Unbelievable 12

Title : Unbelievable 12

Author: Adelayn Tiffany

Genre: Yuri, romance, etc.

Main cast: Tiffany hwang, Kim taeyeon, Jessica jung

Support cast: Find your self

Songlist : Taeyeon – Missing you like crazy

Jessica – That person, you

2 Am – Even if i die, i cant let you go

Note : cerita ini bergenre yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaa😄

***

Author pov

Semuanya membelalakkan matanya ketika melihat beberapa perawat yang sudah tak sadarkan diri dengan keadaan ruang operasi yang berantakan dan tiffany yang tiba-tiba menghilang. Taeyeon menggeram dengan mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat. “ Soo, yoong.. “. Taeyeon menoleh ke arah mereka, mereka mengaggukkan kepala dan langsung pergi dari sana. “ Taeng! Mau kemana?? “. Panggil sunny yang masih merangkul tubuh jessica. “ T-tiff.. d-dimana tiffany?? “ tanya jessica lirih. “ Bagaimana bisa seperti ini?? “ tanya bora pada dirinya sendiri lalu, mengeluarkan ponsel dari saku jasnya. Bora mencoba menghubungi pihak keamanan rumah sakit sambil berlari keluar kamar operasi.

“ Sunny~ah.. “. Kali ini jessica tak bisa membendung tangisannya lagi, sunny yang berada disampingnya senantiasa memeluk erat tubuh jessica yang berkeringat dingin dengan tubuh yang bergetar hebat.

***

“ Cepat sedikit “. Ucap salah satu dari ketiga orang itu dengan terburu-buru. Mereka menggiring ranjang rawat yang membawa tiffany dikoridor rumah sakit, sekali-kali salah satu dari mereka menoleh kebelakang berharap tak ada yang mengejar mereka. “ Hyo, buka pintu itu “. Orang yang dipanggil pun mengangguk mantap, lalu membuka pintu penghubung koridor rumah sakit dengan outdoor lantai terakhir. Sebuah helikopter sudah terlihat tak jauh dari mereka, bersiap membawa mereka dan tiffany yang masih belum sadarkan diri. Detik selanjutnya, salah satu lift lantai terakhir terbuka dan memperlihatkan taeyeon dan duo shikshin.

“ YAH!! “. Ketiga yeoja itu berlari keluar dari lift dan mengejar tiga orang yang cukup jauh dari mereka dengan membawa ranjang rawat tiffany.

“ Ppali!! “. Hyoyeon sudah naik lebih dulu ke dalam helikopter, bersiap menangkap tubuh tiffany yang akan digendong oleh junsu. “ Chagi, masuk sekarang “. Yoon eun hye mengangguk mantap dan mencoba masuk ke dalam helikopter.

“ YAH!! BERHENTI!! “. Yoon eun hye menghentikan langkahnya, ketika mendengar suara taeyeon. hyoyeon sudah menangkap tubuh tiffany, kini tiffany berada dalam dekapan hyoyeon. “ Chagi kajja.. “ junsu menarik lengan yoon eun hye untuk masuk ke dalam helikopter.

DORRRR..

“ Akkkhhh.. “. Taeyeon menarik pelatuknya dan tepat sasaran. Yoon eun hye meringis kesakitan ketika merasakan rasa panas disalah satu kakinya. “ Chagi~ah.. “. Panggil junsu panik. “ Yah!! Kubilang berhenti!! “ teriak taeyeon yang mencoba mendekat ke arah mereka diikuti duo shikshin.

DOORR..

“ Sshh.. “.

“ Taeng!! “. Duo shikshin terkejut bukan main ketika melihat apa yang mereka lihat oleh mata kepala mereka. Taeyeon berlutut sambil memegang lengannya yang terkena peluru dari junsu. Junsu tersenyum evil dan langsung menggendong yoon eun hye untuk naik ke dalam helikopter.

“ Andwe!! TIFFANYYYY!!!! “ teriak taeyeon sekuat tenaga tanpa bergerak dari tempatnya. Duo shikshin mencoba mencari cara untuk mendapatkan ketiga orang tersebut dengan berlari ke arah helikopter sambil menembakkan beberapa peluru ke arah mereka. Tetapi perlahan namun pasti, helikopter itu segera terbang sehingga tembakan-tembakan yang dilakukan duo shikshin sia-sia.

“ TIFFANYYYY!! KAJIMAAAAAAA!!! “. Teriak taeyeon histeris dengan air mata yang mengalir dari pelupuk matanya. “ ARRRGGGGHHHHH…!!!!! “. Taeyeon kembali berteriak. Detik selanjutnya, taeyeon terkapar sambil terus memegangi luka tembak dilenganya. Ia sama sekali tak masalah dengan luka tembak dilengannya, tetapi hatinya sakit. Tiffany.. sosok yeoja yang sangat disayanginya berhasil diculik oleh orang-orang itu.

“ Junsu.. yoon eun hye.. kemana pun kalian pergi, aku tak akan membiarkan kalian bersenang-senang sedikit pun. Lihat pembalasanku nanti.. “ gumam taeyeon lirih sambil mengepalkan kedua tangannya, hingga tak lama kemudian pandangannya berubah menjadi gelap.

“ Taeng!! “

***

Helikopter yang membawa empat orang itu pun segera mendarat dibandara, tak jauh dari mereka terlihat pesawat yang akan membawa mereka pergi dari negara tersebut. Beberapa anak buah mereka menghampiri helikopter dan dibukakan pintu helikopter itu sehingga memperlihatkan junsu yang turun dari sana sambil menggendong yoon eun hye yang tak berhenti meringis kesakitan pada luka tembak dikakinya, lalu hyoyeon yang menggendong tiffany dengan bridal stylenya.

Mereka semua segera memasuki pesawat, yang dilanjut dengan melapor pada sang big boss. “ Ohh.. kalian lebih cepat dari dugaanku “. Big boss membuka kacamata hitamnya dan bertepuk tangan takjub. Hyoyeon yang baru masuk ke dalam pesawat segera merebahkan tubuh tiffany diseberang tempat duduk big bossnya dengan hati-hati. “ Pasangkan alat medis kembali pada yeoja ini “. Perintah big boss sambil menatap wajah tiffany yang semakin pucat. “ Chagi~ah bertahan ne “. Junsu terlihat sangat khawatir dengan yoon eun hye yang sudah didudukkan ditempat duduk tak jauh dari pengawasan big boss. Hyoyeon duduk malas didepan big boss lalu merebut minuman big bossnya seenaknya, tetapi big bossnya tak merasa marah dengan apa yang dilakukan hyoyeon padanya justru big bossnya terkekeh sambil menggelengkan kepalanya. “ Keadaannya masih lemah “. Lapor hyoyeon sambil bersandar pada punggung kursinya. “ Aku tau.. “. Big boss tersenyum dan kembali menatap wajah tiffany. “ Kita lihat bagaimana jika salah satu hwang bersaudara ini menjadi bagian dari kita “. Big boss tersenyum dengan sangat evil, lalu beranjak dari tempatnya dan memakaikan kembali kacamata hitamnya. “ Yah! Kau mau kemana? “ tanya junsu. Big boss hanya menoleh sekilas ke arahnya lalu, kembali berjalan sambil melambaikan tangannya.

***

Taeyeon pov

Aku terbangun dengan degup jantung yang berdegup sangat kencang. Mimpi buruk, aku bermimpi buruk tentang tiffany. aku memeriksa ke sekelilingku, kamar rawat?? Tiffany.. dimana dia?? Mereka tidak benar-benar mengambilnya dariku kan?? Aku mencoba turun dari ranjang rawatku, tapi selanjutnya aku meringis kesakitan pada lenganku yang sudah berbalut perban. Aku baru ingat, kalau aku tertembak oleh salah satu dari mereka. junsu.. dia menembakku dan yoon eun hye eonnie, dia membawa ppany-ku.

Dengan kasar aku melepas selang infus yang menusuk dipunggung telapak tanganku dan turun dari tempat tidur. Hingga tak lama kemudian, pintu kamar rawatku terbuka. “ Taengoo.. “. Sunny menghampiriku dengan panik. “ Lepaskan aku.. “. Aku mencoba menepis lengannya dari tubuhku. “ Kau mau kemana?? tubuhmu masih perlu istirahat taeng! “.

Aku tak peduli, aku harus mencari tiffany. aku harus mendapatkan kembali dan membunuh orang-orang yang mengambilnya dariku. “ Taeng!! “. Panggil sunny dibelakangku, aku tak bergeming dan terus berjalan mendekat ke arah pintu kamar rawat. Dan tak lama kemudian, aku melihat jessica yang berdiri disana. matanya tampak sembab.. aku tau bagaimana perasaannya, maka dari itu aku harus membawa kembali tiffany ke tengah-tengah kami. “ Sica.. “. Aku menghampirinya.

Plakkk..

***

Author pov

Jessica menampar keras pipi kanan taeyeon. matanya sangat tajam dan menusuk saat menatap mata taeyeon, melihat tatapan itu mengingatkan taeyeon pada tiffany. tiffany memiliki tatapan yang sama tajam dan menusuk seperti yeoja dihadapannya. “ S-sica “. Panggil taeyeon.

Plakk..

“ Sica!! “. Panggil sunny yang kini mencoba menengahi keduanya. Sekali lagi, tangan jessica mendarat mulus dipipi kiri taeyeon. membuat taeyeon terdiam.

“ Apa seperti ini yang harus kau lakukan?? Mana sisi monstermu, kim taeyeon??? kau bahkan, sama sekali tak bisa menyelamatkan yeoja yang begitu sangat berharga untukmu! Tiffany sama berharganya untukku!! Dan sekarang apa?? Mereka mengambilnya, mereka membawa miyoungmu! Mereka mengambil baby stephku! “ teriak jessica dengan mata yang berkaca-kaca. “ Sica~ah “ panggil sunny lirih. “ DIAM!! Sebaiknya kau urus kekasihmu itu tuan putri! “.

Jessica melangkahkan kakinya, berbalik meninggalkan kamar rawat taeyeon dengan tangisan yang kian meledak diantara koridor rumah sakit.

Brukk..

“ Ohh.. Sica “.

“ Y-yul.. “. Jessica tak sengaja menabrak tubuh yuri yang baru saja keluar dari lift dengan membawa buket bunga disalah satu tangannya. “ Gwenchana? “ tanya yuri bingung. Jessica diam, ia tak bisa menjawab pertanyaan yuri dengan baik, perasaannya benar-benar berantakan saat ini. “ Kudengar dari yoona, tiffany baru saja melakukan operasi?? Bagaimana keadaannya? Apa dia baik-baik saja? “ tanya yuri dengan memborong pertanyaan pada jessica. “ Maaf yul, aku harus pergi “. Pamit jessica yang langsung memasuki lift, membuat yuri menggaruk kepalanya yang tak gatal karna bingung dengan sikap jessica. sepeninggalnya jessica, yuri kembali melangkahkan kakinya menuju ruang rawat inap yang sudah diberitahu yoona.

***

Tubuh taeyeon kembali melemas namun, dengan cepat sunny menangkap tubuh kekasihnya dan membawa tubuh kecil kekasihnya itu ke dalam dekapannya. “ S-semua ini salahku? “. Taeyeon bertanya lirih. Sunny menggelengkan kepalanya sambil mengelus kepala kekasihnya lembut. “ Semua ini salahku “. Taeyeon kembali berucap lirih yang terus menyalahkan dirinya sendiri. “ Aniyoo.. kau tak salah, ini juga bukan kesalahan sica atau siapapun. Tak ada yang salah.. jangan menyalahkan dirimu sendiri sayang “. Perlahan, taeyeon terisak dalam pelukan kekasihnya. Taeyeon tanpa tiffany bagaikan butiran debu.

Tok… tok.. tok..

“ Ooppss.. mianne, aku tak tau ada sepasang kekasih disini “. Yuri masuk ke dalam rawat inap taeyeon dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ketika melihat kemesraan dua danshin dihadapannya. “ Ohh dimana yang lain? Dan dimana tiffany?? “ tanya yuri kebingungan, ketika tak menemukan tiffany diruang rawat tersebut. “ Tak ada fany disini yul, sekelompok orang menculiknya “. Taeyeon menundukkan kepalanya. “ Uljima~.. “. Sunny kembali membawa taeyeon dalam dekapannya. “ MWO?? Bagaimana bisa?? W-wae?? Wae bisa seperti itu?? “ tanya yuri terkejut. “ Ohh.. eonnie.. “. Panggil yoona yang baru datang bersama sooyoung. “ Yoong.. bagaimana bisa tiffany..~ “. Yoona menganggukkan kepalanya dan menunduk. “ Tiffany diculik, tetapi kami sudah melaporkan hal ini pada yunho. Dan dia akan mengerahkan anak buah kami untuk melacak keberadaan tiffany “ jelas yoona. “ Syukurlah.. “. Yuri bernafas lega sambil menepuk bahu dongsaengnya. “ Semoga kalian berhasil menemukan tiffany “ ucap yuri sambil menatap semuanya yang berada disana.

“ Eonnie.. kau terlihat rapi. Apa kau akan pergi? Berkencan?? “ tanya yoona menggoda. “ Yah! Dalam keadaan seperti ini kau masih bisa bercanda, huh? “. Yuri menjitak dongsaengnya, membuat yoona mengerucutkan bibirnya membuat sooyoung terkikik. “ Waegeurae.. “. Yoona memukul kecil lengan eonnienya itu. “ Aku harus kembali, yoong. Sudah banyak client yang memintaku mengurus pre wedding mereka “ ucap yuri. “ Ahh.. aku hampir saja lupa, kalau kau masih menjadi seorang fotografer “. Yoona menyeringai aligator membuat yuri gemas terhadap dongsaengnya.

“ Taeng.. soo dan sunny. Tolong jaga dongsaengku baik-baik dan titip salamku untuk sica. Kulihat sepertinya keadaan hatinya sangat buruk “ ucap yuri dan mendapat respon anggukan yang mantap dari ketiga yeoja yang lebih tua dari yoona itu

***

Jessica pov

setelah meluapkan emosiku pada taeyeon karna belaga sok kuat untuk menemukan tiffany pada saat itu juga, aku memutuskan untuk pulang dan mengunci diri didalam kamar. Beruntunglah seohyun mau mengerti dan membiarkanku sendiri dikamar kami, aku berterimakasih atas itu. Aku sudah tau semuanya. Sooyoung dan yoona menceritakan semuanya. Tentu saja, aku yang mendengarnya tak semudah itu menerimanya. Justru aku menangis histeris dan hampir tak sadarkan diri lagi ketika mengetahui bahwa tiffany diculik oleh orang yang kau sendiri tak tau siapa orang-orang itu. duo shikshin tak memberitahuku, aku kehilangan kekasihku.. sosok kekaslih yang memiliki eye smile menawan, sosok yeoja yang baru saja memutuskan untuk menjalin hubungan denganku beberapa jam yang lalu. Ya Tuhan.. bahkan ini belum 24 jam kami meresmikan hubungan ini, mengapa kau memberikan cobaan seberat ini untukku?? Untuk kami.. aku dan tiffany. kami baru saja bersama, mengapa kau pisahkan kami?? Wae??!

Aku berteriak sekuat tenagaku, aku tak peduli bagaimana orang-orang diluar sana mengkhawatirkanku. Aku menginginkan tiffany, aku menginginkan yeoja dingin dan kasar itu!! AKU MENGINGINKANNYA TUHAN!! KEMBALIKAN TIFFANY PADAKU!!!

***

Taeyeon pov

Aku telah kembali ke rumah, kondisi tubuhku sudah membaik hanya saja lengan kiriku masih sulit digerakkan. Aku menghela nafas ketika memasuki ruang musik, ruangan yang sudah seperti milik tiffany sendiri. memang.. memang ruang ini milik tiffany hwang seorang. Mataku kembali berkaca-kaca, ketika memandang grand piano berwarna putih dilantai dasar. Kurang dari 24 jam yang lalu, kami berada disana. bernyanyi bersama dengan gelak tawa yang riang, memeluk tubuhnya yang hangat. Aku merindukannya.. kupandangi beberapa frame foto yang terpajang disekeliling dinding ruangan itu, semua terpenuhi oleh foto kami. Foto kebersamaan kami bersama piala award yang sudah kami dapatkan selama ini. tiffany.. semua ini salahku yang terlambat menyelamatkanmu.

Kurasakan krystal bening mengalir dipipiku, memoriku kembali memperlihatkan ulasan-ulasan masa lalu kami yang sangat menyenangkan dan bahagia.

***

Author pov

Jessica memutuskan keluar dari kamarnya dan berlari menaiki anak tangga. Berlari diantara koridor lantai atas hingga ia berhenti didepan sebuah pintu kamar yang akan selalu ia rindukan keberadaannya. Jessica menarik nafas dalam sebelum akhirnya, ia memutar knop pintu tersebut dan berjalan masuk ke dalam kamar tersebut. Kamar milik tiffany hwang yang terlihat sangat rapi, bersih dan harum. Jessica mengenal harum kamar ini, ani.. ini bukan harum sebuah pengharum ruangan tetapi ini adalah harum parfum yang selalu digunakan tiffany.

Nal moreunayo? Naega yeogi itneun iyuneun geudaende

Tidakkah kau mengerti aku? Alasanku ada disini adalah kamu

Nuni shiryeowa mareul halsu obneyo

Mataku tertutup, tak mampu bicara

Honjaseo baraman bolppun

Hanya berharap sendiri

semakin jessica menghirup dalam harum didalam kamar tersebut, semakin jessica merindukkan sosok tiffany yang selalu membuatnya gemas.  Jessica kembali melangkahkan kakinya menuju meja kerja tiffany. ia kembali menitikkan air matanya..

Walau dadaku sakit seperti ini

Walau jariku gemetar begini

Hanya kau yang kupikirkan

Taeyeon meraih foto frame tiffany diatas buffet, diantara piala-piala award mereka. tangannya bergetar saat menatap wajah tiffany yang terlihat tersenyum dengan memperlihatkan eye smilenya. Hati taeyeon begitu sakit, hingga air matanya kembali mengalir dengan deras.

Orang yang kurindukan sampai gila

Ucapanmu yang ingin ku dengar sampai gila

Aku mencintaimu, Aku mencintaimu, dimanakah kau berada?

Ini sangat berat untuk jessica, dia menemukan kebahagiaan begitu cepat dan dia pun kehilangan secepat yang tak pernah jessica duga sebelumnya. Jessica mengambil kertas yang berada diatas meja tiffany, tangannya bergetar ketika melihat namanya tertulis disana.

‘Lagu untuk jessica jung, yeojachinguku. (Jessica Jung feat Tiffany Hwang – Only One For Me)’. *(Original vers soul star).

“ Kau bilang, semua akan baik-baik saja dan kau akan pulang secepatnya “ gumam jessica sambil terus menatap selembar kertas dengan tulisan tangan tiffany disana.

Orang yang kurindu dan terpancang dalam dadaku

Aku akan menyayangimu selamanya

Harus bagaimana??

Engkau yang bersikap dingin. Tetapi tetap kurindukan

Walau dadaku sakit seperti ini

Walau jariku gemetar begini

Tak bisa melupakanmu..

“ Miyoung.. maafkan aku.. ini semua salahku “. Taeyeon semakin menangis histeris sambil memeluk frame foto tiffany erat.

Orang yang kurindukan sampai gila

Ucapanmu yang ingin ku dengar sampai gila

Aku mencintaimu, Aku mencintaimu, dimanakah kau berada??

Orang yang kurindu dan terpancang dalam dadaku

Katakanlah padaku kau akan menyayangiku

Jangan kau hapus semua tentangku

Karena kau adalah segalanya bagiku

Selamanya akan menyayangimu

Aku mencintaimu.. (Kim Taeyeon – Missing Youg Like Crazy)

“ Sampai kapanpun, aku akan menunggumu tiff. Beribu-ribu tahun lagi lamanya aku harus menunggumu pun, aku akan tetap menunggumu. Semua ini karna aku sangat mencintaimu “. ~ Jessica Jung ~

“ Bertahanlah.. miyoung, secepatnya aku akan membawamu kembali. Meraih kembali kebahgiaan kita yang sempat tertunda untuk kita rasakan bersama. Dan aku akan menepati janjiku padamu, untuk menjaga jessica dengan baik. Aku berjanji padamu “. ~ Kim Taeyeon Hwang ~

***

~ 5 tahun kemudian. Paris, Perancis …

Seorang yeoja dengan potongan rambutnya yang sangat pendek tengah berdiri didepan halte. Pakaiannya pagi itu terlihat sangat tak rapi, hanya menggunakan pakaian tipis berwarna putih berpadu dengan rompi dan celana jeansnya yang berwarna biru dan sengaja disobek-sobek oleh pemiliknya. Mulutnya tak berhenti mengunyah permen karet, tatapan matanya terlihat tajam dan dingin pada setiap orang yang memandangnya. Yeoja itu sangat terganggu dengan cara pandang orang-orang yang melihatnya pagi itu, karna sebenarnya jika ia tak terpaksa harus menjemput seseorang. Yeoja itu memilih mengurung diri didalam kamarnya, seperti yang biasa dilakukannya beberapa tahun ini.

“ Eonnie.. “ panggil seorang yeoja dengan girang sambil merangkul yeoja yang dipanggil eonnie itu. yeoja dingin itu pun terlihat malas menanggapi sifat yeoja yang lebih muda darinya itu. “ Lepaskan “. Ucapnya dingin sambil menepis tangan yeoja itu dari bahunya, membuat yeoja yang lebih muda darinya itu mengerucutkan bibirnya. “ Gomawo sudah bersedia menjemputku “. Yeoja muda itu tersenyum senang sambil melirik ke arah yeoja dingin, lalu dengan gerakan cepat yeoja muda itu memeluk erat yeoja dingin yang sudah lama ia taksir. “ Yah!! Lepaskan! “. Yeoja itu melepaskan pelukan yeoja muda kasar dan hampir saja yeoja muda itu kehilangan keseimbangannya jika, yeoja dingin itu tak menahan dan menariknya kembali sehingga kedua yeoja itu akhirnya berpelukan. Hal itu membuat yeoja muda tersenyum senang..

Tak lama kemudian, bis pun berhenti didepan mereka. yeoja dingin itu melepaskan pelukannya dari yeoja muda dan melangkah menaiki bis tersebut. “ Yahh eonnie.. tunggu aku!! “. Yeoja muda itu segera berlari mengikuti yeoja dingin. “ Eonnie.. bagaimana kau bisa keluar seperti ini?? apa oppa tak ada dirumah? Bukankah biasanya kau dikurung dikamarmu? Tanpa televisi atau gadget yang bisa menghubungkan dirimu dengan dunia luar “. Yeoja muda itu terus mengoceh, membuat yeoja dingin itu memutar bola matanya dan memasang headset ditelinganya. Yeoja muda yang menyadari hal itu pun, mengerucutkan kembali bibirnya. “ Bahkan aku sedang bicara saja, dia tidak mau mengakui keberadaanku yang sedaritadi disampingnya. Dia terlampau dingin, padahal parasnya sangat cantik bahkan teman-temanku banyak mengaggumi sosoknya termasuk aku “ gumam yeoja muda itu sambil terus menatap yeoja dingin yang memilih memejamkan matanya.

30 menit kemudian, bis itu berhenti dipemberhentian terakhir. Yeoja dingin yang selama diperjalanan memejamkan matanya itu kini membuka matanya dan beranjak dari tempatnya, meninggalkan lebih dulu yeoja muda yang tertidur disampingnya. Ketika yeoja dingin itu sudah turun dari bis dan melangkah pergi dari sana, bis itu pun melaju kembali. Membawa yeoja muda yang masih tertidur nyenyak didalam sana, hingga tak lama kemudian bis itu berhenti mendadak. Pintunya terbuka lebar dan memperlihatkan yeoja muda yang akhirnya terbangun itu, dia berlari mengejar yeoja dingin yang berjalan dengan sangat santai tanpa beban pikiran dikepalanya. “ Yah, eonnie! Kau melupakanku.. “. Langkah yeoja dingin itu terhenti, ketika mendengar kembali ocehan yang keluar dari yeoja muda dibelakangnya. Dan hal itu menyadarkannya, menyadarkan kalau ia baru saja melupakannya sosok yeoja yang lebih muda darinya. Yeoja muda itu berlari menghampiri yeoja dingin dan menepuk bahu yeoja yang lebih tinggi darinya. “ Kalau eonnie dan oppa tau, kau akan habis. “. Yeoja dingin itu membelalakkan matanya ketika mendengar ucapan yeoja muda yang kemudian menjulurkan lidahnya dihadapannya lalu, pergi meninggalkannya sambil terkikik membuat yeoja dingin itu mendengus kesal dan kembali melangkah. Hingga akhirnya kedua yeoja itu sampai didepan rumah yang cukup besar dengan arsitektur eropa yang khas. Yeoja dingin itu menghela nafas sebelum masuk ke dalam rumah itu. “ Jja~.. “. Yeoja muda menarik yeoja dingin itu untuk masuk ke dalam rumah yang selama ini mereka tempati dengan dua orang lagi. “ Lepaskan, kau pikir aku ini buta apa! Aku tau jalan dan kau tak usah menarik-narik lenganku seperti ini! “ bentak yeoja dingin itu, membuat yeoja muda ketakutan.

“ Ohh.. kalian sudah pulang?? “ tanya seorang yeoja lagi sambil memperlihatkan senyum manisnya. “ Eonnie.. “. Rengek yeoja muda yang langsung minta dipeluk oleh kakaknya itu. “ Waeyo?? “ tanya yeoja yang lebih tua dari yeoja muda dan yeoja dingin itu bingung. “ Bukan urusanmu “ jawab yeoja dingin singkat dan langsung memasuki kamarnya dilantai 1. “ Sulli~ah, gwenchana?? Waeyo?? “. Tanya yeoja itu sambil menghapus airmata yang mengalir dari pelupuk mata dongsaengnya itu. “ Stephany eonnie hampir membiarkan bis yang kami tumpangi tadi membawaku pergi lagi “ jawabnya disela-sela isak tangisnya membuat eonnie sulli itu menghela nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.

“ Sampai kapan kau akan seperti itu? Menghukumku seperti ini.. “ batin yeoja itu sambil mengelus kepala dongsaengnya lembut

TBC

Holaaaa… chap 12 yang beda bgt yaa?? Hahayyy.. gw ngerasa bikin cerita yang semakin extreme ke depannya. Entahlah.. mungkin aku lelah.. bagaimana pendapatnya?? Dan apa kabar silent reader?? Betah yaa.. terserah dah yaa.. masih bersyukur gw, kalian masih mau berkunjung ke wp ini. chap selanjutnya.. ditunggu aja. Gak janji cepet yee..

43 comments

  1. Serius ini?
    Selama 5 taun ada moment jeti? *nangis darah* hahaaa
    Aduhhhh…..
    Balikin pany nya dong…kasian sica😦

  2. lah…tu stephany ktmu…tp kok ma sully…lah trz tae ma sica dmn?5 tahun tu cri ppany ga ktmu..lnjut thor..soon..

  3. wow da 5 thn berlalu tp tae blm bs menemukan fany, hbt bgt yg nyulik fany.
    btw fany hlg ingatan ? klo uda sadar kok ga nyari2 tae sm sica ?
    di tunggu lnjt nya

  4. gara2 ada tulisan 5 taun kemudian, gue sedih. huwaaa T^T bagaimana bisa ppany meninggalkan sica oenn bgtu lama. hiks hiks, kembalikan jeti moment thor. 5 tahun kemudian sudah cukup lama.. huhuhu

  5. Unnie aku mah bersyukur itu tukisannya 5 tahun kemudian, kalau end hadeh aku bakalan riweuh di wa
    Taeyeon ko mendadak lemah gitu sih?betul kata sica mana sisi monster dia kenapa ga nongol lagi coba
    Ini mah fany tinggal sama junsu da yah?apa dia di cuci otak dulu sama mereka?

  6. ~>_<~udh 5thn b'lalu n' tae ama jessie lom nemu si fany…..
    Kasian JETI lim smp sehari jadian udh pisah.
    Thor….please…biarkan si Jeti bersatu lg.

  7. Slama 5 thun ini tae sma jessi nggak ktemu dong sma fany trus fany apa dia lupa ingatan atau gmna nih n ky’x dia tnggal sma eun hye..

  8. Kagettt… 5 tahun ?
    Lama sekali…..
    Kasian taeng sama jessie kehilangan ppany.
    Ppany-ah cepet” datang menemui taeng sama sica-ah

  9. Buset 5 taon,tae belom bisa nemuin fany??

    Itu fany hilang ingatan atau gimana? Klau dia dah sadar kok gx nyari taengsic?

    Hmm penuh mistery

  10. apa yg trjd setelah 5 thn… Kemana Tae dkk, kmn jessie…
    Klo dugaan gw benar cewek dingin it (fany) skrg tggl bersama sulli dan eun hye dan gmn crtnya tuh???? Bth flashback nih thor!

  11. fany andweeeee, waegeure? Dasar brengsek, kumpulan junsu eunhye hyo dasar manusia2 tak punya otak, apa tujuan mereka melakukan ini..fany.

    Mworago!! Ige mwoya? Thor kau bercanda? 5th berlalu tae belum bisa menemukan fany, apa yang mereka lakukan sampai tidak tau keberadaan fany, wuah ini bener2 gila thor daebak!

  12. omg…..fany diculik…n psti bikin semua org dkt fany histeris n sedih…siapa yg culik n mw ap mrk???
    yg ak tkutkn fany dimanipulasi ingtnny n jdikn senjata utk lawan tae cs..
    poor jessie yg br sj bsm n hrs rela khlgn cintany…
    bhkn ampe 5 th lmny…omg…jessie sbr y….
    tae q ykin aknbtrs berush….
    crtny mkin panas…..

  13. yoon eun hye hanya karna Cinta ama junsu dia ikutan jadi penjahat. jadi tiffy selama 5 tahun tinggal bersama eunhye.
    sdh lima tahun berlalu, tapi taengsic belum menemukan tiffy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s