€œ Kenapa kau baru pulang sekarang, ice princess?? Appa sudah merindukanmu β€œ ucap mr. Jung dengan membuka lebar kedua tangan untuk menyambut tubuh hangat putri pertamanya erat. Dengan senyuman manis yang mengembang diwajahnya, jessica menghampiri mr. Jung dan memeluknya erat.

β€œ Nado bogoshippo appa, mianhae.. aku pikir kwon yuri menjelaskannya padamu β€œ

β€œ Ne, arro.. semalam kau tidur ditempat steve hwang kan? β€œ. Jessica mengangguk mantap, lalu duduk disamping mr. Jung. Melingkarkan kedua tangannya dilengan mr. Jung, membuat mr. Jung bingung sekaligus senang.

β€œ Ada apa dengan putriku pagi ini, taeng? β€œ sindirnya sambil terkikik, membuat taeyeon tersenyum tipis. Suatu hal yang benar-benar mengejutkan bagi jessica melihat sikap taeyeon hari ini, dingin dan membuatnya tak nyaman.

β€œ Appa.. ada apa dengan anak itu? β€œ. Tunjuk jessica pada taeyeon sambil mengerucutkan bibirnya

β€œ Ada apa denganku?? Aku hanya sedang menikmati sarapan yang lezat disini β€œ jawab taeyeon sambil tersenyum tipis dan terus melahap sarapannya dengan perlahan.

β€œ Ish.. kau sangat aneh pagi ini taeng~.. β€œ

β€œ Heyy.. heyy.. ada apa dengan kalian pagi ini?? Jika kalian ingin berdebat, berdebatlah ditempatnya bukan didepanku dan diruang makan β€œ jelas mr. Jung, membuat jessica semakin mengerucutkan bibirnya.

 

(Hening..)

 

β€œ Mr. Jung.. hari ini, aku ingin jessica melakukan fitting baju untuk pesta pertunangan kami β€œ

UHUKKK–!!

Jessica yang tengah meminum jusnya, tersedak begitu saja saat mendengar ucapan taeyeon dan itu membuat para pelayan panik.

β€œ Agashi.. ini minumnya β€œ ucap yuri sambil mengulurkan air mineral pada yeoja blonde itu dan jessica langsung meraihnya untuk ia minum.

β€œ Ada apa denganmu, sica~ah? β€œ tanya taeyeon bingung

β€œ Gwenchana, baby? Minumlah, secara perlahan.. β€œ ucap mr. Jung sambil mengelus punggung anaknya lembut. β€œ Ohh.. menanggapi soal rencanamu itu, itu kabar yang baik taeng. Jessica pasti akan bersemangat sekali, benar kan sayang? β€œ

β€œ N-NE?? β€œ tanya jessica yang kemudian, diikuti anggukan pelan sambil tersenyum kaku.

β€œ Baguslah kalau begitu, aku sudah menghubungi desainernya pagi ini. Dan ia siap untuk menyambut sica ditempatnya β€œ jelas taeyeon, membuat mr. Jung tersenyum puas.

β€œ Kalian sudah dewasa, terimakasih taeng.. β€œ ucap mr. Jung, membuat jessica yang berada disampingnya terdiam sambil terus memandang ke arah calon tunangannya bingung.

β€œ Ada apa dengannya hari ini, sangat aneh dan terlalu terburu-buru β€œ batin jessica

Taeyeon telah menyelesaikan sarapannya yang terus di sertai perbincangan-perbincangan ringan bersama mr. Jung dan sosok jessica pun masih berada didekat mereka, dengan terpaksa yeoja blonde itu kembali mendengarkan perbincangan yang menyangkut tentang pekerjaan perusahaan mereka. Menyinggung-nyinggung hubungan kekerabatan, saham, keuntungan dan lain sebagainya dan itu membuat kepalanya pusing bukan main. Beruntunglah, kwon yuri menyadari sikap putri presiden itu sehingga namja itu segera membawa beberapa majalah fashion untuk dibaca β€˜Majikannya’.

β€œ Kalau begitu, mr. Jung.. aku harus kembali ke kantor, masih banyak pekerjaan yang harus ku selesaikan hari ini β€œ ucap taeyeon sambil beranjak dari tempatnya lalu, memberikan pelukan hangat untuk calon mertuanya itu.

β€œ Baiklah, taeng.. hati-hati dijalan, sica akan mengantarmu sampai mobil β€œ.

β€œ Aku?? Kenapa harus aku?? Dia bisa pergi sendiri, appa β€œ tanya jessica bingung, masih berada ditempatnya yang begitu santai sambil membuka-buka majalah yang berada dikedua tangannya.

β€œ Sica.. cepat atau lambat taeng akan menjadi suamimu, kau harus memperlakukannya dengan baik β€œ ucap mr. Jung sambil mengelus kepala jessica lembut, membuat yeoja blonde itu tak bisa berbuat apa-apa lagi selain mengikuti apa kata appanya untuk mengantar taeyeon keluar dari white house.

Detik selanjutnya, jessica dan taeyeon keluar dari ruang keluarga. Berjalan berdampingan tanpa ada perbincangan yang terjadi diantara keduanya, hening.. hanya suara derap langkah kaki yang dilakukan jessica, taeyeon dan kwon yuri yang mengikuti mereka dari belakang.

β€œ Taeng.. β€œ panggil jessica sambil menghentikan langkahnya, tetapi yeoja yang dipanggilnya terus berjalan tanpa menanggapi panggilan jessica padanya.

β€œ Taeng! Ada apa denganmu?! β€œ. Kali ini, taeyeon menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya membuat mereka saling berhadapan. Melihat apa yang terjadi diantara kedua orang tersebut, membuat yuri memilih untuk tidak terlalu mendekat pada dua yeoja itu. Sedangkan, jessica ia melangkahkan kakinya untuk bisa lebih dekat dengan taeyeon.

β€œ Ada apa denganmu?? Mengapa kau aneh sekali hari ini?? β€œ tanya jessica bingung.

β€œ Kau bilang aku aneh?? Sedekat itukah kau dengan steve, hingga kau memutuskan untuk bermalam ditempatnya?? β€œ tanya taeyeon yang perlahan, nada suaranya meninggi

β€œ W-waegeurae?? Apa kau cemburu padanya, huh? β€œ

β€œ Menurutmu?? Setauku.. kau adalah orang yang sulit bergaul dengan orang lain tetapi, aku sangat terkejut saat mr. Jung mengatakan bahwa kau bermalam di kediaman steve. Tidakkah itu lebih aneh?? Kau memiliki rumah atau bahkan apartment jessica jung, kenapa kau harus memilih bermalam dikediaman namja itu eoh??! β€œ

β€œ Karna jika aku tidur di apartment, aku takut. Selama aku diam, di apartment.. aku tak pernah sendiri taeng, dan aku tak mungkin menghubungimu karna kau selalu sibuk β€œ

β€œ Kalau begitu, pulanglah! Kau memiliki banyak pelayan dan pengawal disini! Ada kwon yuri! G. O! Siapa lagi?? β€œ bentak taeyeon, membuat jessica bahkan yuri terkejut bukan main

β€œ Apa kau sedang berteriak didepanku, taeng?? β€œ tanya jessica sambil tersenyum tipis, perlahan kedua matanya berkaca-kaca

β€œ Sudahlah.. aku harus pergi~.. β€œ. Taeyeon membalikkan tubuhnya, sehingga membelakangi yeoja blonde itu. β€œ Dan maaf, aku tak bisa melakukan fitting baju bersamamu. Kau bisa pergi bersama yuri atau pun yang lainnya β€œ sambung taeyeon yang kemudian, meninggalkan jessica seorang diri.

 

(Hening..)

 

β€œ Kwon yuri β€œ panggil jessica lirih

β€œ Ne? β€œ. Dengan sigap pemimpin pengawal itu berdiri disamping jessica, membuat yeoja blonde itu mendongakkan kepalanya untuk menatap sosok pengawal disampingnya.

β€œ Apa aku sering berbuat salah padanya?? Aku akui, aku memang salah karna telah bermalam di apartment steve. Tetapi disana, kami tak hanya berdua β€œ. Yuri mengangguk faham, namja itu tak mungkin mengizinkan steve membawa jessica jika yuri tak mengetahui sosok sahabatnya itu.

β€œ Pabo~.. β€œ. Jessica menepis air mata yang perlahan keluar begitu saja dari pelupuk matanya, lalu tersenyum tipis.

β€œ Meskipun, aku bisa pergi bersama kau dan para pengawal yang lainnya. Tapi aku tak ingin pergi sendiri.. jadi.. kwon yuri.. β€œ ucap jessica sambil memicingkan matanya pada namja itu, membuat yuri gugup. β€œ Hubungi steve hwang.. β€œ

β€œ NE?? β€œ

TBC

alohaaa… dalam keadaan UAS, gw bener-bener gak bisa tanpa gak update sampai waktu UAS gw habis. so.. inilah update terlarang gw, demi kalian ahahahaa *ngeles

Semoga terhibur, byebye ^^

82 comments

  1. Ya udah, putus aja sekalian biar Jessie cepet2 jadian ama Steve. Nyaman ya kalo berada dideka Krystal, huh, Jessie? Itu karena Krystal emang adik lo yang lo cari2 selama ini

  2. taeng plh enkny aj. g mw lps sica krn bisnis tp jg hub dgn hyuna. smg kena batuny tuh ank….
    akhirny jung sister ktm n mmg udh ad feeling sbnrny tp g disdri n ragu…
    satu lngkh mkin dkt jeti….^^

  3. waduh taeng, cemburu nya, sedikit menakut kan, padahal taeng ga Cinta ama jessi. taeng pasti takut kalau jessi jatuh Cinta ama steve?, takut perusahaan nya ga meningkat kalau gagal menikah dgn jessi. ckckck….
    jadi kasian kan jessi nya, baru aja bahagia taeng udah buat jessi sedih lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s