Presiden Daughter and Him (2/?)

PDH_1

Title : Presiden Daughter and Him (2/?)

Author: Adelayn_Tiffany

Genre: Gender bender, yuri, romance, action, sad, etc.

Main cast: Tiffany hwang (Namja), Kim Taeyeon, Jessica jung, Krystal

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre gender bender dan yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaa dan please, dont keep silent!!πŸ˜„

***

Jessica berlari sambil memegang ice cream miliknya. Ia terkekeh ketika melihat sosok tunangan pendeknya mengejar dirinya dengan kewalahan, mengingat taeyeonlah yang membawa semua barang belanjaannya.Β  Jessica terus berlari sambil menjulurkan lidahnya ke belakang, dimana taeyeon berada. Kesenangan jessica tak berlangsung lama hingga selanjutnya, ia terkejut ketika melihat taeyeon menabrak seseorang dan sontak hal itu membuat langkahnya terhenti.

β€œ Ya tuhan, taeng β€œ gumam jessica yang langsung berlari menghampiri taeyeon dan orang itu.

β€œ Maafkan aku..–Β  β€œ ucap taeyeon sambil membungkukkan tubuhnya dihadapan seorang namja

β€œ O-ooww… β€œ. Jessica terkejut sambil menutup mulutnya ketika melihat apa yang terjadi, Ice cream milik taeyeon benar-benar mendarat sempurna dipakaian namja itu.

β€œ Ohh sial! β€œ gumam namja itu sambil mencoba menghilangkan noda ice cream pada pakaiannya namun, percuma saja noda ice cream itu benar-benar tak bisa hilang jika hanya dengan dikibas-kibaskan.

β€œ Aku akan menghubungimu lagi β€œ ucap namja itu yang mengakhiri panggilannya. Ya, namja itu adalah steve hwang.

β€œ Biar aku belikan yang baru, maafkan aku β€œ ucap taeyeon yang mencoba membantu membersihkan noda itu namun, secara spontan steve langsung menahan lengannya membuat pandangan mereka bertemu. Dan detik selanjutnya tak hanya taeyeon yang dilihat namja itu, bahkan sosok jessica pun dilihatnya namun ada sesuatu yang terjadi diantara mereka. Steve seolah merasakan getaran yang tak bisa diartikan didalam hatinya, sedangkan jessica terlihat gugup dipandang seperti itu oleh sosok namja tampan dihadapannya.

1 detik

2 detik

3 detik,

Steve menyadari, pandangan 3 detik ini seperti drama-drama serial korea yang selalu di tonton seseorang yang tak lain adalah krystalΒ  dan dia selalu ditarik untuk menemaninya menonton drama-drama tersebut.

β€œ Ehem.. β€œ taeyeon berdehem, membuat steve tersadar.

β€œ Ahh.. maaf, tolong jangan sentuh pakaianku β€œ. Steve melepaskan tangan taeyeon dari pakaiannya

β€œ Ne?? Ahh.. maaf, kalau begitu izinkan aku untuk membelikanmu pakaian baru sebagai permohonan maafku β€œ ucap taeyeon yang baru saja akan melangkahkan kakinya untuk pergi dari hadapan jessica dan steve.

β€œ Kajima β€œ ucap jessica sambil menahan taeyeon namun, pandangan matanya memandang lurus ke arah steve. memandang dingin sosok namja yang kembali disibukkan dengan noda dipakaiannya.

β€œ Tidakkah kau bisa bersikap sopan, tuan? β€œ tanya jessica dingin, membuat steve memandang ke arah jessica

β€œ Wae? Apa aku melakukan kesalahan pada kalian? Bukankah agashi ini yang sudah menabrakku?? β€œ. Tunjuknya ke arah taeyeon

β€œ Tapi cara bicaramu pada calon tunanganku ini sangat tidak sopan! β€œ ucap jessica membuat taeyeon terkejut, bagaimana bisa jessica begitu percaya diri mengatakan hal itu. Dan rupanya perdebatan itu telah mengundang perhatian orang, sehingga dengan perasaan yang canggung taeyeon mencoba menghentikan kekesalan calon tunangannya itu.

Jessica tak peduli dengan cara seperti apa mereka dipandang banyak orang, yeoja itu juga tak peduli tanggapan apa yang orang katakan ketika dirinya yang akan bertunangan dengan seorang yeoja bukan namja. Menurut jessica, orang-orang hanya bisa membicarakannya tanpa tau bidik permasalahannya. Meskipun sebenarnya pertunangan dirinya dan taeyeon tidak banyak dihiasi dengan cinta yang dalam, tetapi setidaknya dengan kenyamanan yang tercipta diantara mereka.. hal itu membuat jessica merasa nyaman terlebih ada hubungan kedua perusahaan yang tercipta disana. ya.. pertunangan mereka pun di dasari oleh urusan bisnis. Kedua perusahaan akan menjadi satu, itulah mereka dan bagaimanapun pada akhirnya banyak pula anak perusahaan yang bergantung pada hubungan mereka.. lagipula, masalah seperti ini tak terjadi oleh mereka saja. Bahkan, salah satu perusahaan terbesar di dunia pun melakukan perjodohan pada anak-anaknya untuk memperluas kekuasaan perusahaan mereka. Tetapi, hal itu tidak terlalu di umbar-umbar pada media. Mengapa jessica atau pun taeyeon mengetahui tentang hal itu, karna kedua perusahaan yang mereka miliki menanam saham diperusahaan tersebut.

β€œ Sic~.. β€œ

β€œ Okay, maafkan aku. selesai? Dan kau agashi, kau tak perlu repot-repot membelikan pakaian baru untukku β€œ ucap steve lalu, memandang tajam ke arah jessica

β€œ Nah, seperti itu lebih baik β€œ. Jessica tersenyum simpul, ketika pada akhirnya namja itu pergi dari hadapan mereka. Sebenarnya jessica bersyukur karna namja itu tidak melakukan hal kasar pada taeyeon karna bagaimana pun, taeyeon pun salah. Tapi tak hanya taeyeon, namja itu pun sama salahnya karna berdiri menghalangi jalan.

β€œ Sica, apa yang telah kau lakukan? β€œ bisik taeyeon sambil tersenyum canggung pada orang-orang yang masih menaruh perhatiannya pada mereka.

β€œ Kim taeyeon pabo! bagaimana kau bisa menabrak orang itu, jelas-jelas jika dibandingkan dengan aku. akulah yang berlari dengan tidak hati-hati tapi, kau?? Besok-besok.. aku akan mengantarmu ke dokter mata β€œ

β€œ Yah apa maksudmu? Kau menyebalkan! β€œ gerutu taeyeon sambil mengerucutkan bibirnya. β€œ Ottokkae?? Ice cream-ku β€œ rengek taeyeon yang masih memikirkan ice creamnya

β€œ Makan saja ice cream milikku dan kau harus membayar lebih padaku! β€œ ucap jessica sambil memberikan ice cream miliknya ke tangan taeyeon.

β€œ Whoaa.. gomawo, kalau gitu.. kita makan bersama saja ice cream ini. aku disisi sini dan kau disisi sini, bagaimana? β€œ tanya taeyeon menggoda sambil merangkul jessica

β€œ Terserahmu, dorky face β€œ jawab jessica sambil memutar bola matanya.

.

.

Flashback

β€œ Soojung, sooyeon.. kajja.. kita harus berangkat ke korea sekarang β€œ ucap namja paruh baya yang sudah berada dipinggir mobil bersama supir dan para pelayannya. Dan detik selanjutnya, kedua yeoja yang sangat imut dan cantik keluar dari kediaman mereka. salah satu yeoja terlihat sudah besar dan satu yeojanya lagi, terlihat seperti adiknya. Mereka adalah jung bersaudara, sooyeon dan soojung.

β€œ Kenapa kalian lama sekali? β€œ tanya namja paruh baya sambil mengelus kedua putri dihadapannya

β€œ Soojung menghilangkan boneka yang aku berikan padanya, aku kecewa sekali padanya banyak-banyak appa β€œ rengek sooyeon yangterbilang sudah dewasa itu

β€œ Mianhae, eonnie. Jinja.. setauku, aku tak pernah membawa boneka kesayanganku keluar β€œ

β€œ Sudahlah, kalian jangan bertengkar lagi. kau bisa membelikan boneka baru untuk adikmu lagi kan sooyeon? ”  tanya appanya

β€œ Tentu saja, aku akan membelikan yang besar sekalipun untuknya β€œ jawab sooyeon yang kemudian merangkul adiknya, kekecewaan yang sebelumnya diucapkan rupanya hanya sekedar ucapan. Sooyeon tak pernah merasa kecewa pada dongsaeng kesayangannya, sooyeon sangat menyayangi adik satu-satunya itu. Perasaan masa kecil yang begitu labil..

β€œ Gomawo, eonnie.. saranghae β€œ. Dengan senyuman kegembiraan, soojung memeluk tubuh sooyeon erat

β€œ Nado saranghae β€œ. Sooyeon mengecup pangkal kepala adiknya lembut.

β€œ Kalau begitu, kajja β€œ ajak appa mereka

.

.

β€œ Wae, kita berhenti disini? β€œ tanya soojung polos, membuat appanya terkikik. Sedangkan, sooyeon hanya menatap appanya bingung.

β€œ Kau bilang, kau akan membelikan boneka untuk dongsaengmu, sooyeon β€œ. Sooyeon mengangguk dan terlihat masih belum mengerti atas ucapan appanya. β€œ Dan kita sudah disini, pergilah untuk membeli boneka yang disukai adikmu β€œ

β€œ Jeongmal appa, right now?? β€œ tanya soojung girang

β€œ Bukankah, appa bilang kita akan terlambat?? β€œ tanya sooyeon bingung

β€œ Kita masih punya waktu, khah.. ppali.. appa menunggu kalian disini β€œ. Dengan anggukan yang mantap, jung bersaudara segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam toko boneka bersama assistant appa mereka.

Β 

Β 

Β 

β€œ Whoaa eonnie.. bonekanya besar-besar sekali β€œ. Kagum soojung sambil terus menengadahkan kepalanya ke atas, tepat dimana boneka-boneka besar terpajang disana.

β€œ Kau ingin yang mana? Ambillah satu β€œ

β€œ Hanya satu?? β€œ

β€œ Memangnya kau ingin kubelikan berapa?? β€œ

β€œ Semuanya eonnie.. β€œ

β€œ Mwoo?? Yah.. aku tak punya uang sebanyak itu, ayoo pilihlah ppali.. β€œ

β€œ Arrasseo.. β€œ jawab soojung yang segera memilih boneka yang cukup besar, hingga besar boneka itu melebihi besar tubuhnya sendiri. hal itu, membuat sooyeon tertawa terpingkal-pingkal mengingat wajah adiknya yang tak bisa terlihat karna memeluk boneka besar pilihannya sendiri.

β€œ Kau yakin memilih boneka itu soojung?? Tidakkah itu terlalu besar untukmu? β€œ

β€œ Ani.. setidaknya,Β  boneka ini bisa menghangatkanku dengan suhu yang biasa eonnie lakukan ketika memelukku. Hangat.. β€œ ujarnya, membuat sooyeon terharu.

β€œ Kalau begitu, kajja kita ke kasir.. β€œ ajak sooyeon sambil menarik soojung ke depan kasir.

β€œ Eonnie.. β€œ

β€œ Hmm? β€œ tanya sooyeon tanpa melirik ke arahnya.

β€œ Aku ingin ke toilet dulu, bisakah kau menungguku? β€œ ucap soojung sambil menyilangkan kedua kakinya, untuk menahan rasa ingin buang air kecil

β€œ Sekarang?? Tak bisakah kau menahannya setelah kita sampai di airport soojung? β€œ

β€œ Jangan gila eonnie.. jebal, eonnie.. aku sudah tak tahan. Gidaryo.. β€œ. Soojung segera berlari terbirit-birit, membuat sooyeon menggelengkan kepalanya.

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

β€œ Tuan, sudah waktunya kita berangkat β€œ ucap salah satu assistan mr.jung dengan menghampiri mobil paling terdepan

β€œ Bagaimana dengan anak-anak?? Apa mereka sudah mendapatkan bonekanya? β€œ

β€œ Sudah, bahkan nona sooyeon sudah tertidur pulas dimobil keduaΒ  β€œ

β€œ Mwo? Secepat itukah anak itu tertidur? Aigoo.. β€œ. Mr. Jung menggelengkan kepalanya, ketika mengingat sosok putri sulungnya yang mudah sekali tertidur.

β€œ Yasudah, kalau begitu kita berangkat sekarang β€œ

β€œ Ne β€œ

Detik selanjutnya, perlahan rombongan mobil keluarga jung meninggalkan toko boneka. Sementara itu, seorang gadis kecil baru keluar dari kamar kecil dengan helaan nafas yang lega karna pada akhirnya, ia telah mengeluarkan apa yang seharusnya ia keluarkan. Namun, melihat kendaraan yang sebelumnya membawanya perlahan berjalan. Yeoja kecil itu segera berlari keluar toko boneka, mencoba mengejarnya sambil berteriak memanggil eonnienya atau bahkan appanya.

β€œ SOOYEON EONNIE!!!! … APPA!!!!!!!!!!… BERHENTI!!!!! AKU MASIH DISINI!! YAH!!! SOOYEON EONNIE!!!!!!!!! β€œ teriak soojung diikuti isak tangisnya yang meledak tak karuan. Mereka meninggalkannya..

Β 

Β 

β€œ Agashi.. agashi.. β€œ panggil seorang pelayan berkali-kali, hal itu menyadarkan krystal dari lamunannya yang memutar kembali memori di masa lalunya.

β€œ Ohh.. mian–.. β€œ

β€œ Gwenchana, agashi? β€œ tanya pelayan khawatir

β€œ Nan gwenchana, mianhae.. β€œ. Krystal sedikit membungkukkan tubuhnya, kemudian segera membawa makanannya ke meja kosong.

β€œ Dimana steve oppa β€œ gumam krystal sambil mencari-cari sosok namja itu ditempatnya.

***

β€œ Ottokkae?? β€œ gumam steve sambil membersihkan noda ice cream pada pakaiannya di depanΒ  wastafel toilet pria itu. β€œ Aisshhh.. yeoja itu menghancurkan kemeja yang krys belikan untukku β€œ. Steve terus menggerutu, sesekali ia juga menyinggung-nyinggung tunangan orang yang telah menabraknya sebelumnya. Namun, detik selanjutnya steve berhenti bergerak. Tubuhnya sedikit bergetar dan dirinya sendiri tercengang sambil menatap lurus ke depan cermin.

β€œ Chankman.. bukankah tunangan yeoja itu.. jessica jung?? Jinja?! Presiden daughter??? O-omo!! β€œ. Teriak steve membuat beberapa namja disana memandangnya aneh.

β€œ Ehem, mian β€œ. Steve kembali mengembalikan sikap coolnya dan pikirannya terus memutar kejadian sebelumnya bersama 2 orang yeoja dan salah satunya anak presiden.

 

 

 

β€œ Not bad, she’s beautiful than i see on internet β€œ gumam steve yang rupanya masih terus memikirkan jessica sekembalinya lagi ke toilet pria, karna ia memutuskan untukΒ  membeli satu pakaian untuk ia kenakan. Tak ingin membiarkan krystal menunggu lama, setelah merasa dirinya rapi.. steve segera keluar dan menghampiri krystal.

β€œ Oppa, kau darimana saja sih? Chankman.. pakaianmu?? Wae?? β€œ. Steve duduk didepan krystal lalu, menopang dagu sambil mengerucutkan bibirnya.

β€œ Mianhae.. seseorang menabrakku, sehingga pakaian yang kau belikan untukku kotor.. tapi aku janji noda dipakaian itu akan hilang. Sepulang nanti aku akan melaundrynya β€œ jelas steve berlebihan, membuat krystal tersenyum.

β€œ Jadi, oppa cemberut seperti ini karna pakaianmu terkena noda eoh? Dan kau akan benar-benar mengorbankan banyak uang agar noda dipakaian itu hilang dengan melaundrynya β€œ

β€œ Geurom. Aku akan melaundrynya, karnaΒ  itu pakaian pemberianmu. Aku menyukai kemejanya β€œ. Krystal tertawa sambil menggenggam tangan steve

β€œ Yah, oppa. Kau berlebihan, pakaian itu aku beli dipasar dengan diskon yang besar β€œ ungkap krystal terus terang

β€œ Aku tak peduli, meskipun kau beli dipasar dengan diskon yang besar-besaran. Tetap saja, bagiku pakaian yang kau beli sangatlah mahal β€œ

β€œ Kau menyindirku, oppa? β€œ tanya krystal dengan memicingkan matanya lalu, mengerucutkan bibirnya lucu

β€œ Mwo? Aniyooo… lagipula, jika pakaian itu mendapat diskon besar-besaran.. itu artinya sebelumnya, pakaian yang kau beli ini sangatlah mahal β€œ jelas steve. Ya, memang benar ucapan steve. Sebenarnya sudah lama krystal mengincar pakaian pria itu untuk steve. Dan pada saat, krystal kembali lagi ke pasar di LA.. toko yang menjual pakaian itu tengah mengadakan diskon besar-besaran, sehingga uang yang sudah lama krystal kumpulkan itu bisa membeli pakaian tersebut.

β€œ Krys, aku tak peduli dimana kau membeli barang yang kau berikan padaku. Yang terpenting, kau membelikan hal ini berdasarkan hatimu dan kemeja ini memperlihatkan bagaimananya dirimu yang benar-benar menyayangi oppa. Oppa berterimakasih padamu, karna kau telah banyak membantu oppa. Menyingkirkan kesepian yang sebelumnya selalu oppa rasakan setiap hari tanpamu. Gomawo, sweety β€œ. Steve meraih dagu krystal sambil tersenyum manis, membuat krystal terharu.

β€œ Jja~.. kita makan, aku sudah lapar oppa β€œ. Ucap krystal girang, membuat steve gemas bukan kepalang.

β€œ Chankman.. β€œ ucap steve sambil menahan tangan krystal yang mencoba melahap makanannya ke dalam mulut yeoja itu

β€œ Apa? β€œ

β€œ Kau.. jangan coba-coba mencuri untuk mendapatkan apa yang kau inginkan, arasseo? β€œ

β€œ Hahaha.. jadi kau masih membahas soal pakaian itu, eoh? Hahaha β€œ

β€œ A-ani.. aku hanya memberitahumu tentang apapun yang ingin kau dapatkan, krys β€œ jawab steve gugup

β€œ Yah, oppa. Arro.. arroo.. aku tak pernah mencuri tau β€œ

β€œ Aku percaya β€œ. Ucap steve sambil memperlihatkan senyuman manisnya β€œ Makan yang banyak β€œ. Steve mengelus rambut krystal lembut.

β€œ Kau tak makan? β€œ tanya krystal sambil menunjuk-nunjuk dengan sendok dihadapan steve, membuat steve beberapa kali menghindar

β€œ Ishh.. sendokmu mengganggu pemandanganku, aku tak lapar. Cepat makan, dengan memandangmu seperti ini saja sudah membuat oppa kenyang β€œ jawab steve sambil menopang dagunya lalu tersenyum, membuat krystal blushing.

***

β€œ Kau melamun? β€œ tanya jessica pada taeyeon yang terus memandang keluar jendela mobil sepanjang perjalanan mereka, hal itu membuat taeyeon segera menoleh ke arah jessica.

β€œ Ani.. aku hanya lelah saja. Wae? β€œ jawab taeyeon yang balik bertanya. β€œ Pinjamkan bahumu, aku ingin tidur β€œ. Taeyeon segera menyandarkan kepalanya dibahu jessica sambil memejamkan matanya dan jessica dengan senang hati menyambut hal itu, lalu mengelus pipi taeyeon lembut.

β€œ Taeyeon~ah, wae? β€œ tanya jessica dengan sangat lembut, membuat taeyeon membuka kedua matanya dan hal itu membuat mereka saling berpandangan dengan jarak wajah mereka yang hanya beberapa inchi saja.

β€œ Jadi haruskah aku seperti ini, untuk mendengar suara manismu ketika memanggilku β€˜taeyeon~ah’. ahh.. manisnya β€œ ucap taeyeon sambil memperagakan suara lembut jessica dan menyeringai lebar, membuat jessica menjitak kepalanya.

β€œ Aishh.. appo! β€œ ringis taeyeon sambil mengelus kepalanya. β€œ Baru saja, aku mendengar suara lembutmu β€˜taeyeon~ah’ hehe.. dan sekarang kau berubah lagi menjadi jessica original. Aku lebih menyukaimu seperti itu β€œ gumam taeyeon yang terdengar jelas ditelinga jessica, membuat jessica blushing.

β€œ Yah! Geumanhae, tidakka~.. β€œ

Cup~..

β€œ Yah!! β€œ. Jessica memukul kecil lengan taeyeon yang tiba-tiba mencium bibirnya singkat

β€œ Kau berisik sekali nona jung β€œ

β€œ Kau menyebalkan nona kim β€œ

β€œ Wae? Bagian mana yang menyebalkan?? Ciuman itu? β€œ

β€œ Ne, kau selalu mencuri ciuman dariku.. sangat frontal sekali β€œ

β€œ Ahh.. jadi kau ingin kita berciuman dengan sangat sshh..Β  err~..?? β€œ tanya taeyeon menggoda sambil menyeringai

β€œ YAH.. BYUN!!! β€œ. Teriak jessica yang berhasil membuat sang supir terkejut dengan menghentikan laju mobilnya.

β€œ Ohh.. mian β€œ ucap jessica, membuat taeyeon tertawa terpingkal-pingkal.

***

β€œ Krys.. kita sudah sampai β€œ ucap steve yang sudah mematikan mesin motornya, namun rupanya yeoja itu tertidur dengan lingkaran sempurna yang dilakukan kedua tangannya diperut steve. Hal itu membuat steve menggelengkan kepalanya, bagaimana bisa sosok dongsaengnya itu tertidur begitu cepat dan didalam keadaan seperti ini.

Tak mau mengusik waktu tidur krystal, dengan gerakan perlahan steve bergerak. Melepaskan helmnya, lalu turun dari motor sambil terus menahan tubuh yeoja itu untuk tidak terjatuh. Setelah namja itu telah melepas helm milik krystal, steve menggendong yeoja itu ala bridal style. Masuk ke dalam apartment mereka.

Direbahkannya tubuh krystal ditempat tidur yeoja itu dan steve duduk ditepinya sambil terus memandang wajah krystal sambil tersenyum, perlahan tangannya tergerak untuk mengelus pipi krystal lembut. memang seperti itulah yang selalu dilakukannya ketika yeoja itu tertidur. Meskipun, terkadang steve pulang larut malam ketika di LA waktu itu tetapi namja itu selalu menyempatkan diri untuk memeriksa krystal dan ketika ditemuinya yeoja itu tertidur.. steve selalu duduk disampingnya dan mengelus pipi atau kepala yeoja itu. menambahkan pengantar tidur yang nyenyak untuk krystal.

Β 

Flashback

Pada malam itu.. seseorang berjalan menyusuri jalanan LA, udara dingin yang menusuk berhasil membuat kulit orang itu bergidik. Mengingat jalanan saat itu begitu sepi dan semua sudah tau, jika jalanan di amerika ini sangatlah rawan. Hal itu, membuat dirinya mempercepat langkahnya. Dan ketika orang itu melewati sebuah jalan kecil diantara pertokoan, sebuah suara menghentikan langkahnya. Bukan suara yang mengerikan tentunya, melainkan suara isak tangis yang terdengar bergema dijalanan kecil itu.

Dengan keberanian yang besar, orang itu mendekat ke sumber suara. Awalnya orang itu kebingungan karna sumber suara itu tak dapat ditemuinya namun, ketika orang itu melihat ke bawah.. ia terkejut. Sangat terkejut. Tentu saja orang itu terkejut, ketika menemukan seorang gadis kecil yang tengah menangis dengan memeluk lututnya. Rambutnya terlihat berantakan dan matanya bengkak, membuat orang itu segera berlutut dihadapan gadis kecil itu dan rupanya kedatangan orang itu membuat gadis kecil ketakutan.

β€œ No, no, no.. calm down dear, please. Aku bukan orang jahat β€œ

β€œ K-khah.. k-khah!! β€œ. Teriak gadis kecil ketakutan, membuat orang itu tersadar bahwa mereka sama. Sama-sama bisa berbahasa korea. Ya, orang itu berasal dari korea.

β€œ Mian, mian.. jinja aku bukan orang jahat, aku akan menolongmu β€œ. Jelas orang itu sedikit panik karna gadis kecil itu semakin mengeraskan suara tangisannya. Namun, detik selanjutnya tangisan anak itu terhenti. Terhenti ketika menyadari pula, bahwa sosok orang dihadapannya bisa menggunakan bahasa korea dan akan menolongnya.

β€œ Gwenchana? β€œ tanya orang itu khawatir.

β€œ M-m-mereka meninggalkanku~.. β€œΒ  ungkap gadis kecil disela-sela isak tangisnya. β€œ Eonnie dan appa, meninggalkanku β€œ

β€œ Shh.. uljima, kau akan aman bersamaku. Kau mau kan, ikut bersamaku?? β€œ tanya orang itu. namun, gadis kecil terlihat ragu β€œ Demi tuhan, aku bukan orang jahat agashi β€œ ungkap orang itu

β€œ Aku masih muda sekali untuk dipanggil agashi, ahjussi β€œ gumam gadis kecil yang terdengar jelas oleh orang itu dan rupanya ucapan gadis kecil membuat orang itu tersenyum manis.

β€œ Aku juga masih muda untuk dipanggil ahjussi, sweety β€œ. Orang itu mengelus rambut gadis kecil dan rupanya, sikapnya itu membuat gadis kecil terdiam. Merasakan kenyamanan dan aman saat berada dekat oleh orang itu. β€œ Ikutlah, bersamaku β€œ. Gadis kecil menggangguk

Steve tersenyum, ketika dirinya memutar kembali memorinya dimana saat ia pertama kali bertemu dengan krystal. β€œ Jalja~.. β€œ. Steve mengecup kening krystal lembut dan setelah itu pergi dari kamar krystal.

Saat langkahnya akan membawa dirinya ke lantai dasar apartment itu, tiba-tiba ponselnya berdering. Membuat namja itu menghela nafas dan dengan tanpa melihat siapa pemanggilnya, steve segera menerima panggilan tersebut.

β€œ … β€œ

β€œ Kau baru pulang? β€œ

β€œ Kau~.. β€œ. Steve terkejut ketika, mendengar suara seseorang yang ingin ia lupakan.

β€œ Kau tak menghubungiku? Tidakkah kau tau, jika aku sudah lama menunggumu menghubungiku?? β€œ

β€œ Jinja, geumanhae bora~ya. Aku lelah, lagipula darimana kau mendapatkan nomor ponselku. Khah.. kau bisa menghubungiku di esok hari β€œ ucap steve yang mencoba mengakhiri panggilannya.

β€œ Jebal, jangan matikan dulu panggilan ini β€œ. Steve menghentikan pergerakannya yang hampir saja memutuskan panggilan tersebut.

β€œ Wae?? Ada sesuatu yang ingin kau katakan? β€œ tanya steve dingin

β€œ Jebal, oppa.. maafkan aku dan kembalilah padaku. Kita bisa memulainya lagi dari awal β€œ. Steve tersenyum tipis setelah mendengar ucapan orang diseberang sana.

β€œ Kenapa tiba-tiba seperti ini? bukankah selama 3 tahun berturut-turut kau telah mencampakkanku mentah-mentah, eoh?? Hubungan kita selama 3 tahun berlalu hanya sekedar status yang membuatku muak jika mengingatnya kembali dan Sayangnya kesempatanmu hanya berlaku pada saat kita berada disekolah menengah. Enyahlah, aku sudah tak menyukaimu lagi β€œ

β€œ Hajim~.. β€œ

Klik..

Steve menghela nafas sambil mengusap wajahnya ketika mengingat masa lalunya. Masa lalu yang membuatnya tertekan dan dimanfaatkan oleh sosok yeoja yang sudah menjadi mantan kekasihnya. Sosok mantan kekasih yang begitu sangat dicintai steve pada masa sekolah menengah mereka dikorea. choi bora.. putri satu-satunya dari perusahaan choi corporation. Dan karna yeoja itu pula, ia terpaksa harus tinggal di amerika. choi bora telah berhasil membuat keluarga steve percaya pada yeoja itu bahwa steve berselingkuh darinya.

Flashback

Seorang namja tampan kelas 3 SMA menghentikan laju motornya didepan luasnya pantai jeju yang sangat indah, suasana saat itu benar-benar seperti perasaannya. Cerah dan bahagia, tentu saja.. Pasalnya, yeojachingu yang selama ini begitu sibuk dengan urusannya sebagai model dan selalu namja itu puja-puja tiba-tiba mengajaknya bertemu dipantai jeju. Kebetulan, yeojanya memang sedang ada pemotretan majalah disana.

Dengan cepat, namja itu meraih tas punggungnya dan mengambil sesuatu dari sana. Sebuah bunga yang cantik kini digenggamnya, khusus untuk kekasihnya itu. dengan menarik nafas dalam, namja itu segera berjalan mencari sosok yeoja yang lebih dulu sampai daripadanya. Senyuman manis tak pernah hilang dari wajahnya, namja itu benar-benar bahagia tiada tara. Senang, karna pada akhirnya yeojachingunya itu tak mencampakkannya lagi.

Tak lama kemudian, ia melihat sosok yeoja yang sudah tak asing lagi baginya. Yeoja itu tengah duduk dipasir sambil memandang ombak-ombak yang berderu. Tubuh yeojanya yang begitu sangat sexy, membuat senyuman namja itu pun semakin melebar hingga kedua matanya hampir tenggelam bersamaan kebahagiaan yang dirasakannya. Ketika, namja itu baru akan melangkahkan kakinya lagi.. seorang namja menghampiri kekasihnya dan terlihat sekali bahwa kekasihnya bahagia dengan kedatangan namja itu sehingga yeojachingunya itu langsung memeluk namja itu bahkan mereka saling berciuman dalam. Hingga detik selanjutnya, bunga yang digenggam namja itu jatuh begitu saja. Matanya berkaca-kaca dan tubuhnya bergetar melihat semua yang dilakukan kekasihnya selama ini dibelakangnya dengan mata kepalanya sendiri. Dan rupanya, kedua insan yang tak jauh dari namja itu tak menyadari kehadirannya sehingga mereka terus berciuman dalam. Bahkan, ciuman mereka terlihat semakin panas membuat suhu namja itu sama dengan suhu pantai saat itu juga.

Β 

Β 

β€œ Bora aku sudah berada disini β€œ panggil namja itu lirih, hal itu terdengar oleh kedua insan tersebut sehingga mereka menghentikan ciuman panas mereka dan membuat sang yeoja terkejut bukan main.

β€œ H-hai, steve β€œ panggil bora terbata-bata sambil memperlihatkan senyuman canggungnya, sedangkan steve hanya tersenyum tipis dengan mata yang berkaca-kaca.

β€œ Jadi, ini yang ingin kau tunjukkan padaku? β€œ

β€œ N-ne.. bagaimana menurutmu? β€œ

β€œ Cih.. jadi selama ini kau sibuk dengan namja ini, eoh? Jadi seperti ini, tingkah putri dari perusahaan choi. Mencampakkan seseorang dengan berselingkuh didepan mata kekasihnya sendiri β€œ ucap steve yang langsung membalikkan tubuhnya untuk meninggalkan mereka berdua

β€œ Yah! Apa kau bilang?! β€œ tanya bora yang tersinggung dengan ucapan steve, membuat steve menghentikan sejenak langkahnya dan menoleh ke belakang

β€œ Kita putus dan aku akan menjelaskan pada keluarga kita, kalau kau berselingkuh dariku β€œ ucap steve yang kembali melangkahkan kakinya

β€œ Yah!!! Steve!! β€œΒ Β Β 

β€œ Aishh.. membuatku gila! β€œ gumam steve sambil mengacak rambutnya frustasi, lalu melangkahkan kakinya menuju suatu ruangan. Suatu ruangan yang terdapat didalam kamarnya dan tersembunyi dibalik rak buku miliknya.

***

β€œ Enghh.. β€œ. Taeyeon terbangun ketika merasakan matahari yang berhasil menyilaukan pandangannya dan pertama kali yang ia lihat dipagi hari ini adalah sosok yeoja yang masih tertidur disampingnya dengan sangat cantik. Siapa lagi jika itu bukan, jessica jung.

Taeyeon tersenyum manis, perlahan ia membenarkan letak posisinya hingga menyamping ke arah jessica dan tangannya yang mulai mengelus pipi calon tunangannya lembut.

β€œ Sica, ireona.. β€œ bisik taeyeon namun, kekasihnya itu tak menanggapinya. Ia masih begitu terhanyut dalam mimpi indahnya. β€œ Jika kau tak bangun juga, aku bersumpah akan membuatmu~… β€œ

β€œ Arro, arro.. aku bangun! β€œ. Taeyeon menyeringai lebar, ketika akhirnya jessica membuka kedua matanya dengan malas.

β€œ Yeoja pemalas β€œ ucap taeyeon sambil mengacak-acak rambut jessica.

β€œ 5 menit, lagi.. jebal β€œ rengek jessica sambil mencoba memejamkan kedua matanya lagi.

β€œ Mimpi indah?? β€œ tanya taeyeon sambil terus mengelus pipi jessica lembut

β€œ Hmm.. dan karna kau membangunkanku, membuat mimpiku menjadi buruk. β€œ jawab jessica sambil tetap menutup kedua matanya

β€œ Mimpi apa itu?? β€œ

β€œ Mimpi menikah denganmu, tetapi batal β€œ

β€œ Mwo?? β€œ

β€œ Ne, ini semua karnamu yang begitu cepat membangunkanku β€œ ucap jessica yang kini membuka kedua matanya dan mengerucutkan bibirnya lucu

β€œ Aishh.. mengapa mimpinya menakutkan seperti itu, kalau begitu tidurlah yang nyenyak lagi dan pastikan kau memperbaiki mimpi itu β€œ ucap taeyeon yang mencoba beranjak

β€œ Pabo! mana bisa seperti itu β€œ. Jessica menahan taeyeon untuk beranjak dari sisinya lalu, terkikik.

β€œ Kau mengerjaiku, eoh?? β€œ

β€œ Ne, wae? β€œ tanya jessica menantang lalu, kembali merebahkan tubuhnya dengan membelakangi taeyeon

β€œ Aisshh.. jinja, jung sooyeon β€œ gumam taeyeon kesal, membuat jessica semakin terkikik. Lalu, yeoja blonde itu kembali mencoba memejamkan matanya lagi. sedangkan, taeyeon mengelus kepala jessica sambil tersenyum manis.

(Hening..)

β€œ Sica.. β€œ

β€œ Hmm? β€œ

β€œ Saranghae.. β€œ ucap taeyeon seraya mencium pipi jessica singkat.

β€œ Hmm.. nado β€œ

β€œ Kuharap, pertunangan kita nanti akan berjalan dengan lancar β€œ ucap taeyeon senang sambil memandang keluar jendela. β€œ Bagaimanapun, Ada banyak ratusan jiwa yang mengandalkan hubungan kita. Tanpa hubungan kita, ratusan jiwa akan gila karna perusahaan merekaΒ  bangkrut β€œ tambah taeyeon, membuat jessica membuka kedua matanya dan menatap kosong ke depan. Ucapan taeyeon ada benarnya juga, jika pertunangan mereka batal.. banyak orang yang akan menjadi korban semua ini, itu artinya jessica benar-benar harus melakukan pertunangan itu bersama taeyeon meskipun hatinya belum mantap untuk melakukan hal itu.

Lalu, apa yang akan dilakukan jessica?? tetap melakukan pertunangan yang tak di dasari cinta yang dalam terhadap taeyeon atau tetap melakukannya hingga ia benar-benar mantap dengan keputusannya itu??

See next chap ^^

TBC

98 comments

  1. ternyata steve kasihan dulu di khianatin..
    taengsic lebih menderita sepertinya tunangan karna perusahaan dan sica masih ragu2 sama taeyeon.. bagus cerita nya hehe

  2. see..gitu mngharukn crt ttg krys/soojung kla tertggl kk n appany…brutg ktm steve yg pny hati sprti malaikt n brikn ksh syg…
    sgt disygkn nikh bisnis antr taengsic, bgmn klo sica/tae brtmn seseorg yg mngubh hatiny? krn prtm x ktm steve hari sica bergetr…ap jgn…jgn…..
    mlht hub steve n krys bikin iri krn steve sgt syg kpd krys..
    mgkin next sica ktm steve yg notabenny jd pengawal kepresidenan…

  3. ahhh aku salah, aku kira yg tabrakan itu jessi ama steve, eh ternyata taeyeon ama steve.
    ternyata ini genre genben ama yuri. hehehe… aku ga perhatikan bacaan pembuka nya.
    hubungan yg rumit antara taengsic.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s