The Winner (4/?)

Title : the winner

Author: Adelayn_Tiffany & @Karina_riyu

Genre: Gender bender, romance, action, etc.

Main cast: Tiffany hwang, Kim Taeyeon, Jessica jung, Kwon Yuri

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre gender bender. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaa😄

***

 

~ Before accident..

Krystal berjalan bolak-balik ke kanan-kiri, dia kebingungan, tidak tahu apa yang harus dilakukan sekarang, berada ditempat yang begitu asing baginya dan sialnya lagi mobilnya tiba-tiba mogok begitu saja.

” Iiiisshh…what should i do??? ” Krystal meremas ujung kemejanya sambil menggigit bibir bawahnya, pikiran-pikiran negatif memenuhi otaknya. “Ahh…telefon Oppa saja..” Krystal mengambil ponselnya dan langsung mencari nama Jessie-oppa di list kontak ponselnya.

Tuuuttt….ttuutt…..

” Iiissh…menyebalkan, selalu saja begini jika aku dalam keadaan seperti ini, oppa sangat sulit dihubungi…aarrgghh…” Krystal menghentakkan kakinya, sebal. ” Hmm…mungkin Yoongie-oppa bisa membantuku.. “. Dengan senyum merekah dia mencari kontak selanjutnya.

Tuuuttt….ttuutt…..

Yoboseo… ”

” Aaahh…thanks god…oppa…please…help me, please!! Hiikkss.. ”

Yaa…yaa….kau kenapa? Gwenchana??

” Tolong aku…hiikksss…aku takut… ”

Apa yang terjadi?? Sekarang kau dimana?

” Aku tak tahu…check saja di GPS..aku sudah mengaktifkannya..Oppa…ppaliwa… ”

Iiisshh…okay….okay…kau tenanglah…aku akan segera datang..

Klik…

Krystal tersenyum seraya mengusap airmata buayanya ” Hahhahaa….yess…akhirnya ada yang akan menolongku juga…hehhee…mian oppa, karena jika tidak seperti itu, kau pasti tidak akan datang.. “. Selagi menunggu kedatangan Yoong, Krystal masuk ke mobilnya kembali.

.

.

~ Beberapa menit kemudian..

Sebuah mobil berhenti tepat didepan mobil Krystal yang mogok. Karena kelelahan menunggu, tak terasa Krystal tertidur.

Yoong keluar dari mobilnya dan langsung berjalan mendekati mobil Krystal.

” Mwo…Krys… ” panggil yoong terkejut

Dugg…duug….duugg…

Yoong khawatir jika Krystal tidak dalam keadaan baik, dia pingsan.

” Krys…bangun…KRYSTAAALLL… ”

Dugg…duug….duugg…

” Iiisshh,..tidak ada cara lain.. “. Yoong kembali ke mobilnya dan mengambil sesuatu, rupanya si namja yang bernama yoong itu kembali ke mobilnya hanya untuk mengambil sebuah obeng, dia berniat untuk memecahkan kaca mobil Krystal. detik selanjutnya..

PRAAANNGG~

” KYAAAA…. “. Karena terkejut, akhirnya Krystal terbangun. ” O-oppa…apa yang kau lakukan dengan mobilku…AAAA….NOOOO…. ” Jerit Krystal.

” YA!!…seharusnya kau berterimakasih kepadaku…dan apa yang sebenarnya terjadi padamu… ” Tanya Yoong yang kini duduk disamping Krystal.

” Mobilku mogok…dan aku tidak tahu kendalanya…jadi aku menghubungimu, dan sekarang kau malah merusaknya…iiisshh… ” Krystal memukul stir mobilnya.

” WHAT??? Iiisshh…kau ini membuatku khawatir…menghubungi sampai menangis seperti tadi…DASAR…ANAK NAKALL! ”

Pletak~

” Aww,,,kau yang nakal..kenapa memukulku?? ” Krystal mengecurutkan bibirnya sambil mengusap kepalanya yang terkena jitakan dari Yoong.

“ Huuufftt….anak ini…untunglah dia tidak apa-apa….” Batin Yoong.

” Kajja…kita pergi, mobilmu ditinggal saja, nanti orang bengkel yang akan mengambilnya dan kau tenang saja, bengkel itu langgananku.. ”

” Baiklah… ”

.

.

” Kau mau kemana? Pulang? ”

” Hmm…aku ikut denganmu saja….aku tidak mau pulang, aku akan tenggelam dalam kebosanan jika pulang jam segini.. ”

” Mwo? Aku tidak bisa, aku harus kerja… “. Tolak Yoong yang masih terfokus pada jalanan depan.

” Ya sudah aku ikut kau kerja saja, Oppa…please… ”

” Kau ini selalu merepotkan, mana janjimu yang tidak akan menggangguku lagi setelah aku mengenalkanmu dengan Hyungku..huuu…dasar… “. Geram Yoong sambil menggertakkan giginya kepada Krystal.

” Hehhehe…sepertinya aku lupa pernah berkata seperti itu… ” Krystal menyeringai.

” Iiisshh… ”

Akhirnya Kystal membuntuti kemana pun Yoong pergi, dan kebetulan saat itu Yoong ada memotretan disalah satu  majalah fashion TOP Rusia.

” Waahh….oppa…kau keren sekali, tampan dan juga cool…hihi… ” Gumam Krystal yang sedang melihat sesi pemotretan Yoong dengan berbagai pose yang cool dan keren.

.

.

” Mampir dulu kerumahku ya, setelah itu aku akan mengantarmu pulang.. ”

” Ne,.. ”

Yoong memarkirkan mobilnya disamping motor Yuri. ” Ohh…Hyung sudah pulang.. ”

” Aah…jinjaa…yess aku bisa bertemu dengan Yul-oppa..kya… “. Krystal melompat-lompat kegirangan, sedangkan Yoong hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil memutarkan matanya.

Krystal pun mengikuti Yoong yang masuk kedalam rumah, dan Yoong membelalakan matanya ketika melihat hyungnya yang tengah bersama seorang yeoja, yang lebih mengejutkan lagi adalah mereka sedang…kissing…

Yoong langsung membalikkan tubuhnya dan langsung memeluk Krystal tanpa berkata apapun, karena Krystal setinggi dada Yoong, jadi Krysal tidak akan bisa melihat apa yang terjadi dibelakangnya, entahlah…namja yang berprofesi model itu begitu reflek saja, dia tidak mau Krystal patah hati jika melihat namja yang disukainya sedang berciuman dengan wanita lain, dimana wanita itu memang wanita yang dicintai Yuri.

Memang dari pandangannya itu, Yoong melihat Yuri sedang mencium Tiffany, tapi pada kenyataannya sebenarnya tidak.

” Oppa…waeyo? ” Tanya Krystal  setelah dia berhasil dibawa keluar rumah oleh Yoong.

” Ani…kajja..aku antarkan kau pulang… ”

Krystal diam, dia hanya menatap Yoong dengan kebingungan tetapi detik berikutnya airmata mengalir dari kedua matanya yang indah, jantungnya berdetak tak karuan.

” Apa kau melihatnya? Huufft..mianhae… ” Yoong kembali menarik Krystal kedalam pelukannya.

“ Aku memang melihatnya Oppa, tapi aku menangis bukan karena melihat Yuri-oppa dengan wanita itu, tapi aku terharu dengan perlakukanmu yang tidak ingin aku patah hati…kau membuatku nyaman…aku tidak marah dengan Yuri-oppa, tapi aku senang kau seperti ini kepadaku…gomawo…ternyata kau lebih mengagumkan daripada kakakmu itu.. “ Batin Krystal yang semakin erat memeluk Yoong.

” Ssstt…geumanhae…uljimarayo… ” ucap yoong sambil melepaskan pelukannya dan menghapus jejak air mata dikedua pipi krystal. ” Kajja, kita pergi saja.. ” sambungnya sambil menarik lengan yeoja itu

 

—-

 

Tok… tok… tok…

” Ne, masuk… “. Tiffany mempersilahkan masuk seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.

Ckleekk..

” Hey…dokter cantik, apa aku mengganggumu…? “. Tiffany tersenyum manis, ketika mengetahui siapa tamunya. Dia adalah Kim Taeyeon.

” Aniya.. aku sedang bersiap untuk menonton pertandingan Yuri.. ”

” Ohh…wahh…aku sudah lama tidak menginjakkan kakiku di arena balap, apa aku boleh ikut? Mungkin dengan itu aku bisa mengingat tentang ku sebagai pembalap.. ”

” Ne, tentu saja boleh…kajja… “. mendengar jawaban yang ia terima dari tiffany, hal itu membuat taeyeon girang. Terlihat dari senyuman dorkynya.

.

.

.

Tiffany dan Taeyeon telah sampai di tempat pertandingan, penonton saat ini sangat banyak, mereka berbondong-bondong datang untuk menyaksikan balapan akbar itu.

” Waahh…ramai sekali.. ” ucap taeyeon dengan mata yang terlihat berbinar-binar

” Kajja… “. ajak tiffany seraya tersenyum dengan sangat manis, ketika menemukan respon taeyeon yang begitu speechless karna yang terjadi dihadapannya.

” Ne.. ”

Mereka berjalan masuk ke arena penonton. Karena penonton yang berdesakan, membuat Tiffany susah dengan tubuhnya yang kecil berhimpitan dengan beberapa pria dengan bertubuh jauh lebih besar darinya.

” Aww,.. ”

” Fany…are you okay? “. Taeyeon menarik Tiffany sehingga berada dihadapannya, ” Seperti ini lebih baik.. “. Lanjutnya dan tak sadar dia memeluk Tiffany dari belakang yang tak lain hanya untuk melindungi wanita itu.

Tentu saja perlakuan Taeyeon berhasil membuat tiffany tersipu. Jantungnya berdetak tak karuan.

” Hmm…thanks Tae- ”

” Its okay… ”

Akhirnya mereka sampai di kursi penonton, tepatnya di tribun sebelah timur.

” Yuri nomor berapa? ” Tanya Taeyeon sambil mencari-cari motor yang dikemudikan oleh sahabat tiffany itu.

” Hmm…itu dia, dia mengenakan nomor 125..waahhh….dia berada diposisi pertama…yeeee…aku yakin, dia akan menang seperti biasa… ”

” Wuuu… dia memang hebat.. ” Puji Taeyeon.

 

 

~ Now…

” HELP ME!!…. “. Tiffany menangis ketakutan melihat yuri yang kini berada di pangkuannya. Sedangkan Taeyeon sibuk mengejar orang yang berhasil menembak Yuri, Hmm…tidak, orang itu sebenarnya ingin mencelakainya, tapi Tiffany berusaha menyelamatkannya, dan Tiffanypun memiliki malaikat penolongnya, hingga Yuri lah yang kini tergeletak tak berdaya.

” Ya Tuhan….HYUNG!! “. Yoong berlari menghampiri Tiffany yang masih memegang Yuri sambil menutup luka tembaknya dengan tangan kanannya hingga penuh dengan warna merah darah.

” Oppa!! ” Jerit Krystal layaknya suara lumba-lumba dilautan lepas, dia juga langsung menangis ketika melihat Yuri yang sudah tak sadarkan diri. Tentu saja hal itu menjadi berita heboh dan tidak disia-siakan oleh media yang hadir disana.

.

.

Tiffany memakai sarung tangannya dan segera melakukan operasi untuk mengambil peluru yang bersarang di punggung Yuri, untunglah peluru itu tidak sampai menembus jantungnya, jika itu terjadi, mungkin Yuri tidak akan terselamatkan.

Diluar ruangan terlihat Yoong dan Krystal yang sedang menunggu proses operasi Yuri. mereka berdua terlihat sangat cemas.

” Oppa… ”

” Kita berdoa saja, semoga hyung bisa bertahan…sudah jangan menangis… “. Yoong kembali mengusap airmata yeoja itu lagi, lalu memeluknya untuk menenangkannya, entah mengapa dia tidak suka melihat Krystal seperti ini. Ada perasaan ingin melindunginya.

 

 

Mugkin karena skillnya adalah pembalap, jadi tidak sulit untuk Taeyeon mengejar penjahat itu, setelah 5 KM dari tempat kejadian, Taeyeon berhasil memotong laju mobil penjahat tersebut.

Dia turun dari mobil dengan tangan kosong, dia tak takut untuk berhadapan dengan orang-orang menjijikan seperti mereka. jika dipikir kembali soal ayahnya yang belum mengizinkan taeyeon untuk kembali karna faktor orang-orang yang mencoba membunuh namja itu, rupanya Ayah taeyeon salah… walaupun dia berada di Rusia, tetap saja orang-orang itu mengejar dan mencoba membunuhnya. Entahlah…taeyeon pun tidak tahu jelasnya mengapa mereka bisa melakukan hal itu sampai sejauh ini. orang-orang menjijikan itu benar-benar ingin sekali menghabisi nyawa seorang Kim Taeyeon.

” Kau mengantarkan nyawamu sendiri, Taeyeon-ssi… ”

” Sebenarnya siapa yang menyuruh kalian hmm?? “. Taeyeon melangkah semakin mendekat ke arah penjahat itu, dia tak takut dengan senjata yang ditodongkan padanya.

” Selangkah lagi kau maju…aku akan menembakmu tepat di jantungmu… “. Taeyeon hanya tersenyum meremehkan, dia tidak mengindahkan peringatan itu, justru dia semakin mendekat pada orang bersenjata itu.

” Tembak saja kalau kau berani… ”

.

.

DDOOOORRRR…

.

.

.

Tiffany mengusap peluh yang kemudian, membuka masker serta sarung tangannya. Dia berhasil mengambil timah panas itu yang bersarang di punggung Yuri namun, tiffany tidak lantas keluar. Dia menatap Yuri yang kini belum sadarkan diri setelah operasi yang dilewatinya beberapa detik lalu.

” Yuri~ah….kenapa kau bodoh, kenapa kau membuatku berhutang budi, berhutang nyawa kepadamu.. ” gumam dokter cantik itu dengan perasaan yang sangat sedih dan bersalah

” Dok…kita harus memindahkan pasien ke ruang rawat.. ”

” Ahh…Ne, pindahkan dia ke ruang VVIP.. ”

” Baik Dok… “. Tiffany menghapus airmatanya dan membiarkan ranjang Yuri di dorong keluar oleh para perawatnya.

 

 

” Noona…bagaimana keadaan Yuri-Hyung… “. Tanya Yoong khawatir saat melihat Tiffany yang baru keluar dari ruang operasi.

” Dia sudah melewati masa kritisnya, kau tenang saja… semua akan baik-baik saja ”

” Huufftt…syukurlah… ”  Yoong bernafas lega.

” Unnie, bukankah kau Tiffany Hwang?? Aku Krystal, adik dari Jesse Jung… ”

” Ohh…Ne, Krystal…Oppa-mu banyak cerita tentangmu padaku, dan ternyata memang benar, kau cantik.. ” Puji Tiffany sambil memperlihatkan eye smilenya. ” Kalian saling kenal?  ” Tanya tiffany pada Yoong dan Krystal.

” Ne, aku adalah adik kelas Yoong-oppa, dan aku juga penggemar dari Yuri-oppa…makanya kita mengenal satu sama lain.. ”

” Hmm…lebih tepatnya, dia yang selalu berusaha mendekatkan diri dengan kami noona ”

” YAAAH!!! Iiisshh… ” Krystal memukul keras lengan Yoong.

“Aww… yah! Appo! ”

” Sudah…kajja kita ruangan Yuri.. ” Ajak Tiffany sambil terkikik melihat kedua orang tersebut. Rupanya tak hanya kakak-kakak mereka yang selalu sering berdebat satu sama lain, ternyata adiknya juga tak jauh berbeda. Tiffany berjalan terlebih dahulu yang kemudian diikuti oleh Krystal dan Yoong.

 

 

Taeyeon berjalan cepat dari ujung lorong rumah sakit, menuju ke salah satu ruangan VVIP dimana Yuri berada.

Cklleekk…

Tiffany yang sedang duduk menemani Yuri pun menoleh ke arah pintu dan mendapati Taeyeon. Dia langsung berdiri dan berjalan ke arah Taeyeon.

” Taeyeon…gwenchana? ”

” Gwenchanayo, semua sudah beres…penjahat itu sudah aku jembloskan ke penjara… ” Taeyeon tersenyum.

” Jinjja? Syukurlah….tapi apakah mereka orang yang sama dengan orang yang mencelakaimu dulu? ”

” Mollayo…semua sedang dalam proses penyelidikkan..Appaku juga masih dalam perjalanan kesini..ternyata tidak ada pengaruhnya, aku di London maupun disini…masih saja ada orang yang menginginkan kematianku..seberpengaruhkah aku hingga mereka ingin membunuhku?? Aaahhh.. “. Taeyeon menghembuskan nafas beratnya, Tiffany yang memang berada didunia kedokteran setidaknya mengetahui setiap bahasa tubuh setiap orang. Mungkin hal itu masuk dalam mata kuliah psikologi, ia paham bagaimana perasaan Taeyeon sekarang.

Tiffany meraih kedua tangan Taeyeon, meremasnya lembut ” Tae- yang penting kau harus selalu waspada… ”

” Gomawo, — ehh…kenapa kau nekat memasang tubuhmu untuk melindungiku, huh? Pabo! ”

Tiffany salah tingkah, kenapa juga Taeyeon mengingatkan hal itu lagi, karna jujur saja pemilik eye smile itu pun tidak tahu alasannya mengapa ia bisa memutuskan untuk mengorbankan nyawanya untuk namja itu.

” Hmm…itu…a-a….aku hanya ingin melindungi pasienku saja, iya hanya itu… ”

” Hahaha…really??  I can’t believe, fany~ah…” ucap taeyeon sambil menggelengkan kepalanya.

” YAAH!!! Mwoya! ” Tiffany memukul dada Taeyeon ” Seharusnya kau berterimakasih padaku, tetapi kau malah mengejekku.. ”

Taeyeon memegang tangan Tiffany yang masih memukulinya, dan kini tatapanya berubah menjadi lembut dan penuh dengan tanda tanya. Taeyeon semakin bergerak maju hingga wajah mereka sangat dekat, membuat Tiffany menghentikan pukulannya pada taeyeon dan mengerjapkan matanya dengan cepat.

” Gomawo… “. Bisik Taeyeon sambil tersenyum manis ” Lain kali jangan melakukan hal bodoh itu lagi, kau membuatku khawatir…hmm…untung saja Yuri masih bisa melindungimu, jika boleh.. aku juga ingin diposisinya, menyelamatkanmu… ” sambungnya.

Tiffany tersenyum mendengar bisikan Taeyeon tersebut, dan berhasil membuat jantung yeoja berdetak tak karuan.

” Fany~ah… “. Rintih Yuri dan itu membuat Tiffany juga Taeyeon menoleh ke sumber suara.

” Yul~… “. Tiffany menggenggam tangan Yuri dan mengusap pipi Yuri untuk membangunkannya.

Perlahan Yuri membuka matanya lalu tersenyum karena melihat Tiffany yang baik-baik saja. ” Kau baik-baik saja kan? ”

” Bodoh…seharusnya aku yang bertanya seperti itu… “. Yuri terkekeh lemah, Tiffany langsung mengambil alat kerjanya, dan memeriksa keadaan Yuri.

” Syukurlah kau sudah sadar Yul… “. Yuri menoleh ke kiri dan mendapati Taeyeon tersenyum padanya, dan Yuri hanya membalasnya dengan senyuman tipis.

” Aku sangat berterimakasih padamu, karena kau rela mengorbankan dirimu sendiri untuk Tiffany…aku iri padamu ” Ujar Taeyeon terus terang.

” Tidak, aku yang lebih iri padamu, kau menjadi orang yang dilindungi oleh Tiffany.. “. Yuri menatap Tiffany yang masih memeriksa detak jantungnya, membuat Tiffany terdiam lalu menatap Yuri. Senyum Yuri sangat jelas menggambarkan kesedihan. ” Tapi belum tentu juga Tiffany akan berdiri didepanku ketika seseorang menodongkan senjata kearahku.. ” sambungnya

” Yul—jangan banyak bicara dulu, Taeyeon…bisakah kau keluar sebentar? ” Ucap tiffany.

” Ne,.. “. Taeyeon pun menyadari semua, dia tahu apa maksud perkataan Yuri.

 

Setelah taeyeon keluar dari ruang rawat black pearl itu, kini yuri mencoba untuk beranjak duduk.

” Apa yang kau katakan huh..aku juga pasti akan melindungimu jika aku bisa.. ” Ucap Tiffany dengan perasaan yang sedikit tak nyaman.

” Jinjja? Hmm….aku senang mendengarnya… “. Yuri memaksakan senyumnya. Jelaslah…dia seperti itu, karena dia yakin jika Tiffany hanya berusaha menenangkannya saja.

” Kau tahu…aku mencintaimu sejak kau berdiri disana, sejak aku pertama melihatmu, tapi aku tidak bisa memaksamu, aku terus berusaha untuk bisa mengambil hatimu, tapi pada kenyataannya kau selalu menghindar, dan sekarang aku tahu..siapa yang lebih berharga untukmu, bukan aku dan juga bukan Jesse…tapi dia adalah Taeyeon… “. Yuri meringis menahan perih dipunggungnya karena terlalu keras berbicara dan bergerak.

” Cukup Yul…aku tidak seperti itu, aku hanya bingung,,,aku hanya ingin menyakiti salah satu dari kalian.. “. Tiffany berkata dengan airmata yang kini membanjiri pipi putihnya.

” Fany~ah…apa bedanya sekarang dan nanti, tetap saja aku akan merasakan sakit… karena tetap mengharapkanmu, begitupun dengan Jesse…lebih baik kau tendang aku dan dia sekarang juga…tidak perlu membuang waktu berhargamu itu.. ”

” Yul~ jebal….lukamu berdarah lagi…tolong hentikan… “. Tiffany terisak, dia benci keadaan seperti ini, dia bingung harus berbuat apa. Pada akhirnya dia juga telah melukai Yuri.

” Huuffft…mianhae Fany~ah…jangan menangis lagi, aku tidak kuat melihatmu seperti ini.. ” Yuri mendekap Tiffany dan membiarkan bahunya basah karena airmata Tiffany.

Disisi lain.. dibalik pintu itu, seseorang mendengar semuanya. Bukan Taeyeon, krystal apalagi yoong tetapi dia adalah Jesse Jung.

“ Benarkah apa yang kudengar saat ini?? tiffany menyukai kim taeyeon?? “ batin jesse dengan perasaan yang sangat sedih

 

Tiffany masuk ke dalam ruang kerjanya dirumah sakit tersebut dengan perasaannya yang tak menentu. Semenjak perbincangannya bersama yuri diruang rawat namja pembalap itu, pikiran tiffany berantakan. Yang dipikirkannya hanya, yuri, jesse dan kim taeyeon. semua nama itu terus berputar dikepalanya, membuatnya pusing. Bahkan, sudah beberapa kali tiffany tersandung benda apapun diruangannya hingga akhirnya tubuhnya merosot ke lantai. Tiffany menangis. Ia menangis sambil memeluk kedua lututnya dan membenamkan kepalanya disana. ia benci keadaan seperti ini. ia sangat benci jika harus memilih, disisi lain ia sama sekali tak berniat menyakiti ketiga namja itu. tapi apa yang harus dilakukannya??

“ Tiff~.. “ panggil jesse girang ketika masuk ke dalam ruangan pemilik eye smile tersebut namun, detik selanjutnya namja itu terdiam melihat tiffany yang seperti itu. menjatuhkan tubuhnya dan menangis.

“ Uljima “. Mendengar suara yang tak asing lagi ditelinganya, membuat tiffany berhenti terisak dan menengadahkan kepalanya untuk melihat namja itu. Ketika tiffany menatapnya, namja itu tersenyum dengan sangat manis. Bahkan, namja itu kini mensejajarkan posisinya dihadapan tiffany. menghapus air mata yang tak henti-hentinya keluar dari pelupuk mata gadis yang sangat dicintainya. “ Uljima “ ucapnya lagi.

“ Khah.. aku ingin sendiri jesse. Pergilah, lebih baik kau pergi atau tidak aku akan semakin melukaimu “

“ Tiff~.. “

“ Khah.. jebal, aku butuh waktu untuk sendiri jesse. Kau bisa menemani yuri diruangannya “

“ Tetapi~.. “

“ Aku mohon.. please.. “. Dengan berat hati juga sangat sedih, jesse beranjak dari tempatnya. Matanya terlihat berkaca-kaca melihat sosok gadis yang sangat dicintainya seperti itu. tiffany kembali mengenggelamkan kepalanya dikedua lututnya, membiarkan derap langkah kaki jesse perlahan menjauh darinya. “ Mianne.. “.

Jesse menghentikan langkahnya ketika mendengar ucapan tiffany.

“ Mianne, jeongmal mianne “ gumam tiffany disela-sela isak tangisnya dan hal itu malah semakin membuat jesse menderita, sehingga namja itu memilih untuk menggendong tiffany dengan bridal style tanpa meminta persetujuan yeoja itu. tentu saja hal itu membuat tiffany terkejut.

Disimpanlah tiffany di atas sofa oleh jesse. Sehingga, kini mereka duduk berdampingan.

“ Tiff ~.. Waegerae?  “. Tiffany tertunduk, yeoja eye smile itu tak berani menatap namja yang kini berada dihadapannya. “ Lihat aku, jebal “ pinta jesse sambil meraih dagu tiffany dengan lembut, hal itu membuat mata mereka bertemu.

“Apa kau bahagia selama aku dan yuri berada disisimu?? Menghiasi hari-harimu dengan perdebatan-perdebatan kami? Huh? “. Tiffany mengangguk perlahan membuat jesse tersenyum. “ Jika kau bahagia dengan keberadaannya kami itu sudah cukup untukku, tiff~.. “

“ … “

“ Tak ada maksud apapun sih hanya bertanya hehehe~.. “. Jesse terkekeh, tepatnya dia pura-pura terkekeh dengan senyumannya karna sebenarnya perasaannya cukup sedih juga ada rasa bahagianya karna tiffany merasa nyaman bersamanya. meskipun, berkali-kali dia dan yuri sering mencari perkara saat bersamanya. “ Aku sangat bersyukur karna kau masih merasa bahagia saat aku bersamamu. Gomawo.. “ sambungnya sambil terus menatap dalam mata tiffany

“ Jes~.. “

“ Sshh.. wajahmu pucat, dan matamu benar-benar bengkak karna terlalu banyak menangis. Izinkan aku untuk menemani waktu istirahatmu meskipun hanya sebentar, tiff sebelum aku menjenguk si hitam itu “. Mendengar hal itu membuat tiffany tersenyum lalu, memeluk tubuh jesse erat. Menghirup harum tubuh namja itu yang tak pernah berubah. Hingga detik selanjutnya, tiffany melepaskan pelukannya.

“ Gomawo.. tetapi jessie, kau akan benar-benar semakin terluka “

“ Ssshhh.. aku tak tau, apa yang sedang kau pikirkan tetapi aku ingin lupakan sejenak hal yang mengganggu pikiranmu, tiff… o-omo, tiffany!!!! “. Jesse terkejut bukan main ketika sesuatu terjadi pada sosok yeoja yang sangat dicintainya.

 

TBC

Mianne untuk para reader tercinta karna udah lama banget gak update the winner dan jangan salahkan abang bangke wakakak.. dia tidak salah. *Maafkan aku ceman-ceman hehehe..

see next chaph yee ^^

67 comments

  1. Yaahh pany pany galooonn ckckckckckck

    Yul am jessie sok bijak ni biarpun remuk tuh hati mereka. .wkwkwkwkwkwkwkwk

    Yoonkrys cielaaaahh lengkettt kyak prangkoooo

  2. hemmm meleleh ama moment yoonkrys
    berawal dr perdebatan bisakah mrk jadi bersatu??
    aku suka couple yulti ama yoonkrys, dukung mrk 100%
    tp siapa yg bakal jd pilihan tiffany? taeyeon, yul, atau jesse? mommy fany jd galau kn mau milih yg mana ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s