She’s Bad For A Good Thing (7/?)

Untitled-1_zps604269e5

Title: She’s Bad For A Good Thing (7/?)

Author: himeeeee

Translate : Adelayn_tiffany

Genre: Yuri, etc.

Main cast: Tiffany hwang, Kim taeyeon

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre yuri. Ff ini saya ambil dari asian fanfiction dan mencoba untuk menterjemahkan, menambahkan atau pun mengurangi isi ff tersebut demi keberlangsungan cerita yang dapat dimengerti oleh semua readers. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini😄

Dont copy paste without the named, dont bashing also.. warning typo tersebar dimana-mana, jangan lupa tinggalkan jejak kalian, so happy reading ^^

***

~ Second Change? ~

 

Taeyeon menghentikan motornya dilobby dan segera masuk ke dalam rumah sakit international itu dengan tergesa-gesa. Dengan hembusan nafas yang tersenggal-senggal ia, mencoba berhenti tepat dihadapan sebuah recepsionis disana namun, beruntung dr. Nick menemukannya.

“ Ah! kau pasti taeyeon? cepat ikut saya, bidadarimu membutuhkan darah sekarang juga! “. Taeyeon pun mengangguk mantap dan kedua dari mereka segera berlari menuju laboratorium. Setelah 30 menit berlalu, akhirnya transfusi darah pun selesai. Taeyeon dan dokter nick langsung pergi ke ruang perawatan tiffany.

.

.

“ Bisakah kalian keluar? Aku akan memeriksa nona tiffany terlebih dahulu “ ucap dokter nick yang diikuti beberapa suster dibelakangnya. Taeyeon, dan jessica yang kebetulan terus berada disamping tiffany pun hanya bisa menganggukkan kepala mereka dan berjalan keluar.

Dengan mata sembabnya, jessica memandang lurus ke arah taeyeon. dia tidak bicara selama beberapa menit, yeoja blonde itu hanya terus memandang dingin taeyeon. detik kemudian, terdengarlah tamparan keras yang mendarat di pipi putih milik taeyeon. siapa lagi yang menamparnya, jika itu bukan jessica?

“ Wae, kau melakukan hal ini padanya? Wae kau berselingkuh darinya? Dia sangat frustasi! Kau tidak tau bagaimana depresinya dia ketika menemukan dirimu yang berselingkuh darinya! “ teriak jessica

“ Ani sica~ah, aku tidak berselingkuh!! Itu hanya rencana sunny untuk mengu~.. “

“ Jadi, kau menyetujuinya? Apa kau buta atau apa, huh? sunny sudah menyukaimu jauh sebelum kau bertemu dengan tiffany! dan dia melakukan hal ini karna ingin memilikimu! “

“ Mwo?! “

“ Apa kau benar-benar buta, huh?? wae, kau tak bisa menyadari hal ini?! “

“ Aku pikir, sunny hanya membant~.. “

“ Ya, dia memang membantumu. Membantu membunuh cintamu! Dan bagaimana jika aku tidak menemukan tiffany ketika ia menemukan dirimu berselingkuh?! Mungkin yang ada hanya ukiran namanya di batu nisan! Bisakah kau bayangkan itu??! “

Taeyeon hanya menunduk, dia merasa sangat sedih, bersalah, marah pada sunny dan semua perasaan itu bercampur menjadi satu. Berbagai pertanyaan berputar dikepalanya, wae dia harus mengikuti rencana sunny? Kenapa dia ingin tiffany berubah padahal kekasihnya itu tak pernah melakukan hal buruk padanya, berita tentang tiffany hanya karna pengaruhi psikologinya. Akan lebih baik jika, dia membawa kekasihnya itu untuk terapi ke psikiater daripada melakukan hal seperti ini dan inilah yang terjadi pada kekasihnya. Dia hampir kehilangan tiffany untuk selamanya. Taeyeon menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang terjadi, dia tak bisa melakukan apa-apa lagi selain membiarkan butiran krystal mengalir dari pelupuk matanya.

Lalu, sooyoung dan sunny berlari menghampiri taeyeon dan jessica.. yang mana kedua yeoja itu tengah bersandar didinding sambil terisak.

“ Apa tiffany, baik-baik saja? “ tanya sooyoung. Taeyeon dan jessica pun memandang ke arah sooyoung dan sunny, lalu taeyeon menghampiri sunny.

“ Sunny, wae?? Wae kau membuat aku dan tiffany seperti ini? “ tanya taeyeon dingin

“ A-a-aku h-h-hanya ingin membantumu, aku tidak tau akan seperti ini jadinya. Mianhae “ jawab sunny terbata-bata karna terkejut melihat taeyeon yang tak pernah bersikap seperti itu padanya.

“ Membantuku?? Ohh.. gamsahamnida. Kesalahanku yang sangat besar karna telah memutuskan untuk mengikuti skenariomu! Mianhae?? Apa kau bodoh? kau pikir aku akan memaafkanmu setelah kau membuat tiffany seperti ini?! “

“ Hajiman, taeyeon~ah.. aku tak tau tiffany akan seperti ini! “

“ Terserah kau, sunny. Jika sesuatu yang buruk terjadi padanya, aku ak~.. “

“ Ah.. sorry mengganggu waktu berbincang kalian. Tetapi, tiffany baru saja sadar dan keadaannya masih sangat lemah. Tolong jangan membuatnya berfikir lebih keras dengan apapun yang tengah terjadi diantara kalian. Saya permisi “ ucap dokter nick yang langsung berlalu diikuti beberapa suster dibelakangnya.

“ Aku belum selesai sunny. Jika sesuatu buruk terjadi pada tiffany, aku akan membuatmu menyesal! “ ucap taeyeon yang kemudian, berlari ke dalam ruang rawat tiffany sedangkan jessica hanya memberikan death glarenya pada sunny dan mengikuti taeyeon masuk ke dalam ruang rawat.

“ Kau harus menjelaskan semuanya kepada tiffany ketika dia sudah siap, okay bunny? “ ucap sooyoung yang kemudian, merangkul sunny. Mencoba untuk menenangkan seseorang yang sudah lama dicintainya itu.

“ Tentu saja, aku akan melakukannya “

.

.

Ketika mereka masuk ke dalam ruang rawat tiffany. yeoja pemilik eye smile itu sudah beranjak duduk meskipun, tubuhnya benar-benar sangat lemah. Tiffany sangat pucat dan  pandangannya benar-benar kosong.

“ Fany, mianhae, mianhae, mianhae.. aku salah! Aku tidak berselingkuh darimu, ini hanya skenario yang dibuat sunny agar kau berubah untuk tak lagi melakukan sesuatu yang buruk. Kau hanya milikku seorang, jebal mianhae.. “ ucap taeyeon seraya menggenggam erat tangan tiffany. tetapi, tiffany tak merespon ucapannya.

“ Baby, jebal.. mianhae!! Jeongmal mianhae! Aku salah, maafkan aku! “. Sekali lagi, tiffany tetap diam. “ Fany, jawab aku! jeongmal mianhae!!! Aku salah, maafkan aku! “. Taeyeon memeluk tiffany dan menangis dibahu kekasihnya itu.

“ Sudah? “ tanya tiffany dengan suara yang lemah namun, masih tetap terdengar dingin.

“ Baby, mianh~.. “

“ Aku tak butuh maafmu atau penjelasan apapun darimu. Aku sudah selesai denganmu, taeyeon. tinggalkan aku, pergi dariku dan pergilah bersama yeoja lain yang kau mau “

“ Tetapi, fany~.. “

“ Keluar dari sini taeng, atau aku akan menendangmu dari sini!! “ ucap jessica.

Dengan langkah kaki yang sangat berat, taeyeon melangkahkan kakinya dengan perlahan. Dia tidak pernah ingin meninggalkan tiffany. dia ingin selalu bersama tiffany selamanya, menemaninya, memastikan bahwa kekasihnya itu baik-baik saja, membuatnya bahagia dengan melakukan sesuatu yang membuatnya juga bahagia. Ketika taeyeon menutup pintu kamar ruang rawat tiffany, ia mendengar tiffany terisak dan menangis. Sakit rasanya melihat kekasihnya seperti itu terutama semua itu hanya karnanya. Tetapi, ia tak bisa melakukan apapun. Dia pikir, jika ia kembali ke ruangan tiffany yang ada dia hanya membuat suasana semakin kacau. Maka dari itu, yang dilakukan taeyeon adalah menunggu didepan ruang rawat tiffany dan menangis.

.

.

.

Waktu demi waktu berjalan begitu cepat, dan semua sudah berubah. Keadaan tiffany membaik namun, psikologinya semakin memburuk. Tiffany menjadi orang yang tak banyak bicara, bahkan dia tidak bicara sama sekali, tidak tersenyum kepada semua orang kecuali pada jessica dan yuri. dia juga tidak pernah keluar rumah, yang dilakukannya hanya menghabiskan waktunya dengan duduk sendiri ditaman atau bermain piano.

Dan selama itu pula, taeyeon terus berusaha untuk mendapatkan kembali cintanya. Tetapi, usahanya itu benar-benar tidaklah mudah, meskipun hanya disebuah fanfiction tetap saja hal itu sangat sulit. Dia pergi ke rumah tiffany setiap pagi untuk memberikan sebuket roses setiap harinya, setiap jam makan siang.. dia selalu membawa makanan untuk tiffany. setiap malam, taeyeon akan selalu menyanyi serenande didepan rumah tiffany dan setiap akhir pekan, ia selalu membawa ginger karna ia tau bahwa kekasihnya itu menyukai ginger. Tetapi, semua yang dilakukannya tidak pernah bisa menyentuh kembali hati tiffany. itu seperti hatinya yang sudah benar-benar hancur dan tak bisa diperbaiki lagi.

Dia tau, hati tiffany benar-benar sangat lembut dan mudah retak. Itulah alasannya mengapa ia memilih mengalah dalam perdebatannya bersama tiffany karna dia tidak ingin hati tifany hancur, dia tidak ingin melihat tiffany sedih. Dia hanya ingin melihat tiffany bahagia dan dia selalu berusaha membuat tiffany bahagia. Dan sudah ke-100 kalinya, taeyeon berdiri di depan rumah tiffany dengan gitar dan nyanyiannya.

“ Tiff, itu taeyeon. apa kau ingin menemuinya? “ tanya jessica sambil melihat ke luar jendela kamar tiffany. namun, jessica tak mendapatkan respon apapun dari tiffany. dan detik selanjutnya, ia menemukan mata tiffany yang sudah berkaca-kaca. Jessica menghela nafas sebelum ia mendekat ke arah tiffany untuk menenangkannya.

“ Arrasseo, arrasseo.. jika kau tak ingin bertemu dengannya, janganlah menangis okay? Dan sekarang tidurlah, aku akan menendang orang itu dari sana sebentar lagi “.

Setelah memastikan tiffany sebentar lagi akan terlelap, dengan perlahan jessica berjalan menuju pintu keluar. Dia ingin tiffany senang seperti sebelumnya tetapi ia masih belum bisa memaafkan taeyeon. yeoja blonde itu banyak-banyak menghela nafas sebelum ia membuka pintu rumah itu.

“ Taeyeon, jebal geumanhae. Tiffany sudah tidur sekarang “. Taeyeon menghela nafas

“ Dia masih belum memaafkanku? “

“ Belum, sekarang pergilah dan jangan pernah kembali lagi. jangan ganggu dia lagi, tinggalkan dia, okay? “

“ Shireo! “

“ TIFFANY HWAAAAAAAAAAAAAAAAANG, MAAFKAN AKUUUUUUUUUUU!!!!!! KEMBALILAH PADAKUUUUUUUUUUUU!!!!!! AKU TAK AKAN PERNAH MELAKUKAN HAL BODOH LAGI, JEBAAAALLLLLLLL!!!!! “ tambah taeyeon

“ YAH! DANSHIN!! SHUT UP!! “. Jessica berlari dan langsung membekap mulut yeoja itu.

“ HMMMMMPPPPTTTT, MAAFKAANHH A-AK-KUHHHH!!!! “ taeyeon mencoba berteriak lagi

“ Aku katakan padamu taeyeon! geumanhae! Apa kau tau, dia selalu menangis ketika kau datang kemari “

“ Setidaknya, beri aku kesempatan untuk bertemu dengannya sica! “

“ Arrasseo! Kita akan bertemu di soshi cafe besok jam 8 malam, bawa juga sooyoung dan sahabat pendekmu untuk menjelaskan semuanya dan tinggalkan dia jika itu yang diinginkan tiffany, arrasseo? “

“ Ne! “. Lalu, taeyeon pun pergi dengan motornya.

“ Mianhae, tiff karna membuat keputusan ini tanpa persetujuanmu, tetapi aku pikir hal ini yang terbaik untukmu “ gumam jessica sambil memandang ke arah taeyeon yang kian menjauh dari kediaman mereka.

.

.

.

.

Mereka duduk disebuah cafe. Cafe mana lagi, jika itu bukan cafe soshi? Cafe yang telah mengukir sejarah percintaan tiffany dan taeyeon. jessica dan yuri tengah bercanda bersama sementara tiffany hanya diam sambil sesekali meneguk coffeenya dan memandang ke arah 2 burung yang terlihat tengah tertawa sama seperti pasangan yulsic.

“ Aku berharap bisa melakukan double date bersamamu, aku pikir akan sangat menarik jika bisa seperti itu bersamamu. Kim taeyeon “ gumam tiffany

“ Apa kau bilang, tiff?? “ tanya yuri

“ Aku hanya bilang, coffee ini enak sekali “ jawab tiffany sambil tersenyum

“ WHOOAAAAAAAA!!! “ yuri berteriak kegirangan

“ Waegeurae, seobang? “

“ Tiffany tersenyum !!!!!!!!! “

“ Hahaha.. itu sangat baik, seharusnya kita bisa sering pergi-pergian seperti ini. bagaimana? “

“ Ne!!! “ jawab yuri yang kemudian, memeluk jessica gemas. Mereka pun tertawa, sedangkan tiffany hanya bisa tersenyum dan mengambil salah satu majalah yang tersedia disana lalu, dibacanya. Moodnya hari ini begitu bagus hingga, detik selanjutnya tiffany mendengar suara derap langkah kaki yang sudah tak asing ditelinganya lagi.

“ Miahae, aku terlambat “. Tiffany menoleh ke sumber suara.

“ Baby, apa kabarmu? “ lanjut taeyeon girang, ketika melihat tiffany yang menaruh perhatian padanya. Hal itu membuat mood tiffany tiba-tiba kembali drop. Tiffany segera beranjak dan mencoba untuk meninggalkan cafe tersebut namun, taeyeon menahannya.

“ Sayang, duduklah jebal. Aku akan menjelaskan semuanya “

“ Tiff, duduklah dan dengarkan dia. Dia sudah berjanji padaku, setelah kau mendengarkan penjelasannya dan sutradaranya.. dia akan melakukan apapun yang kau inginkan “ jelas jessica

Tiffany pun duduk, dia sama sekali tidak berbicara. Pandangan matanya begitu sangat lurus mengarah pada taeyeon, bersiap untuk mendengarkan semua penjelasan yeoja dorky itu.

“ Okay, dia sudah siap untuk mendengarkan semua penjelasan kalian. Siapa yang akan menjelaskan lebih dulu? “ tanya jessica pada semuanya dan kebetulan sunny juga baru datang bersama taeyeon dan sooyoung.

“ Naega “ jawab sunny

“ Ne, silahkan director “ sindir jessica dengan nadanya yang begitu dingin

“ Sica, jebal. Geumanhae. Berhenti memanggilku dengan sebutan itu, aku tau.. aku sal~.. “

“ Tetapi, kau tetap pengarah drama semua ini “. Jessica memberikan death glare mematikan pada sunny

“ Aku tau, aku salah. Tapi tolong hentikan untuk memanggilku dengan sebutan itu! “

“ Tetapi, otakmu benar-benar bod~..”

“ Baby, hentikan. Biarkan dia bicara terlebih dahulu “. Ucap pawangnya yang mulai mencoba menengahi perdebatan itu, membuat jessica terdiam dan kembali memberikan death glare pada sunny. Setelah merasa keadaannya kembali tenang, sunny menghela nafas lega dan mulai mencoba untuk menjelaskan semuanya.

“ Okay, fany. Pertama-tama, aku minta maaf, jeongmal mianhae. Aku memang salah, aku benar-benar telah dibutakan oleh cinta unt~…”

“ Gwenchana “. Ucap tiffany yang langsung memutuskan ucapan sunny. “ Aku sudah memaafkanmu, aku tau terkadang cinta itu bisa seperti itu. kita tak pernah tau, dimana cinta kita yang sebenarnya “. Tiffany memperlihatkan senyuman eyes smilenya pada sunny. Mereka benar-benar telah melihat bagaimana sosok tiffany memiliki hati yang sangat besar dan mudah memaafkan oranglain. Tetapi terkadang pula, meskipun kita memiliki hati yang besar..  kita masih membutuhkan waktu untuk menerima permohonan maaf seseorang. Bukankah begitu? (*Ini juga terjadi sama author ^^ )

“ Dan sekarang, aku ingin kau juga memaafkanya jessie. aku baik-baik saja sekarang, yang lalu biarlah berlalu “

“ Tetapi, tiff. She hurted you! “

“ It’s okay.  Aku sudah benar-benar memaafkannya dan kau juga harus memaafkannya, arrasseo? “. Jessica hanya bisa menganggukkan kepalanya sementara sunny langsung memberikan pelukan hangat  dan mereka pun berpelukan.

“ Dan untuk kau taeyeon, aku juga sudah memaafkanmu. Terimakasih untuk semua yang telah kau berikan padaku tetapi, maaf semuanya tak akan pernah kembali lagi seperti semula. Apa kau mengerti? “

“ Hajiman fany~ah, ak~.. “

“ Terimakasih, jika kau mengerti. Dan aku mohon undur diri untuk pergi lebih dulu. Aku memiliki sesuatu yang harus dilakukan. Terimakasih untuk semuanya “

“ Baby.. ak~.. “. Taeyeon terlambat, tiffany sudah pergi dari hadapannya dan tak ada yang bisa dilakukannya lagi.

“ Yah! Danshin!! Kejar dia sekarang!! “ ucap sooyoung

“ Boss.. kau harus mengerjarnya, ingat ketika kau melihat tiffany yang tengah mabuk?? “ tanya sunny

“ Bagaimana jika seseorang membawanya ke suatu tempat asing ketika dia tengah seperti itu? “ tanya yuri

“ Bagaimana jika ia membiarkan seseorang yang memiliki junior yang menjijikkan menyentuh tubuhnya?? “ ucap jessica

“ Ewww!! No way!! “ teriak taeyeon

“ Kalau begitu berlarilah taeyeon!! kejar cintamu!! “

.

.

Sementara ditempat lain, tiffany menghentikan langkahnya dan menengadahkan kepalanya untuk menatap langit-langit malam yang begitu indah.

“ Kau tau, tae?? Aku selalu merindukanmu, itu bahwa hanya karna kau~.. “ tiffany mulai terisak. “ Wae, kau menyakitiku? Hatiku begitu sangat sakit, sangat sulit mengobati ini semua. Tetapi, kau tau jika aku selalu mencintaimu “.

Angin malam yang cukup membuat kulit setiap manusia bergidik menerpa rambutnya yang tergerai indah. Yeoja itu merasa sangat dingin, tetapi ia sama sekali tak ingin melangkahkan kakinya untuk pulang ke rumahnya karna bagaimana pun dan dimanapun dia berada semuanya sama saja. Begitu sangat dingin. Dia mencoba menggesekkan kedua tangannya, berharap akan memberikan kehangatan untuk dirinya sendiri namun yang terjadi semuanya tetap sama. Dia hanya menginginkan seseorang yang biasa menghangatkan tubuhnya.

Detik selanjutnya, ia terdiam ketika merasakan seseorang yang memberikan kehangatan di tubuhnya. Memberikan back hug yang begitu sangat hangat.

“ Kau tidak pandai menyembunyikan sesuatu baby.. “ bisiknya tanpa melepaskan back hugnya

“ Aku benar-benar serius dengan ucapanku sebelumnya di cafe “

“ Andwe, andweyo baby. Berikan aku kesempatan kedua dan aku akan berjanji akan melakukan semuanya untukmu. Aku akan membuat hubungan kita menjadi lebih baik lagi, aku tak akan menyakitmu lagi dan tak akan membuatmu menangis. Aku akan mencintaimu lebih baik lagi dan aku ak~.. “. Taeyeon menghentikan ucapannya dan menarik nafas dalam. “ Aku akan menikahimu.. “

 

TBC

56 comments

  1. sica.. tuh anak bnr” yah frontal bgt pas nyebut “junior”, sempet”y sampe kepikiran ngomong gt #tepokjidat ^^
    selamat berjuang dad taeng, mom fany jgn marah trs ksh kesempatan ke 2 buat daddy yah
    trs terima lamaran daddy trs buruan nikah dan hidup bahagia ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s