The Winner (12/13)

the winner2a

Title : The Winner (12/13)

Author: Adelayn_Tiffany & @Karina_riyu

Genre: Gender bender, romance, action, etc.

Main cast: Tiffany hwang, Kim Taeyeon, Jessica jung, Kwon Yuri

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre gender bender. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaaπŸ˜„

***

β€œ Kau senang? ” Taeyeon berjalan seraya menggenggam tangan Seohyun yang sedang asik dengan permen kapasnya.

β€œ He’mm…gomawo Oppa… ”. Seohyun menyodorkan permen kapas itu kepada Taeyeon dan dengan senang hati Taeyeon menggigit sisi yang lain. Seohyun pun ikut menggigit sisi lawannya, membuat mata mereka bertemu. Seohyun yang penuh dengan cinta, sedangkan Taeyeon penuh dengan rasa bangga karena dia membahagiakan Seohyun, walaupun untuk pertama dan terakhir kalinya. Tak terasa permen itupun habis dan akhirnya Taeyeon menempelkan bibirnya di bibir Seohyun. Yeoja polos itu hanya diam, jantungnya terdetak sangat cepat, tubuhnya terasa tak bertulang, dan Taeyeon langsung memeluknya tanpa melepaskan bibirnya dari Seohyun. Memang itu hanya sekedar kecupan saja, tapi perlakukan Taeyeon cukup membuat Seohyun melayang jauh, ia seperti merasakan berada di nirwana. Tenang dan damai.

β€œ Manis… ” Ucap Taeyeon setelah melepaskan bibirnya, dengan posisi tetap melingkarkan tangannya dipunggung Seohyun. Dan yeoja itu hanya tertunduk malu. β€œ Seo…apa kau marah? Aahh…mianhae… ” Seohyun pun langsung menegakkan kepalanya

β€œ Ani…aku suka…mmpph… ”.Β  Seohyun langsung menutup mulutnya sendiri karena ucapannya yang terasa memalukan.

β€œ Hahahhaa… ”. Taeyeon tertawa mengejek.

β€œ Aiiisshh Oppaaa…aku malu.. ”. Seohyun menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

β€œ Hehe….kenapa malu? Aku ini kan kekasihmu…ya…walaupun hanya hari ini… ”. Taeyeon meraih kedua tangan Seohyun dan tersenyum manis kepadanya.

β€œ Gomawosseo….Oppa…saranghae… ”

β€œ Nado Hyunie~….untuk hari ini aku milikmu… ”. Taeyeon merentangkan tangannya dan Seohyun langsung memeluknya erat. Hari ini adalah hari terindah yang pernah yeoja itu jalani semasa hidupnya, walaupun semua akan berakhir dengan cepat, tapi setidaknya dia merasakan secuil rasa itu. Β Kencan pertama, memiliki pacar pertama hingga Melepaskan ciuman pertamanya untuk Kim Taeyeon, seseorang yang dicintainya. Dan walaupun hanya sementara, ini cukup untuk mengobati hatinya, menyimpan kenangan manis ini hingga nanti ia akan membuka hatinya kembali untuk orang lain.

****

β€œ Hihihi…. ”. Krystal tersenyum sendiri ketika membuka tiap halaman majalah yang tengah dilihatnya, majalah yang menampilkan sosok model tampan didalamnya, iya….Kwon Yoong, namja yang kini telah menjadi kekasihnya.

β€œ Waahhh….ketahuan…hahhaha…dari dulu kau memang menggilaiku kan? Hahahha…. ”. Yoong tertawa lebar, Krystal tak menyadari keberadaan Yoong yang sudah berada dibelakangnya sejak beberapa menit yang lalu.

β€œ YAH!!!… ”. Krystal memukul Yoong dengan majalah tersebut namun meleset.

β€œ Hahahahaha…. ”.Β  Yoong sudah lari menghindar. Krystal menggulung majalahnya, setelah itu ia menyipitkan matanya, dengan gerakan satu dua tiga tuuuiiiiinnnggg buuuggg..

β€œ Awww…. ” Yoong merintih karena kali ini majalah itu mengenai kepalanya.

β€œ Hahahahhaa….straight…  ” Krystal tertawa terpingkal-pingkal.

β€œ Awas kau… ”. Β Yoong berlari mengejar Krystal yang sudah berlari lebih dulu darinya.

β€œ Aaahh….hahaha…. ”. Krystal berlari sekuat tenaga,berusaha untuk tidak sampai tertangkap oleh namja tinggi itu. Tapi sayang, dia tak melihat ke depan dan akhirnya BUUUGGG….

β€œ Awww… ” Jerit Krystal setelah terjatuh dan mengenai sesuatu yang tajam. β€œ Hahaha… pada akhirnya, kau jatuh sendiri kan? ”

β€œ Hiikkkkss…Oppa…ini sakit… ”

β€œ Ahh…tidak usah berpura-pura… ”. Yoong berlutut dan hendak memeriksa kaki Krystal.

β€œ INI SUNGGUHAN….PABO…SAKIIITTT… ”

β€œ Aiiisshh…iya iya…aku lihat dulu.. ”. ucap yoong yang langsung memeriksa kaki kekasihnya itu. β€œ Omo…kenapa ada duri disini?? ”.

β€œ AWWW….SAKIT… ”. Jerit Krystal seraya menjambak rambut Yoong ketika namja itu berhasil mencabut sebuah duri bunga mawar dikaki krystal, Ya…jelas saja hal itu terjadi karena sebenarnya mereka tengah berada di taman kampus yang terdapat banyak macam bunga.

β€œ Aiisshh…ini supaya kau tak infeksi…baby~…Kajja… ”. Yoong langsung menggendong Krystal ala bridal style.

β€œ Yaaa…aku bisa jalan sendiri,…kau mengambil kesempatan… ”

β€œ Ohh…oke…jalanlah sendiri… ”. Yoong menurunkan Krystal dan dia jalan duluan.

β€œ YAAAA….KWON YOOOOONGGG… ”. Yoong tak menoleh ke belakang lagi, dia tersenyum evil β€œ Kekeke… ”

β€œ OPPPPPAAAA….KAU JAHAT…. ”. Yoong berhenti dan dia kembali ke Krystal yang berjalan terseok-seok.

β€œ Katanya bisa jalan sendiri huh… ”

β€œ Aku hanya bercanda…ayo cepat~ gendong~ lagi… ”. Krystal melambaikan kedua tangannya. β€œ Ppali…ppali… ”

β€œ Aiiisshh…makanya jangan sok jual mahal… ” Ujar Yoong yang langsung menggendong Krystal lagi.

β€œ Hehehe…kau juga bodoh, seorang wanita itu kan harusnya pemalu… ”

β€œ Jiiaahhh…pemalu? yang ada ini malu-maluin.. ”

β€œ YAAAH!!! ”

β€œ Hahaha… ”. Mereka terus bercanda sepanjang perjalanan ke UKS.

****

Β  PRAAAAANNNGGG Β 

Jesse menjatuhkan barang apa saja yang berada di atas meja kerjanya

β€œ Khhhaaaa…..semua ini tidak ada gunanya…aiiisshh…sungguh aku sudah gila…gila karena cinta…Fany~ahh…kenapa kau sangat berpengaruh pada kehidupanku..khhhaa… ”. Jesse memijat pelipisnya, pandangannya kosong ke luar jendela β€œ Mian Fany~ahh….tak seharusnya aku mencelakai orang yang kau cintai…aku hanya belum bisa menerima kekalahanku ini.. ”.

Aku sudah berjuang…. dan pada hakikatnya, cinta tak bisa dipaksakan, cinta tak bisa dikekang, cinta sejati adalah ketika dua insan merasakan perasaan yang sama. Dan aku sadar jika cintaku ini hanya cinta sepihak, pada akhirnya semuanya akan berakhir, hilang dengan sendirinya.

 

β€œ Jee…Jeessse…apa maksud dari perkatakanmu?? ”

β€œ Tiff….Tiffany… ”. Jesse langsung berdiri dan menghampiri Tiffany yang masih berdiri mematung di ambang pintu ruang kerjanya.

β€œ Jangan mendekat… ”. Tiffany menggelengkan kepalanya

β€œ Tiff… ”. Jesse terus melangkah dan Tiffany pun terus mundur ketika Jesse mendekat.

β€œ Aku tak menyangka…Jesse, kau tega sekali… ”

β€œ A-a..a-aku… ”. Β Jesse menjadi seperti orang yang tak bisa berbicara, lidahnya kelu, merapat-rapatnya kita menyembunyikan bangkai yang pada akhirnya akan tercium juga.

β€œ Hiikkss.. ”

β€œ Tiffany… ”

β€œ Jangan mendekat… ”. Β Tiffany terduduk lesu setelah langkahnya terbatasi tembok. Dia menangis, menenggelamkan wajahnya sambil memeluk lutut erat-erat.

β€œ Tiff… ”. Jesse berlutut dihadapan yeoja itu, menyamakan tubuhnya dengan tiffany

. β€œ Kau jahat… ”

β€œ Ne, aku memang jahat… aku sudah buta karena cinta…cinta yang tak pernah kau balas.. ”. Jesse pun tak kuasa membendung airmatanya. Pada akhirnya air matanya lolos juga, ia menangis. β€œ Aku memang menyuruh orang untuk mencelakai Yuri, karena dia telah merebutmu dariku…dan ternyata aku salah…Yuri pun senasib denganku, kau tak mencintainya bukan?? yang ada hanya Taeyeon…iya kan?? Khhhaaaa…. ”. Jesse mengusap airmatanya kasar.

β€œ Lalu kenapa kau mau mencelakai Yuri lagi di rumah sakit..HAH?!! ” Jesse menggelengkan kepalanya

β€œ Tidak Tiff….itu bukan aku, aku hanya menyuruh orang untuk menabraknya, kasus dirumah sakit itu aku sama sekali tidak mengetahuinya…sumpah…demi Tuhan aku tidak tahu.. ”

β€œ Jangan bawa-bawa nama Tuhan,..kau manusia hina… ”. Tiffany mendorong tubuh Jesse ke belakang, lantas dia berdiri dan hendak pergi meninggalkan ruangan Jesse. Namun, dengan cepat Jesse menarik Tiffany hingga yeoja itu sekarang berada dipelukan Jesse, pelukan yang sangat kuat.

β€œ Jebal….maafkan aku, selama ini kau tak pernah merasakan besarnya cintaku untukmu,..setiap jam, setip menit sampai detik, hanya kau yang ada dipikiranku… ”

β€œ Jesse lepas… ”. Tiffany meronta, tapi tak sedikitpun Jesse bergerak, dia malah mempererat dekapannya. Namun, tak lama kemudian akhirnya jesse meregangkan pelukannya, tapi kedua tangannya mencengkram lengan Tiffany, dia menatap tajam kedua mata yeoja itu.

β€œ Kau tahu…siapa sebenarnya yang jahat disini….KAU TIFFANY HWANG…KAU JAHAT…masuk ke kehidupanku, mengambil hatiku hingga aku menjadi gila seperti ini, dan tanpa ada tanggungjawabnya kau tidak pernah melihatku sama sekali… ”

β€œ Aku tidak memintamu untuk itu…perasaan cinta tidak bisa dipaksa Jess, perasaanku kepadamu hanyalah sebatas sahabat…aku menyayangimu, sosok namja yang baik, selalu ada untukku ketika aku sedih dan membutuhkan sandaran…—maafkan aku jika semua ini memang salahku…dan mulai hari ini, kau boleh membenciku lebih dari rasa cintamu,…bencilah aku sebenci-bencinya kau terhadap seseorang.. ”.

Jesse lepas kontrol, dia menarik Tiffany kembali dan kini dengan kasar dia mencium bibir Tiffany. Tiffany memberontak dengan memukuli dada Jesse, tapi karena tenaga Jesse yang kuat mengunci tubuh kecil Tiffany didalam dekapannya, membuat Tiffany tidak bisa melawan namja itu. Dilumatnya bibir yang selama ini ia ingin rasakan, tangan Jesse berada ditengkuk Tiffany dan itu membuat Tiffany tidak bisa melepaskannya.

 

β€œ Ige mwoya?! β€œ Β Batin seseorang yang melihat adegan itu . .

.

.

.

β€œ Jam berapa ini? β€œ tanya yuri yang kini sudah kembali ke ruang rawatnya, wajahnya terlihat khawatir mengingat perkataannya yang ia lontarkan pada tiffany. dan saat ini, taeyeon tengah menemaninya.

β€œ Jam 8, wae? β€œ tanya taeyeon yang tak tau apa-apa tentang apa yang telah terjadi antara tiffany dan yuri.

β€œ Bolehkah aku meminjam ponselmu? Aku ingin menghubungi tiffany β€œ

β€œ Tentu saja, pakailah tapi sebenarnya apa yan~.. β€œ

β€œ Nanti aku ceritakan β€œ ucap yuri yang segera menekan beberapa nomor diponsel touchscreen milik taeyeon.

 

Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, cobalah beberapa saat lagi Β 

β€œ Ohh shit! Kenapa dia sampai mematikan ponselnya! β€œ batin yuri. taeyeon yang kebingungan dan masih banyak menyimpan tanda tanya dibenaknya tak tahan dengan ke anehan yang tengah terjadi saat itu jugaa. β€œ Yah, waegeurae? β€œ tanya taeyeon sambil merebut ponselnya dari tangan yuri

β€œ Yah taeng, aku belum selesai. Fany, mematikan handphonenya. Aku khawatir padanya, karna seharusnya beberapa jam yang lalu dia memeriksaku. Tapi sampai sekarang, ia tak terlihat. Aku takut terjadi hal yang tidak-tidak padanya β€œ Sangat terlihat garis wajah yang menggambarkan kekhawatiran yang amat sangat di wajah Yuri.

β€œ Kenapa sampai seperti ini, memangnya apa yang terjadi sebelumnya diantara kalian?? ” Taeyeon bertanya dengan penuh keingintahuan

. β€œ Huufff….aku melukai hatinya,.. ” Yuri tertunduk.

β€œ MWO..? Waeyo ?? ”

β€œ Aku hanya ingin dia jujur dengan perasaannya, Taeng…aku tahu jika dia hanya mencintaimu…dan– ”

β€œ Kau ini.. ”. Taeyeon memotong ucapan Yuri β€œ Sok tahu…apa kau tahu bagaimana keadaan Tiffany selama kau koma…dia selalu disampingmu, dia selalu menangis, dia selalu mengkhawatirkanmu…dan asal kau tahu saja, aku sudah menyatakan cintaku kepadanya, tapi aku tidak meminta balasan darinya, karena aku tahu sekarang dia mulai mencintaimu… Mungkin kau hanya tidak yakin, tidak percaya akan perasaan Tiffany karena pengaruh perasaan sebelumnya yang Fany rasakan untukmu…kau salah Yul.. ” Jelas Taeyeon panjang lebar.

β€œ Taeng…aku sungguh merasa dia sedang dalam bahaya sekarang…jebal, pergilah….cari dia.. ”. Β Yuri tak menanggapi perkataan Taeyeon yang panjang itu, dia malah menyuruhnya pergi untuk mencari Tiffany, entahlah…instingnya mengatakan seperti itu.

β€œ Aku harus cari kemana? ” Yuri terdiam sesaat dan setelahnya …

β€œ Jesse… ” Β  Β 

*****

β€œ Β Je-sse, lepaskan! β€œ. Sekali lagi tiffany mencoba mendorong tubuh jesse dari hadapannya dan beruntunglah, kali ini ia berhasil. Dengan cepat, tiffany mencoba lari namun jesse menahannya. Namja itu mendorong tubuh tiffany hingga membentur dinding dibelakang yeoja eye smile itu.

β€œ Akkhh.. β€œ ringis tiffany, ketika merasakan rasa pusing yang teramat saat kepalanya membentur dinding dibelakangnya.

β€œ Mani appo? β€œ tanya jesse sambil tersenyum evil

β€œ Lepaskan.. β€œ. Jesse memenjarakan tubuh tiffany dengan mata tajam yang terus menatap mata milik tiffany dihadapannya.

β€œ Aku bilang, apakah itu sakit?? Eoh?? β€œ

β€œ A-appo.. β€œ jawab tiffany setengah ketakutan

β€œ Wae?? Apa sekarang kau takut padaku, eoh? β€œ

β€œ J-jesse.. sadarlah, i-ini bukan kau β€œ. Mendengar ucapan tiffany, membuat jesse terkikik evil

β€œ Yah! Kau pikir, aku seperti ini karna siapa eoh?? Siapa lagi jika ini semua karnamu, tiffany hwang!! β€œ teriak jesse didepan wajah tiffany, membuat tubuh tiffany bergetar hebat.

β€œ M-m-mian, jebal.. lepaskan aku β€œ mohon tiffany dengan air mata yang terus mengalir dari pelupuk matanya. Sementara itu, tiffany juga merasakan cairan lembab yang mengalir dari pelipisnya. Benturan yang dilakukan jesse padanya, membuat salah satu bagian kepalanya berdarah.

β€œ Aku tak akan melepaskanmu, karna jika aku melakukan hal itu. kau akan pergi jauh dariku.. β€œ

β€œ Jebal, aku harus kembali ke rumah sakit β€œ

β€œ Wae?? Kau ingin bertemu kwon yuri atau kim taeyeon?? cih.. β€œ. Dengan banyak pertimbangan dan keberanian, tiffany menggigit tangan jesse sehingga kedua tangan kekar namja itu terlepas dari kedua tangannya. Melihat kesempatan itu, membuat tiffany segera berlari dari sana.

β€œ YAHH! TIFFANY, JANGAN PERGII!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! β€œ

.

.

β€œ Hosh.. hosh.. β€œ. Tiffany menghentikan langkahnya didepan mobilnya dengan nafas yang tersenggal-senggal. Tiffany banyak-banyak berterimakasih karna tuhan telah memberikan pertolongan untuknya agar bisa terbebas dari jesse. Tak ingin menunggu lama, tiffany segera masuk ke dalam mobilnya. Selama perjalanan, pikiran tiffany begitu sangat berantakan. Semua ucapan yuri, jesse, taeyeon hingga seohyun memutar dikepalanya. Dia menyadari ucapan jesse yang memang ada benarnya juga, betapa kejamnya dirinya yang melakukan hal ini pada jesse dan juga yuri hanya untuk seorang kim taeyeon. Sambil terus mengendarai mobilnya.. Sesekali, tiffany mengerjapkan matanya ketika cairan lembab itu perlahan menghalangi pemandangannya.

β€œ Akh.. appo β€œ ringis tiffany yang mencoba melihat luka dikepalanya sambil bercermin dari kaca spion tengah lalu kembali fokus pada jalanan dihadapannya. namun, sesuatu menyadarkannya. Sepertinya tiffany baru saja melihat seseorang dibelakangnya, hingga ketika sekali lagi tiffany melirik ke belakang lewat kaca spion tengah seketika wajah tiffany berubah semakin pucat.

β€œ Anyyeonghaseyo, tiffany hwang β€œ sapa seseorang sambil tersenyum evil

β€œ N-nuguya?? β€œ tanya tiffany yang mencoba menghentikan mobilnya

β€œ Jangan hentikan mobilnya!! β€œ teriakan orang itu membuat tiffany ketakutan, sehingga ia tak jadi menghentikan mobilnya melainkan terus melajukan kendaraannya dijalan raya yang cukup sepi.

β€œ That’s good β€œ ucapnya β€œ Tiffany hwang, apa kau tau siapa aku?? β€œ

β€œ T-tidak β€œ

β€œ Aigoo.. sayang sekali, tapi taukah kau siapa yang telah melukai kekasih hatimu itu? kwon yuri.. β€œ bisiknya sambil melingkarkan kedua tangan dileher tiffany dengan salah satu tangannya yang memegang senjata tajam. Hal itu, membuat tiffany berteriak ketakutan.

β€œ Yah!! Kau merusak telingaku, arra?! β€œ

β€œ A-apa yang akan kau lakukan?? β€œ tanya tiffany terbata-bata dan air matanya pun kini kembali mengalir deras dari pelupuk matanya.

β€œ Akulah yang melakukannya, bukan jesse jung. Rupanya, kesekian kalinya kau salah miss hwang β€œ

β€œ M-mwo?? Akh– β€œ. Tiffany membelalakkan matanya ketika dengan perlahan, orang itu mencekik leher tiffany.

β€œ L-lep-paskan!! β€œ ucap tiffany susah payah sambil terus mencoba mengendalikan kemudinya

β€œ Tidakkah kau bisa melihat, sebanyak apakah jesse menderita karnamu eoh?? β€œ tanya orang itu yang semakin tak berperasaannya, beruntunglah jalanan saat itu seperti jalanan tol yang lenggang dan sepi.

β€œ J-j-jeb-ball!! Uhuk–.. β€œ

β€œ Arrasseo, aku akan melepaskanmu β€œ. Ucap orang itu yang langsung melepaskan kedua tangan dari leher tiffany, membuat tiffany terlihat seperti habis tenggelam dari dasar laut yang paling dalam. Wajah tiffany sangat merah dan berkali-kali, ia terbatuk-batuk dibuatnya.

β€œ Semua ini tidak apa-apanya, tiffany hwang! kau akan mendapatkan apa yang seharusnya kau dapatkan nanti. Anyyeong.. β€œ. Ucap orang itu yang segera membuka pintu belakang mobil tiffany dan menjatuhkan diri.

****

Taeyeon melihat mobil Tiffany yang terparkir dibahu jalan, dia segera menepikan mobilnya didepan mobil berwarna merah muda itu. Taeyeon keluar dan segera mendekat

 

Tok… tok…. tok….

 

β€œ Khhhaaa…aaaa… ”. Tiffany yang sedari tadi menunduk di stirnya terlonjak kaget ketika mendengar suara ketukan. Tapi dia menghela nafas lega ketika melihat siapa orang yang mengetuk jendela mobilnya, dan tanpa berpikir panjang lagi.. pemilik eyes smile itu segera membuka pintu mobilnya.

β€œ Tae~.. ” Taeyeon membelalakan matanya ketika melihat beberapa luka di wajah Tiffany

β€œ Apa yang terjadi?? Siapa yang melakukan ini, hmm?? ” Taeyeon menunduk dan memeluk Tiffany dan Tiffany hanya menangis disana, bukan karena luka yang dideritanya tapi karena menyesali apa yang terjadi, sikapnya yang terlalu baik menjadikan semua orang salah mengartikannya.

β€œ Ssshh…uljimayo… ”. Taeyeon tak bertanya lagi, dia membiarkan Tiffany untuk menangis hingga puas. Meluapkan semua rasa yang membebaninya. Taeyeon merasa ada yang tidak beres, dia mencium cairan yang aneh, seperti bahan kimia yang digunakan sebagai bahan peledak.

Dengan instingnya itu, dengan cepat dia menarik Tiffany keluar dan berlari secepat mungkin. Namun baru sekitar tiga meter Β mereka berlari, tiba – tiba..

 

DUUUUAAARRRRRRRRRRRR !!!!!

 

 

Taeyeon menarik Tiffany kedalam pelukannya dan mereka terhempas ke jalanan aspal karena efek ledakan mobil Tiffany tersebut.

β€œ Akhhh….ya Tuhan….. ”. Taeyeon tidak percaya atas apa yang terjadi beberapa detik yang lalu, tubuh mereka yang berguling cukup lama membuat Tiffany yang sebelumnya memang sedang tak baik-baik saja akhirnya tak sadarkan diri diatas tubuh Taeyeon.

β€œ Fany~ahh….ireona….FANY-AAHH… ”. Taeyeon mengguncang tubuh tiffany yang membebani tubuhnya itu, dia langsung berguling sehingga Tiffany turun dari tubuhnya lalu ia segera mengambil ponselnya untuk menghubungi pihak kepolisian dan ambulance.

β€œ Oh my GOD….hampir saja… ”. Taeyeon sangat bersyukur, karena Tuhan masih mengijinkannya untuk melindungi Tiffany.

****

Seohyun turun dari taxi, dia segera berjalan masuk ke rumah sakit dengan tergesa-gesa.

β€œ Oppa… ”. Seohyun membesarkan pupilnya ketika melihat Taeyeon menggendong Tiffany yang sudah tak sadarkan diri.

β€œ Seohyunie– ”

β€œ Unnie kenapa? ” Tanya Seohyun dengan penuh kekhawatiran karena melihat fisik Tiffany yang terluka dan lagi tubuh mereka yang kotor.

β€œ Ceritanya panjang…kau tolongnya dia… ”

β€œ Ne, kita bawa ke ruang perawatan langsung saja… ” Mereka bergegas kesana. . . Seohyun dibantu oleh beberapa suster mengobati Tiffany, sedangkan Taeyeon terus meremas tangannya dan sesekali mengintip ke sisi lain ruang itu, kenapa gorden hijau itu tak kunjung terbuka.

β€œ Taeyeon-ssi…. ”

β€œ Ohh..Yul.. ”. Taeyeon berdiri ketika melihat Yuri yang sepertinya kelelahan karena berjuang untuk berjalan kesini dengan tongkatnya karena cidera kaki yang dialaminya.

β€œ Bagaimana…apa yang terjadi, kenapa kau berantakan seperti ini, dimana Tiffany?? ” Tanya Yuri bertubi-tubi.

β€œ Kau tenanglah dulu… ”. Taeyeon membantu Yuri duduk , disamping kursi yang dia duduki tadi.

β€œ Aku tidak bisa tenang Taeng..β€”dimana Tiffany?? ”

β€œ Dia disana…Seohyun dan beberapa perawat masih mengurusnya,… ” Yuri sedikit lega

β€œ Apa yang terjadi?? ”

β€œ Mollayo…aku menemukan Tiffany berada didalam mobilnya yang terhenti dibahu jalan di sekitar daerah apa ya…aku tidak terlalu paham… aku menghampirinya, melihatnya dengan wajah yang penuh luka, dia belum berkata apa-apa, aku merasa ada yang aneh dengan mobil Tiffany, hingga akhirnya aku membawanya keluar, saat langkah kami baru beberapa meter, tiba-tiba mobil Tiffany meledak… ”. Ungkap Taeyeon

β€œ Ketika aku kesini…semua sudah diurus oleh kepolisian… ”.

β€œ Syukurlah…terimakasih Taeyeon, aku yakin bahwa kau bisa melindungi Tiffany…dan itu memang benar… ”. Taeyeon tersenyum

β€œ Aku hanya melakukan apa yang aku bisa… ”

β€œ Sebaiknya kau membersihkan dirimu, kau sangat berantakan… ”.

β€œ Okay…sepertinya aku harus pergi dulu… dan aku akan kembali secepatnya… ”. Taeyeon berdiri dan menepuk lembut bahu Yuri. Yuri mengangguk sambil tersenyum manis.

β€œ Ohh.. oppa… ”

β€œ Ohh…Hyunie~ eottokhae..? ”. Yuri berusaha berdiri dengan bertumpu pada tongkatnya.

β€œ Kau tenang saja…Unnie baik-baik saja… ”. Seohyun menuntun Yuri mendekati ranjang Tiffany.

β€œ Lukanya tidak parah, hanya luka luar….tapi kita tunggu dulu sampai dia siuman, dan barangkali ada organ yang dirasanya sakit, luka yang tak terlihat secara fisik…luka dalam mungkin… ”. Jelas Seohyun seraya berjalan dengan perlahan, menggandeng lengan Yuri. Yuri duduk disamping Tiffany, dia meraih tangan itu dingin pemilik eyes smile tersebut β€œ Fany~ahh….sebenarnya apa yang terjadi.. ”

β€œ Engghh…. ”. Tiffany merintih, dahinya berkerut, seperti orang yang sedang mimpi buruk.

β€œ Fany~ahh… ”

β€œ Aaaaahh…..aaaa…. ”

β€œ Fany-ah….Tiffany ireonaaa… ”. Yuri mengguncang tubuh Tiffany untuk membangunkannya.

β€œ Akhh…Yuri… ”. Tiffany bangkit dan langsung memeluk Yuri.

β€œ Ssshh…tenanglah, gwenchana….sebenarnya apa yang terjadi, siapa yang melukaimu?? ” Yuri mengusap punggung Tiffany lembut, mencoba untuk menenangkan yeoja yang sangat dicintainya itu.

β€œ Jesse…Jesse… ” Yuri melepaskan pelukannya

β€œ Jesse? Iya…dia kenapa? ”. Tapi Tiffany hanya menunduk dengan tubuhnya yang masih bergetar, seperti ketakutan.

β€œ Jesse yang melakukan ini semua? ” Tanya Yuri, seraya menarik dagu Tiffany dan yeoja itu hanya bisa diam, bibirnya bergetar tidak bisa berkata apapun. Yuri memeluknya kembali.

β€œ Maafkan aku…tidak seharusnya aku melukai perasaanmu…hingga kau pergi dan entah apa yang kau alami setelah itu…mianhae… ”

β€œ Ohh…Unnie sudah sadar… ”. Seohyun yang membawa segelas air, memberikan langsung kepada Yuri untuk meminumkannya pada Tiffany.

β€œ Thanks, Hyunie… ”. Seohyun mengangguk, dia meninggalkan mereka kembali, duduk di kursi kerja Tiffany. Β  Tiffany masih melingkarkan tangannya ditubuh Yuri dengan posisi menyamping, kepalanya bersandar nyaman dibahu dalam Yuri, sedangkan yuri menangkupkan tangannya didahi Tiffany, mengusapnya lembut.

β€œ Yul~ ak-Akuu takut… ”

β€œ Takut? Apa yang kau takutkan….coba ceritakan perlahan… ”. Yuri mengusap lengan Tiffany.

****

β€œ Bagaimana? ”

β€œ Semua masih dalam penyelidikan, kau tenang saja Taeyeon-ssi….ini sudah jelas tindak kriminal berat, ada bekas bahan kimia peledak di dalam mobil… ”. Setelah namja itu membersihkan tubuhnya, taeyeon memutuskan untuk kembali lagi ke TKP.

β€œ Baiklah, Sooyoung-ssi…aku permisi dulu dan terima kasih… ”

β€œ Ohh…iya ” . Taeyeon dan Sooyoung berjabat tangan sebelum, akhirnya taeyeon meninggalkannya. . . .

Setelah beberapa menit kepergian Taeyeon, Sooyoung pun pergi ke pusat pengawas lalu lintas di kepolisian, dia meminta rekaman cctv di daerah tersebut.

β€œ Tolong putar rekaman 1 jam yang lalu… ”

β€œ Baik, sir… ”. Petugas itu pun segera memutar rekaman cctv Β yang Sooyoung minta, β€œ Ohh…mundur lagi… ”

β€œ Ahh….bingo!! ” Rekaman itu memperlihatkan mobil Tiffany yang mendadak berhenti disisi jalan

β€œ Zoom in… ” Perintahnya. Sooyoung mengerutkan alisnya, wajahnya sangat serius mengamati layar LCD di hadapannya.

β€œ Stop…β€”zoom lagi.. ”. Rekaman itu distop setelah seseorang keluar dari mobil Tiffany, dimana terlihat cukup jelas bahwa sepertinya orang itu melakukan pengancaman didalam mobil itu.

β€œ Hahhaha…penjahat bodoh….okay…sementara dia adalah tersangkanya… ”. Sooyoung pun pergi setelah mendapatkan copyan cctv tersebut sebagai bukti otentik.

****

β€œ Apa yang telah aku lakukan…aaakkhhhh… ”. Jesse terduduk, dia baru sadar jika dia melakukan kekerasan pada Tiffany, wanita yang sangat dicintainya itu. Di tatapnya kedua telapak tangannya yang telah lancang itu β€œ Aiiisshhh…. ”

DUUGGG…

DUUGGG…

DUUGGG…

 

Namja itu terus melukai lengannya dengan meninju dinding, hingga tangannya berdarah.

β€œ JESSE….HAJIMA… ”. Hara yang baru datang langsung menghentikan Jesse dalam aksi menyiksa dirinya sendiri.

β€œ Hajimaa…. ”. Hara memegangi kedua tangan Jesse untuk menghentikannya β€œ Hajimaa.. ”.

Sekali lagi, yeoja itu berucap. Hara sangat sakit melihat Jesse seperti itu, dipeluklah Jesse dengan begitu erat.

β€œ Aku jahat, Hara~yaa…aku jahat….hikkksss… ”

β€œ Aniyoo…. ” bantah hara.

β€œ Jebal…dengarkan aku… ”. Hara membingkai wajah Jesse, menatap kedua mata namja itu dengan sangat sendu

β€œ Aku mohon…lupakan semua tentang Tiffany, aku sungguh tidak kuat melihatmu seperti ini…jebalyo…apa kau tahu, aku pun merasakan hal yang sama, cintaku yang tak terbalas…seperti cintamu terhadap Tiffany, kenapa kau tidak menumbuhkan cintamu untukku saja…yang jelas-jelas hatiku ini milikmu…Jesse… ”.

Jesse terdiam, dia buta… hatinya buta karena cinta, cinta yang begitu besar untuk Tiffany tapi tak ada yang ia dapatkan, bukan kebahagiaan melainkan kesakitan saja. Β Dan dia menyia-nyiakan seseorang yang mencintainya dengan tulus.

β€œ Hara-yaa….mianhae, kau menderita karenaku…ya…aku tahu sekarang bahwa kau juga merasakan sakit yang sama…mianhae..mian.. ”. Hara tersenyum karna penantiannya telah berakhir.

β€œ Jesse… Gomawo ”

****

β€œ Shit!!! ”. Runtuk Yuri yang terus memeluk Tiffany, setelah mendengar cerita darinya, Yuri langsung mengepalkan tangannya, emosi. Tapi keterbatasan fisiknya yang masih belum normal menjadikannya tidak bisa berbuat apa-apa. Taeyeon yang sedari tadi berdiri tak jauh dari mereka pun akhirnya sama-sama tahu, apa yang Tiffany alami hingga tubuhnnya penuh luka. Yuri menyadari kedatangan Taeyeon didekatnya

β€œ Sedang apa kau disana…come here!…”. sambil menyeringai malu, Taeyeon pun mendekat.

β€œ Tolong bantu aku untuk menjaga Tiffany… ”. Yuri menidurkan Tiffany yang baru saja tertidur dipelukannya. Dikecupnya kening Tiffany begitu lama….seakan-akan kecupan itu adalah kecupan terakhir kalinya yang Yuri berikan pada yeoja cantik itu.

β€œ Kau mau kemana? ”

β€œ Aku tidak bisa tinggal diam.. ”. Yuri dengan kuat berdiri dan segera pergi

β€œ Tapi Yul…kau masih sakit… ”. ucap Taeyeon seraya menahan pergerakan kwonn yuri. Tanpa menjawab apapun, dengan perlahan yuri melepaskan tangan Taeyeon dari lengannya, menatap kedua mata taeyeon.. seakan mata mereka saling berbicara

β€œ Aku baik-baik saja.. ”. Mendengar ucapan yuri, membuat Taeyeon tak bisa melakukan apa-apa lagi selain membiarkannya pergi.

β€œ Fany~ahh….kau memang yeoja yang baik, hingga pada akhirnya semua orang mencintaimu.. ”. Taeyeon mengelus pipi Tiffany dengan punggung tangannya. Ditatapnya wajah cantik yang kini terhiasi beberapa luka, tapi tidak mengurangi paras ayunya.

****

Β Klleekkk…

Pintu terbuka.

 

BUUGGGG….. Yuri langsung mendaratkan tinjuannya tepat di hidung Jesse, seketika namja tampan itu tersungkur dan hidungnya mengelurkan darah.

β€œ Hyung….hajimaa.. ”. Yoong mencoba menengahi apa yang tengah terjadi. Yuri menahan semua rasa sakit dikakinya untuk datang menemui Jesse dan memberikan pelajaran untuk pria pecundang yang telah melukai Tiffany. Jesse menatap tajam ke arah Yuri, dia berdiri dihadapan Yuri sambil tersenyum tipis.

β€œ Pukul aku sesukamu…jika perlu, bunuh saja…maafkan aku…aku sudah melampaui batas.. ”. Mata Jesse berkaca-kaca dan Yuri juga masih memanas, dadanya naik turun karena emosi. Tangan Yuri yang sudah terangkat itu pun melemah β€œ Seharusnya kau tak seperti itu…” ucap Yuri yang kemudian, mendorong tubuh Jesse.

β€œ Ne, aku salah.. ”

β€œ Jesse… ”. Hara turun dari lantai 2, dan langsung menghampiri ketiga namja itu.

 

β€œ Hands up…..kami dari kepolisian… ” . Jesse membelalakkan matanya dan sekejap tubuhnya langsung gemetar sambil menggenggam tangan Hara dengan sangat erat.

β€œ Kami membawa surat penangkapan atas nama Goo Hara-ssi..β€”tolong…tangkap dia.. ”

 

TBC

63 comments

  1. Tuh kan bikin frustasiiiii hadeeeeehhhhh
    Sumpeeeehhh kolaborasiinyaaaaa bikinnnn akuuu lieeeerrrrrrr
    >_<

    Kenapeeee haraa ngikut2 hadeeeeehhhhh

  2. duh geregetan bgt ini bakal berakhir seperti apa,
    lah itu si hara kenapa ditangkap? pst org yg di mobil tiffany trs yg ledakin mobil’y itu gara” hara
    jesse duh parah bgt T.T knp jd jahat gt sih
    ah langsung ke chap ending aja deh, pengen buru” tau akhir’y bakal gmn hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s