Presiden Daughter and Him (1/?)

PDH_1 

 

Title : Presiden Daughter and Him (1/?)

Author: Adelayn_Tiffany

Genre: Gender bender, yuri, romance, action, sad, etc.

Main cast: Tiffany hwang (Namja), Kim Taeyeon, Jessica jung, Krystal

Support cast: Find your self

 

Note : cerita ini bergenre gender bender, yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaa dan please, dont keep silent!!😄

***

 

Disebuah gedung besar khusus kenegaraan yang dinamakan blue house, terlihat sosok seorang pemimpin yang begitu gagah dengan menggunakan kacamata hitamnya. Berjalan dihadapan beberapa anak didiknya yang berdiri tegap dihadapannya, dengan pandangan mata mereka yang begitu fokus dan lurus ke depan.

“ Semuanya mengerti apa yang aku katakan? “

“ Neee—“

“ Jadi jangan bermalas-malasan, bagaimana pun diantara kalian akan dipekerjakan menjadi pengawal pribadi anak presiden! “

“ Ne—“

“ Teruslah berlatih menembak, karate dan seluruhnya. Kalian harus menguasai semuanya, arrasseo?! “

“ Ne–!!! “

 

Cklekk..

 

Suara pintu terbuka pun, mengalihkan perhatian semuanya.

“ Ooppss.. apa aku mengganggu kalian? “ tanya seorang namja tampan yang begitu terkejut ketika banyak mata yang mengarah padanya. Namja itu terlihat seperti orang baru disana, bahkan namja itu masih membawa barang-barang bawaannya.

“ Siapa kau? “ tanya pemimpin kelompok dingin

“ Ahh.. i’m Steve Hwang. “ ucapnya sambil memperlihatkan senyuman manisnya, hal itu membuat beberapa orang disana begitu tenganga karna rupanya namja itu memiliki senyuman yang begitu indah.

“ O-omo, kau Steve Hwang?? Orang amerika yang sudah memiliki gelar doktor itu?? “. Tiba-tiba, si pemimpin begitu exited. Padahal namja yang bernama steve hwang itu baru saja menyebutkan namanya, tetapi rupanya pemimpin itu sudah mengetahui tentang steve dan juga pemimpin itu memiliki insting bahwa steve adalah orang hebat yang akan bergabung bersamanya untuk bekerja dibawah naungan presiden korea atau sekedar menjaga seluruh keluarga presiden serta jajarannya.

Namja itu mengangguk bingung, hingga pemimpin itu langsung berjabat tangan dengannya ditambah senyum kegembiraan yang kini terpancar diwajah pemimpin itu.

“ Aku kwon yuri, senang bertemu denganmu. Semoga kita bisa menjadi teman yang baik “ ucapnya yang kemudian, memeluk steve girang.

“ A-arrasseo.. senang berkenalan denganmu, sir “

“ Yah! Jangan panggil aku, sir. Yuri, atau yul terserahmu.. “. Pemimpin yang bernama kwon yuri itu langsung merangkul steve keluar dari sana, seolah mereka seperti sudah berteman cukup lama. Namun, rupanya seseorang melupakan sesuatu.

“ Yah! Bagaimana pemimpin bisa lupa membubarkan kita, aishh.. “ gerutu ryeowook, salah satu training pasukan blue house.

“ Tetapi, namja itu terlihat sangat cantik. Jauh dari apa yang aku bayangkan, hyung “ puji Do, salah seorang lagi yang begitu terpesona dengan ketampanan seorang steve hwang, padahal mereka sama-sama seorang namja.

 

Plakk..

 

“ Bodoh, jangan terlalu terhanyut dalam hal itu! Kita harus kembali berlatih, kajja~.. “ ajak eunhyuk yang langsung menarik lengan kedua temannya, diikuti teman yang lainnya.

“ Tetapi, namja itu memang benar-benar sangat cantik “ gumam eunhyuk yang sekilas melirik ke belakang kemudian, tersenyum sendiri.

.

.

“ Jadi kapan kau tiba disini? “ tanya yuri dengan santai duduk dikursi kerjanya sambil menghisap batang rokok dan membuang asap rokok itu tepat diwajah steve, hal itu membuat steve segera menutup hidung dan mulutnya bahkan namja itu mengibas-ngibaskan tangannya agar asap rokok itu tidak mengenai tubuhnya. Perlu diketahui, Steve adalah orang yang begitu perfeksionis.

“ Ohh.. mian, apa asap rokokku begitu mengganggumu? “

“ Tidakkah diblue house ini dilarang merokok? “ tanya steve dingin

“ Sstt.. jangan membocorkan hal ini, aku merokok hanya diwaktu sedang lelah saja “ jawab yul dengan malu-malu lalu, segera mematikan rokoknya dan beranjak dari tempatnya menghampiri coffee maker yang tak jauh dari mereka.

“ Bagaimana jika kita menikmati coffee saja? “ ucap yuri sambil menuangkan coffee dalam beberapa gelas disana

“ Ne, aku setuju.. “

“ So? “

“ Ahh.. iya, aku hampir saja lupa. Aku baru tiba dikorea pagi ini, sebenarnya aku tak pandai berbasa-basi. Jadi… kapan, aku sudah bisa bekerja disini? “ tanya steve dengan matanya yang terus mengikuti pergerakan yuri, hingga namja itu kembali duduk ditempatnya sambil memberikan segelas coffee dihadapan steve.

“ Hmm.. karna presiden langsung yang memintamu datang kemari, mulai hari ini atau besok.. kau sudah bisa bekerja, semua terserahmu “ jawab yuri yang kemudian, meneguk coffeenya dengan nikmat.

“ Terimakasih.. “. Steve pun tersenyum dan ikut meneguk coffee buatan pemimpin pasukan blue house itu.

“ Ewwww!!! “. Dengan spontan steve memuntahkan minumannya, membuat yuri terkejut.

“ Wae, wae, wae??? “

“ Ini terlalu pahit! “

“ Hehehe.. mian “

.

.

Beberapa mobil rombongan terlihat dijalanan raya seoul, bahkan rombongan mobil itu berhenti ketika traffic light berwarna merah. Keadaan lalu lintas saat itu begitu padat, tetapi ketika rombongan itu akan melewati setiap lalu lintas yang berada disekitar seoul.. semua keamanan dikerahkan. Dan didalam mobil itu terlihat begitu jelas, seorang yeoja duduk dikursi penumpang salah satu mobil rombongan kedua dari terdepan itu, yeoja itu terus memandang keluar jendela dengan kebosanannya. Beberapa kali, yeoja itu menghela nafas, menyandarkan tubuhnya kasar dan kembali memandang keluar jendela membuat seseorang yang juga duduk disampingnya hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

Begitu bosannya yeoja itu, jika selamanya akan seperti ini. Karna bagaimana pun yeoja itu sangat membenci kehidupannya, membenci posisi appanya yang kini menjadi presiden seoul, korea selatan. Public figure yang banyak diamati banyak orang dan itu berpengaruh padanya karna sebenarnya anak sang presiden itu adalah typical orang yang begitu menyukai kebebasan, melihat kehidupannya seperti ini merasa bahwa dirinya begitu terkekang. Seperti seekor hewan peliharaan.

Pada saat traffic light memperlihatkan lampu hijau, pandangan mata yeoja itu menangkap sesuatu diluar sana. Perlahan, mobil yang membawanya pun kembali melaju.

“ Stop pak “ ucap yeoja itu sambil menepuk bahu supir yang membawanya namun, supir itu tak mendengarnya. Lebih tepatnya, supir itu memilih mendengarkan apa kata atasannya untuk terus mengikuti rombongan terdepan yang terus mengawal mobil yang dikendarainya.

“ Yah! Aku bilang berhenti!! “. Yeoja itu kembali menepuk bahu supirnya, kali ini tepukannya cukup keras membuat supir itu tak bisa tak mendengar ucapan anak majikannya. hingga detik selanjutnya, mobil yang membawa yeoja itu pun berhenti. Tentu saja, semua rombongan mobil pun turut berhenti. “ Kalian menyebalkan!! “ sambung yeoja itu yang langsung keluar dari mobil dengan tergesa. saking tergesanya, yeoja itu hampir saja tertabrak jika tak ada orang yang mencoba menahan tubuhnya.

“ Yah! Sica~ah, apa yang kau lakukan?? “ tanya seorang yeoja yang sebelumnya duduk nyaman disampingnya sambil memeluk yeoja itu dari belakang, mencoba untuk menahannya agar tak lari darinya.

“ Lepaskan taeng! Aku harus melihatnya! “

“ Apa yang kau bicarakan?? Kita harus kembali, appamu sudah menunggumu untuk sarapan bersama “. Mendengar ucapan calon tunangannya itu, perlahan pergerakkannya melemah dan hanya memandang lurus ke depan dengan tatapan kosongnya.

“ Biarkan aku pergi karna sepertinya aku melihatnya “. Batin yeoja itu

.

.

Dengan sedikit sentuhan, pintu dihadapannya bergeser. Membuka pintu sebuah apartment yang begitu mewah dan besar didaerah gangnam, seoul. Dengan senyuman yang perlahan mengembang diwajahnya, namja itu masuk ke dalam sana dan meletakkan barang bawaannya disofa. Lalu, melihat ke sekeliling apartment yang sudah rapi, bersih dan mewah tentunya.

 

Brukk..

 

“ Oppa!! “

“ O-omo.. “. Namja itu hampir saja terjatuh, jika ia tak bisa menyeimbangkan tubuhnya karna ulah seseorang yang langsung menaiki punggungnya. “ Krystal, kau mengejutkanku! “ ucap namja itu sambil membenarkan letak tubuh yeoja dipunggungnya. lebih tepatnya mem-piggy back yeoja itu .

“ Kau lama sekali, oppa. Aku hampir menyelesaikan semua barang-barang kita “ rengeknya, membuat namja itu terkikik.

“ Mian, aku harus pergi ke tempat kerjaku terlebih dahulu krys.. “

“ Arrasseo, gwenchanayo.. aku mengerti, oppa. Kajja.. “

“ Kemana? “ tanya namja itu bingung

“ Bawa aku ke sana “. Krystal menunjuk pada salah satu ruangan yang tak jauh dari mereka, tanpa menjawab apapun.. namja yang menggendongnya segera membawa krystal ke dalam ruangan itu.

“ Whoaaa.. ini begitu indah, krys “ puji namja itu girang, namun sebenarnya namja itu sudah mengetahui seluk beluk apartment ini. tentu saja dia mengetahuinya, karna dialah yang membelinya. Hanya saja, namja itu selalu ingin membuat yeoja yang berada dipunggungnya itu bahagia. Entahlah meskipun Krystal bukan kekasihnya, krystal juga bukan dongsaeng kandungnya. Tetapi, namja itu sangat menyayanginya. Selama ini, mereka hidup bersama-sama.

“ Aku sedikit menambahkan desainnya, hanya untukmu oppa. Apa kau suka? “

“ Of course.. semua yang kau lakukan untukku selalu menganggumkan, sweety “

“ Kau menggodaku, oppa! “ ucap krystal sambil mencubit kecil pipi namja putih itu

“ Hhahahaha.. “

“ Oppa.. “

“ Hmm? “

“ Bagaimana kau bisa membeli apartment ini?? tidakkah ini sangat besar dan sangat mahal?? Darimana kau mendapatkan uangnya?? “

“ Aigooo.. aku seperti sedang di introgasi seorang polisi jika seperti ini “

“ Ishh.. ayo jawab! “

“ Aku mendapatkan uang dari hasil penjualan apartment kita di amerika “

“ Mwo?? Tidakkah itu satu-satunya warisan yang appamu tinggalkan untukmu? “

“ Sudahlah, krys. Tak masalah.. “ jawab namja itu sambil sekilas melirik ke arah krystal dan tersenyum manis.

Krystal tau, jika dia tak bersamanya selama ini. namja itu hanya akan hidup sebatang kara dan keluarganya hanya meninggalkan sebuah apartment sebagai warisannya. Dan beruntunglah namja itu orang yang pintar, sehingga kehidupannya selama ini tercukupi selain dari namja itu yang mendapatkan beasiswa studinya terkadang.. namja itu juga menerima banyak bantuan dari para profesor yang begitu mengaguminya. Namun sebenarnya bukan seperti itu, segudang rahasia yang tak pernah krystal ketahui tersimpan rapi oleh sang namja.

“ Arrasseo.. “

 

( Hening.. )

 

Krystal semakin mengeratkan kedua tangannya dileher namja itu, bahkan krystal menyandarkan kepalanya pada kepala namja yang masih terus menggendongnya. Sedangkan, namja itu masih terlihat terhanyut dengan apa yang dilihatnya.

“ Steve oppa “

“ Hmm? “

“ Aku berharap, aku bisa menemukan keluargaku disini “. Mendengar ucapan yang keluar dari mulut krystal, membuat steve berhenti tersenyum. namja itu menghela nafas sebelum mengucapkan kata-katanya sambil tersenyum dengan sangat manis.

“ Aku juga berharap seperti itu, aku ingin kau bahagia tapi tenanglah.. aku akan membantumu sweety “. Ucap steve sambil sekilas melirik ke arah krystal lagi–. “ Jja~.. sebaiknya kita bersiap-siap “ ucap steve sambil menurunkan krystal dari punggungnya.

“ Oddiga? “ tanya krystal bingung

“ Mencari sekolah baru untukmu “ jawab steve sambil mengelus rambut krystal lembut

“ Right now?? “

“ Yes, right now.. krys “

.

.

“ I’m home, dad.. “ ucap jessica malas sambil menghampiri appanya yang sudah merentangkan kedua tangannya, meminta jatah pelukan pada sosok anaknya. Jessica pun memeluk appanya dan mengecup kilat pipi presiden seoul itu.

“ Well, good morning ahjussi “ sapa seorang yeoja yang berjalan dibelakang jessica dengan seringaian dorkynya

“ Ohh.. taengoo, apa kabar? “ tanya presiden jung yang kini memeluk orang kepercayaannya sekaligus calon menantunya.

“ Aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu? Dan bagaimana pekerjaanmu? “. Mendengar perbincangan yang begitu akrab oleh kedua orang yang sama-sama gila kerja itu, membuat jessica memutar bola matanya sebal dan memilih untuk pergi meninggalkan kedua orang itu.

“ Semakin rumit taeng, aku hampir gila.. bagaimana hubunganmu dengan anakku? “

“ Hahaha.. kau sangat lucu, ahjussi. Sica?? Pagi ini, dia terlihat badmood. Bahkan, dia hampir saja tertabrak jika aku tak menahannya “

“ Ada apa lagi dengan anak itu? “

“ Sampai sekarang, sica masih belum bisa melupakan anak bungsumu ahjussi “

“ Ahh.. soojung, khhh.. benar. Kehilangan anak bungsuku, membuatku terpukul. Apalagi dengan sica “

“ Tenanglah, ahjussi. Sebisa mungkin, aku akan membuatnya bahagia “

“ Ne, tolong bahagiakan dia. Bagaimana pun, cepat atau lambat.. kalian akan segera bertunangan “

“ Ne, ahjussi.. “

.

~ Disisi lain..

“ Wae, aku ditakdirkan menjadi yeoja yang kesepian seperti ini? “ gumam jessica sambil memainkan air mancur tepat ditengah pintu masuk taman didalam kediaman white mansion itu. “ Jika saja, soojung bisa ditemukan. Aku tak akan lagi kesepian dan aku hampir menemukannya pagi ini  tetapi, selalu seperti ini. jika tak ada yang menahanku dan aku berhasil menangkap orang yang kuduga soojung terkadang orang itu rupanya bukan soojung. Arrgghh!! Membuatku gila! “. Jessica mengacak rambutnya frustasi, hingga sebuah belaian lembut terasa dikepalanya.

“ Se-frustasi itukah dirimu, sica? “. Jessica menoleh ke sumber suara dan memutar kembali bola matanya. Sebenarnya, jessica tak pernah bersikap seperti ini pada taeyeon yang selain calon tunangannya.. taeyeon juga adalah teman masa kecilnya selama jessica pindah ke korea. Pada saat itu taeyeon dan jessica selalu bersama-sama, taeyeon selalu menghibur jessica kala yeoja itu merindukan dongsaengnya yang menghilang entah kemana . namun, ketika kedua dari mereka telah menyelesaikan studi s2 mereka.. taeyeon terlihat sibuk dengan pekerjaannya. Taeyeon juga menjadi kepercayaan appanya dalam mengurus hal yang tak dapat dihadiri oleh presiden jung itu. lagipula, jessica juga masih kesal dengan apa yang dilakukan taeyeon pagi ini padanya.

“ Tak usah bersikap seolah kau memperhatikanku, taeng. Urus saja pekerjaanmu “ ucap jessica dingin. “ Bahkan selama perjalanan tadi, kau begitu fokus pada layar tab-mu “ sambung jessica kesal, namun hal itu rupanya membuat taeyeon terkikik.

“ Kau cemburu dengan tab-ku, eoh? “ tanya taeyeon menggoda sambil memback hug jessica

“ Yah, lepaskan. Aku masih marah padamu! “

“ Aigoo uri chagi, galak sekali. Bagaimana bisa kau begitu sangat cemburu dengan tab-ku? “

“ Aku salah, aku tarik kembali ucapanku soal tab-mu. Sekarang tolong lepaskan kedua tanganmu dari tubuhku! “. Jessica menepis kedua lengan yeoja itu dan berjalan meninggalkan taeyeon.

“ Aishh.. kau galak sekali, sica~ah “. Taeyeon mengerucutkan bibirnya dan berlari untuk menyamakan langkahnya dengan jessica namun, jessica terus mempercepat langkahnya.

“ Yah, sica.. jangan tinggalkan aku! “ rengek taeyeon sambil melingkarkan lengannya, dilengan jessica. layaknya seorang anak kecil yang merengek pada ibunya

“ Yah! Lepaskan!! “

“ Jebaaaaaaaal.. “

“ Yah, kim taeyeon!! “

.

.

“ Whoaa oppa, kau juga membeli motor eoh? Tidakkah motor ini mahal?? “ tanya krystal sambil berjalan mengelilingi motor ducati yang baru dibeli oleh steve dengan ekspresi kagum. Membuat steve tersenyum melihat tingkah yeoja dihadapannya itu.

 “ Pakailah ini “ ucap steve sambil memakaikan helm pada krystal

“ Gomawo, oppa “. Krystal tersenyum dengan sangat manis, ketika mendapati perlakuan steve yang menurutnya begitu romantis. Namja itu selain perfeksionis, ia juga namja yang cukup romantis dan rela berkorban.

“ Keselamatanmu, lebih penting dibandingkan apapun “. Steve tersenyum manis lalu, mencubit kecil hidung krystal. “ Jja~.. here we goo—“. Steve menaiki motornya diikuti krystal yang langsung memeluknya erat hingga detik selanjutnya, motor yang dikendarai steve meluncur dijalan raya.

.

.

“ Bagaimana menurutmu? “ tanya steve sambil memandang salah satu universitas terkenal yang menjulang tinggi dihadapan mereka.

“ Not bad, oppa. Dan yang kutau, gaya hidup orang-orang di universitas ini sangat tinggi. Apa kau yakin, akan menyekolahkanku disini oppa? “

“ Hmm.. anything for you, krys. Aku menginginkan yang terbaik untuk dongsaengku “ jawab tiffany. “ Apa kau masih ingin menjadi seorang desainer, krys? “

“ Ne, oppa.. “. Krystal segera turun dari motor, diikuti steve. mereka berjalan menyusuri universitas yang begitu lenggang.

“ Kenapa universitas ini begitu sepi “ gumam steve yang terdengar jelas ditelinga krystal, hal itu membuat krystal terkikik dan melingkarkan kedua tangan dilengan steve. “ Wae? “ tanya steve sambil mengelus lengan krystal lembut.

“ Kau sangat lucu, oppa “

“ Apa yang kau maksud lucu? Aku bahkan bukan orang yang pintar membuat lelucon “. Krystal tertawa lebar, ketika mendengar ucapan steve.

“ Oppa.. “ panggil krystal girang

“ Hmm? “

“ Tidakkah kita terlihat seperti orang yang sedang berpacaran?? “

“ Tentu saja, kita selalu seperti orang yang sedang berpacaran jika pergi berdua seperti ini “. Steve tersenyum lalu, mengacak rambut krystal.

“ Bagaimana jika aku mencintaimu?? “

“ Huh? “. Steve menoleh ke arah krystal, lalu tersenyum manis. “ Aku juga mencintaimu, sweety “

“ Ne, hanya sebatas kakak dan adik “

“ Bagaimana jika, cintaku melebihi kakak dan adik, hmm? “

“ Neomu joahe!! “ ucap krystal girang yang langsung merangkul tubuh tinggi steve, membuat namja itu harus sedikit berbungkuk  dan mereka pun tertawa bersama.

.

.

.

“ Bagaimana sarapan hari ini, jess? “ tanya presiden jung disela-sela sarapannya

“ Seperti biasanya, nothing special “ jawab jessica ketus, membuat taeyeon menggelengkan kepalanya.

“ Mungkin ini yang akan dikatakan special untuknya, ahjussi “. Ucap taeyeon yang segera menyuapkan sarapannya pada mulut jessica, dan tepat.. makanan itu masuk dengan sempurna ke dalam mulut yeoja itu.

“ Yah! “. Jessica membelalakkan matanya, memasang death glare yang mematikan untuk taeyeon karna tindakan calon tunangannya itu benar-benar tidak lucu. tetapi, taeyeon tak peduli.. ia hanya tertawa ahjumma, diikuti gelak tawa presiden jung.

“ Kim taeyeon, pabo “ gumam jessica. “ Appa, setelah ini.. aku ingin pergi shopping “ ucap jessica setelah menghabiskan sarapannya

“ Biar taeyeon yang menemanimu, bagaimana taeng? “

“ Ne, ahjussi.. aku akan menemaninya “

“ Aishh.. shireo, aku bisa sendiri. Lagipula, taenggo masih memiliki pekerjaan yang penting “

“ Begitukah taeyeon? “

“ Aniyoo.. bukankah semua pekerjaanku diberikan olehmu, ahjussi. Dan hari ini, kau belum memberikan pekerjaan apapun padaku selain menemani anakmu “. Taeyeon menyeringai dorky, membuat jessica mendengus kesal.

“ Kau benar.. jessica.. biar taeyeon menemanimu, arrasseo? Jangan buat appa mengkhawatirkanmu “

“ Aku tak pernah ingin appa mengkhawatirkanku. Aku lebih ingin, appa dan anak buah appa untuk tidak berhenti mencari soojung secepatnya “. Mendengar ucapan jessica, membuat suasana saat itu tiba-tiba sulit diartikan.

“ Arrasseo, appa mengerti. Appa juga tak pernah berhenti mencari soojung di LA “

“ Aku sudah selesai sarapan, aku permisi “. Jessica beranjak dari tempatnya dan meninggalkan ruang makan yang cukup besar dengan langkah yang begitu berat.

“ Ahhh… aku juga sudah selesai sarapan, ahjussi. Aku harus mengejarnya “. Taeyeon segera beranjak dari tempatnya. “ Tenanglah, ahjussi. Semua akan baik-baik saja, anyyeoong “. Ucap taeyeon dengan kegirangan yang terpancar diwajahnya, membuat presiden jung tersenyum.

“ Semoga kau bisa mencairkan ice princess-ku, taeng “ gumam presiden jung sambil terus memandang punggung taeyeon dan jessica yang semakin menjauh darinya.

.

.

“ Bagaimana? Kau sudah meyakinkan dirimu untuk memutuskan pilihan jurusan yang ingin kau tempati, krys?? “ tanya steve yang baru kembali dari toilet

“ Ne, oppa sepertinya aku akan benar-benar mengambil jurusan desain saja “ jawab krystal sambil membaca tiap brosur ditangannya.

Saat ini mereka tengah berdiam diri dibawah pohon ditaman universitas tersebut dan kali ini, suasana didalam universitas semakin terasa.. melihat banyak para mahasiswa yang tengah mengisi waktu luang mereka untuk sekedar bercengkrama atau diskusi bersama teman-temannya. Dan rupanya, keberadaan steve dan krystal mengundang banyak perhatian terutama pada namja keren dan tampan disamping krystal membuat beberapa gadis terpesona.

“ Tidakkah suasana ini begitu menyenangkan, krys? Bahkan, aku merasa ingin kembali berkuliah lagi “ ucap steve sambil memandang lurus ke depan  kemudian, terkikik membuat krystal menoleh ke arahnya dan tersenyum manis.

“ Kau bisa datang kesini setiap hari untuk mengantarku.. mungkin, oppa.. hehehe “

“ Tentu saja, aku akan mengantarmu setiap hari.. “

“ Aigoo.. oppa, kenapa kau baik sekali padaku. Kau membuatku semakin menyayangimu “ ucap krystal sambil memeluk tubuh steve dari samping dengan erat.

“ Nado.. kalau begitu tunggu sebentar “ ucap steve sambil beranjak dari sisi krystal

“ Oddiga? “ tanya krystal bingung

“ Menghubungi seseorang “ jawab steve sambil memperlihatkan ponselnya dan krystal pun langsung mengangguk mantap. Tanpa melangkah lebih jauh lagi dari krystal, steve menekan beberapa tombol dilayar touchscreennya. Steve sengaja sedikit menjauh agar krystal tak mendengar apa yang akan dibicarakan dengan lawan bicaranya nanti.

 

 

 

Setelah mengakhiri panggilannya, steve kembali ke sisi krystal dan mengulurkan tangannya dihadapan yeoja itu membuat krystal menoleh ke arahnya dengan bingung. Steve menaikkan kedua alisnya sambil tersenyum.

“ Kajja.. “

“ Oddiga?? Bagaimana dengan pendaftarannya?? “

“ Makan, aku sudah sangat lapar “ jawab steve sambil mengelus perutnya yang sebenarnya tidak terlalu lapar, tetapi namja itu memikirkan perut sang gadis dihadapannya.

“ Tetap~.. “

“ Tenanglah, besok kau sudah bisa kuliah dan oppa yang akan mengantarmu pertama kalinya kesini “

“ Jeongmal?? Whoaaa oppa, aku bahagia sekali!! “ ungkap krystal “ Tapi, bagaima~.. “

“ Kau banyak bertanya, aku bisa mati kelaparan krys “ ucap steve sambil menarik lengan krystal untuk pergi dari sana.

.

.

“ Kau mau makan apa?? Pilihlah? “

“ Oppa, restoran ini terlalu mewah. Bagaimana jika kita makan di food court saja, jadi kau tak perlu mengeluarkan banyak uang “ ujar krystal terus terang, membuat steve terkikik

“ Kau yakin ingin makan di food court?? Bukankah kau menyukai setiap restoran eropa?? Lagipula kau sendiri yang bilang, makanan food court dan makanan cepat saji itu tak baik untuk kesehatan “

“ Aigoo.. oppa, sekali-sekali kan tak apa-apa. Kajja.. “ ajak krystal sambil menarik lengan steve untuk beranjak dari tempatnya dan ketika salah seorang waiters mencoba menghampiri mereka, krystal dengan polosnya mengatakan mereka tak jadi makan karna harganya yang cukup menguras kantong mereka. bukannya malu, tetapi steve justru terkikik melihat sikap yeoja yang terus menarik lengannya itu keluar dari sana.

“ Oppa, besok-besok kita harus berhemat. Kau juga nanti jangan terlalu sering mengendarai motor, menggunakan busway kan lebih baik dan tidak membuat kita lelah “ ucap krystal yang terus mengungkapkan bahwa mereka harus hemat, mengingat mereka yang sama-sama tak memiliki keluarga dan hanya pekerjaan steve saja yang bisa menunjang kehidupan mereka.

.

.

“ Sica, aku lelah.. “ rengek taeyeon sambil membawa barang belanjaan jessica dikedua tangannya. Namun, yeoja yang dituju taeyeon hanya berjalan didepannya dengan ekspresi santai.

“ Suruh siapa kau begitu exited ketika diminta menemaniku berbelanja oleh appa “ ucap jessica yang sekejap menghentikan langkahknya dan menoleh kebelakang.

“ Baiklah tuan putri, setelah ini kita mau kemana? “ tanya taeyeon pasrah sambil menghapus keringat dikeningnya

“ Ice cream? “ jawab jessica sambil mengangkat kedua alisnya

“ Ice cream?? “ tanya taeyeon girang sambil menyeringai lebar, seperti dugaan jessica.. yeoja dorky itu memang selalu suka dengan yang namanya ice cream. Maka dari itu, demi mengembalikan moodnya jessica berniat beristirahat sebentar dengan memakan ice cream bersamanya.

“ Kalau begitu, kajja “ ajak taeyeon sambil menarik jessica ke lantai selanjutnya dengan menaiki escalator, rasa lelah yang sebelumnya dirasakan taeyeon kini lenyap begitu saja.

“ Yah! Kita mau kemana? “ tanya jessica bingung

“ Membeli ice cream, aku tau penjual yang menawarkan ice cream yang sangat enak “ jawab taeyeon girang

“ Maksudmu penjual itu berada di food court? “

“ Tentu saja, lantai selanjutnya adalah food court

“ Aishh.. shireo! Makanan disana tidak sehat! “. Jessica menepis lengan taeyeon kasar dan berniat kabur dari sana namun, jessica sadar dimana mereka berada.

“ Kau mau lari kemana jung sooyeon? “ tanya taeyeon dengan ekspresi datarnya

“ Aisshhh.. “ gerutu jessica dengan mengerucutkan bibirnya, tanda bahwa ia terpaksa mengikuti keinginan calon tunangannya itu dan rupanya hal itu membuat taeyeon kembali menyeringai.

.

.

“ Pilihlah makanan yang kau mau krys, oppa akan mencari makanan yang lain disana “ ucap steve sambil menunjuk makanan food court lain tak jauh dari mereka

“ Ne, oppa. Cepatlah kembali, ne “. Steve menggangguk sambil tersenyum lalu, mengelus kepala krystal lembut sebelum akhrinya ia melangkah jauh dari yeoja itu.

 

 

Disisi lain, taeyeon yang sudah mengantri untuk membeli ice cream bersama jessica memilih melakukan hal jail pada sosok jessica yang masih mengerucutkan bibirnya. Memang taeyeon ini adalah orang yang selalu melakukan kejahilan pada semua orang tak terkecuali jessica. namun disisi kejahilannya, tersimpan kasih sayang yang begitu dalam untuk calon tunangannya itu dan jessica tau itu.

“ Apa kau marah padaku? “

“ No “

“ Jeongmal? “ tanya taeyeon menggoda sambil mencoba memandang wajah cemberut jessica.

“ Aishh.. hentikan kim taeyeon, ini sama sekali tidak lucu! “ ucap jessica sambil mendorong kepala taeyeon dengan menggunakan telapak tangannya yang tersimpan tepat di depan wajah taeyeon. membuat wajah taeyeon, mau tak mau harus menjauh dari jessica.

Cup..~

“ Yah!! “ teriak jessica nyaring ketika taeyeon berhasil mengecup bibirnya sekilas, hal itu mengundang perhatian banyak orang

“ Yah.. kau memalukan sica. Aku baru melihat anak seorang presiden melengkingkan telinga banyak orang “ bisik taeyeon sambil terkikik dan dengan cepat, jessica mencubit pinggang taeyeon lalu mengambil ice cream yang baru akan diberikan oleh pelayan dihadapan mereka dan jessica juga berlari sambil menjulurkan lidahnya ke arah taeyeon.

“ Yah! Appo! “ ringis taeyeon dengan kekehan lucu saat mengambil ice cream miliknya. “ Ini.. ambil saja kembaliannya “ ucap taeyeon pada pelayan tersebut.

.

.

Steve berjalan santai sambil menengadahkan kepalanya, mencoba membaca setiap papan makanan yang terpampang diatas setiap stand makanan disana. ketika dia menemukan makanan kesukaannya, ponsel yang tersimpan disaku celananya berdering. Dengan merogoh saku celananya, ia segera menerima panggilan tersebut.

“ … “

“ Sepertinya kau baru tiba.. “

“ Ne, aku baru tiba diseoul pagi ini. bagaimana kau tau? “

“ Steve hwang, tidakkah kau mengenal dirimu sendiri? hal apa yang tidak kuketahui tentangmu, boy? Datanglah secepatnya kemari, aku sudah merindukanmu “

“ Mian, aku tak bisa datang kesana secepatnya. Setidaknya, beri aku beberapa hari lagi untuk merapikan barang-barangku terlebih dahulu “

“ Aku tau, kau baru saja akan makan. Kau juga sudah merapikan barang-barangmu, bukan? But.. it’s okay, kau bisa pulang kapanpun kau mau. Aku akan menunggumu “

“ Dimana kau? “ tanya steve dengan matanya yang mencoba menyapu daerah sekitar, barangkali dia menemukan seseorang yang tengah berbicara dengannya itu karna mendengar ucapan orang itu, seolah ia dekat dengannya dan tengah mengawasinya. detik selanjutnya..

 

Brukkk..

 

 

“ O-ooww… “

 

“ Ohh sial! “

 

 

TBC

 

Well.. inilah ff selanjutnya yang kubuat.. semoga part pertama ini bisa membuat kalian sedikit terhibur, cuman sedikit hahaha..

Let’s see next chapter bakal kayak gimana, semoga gak bosen yee. Byebye..

 

 

 

 

100 comments

  1. Fany jd namja yeeaayyy!!!!
    2 shipper fav aku taengsic and jeti.. Steph cowo yg bertanggung jawab bgt sama krys walaupun krys bukan adik kandung.a.. sweeettt bgt deh!!!
    pasti krys adik kandung.a sica nih..

  2. Yuhuyyyyy…
    Yaampun steve kalo gue perhatiin cakep bener..hahaha
    kalah dah sama Yul,taeng,soo,yoong,dan hyo yang perannya jadi namja selama ini..
    waduhhh..siapa noh yang ditabrak atau yang nabrak steve?
    yahhh..ngapa taeng ama sica?hadehhh -_- bocah byun kayak begono gimana jadinya?
    gue baru pertama kali baca stevkrys langsung kepincut..gue suka gaya steve yang sayang banget sama krys disini..hadehhh cocok banget dah mereka..gue gak nanggung-nanggung lagi langsung pindah ke couple stevkrys dari jeti..hahaha

  3. sorry kak bru baca n coment nih ff trbaru kakak. aku lg sbuk skripsi u.u

    aisshhhh, lg ngebayangin steve jd cwo. psti cute krna pnya eye smile dy ahhhhh steveeee~

    taeng jd yeoja? kirain namja? trus mreka bkal nikah gt? heeemm

    prtma ktmu krys sma steve blm d critain ya kak d part ini?
    yaudah mw lnjut baca ahhh hehehe

  4. Waaaaaa ternyata berawal dari tak sengaja..daaan pany jadi namja..bener2 demen gw heheheh..
    Taeng bakalan kawin ma jessie??

  5. heol daebak! anyeong ak reader baru tau blog ini krn reader setianya bangke kmrn kalian duet ff yulti terbaru kereeen .. uri tiffany jd namja cakep banget deh .. mudah2an bendera jeti yang berkibar hahaha

  6. klo snsd namja ad 2 yg mnrtku tampan Yoona n Tiffany,q g bs byngin..^^
    cool n luxury ni crt krn biasany berhub dgn chaebol tp ni gmbrkn khdpn klrg pjbt no 1 di korea.
    dr awl bc ad 2 yg bisa disimpulkn, krystal sprtiny adl soojung yg hlg n steve sprtiny bkn org biasa…
    n ff ini sgt mnrik n bikin pnsaran…^^

  7. ini pairing genben ko taeyeon jadi yeoja?, dan akan bertunangan dgn jessi?,
    part awal memang selalu banyak Tanda tanya?. hehhehe…..
    pasti yg tubrukan itu jessi ama steve?.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s