Unbelievable 4

Title : Unbelievable 4

Author: Adelayn Tiffany

Main cast: Tiffany hwang, Kim taeyeon, Jessica jung

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaaπŸ˜„

***

Author pov

β€œ Jja~.. kita sampai β€œ ucap taeyeon girang yang langsung keluar dari mobilnya dan membukakan pintu untuk jessica. β€œ Taeng apa tak masalah jika aku datang ke kantormu? β€œ tanya jessica dengan perasaan yang tak enak. β€œ Aniyoo.. gwenchanayo, lagipula kita tidak menginap disini hanya berkunjung saja. Apa yang salah? Kajja.. kau tak perlu sungkan β€œ ajak taeyeon dengan menarik lengan jessica, membuat jessica terdiam karna terkejut.

Mereka pun berjalan memasuki kantor kepolisian, tempat hwang bersaudara bekerja. ketika kedua yeoja itu masuk ke dalam, taeyeon semakin menyeringai dorky ketika melihat teman-temannya dan yoona yang terlihat begitu terburu dengan pakaian dress mini dan seragam kepolisian yang berada disalah satu tangannya. β€œ Anyyeong.. aku pikir kalian tak akan masuk hari ini mengingat tak ada project selanjutnya β€œ ucap taeyeon sambil terkekeh. β€œ Taeng.. kami merindukanmu β€œ. Sooyoung langsung memeluk taeyeon dengan girang. β€œ Waegeurae?? β€œ tanya taeyeon bingung, sooyoung melirik sekilas dan taeyeon langsung menjitak kepalanya. β€œ Mwoya?? β€œ. Sooyoung menggerutu sambil mengelus kepalanya. β€œ Aku tau maksudmu shikshin! Pergilah cari makan dan kau bisa menggunakan kartu dinasku, setidaknya mendapat sebuah potongan membuat kau tak perlu membayar mahal-mahal makananmu itu β€œ jelas taeyeon yang langsung menarik kursi untuk jessica. β€œ Duduklah.. β€œ ucapnya pada jessica, jessica pun tersenyum malu dan langsung duduk. β€œ Yeaahh.. itu baru taenggoku β€œ. Sooyoung berteriak dengan girangnya dan dengan cepat pergi dari kantor.

β€œ Yoong, kau terlihat buru-buru. Mau kemana? β€œ tanya taeyeon sambil mengambil air mineral didalam lemari es. β€œ Aku harus pergi menghadiri fashion show eonnie, apa fany eonnie juga datang?? β€œ tanya yoona, taeyeon kembali berjalan dan memberikan air mineral. β€œ Haruskah?? Aku tak mendengar kalau fany akan pergi menghadiri hal seperti itu β€œ gumam taeyeon yang akhirnya duduk disamping jessica. tiba-tiba, sooyoung kembali dengan berjalan mundur. β€œ Chankmann.. aku hampir melupakannya. Taengo!! Sejak kapan kau menjadi bad girl?? Apa fany menularkan bad girlnya padamu?? β€œ tanya sooyoung dan langsung di β€˜iya’ kan oleh duo shikshin yang akhirnya menyadari keberadaan jessica diantara mereka. β€œ Mwoya? Shikshin pabo! Sica bukan pacarku dan berhenti memanggiku taenggo! Sunny akan memukulmu nanti! β€œ jawab taeyeon sambil melemparkan buku tipis hingga mengenai kepala sooyoung. β€œ Jinja?? Dia bukan kekasihmu yang lain, eonnie? β€œ tanya yoona penasaran. β€œ Geurom.. β€œ jawab taeyeon yang langsung beranjak dari tempatnya.

***

Jessica pov

Perdebatan teman-teman taeyeon sangat lucu dan menghibur. Mereka begitu mencurigaiku dan taeyeon kalau kami adalah sepasang kekasih, terlihat seperti itukah?? Baru saja aku datang dan bergabunga dengan mereka, sepertinya mereka memang orang-orang yang sama asyiknya seperti taeng. Tetapi tidak seperti tiffany dan menurut teman-temannya ternyata tiffany ini bad girl. Dan sepertinya tiffany memang seperti itu, bisa terlihat bagaimana dia memperlakukan yeoja-yeoja yang sempat dekat dengannya seperti bora-ssi. Tetapi, taeyeon memiliki mata yang nakal.

Mengingat kelakuan dua hwang bersaudara ini membuat kepalaku menggeleng.

β€œ Kalau begitu, mengapa kau tak memperkenalkannya pada kami taeng? Dia cantik β€œ ucap yeoja bertubuh tinggi sambil mengedipkan sebelah matanya padaku, membuatku terkejut. β€œ Aish.. kau tak pantas melakukan hal itu. kau malah menakutinya, iya kan eonnie? β€œ tanya yeoja yang memakai baju dress sambil menyingkirkan yeoja bertubuh tinggi itu, membuat aku dan taeyeon terkekeh. β€œ Aku im yoona inmida.. pekerjaanku selain polisi, aku juga seorang model. Chankman.. eonnie.. apa kita pernah bertemu sebelumnya?? β€œ tanyanya membuatku teringat kalau kami memang pernah bertemu sebelumnya. Dijalan yang bernama gangnam, benar.. wilayah apartment sunny dan saat itu.. aishh, tiffany hwang.

β€œ Ne, kita pernah bertemu sebelumnya dijalan gangnam. Saat itu aku hampir kecelakaan.. β€œ jawabku membuat kepalanya manggut-manggut. β€œ Ahh.. dan saat itu pengendara motornya adalah fany eonnie. Ckck.. mereka lucu sekali β€œ gumam yoona sambil terkekeh. β€œ Apa yang kau tertawakan yoong? β€œ tanya taeyeon dan sooyoung bersamaan, membuat yoona terkejut dengan melompat kebelakang. β€œ Ya tuhan.. kalian mengejutkanku. Tak ada.. aku hanya mengingat kejadian saat fany eonnie yang berhasil menghindari eonnie ini β€œ. Tunjuk yoona pada jessica, membuat taeyeon langsung memukul lengannya. β€œ Eonnie ini punya nama β€œ ucap taeyeon. β€œ Pabo! β€œ. Sooyoung menjitak kepala yoona β€œ Ishh.. appo eonnie β€œ rengek yoona manja.

β€œ Aku jessica jung β€œ. Aku memperkenalkan diri sambil berbungkuk dihadapan mereka. β€œ Aku sooyoung.. aku sangat menyukai makanan β€œ ucapnya dengan bangga, membuat taeyeon dan yoona memutar bola matanya malas. Melihat keakraban mereka membuatku terhibur, mereka sangat lucu dan menggemaskan.

***

Author pov

Orang-orang digudang usang begitu terkejut ketika mendengar satu temannya ditemukan tewas dengan mengenaskan. Yeoja yang dipanggil boss oleh hyoyeon itu duduk ditempatnya dengan lemas, ia memukul kepalanya berkali-kali. Dia memikirkan bagaimana hal ini bisa terjadi, beruntunglah dia datang ke negara itu jika tidak anak buah yang berada dihadapannya ini bisa saja satu persatu tertangkap oleh kepolisian.

β€œ Siapa yang membunuhnya? Apa kau tau hyo?? β€œ tanya yeoja itu dingin hingga hyoyeon merasa tatapannya menusuk pada tubuhnya. β€œ H-h-hwang bersaudara β€œ Jawabnya dengan suara yang bergetar. β€œ Dia membunuhnya ketika donghae berhasil ditemukan tengah mencoba memperkosa sepupuku yang ia beli dariku β€œ jelas hyoyeon dengan terbata-bata, membuat yeoja itu kembali berdiri dan melempar mejanya dengan keras. β€œ Kalian bodoh!! β€œ. Nafas yeoja itu tersenggal-senggal, lalu ia mengusap wajahnya dan tersenyum evil β€œ Tetapi anak itu lebih baik dibunuh saja daripada ia tertangkap dan mengungkapkan keberadaan kita β€œ. Ucapnya. β€œ Persiapkan misi dan hubungi junsu, aku sudah lama tak bertemu dengannya β€œ lanjut yeoja itu yang kembali duduk disofa dengan tenang. β€œ Junsu tengah terbang ke korea boss… β€œ jawab salah satu anak buah yeoja itu, membuat kening yeoja itu berkerut. β€œ Ada urusan apa dia, bahkan aku sudah berada disini β€œ gumam yeoja itu.

***

β€œ Fany~ah.. β€œ panggil bora dari salah satu ruangan didalam kliniknya. β€œ Ne.. chankmann β€œ jawab tiffany yang baru menyimpan beberapa kardus yang cukup berat ke salah satu ruangan yang lainnya, lalu ia segera berlari menuju bora berada. β€œ Waegeurae? β€œ tanya tiffany yang melihat bora tengah kesusahan sambil bersandar dipinggir pintu. Pandangan mata tiffany tertuju pada bokong bora yang terlihat sexy, karna pada saat itu bora tengah berbungkuk dan pakaian yang digunakannya adalah pakaian dress yang minim. Cepat-cepat tiffany menggelengkan kepalanya untuk membuang jauh-jauh apa yang baru saja berada dalam bayangannya.Β  β€œ Sejak kapan pikiranku sama seperti taetae β€œ gumam tiffany yang segera menghampiri bora.

β€œ Waegeurae mantan pacar? β€œ bisik tiffany sambil membantu bora mengangkat barangnya dari belakang, secara tidak langsung tiffany tengah memberikan back hug pada bora. β€œ Mantan pacar yang pengertian, kau selalu bisa membuat hatiku luluh kembali fany~ah β€œ ucap bora yang langsung membalikkan tubuhnya dan mengalungkan kedua tangan dileher tiffany, membuat tiffany terkejut. β€œ B-bora~ah, bagaimana dengan barangnya.. ini cukup berat β€œ ucap tiffany terbata-bata. β€œ Kau berbohong padaku, barang itu tidak berat sayang β€œ bisik bora seduktif, membuat tiffany merinding. Dengan sentuhan lembut bora berhasil membuat tiffany menjatuhkan barang yang sebelumnya mereka pegang bersama, lalu ia mendorong tiffany hingga berhasil tersudutkan. Bora menyeringai penuh nafsu ketika melihat keringat yang mengucur menyusuri leher jenjang tiffany.

β€œ B-bora.. β€œ panggil tiffany gugup. bora membasahi bibirnya dengan gerakan yang membuat orang yang melihatnya bergetar. β€œ Wae?? Apa kau takut?? Sejak kapan kau seperti itu, huh? β€œ tanya bora sambil menghampiri tiffany. tiffany mencoba menghindari bora hingga ia terjatuh disofa. β€œ Waegeurae?? Aku hanya ingin membersihkan keringatmu, bodoh! β€œ ucap bora yang langsung duduk dipangkuan tiffany dan menghapus keringat yang membasahi wajah tiffany dengan telanten, membuat tiffany bernafas lega. β€œ Kau membuatku takut, kau tau! β€œ ucap tiffany sambil mencubit pipi bora, membuat bora tertawa. β€œ Arra.. lagipula, kalau memang melakukan hal lebih.. wae?? Kau tidak suka?? Aku ahli dalam hal itu β€œ ucap bora sambil menggerutu. β€œ Arro.. aku tau kau ahlinya~.. β€œ jawab tiffany yang langsung terdiam, ketika merasakan bora menyapu bibirnya. Mereka terdiam cukup lama, menit selanjutnya bora mendekatkan wajahnya pada tiffany. dan tiffany pun memejamkan matanya hingga akhirnya bibir mereka bertemu. Mereka berciuman cukup lama, bora lah yang terus melumat bibir tiffany sedangkan, tiffany hanya membalas ciumannya lembut. hingga mereka kehabisan nafas dan melepaskan tautan bibir mereka, tiffany memandang dalam bora.

β€œ Wae, dulu kau meninggalkanku? β€œ tanya tiffany memecahkan keheningan. β€œ Kau tau, kalau aku tak bisa berhubungan jarak jauh. Aku harus menyelesaikan studi kedokteranku di new zealand β€œ jawab tiffany. β€œ Bagaimana perasaanmu saat kau memutuskanku, hmm? β€œ tanya tiffany β€œ Menurutmu? β€œ. Bora memeluk tubuh tiffany erat. β€œ Kau bahkan bisa mengalihkan pandanganmu dariku pada yoon eun hye β€œ ucap bora, membuat tiffany tersenyum. β€œ Dia tidak mencintaiku. Dia mencintai junsu β€œ. Tiffany melepaskan pelukannya dan kembali menatap bora. β€œ Aku harus pergi, sudah lama aku tak pergi ke kantor. Nanti aku akan menghubungimu lagi, gwenchana? β€œ tanya tiffany dan langsung mendapat respon anggukan dari bora.

Mereka pun segera beranjak dari sofa, bora mengantarkan tiffany ke depan. β€œ Hati-hati dijalan.. β€œ ucap bora sambil membenarkan letak dasi dan blazer yang tiffany kenakan. Tiffany hanya tersenyum dan melambaikan tangannya sebelum melajukan mogenya ke jalan raya.

***

β€œ Eonnie.. aku harus berangkat, aku bisa terlambat β€œ ucap yoona dengan makanan yang masih memenuhi mulutnya. β€œ Yah! Habiskan dulu makanan dimulutmu itu! β€œ. Ucap sooyoung yang sama seperti yoona sambil menarik tubuh si maknae untuk kembali duduk. β€œ Kau juga sama bodoh! β€œ. Taeyeon memberikan air mineral didepan duo shikshin membuat jessica terkekeh. β€œ Arroo.. aku pergi, anyyeong β€œ. Yoona langsung mengambil air mineral dan berjalan tergesa-gesa meninggalkan ketiga yeoja yang masih menikmati makanan mereka.

Tak lama kemudian, ponsel taeyeon berdering. Setelah taeyeon melihat nama dilayar ponsel tersebut ternyata sekretaris diperusahaannya, ia segera menerima panggilan tersebut.

β€œ Ne, luna? Waeyo? β€œ

β€œ Eonnie.. oddiga?? β€œ tanya luna yang sudah dianggap dongsaeng seperti seohyun dan yoona oleh hwang bersaudara.

β€œ Aku dikantor kepolisian waeyo?? β€œ

β€œ Tadi sunny eonnie menghubungiku dan meminta kau untuk datang ke apartmentnya. Lalu sekretaris fany eonnie, pagi-pagi sekali memberikan surat pengunduran diri. Ottokkae?? Fany eonnie pasti akan marah kalau tak menemukan sekretaris baru secepatnya β€œ

β€œ Jinjayo?? Arrasseo, aku akan segera mencari solusinya. Aku akan menghubungimu lagi luna~ah.. β€œ

β€œ Ne, eonnie.. β€œ

Klik..

β€œ Waegeurae? β€œ tanya jessica penasaran. β€œ Ada apa taeng? Lama-lama kau bisa membuat selera makanku hilang β€œ gerutu sooyoung sambil terus makan dan tak memperdulikan kedua yeoja dihadapannya. β€œ Sica~ah.. beruntung kau ada disini. Bisakah kau membantuku? β€œ tanya taeyeon dengan memasang puppy eyesnya, membuat jessica kebingungan. β€œ Waeyo?? β€œ tanya jessica penasaran. β€œ Jadilah sekretaris tiffany, jebal.. β€œ. Taeyeon memohon dengan sangat imut, membuat sooyoung tersedak makanannya sendiri. β€œ Cih.. shikshin pabo! β€œ gumam taeyeon sambil melirik kesal pada sooyoung yang mengganggu actingnya. β€œ Aku tak mau menjadi sekretaris tiffany, dia sangat kasar β€œ. Jessica menolaknya mentah-menta. β€œ Jebal.. hanya sementara, ne?? Ayolaahh.. β€œ pinta taeyeon. melihat usaha taeyeon seperti itu, membuat jessica tak bisa menolak lagi. bagaimanapun ia hampir saja memberikan dirinya begitu saja pada oranglain jika taeyeon tak menolongnya pada malam itu. β€œ Kalau saja bukan kau yang memohon seperti ini, aku tak mungkin mau melakukannya untuk yeoja dingin itu. lagipula kenapa tak dia saja yang memohon seperti ini β€œ gumam jessica, membuat taeyeon menyeringai dorky dan langsung memeluk jessica erat. β€œ Gomawoo.. β€œ ucap taeyeon girang, membuat jessica terdiam.

***

Tiffany pov

Aku menghentikan laju motorku didepan lobby, hingga kulihat salah satu petugas menghampiriku dan mengambil alih motorku. β€œ Selamat pagi β€œ sapaku sambil tersenyum padanya, dan petugas itu terlihat gugup. ada apa dengannya, apa ada yang salah padaku?? Aku memang baru hari ini menyapanya, biasanya aku hanya melemparkan kunci motor mogeku dan langsung masuk ke dalam. Saat aku baru saja akan melangkahkan kaki untuk masuk, aku melihat mobil taetae datang dan berhenti didepanku. Dia dengan jessica?? apa aku tak salah liat?? Jinja, apa taetae mencoba menjadi bad girl sepertiku?? Tak mungkin! Meskipun otaknya byun tetapi dia type orang yang setia β€˜sedikit’.

β€œ Anyyeong ppany~ah β€œ. Taeyeon menyeringai dorky sambil melambaikan tangannya padaku. β€œ Haii taetae.. kau baru datang? β€œ tanyaku dengan langsung menghampirinya yang masih berada didalam mobil bersama yeoja bodoh itu. β€œ Kudengar sekretarismu baru saja memberikan surat pengunduran diri pada luna β€œ jelas taeyeon, membuatku terkejut. β€œ Mwo?? Waeyo?? lalu siapa yang akan menjadi sekretarisku?? β€œ tanyaku penasaran. β€œ Molla.. aku tak tau alasan orang itu, maka dari itu aku datang kesini β€œ jawab taeyeon, membuatku bingung. β€œ Mwo? Apa yang akan kau lakukan? β€œ tanyaku dengan curiga ketika taeyeon semakin menyeringai dorky dihadapanku. β€œ Terimalah sica menjadi sekretarismu β€œ jawabnya. β€œ MWO??? Jangan gila taetae! β€œ. Tolakku.

β€œ Taeng.. aku juga tak mau β€œ rengek yeoja bodoh itu. aku juga tak ingin bekerja bersamanya, bisa-bisa pekerjaanku berantakan. β€œ Aishh.. kalian sama-sama keras kepala dengan begitu, kalian cocok jika bersanding dalam pekerjaan. Keluarlah sica, aku harus segera menemui sunny β€œ ucap taeyeon sambil mendorong-dorong jessica untuk keluar dari mobilnya. β€œ Yah! Tae! β€œ panggilku ketika taeyeon melajukan kembali mobilnya sambil melambaikan tangannya. Dia tertawa! Aishh.. membuatku frustasi.

Sekarang yeoja itu berada dihadapanku dengan wajah yang ditekuk, bagaimana bisa pagi-pagi begini aku bisa melihat wajah muram seseorang. Bisa-bisa moodku berubah drastis! β€œ Jja! β€œ ajakku untuk masuk ke dalam, aku berjalan didepannya dan ia mengikutiku tanpa berbicara apa-apa. Beberapa karyawan segera menyambutku didepan pintu loby

***

Taeyeon pov

Aku baru saja mengantarkan sica ke kantor tiffany. haha.. melihat mereka membuatku tak berhenti tertawa. Seperti kucing dan anjing tapi suatu saat lihat saja kalau mereka ternyata saling menyukai, aku akan menjitak tiffany sepuasku! Hahaha… lebih baik aku segera menemui kekasihku, sudah beberapa hari juga aku tak bertemu dengannya. Resiko seorang putri, banyak kesibukkan yang membebaninya, mudah-mudahan tubuhnya tak semakin menyusut hihi..

Setelah 25 menit melajukan mobil dijalan raya, akhirnya aku sudah memarkirkan mobil digerasi apartmentnya. Aku keluar dari mobil dan langsung menekan beberapa tombol sebagai accessku untuk masuk. bisa kudengar ketika memasuki apartmentnya, dentingan gelas dan piring bersamaan memenuhi salah satu ruangan yang tak bersekat. Aku melihatnya tengah menyibukkan diri dipantry dan dia hanya menggunakan kemeja yang kebesaran, sexy..

Chu..

Aku mengecup bahunya sambil melingkarkan kedua tangan diperutnya. β€œ Taengoo.. β€œ panggilnya girang dan langsung membalikkan tubuhnya lalu, memelukku erat. β€œ Ya tuhan.. kau over ceria sunny~ah, waegeurae? β€œ tanyaku terkejut melihat sikapnya yang sangat ceria ketika aku datang. β€œ Bogoshippo.. β€œ ucapnya yang langsung menatapku tanpa melepaskan kedua tangan yang melingkar dileherku. β€œ Nado bogoshippo.. ada apa kau memanggilku, hmm? β€œ tanyaku yang langsung menggendongnya dan mendudukkan dipantry. β€œ Tak ada.. aku hanya merindukanmu sayang β€œ jawabnya sambil merapikan rambutku lalu, mengecup pipiku lembut. β€œ Kau semakin menggemaskan dan ada apa dengan itu? β€œ tanyaku sambil menunjuk ke arah dadanya. β€œ Wae, wae, wae?? Byuntaengmu semakin akut, eoh?? Apa selama aku tak ada disampingmu, kau jajan wanita huh?? β€œ tanya sunny curiga. β€œ Mwoya! Aniyoo.. aku kan hanya bercanda β€œ. Bantahku dan langsung mengecup bibirnya lembut. β€œ Hmm.. a-aku masih harus membuat jus, taengoo.. β€œ ucapnya disela-sela ciuman kami.

β€œ Bagaimana kalau kita membuat jus bersama? β€œ tanyaku sambil menyeringai, aku tau dia pasti mengerti apa yang kumaksud membuat jus bersama. Benar dugaanku, sunny tersenyum dengan winknya. β€œ Byuntaeng!! β€œ. Jitaknya pada kepalaku. β€œ Aishh.. appo sunny~ah, kau jahat sekali β€œ rengekku. β€œ Shireo! Aku tak mau melakukannya, kau selalu memenangkannya β€œ gerutu sunny yang mencoba turun dari pantry namun, dengan cepat aku menggendongnya dan melemparkan tubuh kami diatas sofa. β€œ Baiklah, aku akan membuat kita seri. Bagaimana? β€œ tawarku sambil menaikkan salah satu alisku. β€œ Yaksoke? β€œ tanyanya, aku mengangguk mantap. Aku tau, kalau nafsu kemanusiaannya tengah ia rasakan hahaha…

Dengan gerakan cepat, aku membuka seluruh pakaiannya yang hanya mengenakan kemeja kebesaran itu. hingga bisa kulihat pakaian dalamnya yang serba hitam. Aku langsung melumat bibirnya dan ciumanku perlahan turun ke jenjang lehernya hingga ke bukit kenikmatan yang aku sukai. Permainan kami berlangsung sangat panas dan menggairahkan, berbagai desahan kami keluarkan hingga memenuhi apartmentnya.

***

Jessica pov

Tanpa persiapan apapun, aku mengharuskan bekerja sebagai sekretaris diperusahaan hwang bersaudara. Terlebih aku harus menjadi sekretaris tiffany hwang! secara tidak langsung, aku memberikan umpan pada seekor macan, aku baru saja berkeliling perusahaan ini diantar oleh luna sekretaris taeyeon. luna sangat ramah dan sabar mendeskripsikan semua hal yang berada diperusahaan ini, dia juga menceritakan karakter-karakter kedua hwang bersaudara yang sangat berbeda tetapi mereka memiliki banyak penganggum dinegara inggris ini.

Cih.. apa yang dibanggakan dari seorang tiffany hwang. kalau taeyeon, aku percaya dia memang membanggakan. Dia memiliki sifat yang hangat dan terbuka pada semua orang. β€œ Tetapi eonnie.. kau jangan hanya menilai 2 hwang bersaudara ini dari luarnya~.. β€œ ucap luna yang duduk disampingku. β€œ Maksudmu? β€œ tanyaku bingung. β€œ Kedua hwang bersaudara ini tetap banyak memiliki kelebihan dibanding kekurangannya. Meskipun, aku adalah sekretaris taeyeon eonnie. Tetapi aku menganggumi sosok tiffany eonnie, adikku juga menganggumi tiffany eonnie. β€œ jelas luna.

Dua orang lagi yang memuja-muja tiffany hwang selain seohyun. Ya tuhan, apa yang dia lakukan hingga bisa mencuci otak luna dan dongsaengnya?? β€œ Bagaimana dengan taeyeon? β€œ tanyaku penasaran. β€œ Taeyeon eonnie sama terkenalnya dengan tiffany eonnie, banyak anak kecil dan orang berumur yang menyukainya karna taeyeon eonnie selalu menghadiri bakti sosial ke panti-panti sosial dan panti asuhan. Tak jarang pula tiffany eonnie ikut bersama taeyeon eonnie, sisi lain didalam diri mereka. mereka selalu terlihat bahagia saat menghadiri acara tersebut dan kudengar tiffany eonnie lah yang mendonorkan sebagian ginjalnya pada taeyeon eonnie β€œ jelas luna membuatku manggut-manggut mengerti, namun selanjutnya aku menyadari sesuatu. β€œ Mwo?? Kau bilang apa luna?? Tiffany mendonorkan sebagian ginjalnya pada taeyeon?? β€œ tanyaku tak percaya.

β€œ Apa yang kalian bicarakan? β€œ tanya tiffany dingin yang sudah berada tak jauh dari kami. Dengan panik, luna segera beranjak dan diikuti olehku. Tiffany berjalan menghampiri kami dengan wajah yang kusut, sepertinya pekerjaannya membuatnya seperti itu. β€œ Kalian membicarakanku?? β€œ tanyanya lagi dingin dengan matanya yang menusuk menatap kami tajam. β€œ A-ani.. t-tiffany eonnie.. β€œ jawab luna terbata-bata sambil menundukkan kepalanya, membuatku kesal. Bagaimana bisa ia membuat luna ketakutan seperti itu, tapi tatapanya memang menyeramkan. β€œ Kalau memang kami membicarakanmu, kenapa eoh?? β€œ tanyaku menantang. β€œ Kau ingin aku pecat, jessica jung? β€œ tanya tenang namun, tetap saja horor. β€œ M-mwo?? β€œ. Aku menganga lebar ketika mendengar ucapannya yang tak berperasaan itu. β€œ Kalian digaji bukan untuk membicarakan orang, kalian digaji untuk bekerja! arrasseo! β€œ ucap tiffany tegas. β€œ N-ne, eonnie.. maafkan aku.. β€œ sesal luna dengan mata yang berkaca-kaca.

β€œ Aku akan keluar. Jessica jung! Kau ikut aku! β€œ ucapnya membuatku terkejut dan segera mengikutinya dari belakang. β€œ Luna~ah, tenanglah.. jangan dimasukkan ke hati β€œ ucapku tanpa mengeluarkan suara pada luna dan sepertinya luna mengerti ucapanku, terlihat dari senyuman yang mengembang diwajahnya sambil melambaikan tangan ke arahku.

***

Author pov

Jessica dan tiffany berjalan memasuki lift. Hingga tak lama kemudian, mereka sudah berada dilantai dasar. Tiffany bersikap seolah tak ada jessica dibelakangnya, sehingga jessica cukup kewalahan menyamakan langkahnya dengan tiffany yang lebih tinggi darinya. Setelah tiffany dan jessica berada diluar loby, salah seorang petugas membawa moge tiffany kehadapan pemiliknya lalu memberikan kunci moge tersebut dengan sopan. β€œ Terimakasih β€œ ucap tiffany pada petugas itu, membuat jessica menganga mendengarnya.

β€œ Apa aku tak salah dengar kalau dia mengucapkan terimakasih?? β€œ batin jessica

Tiffany segera memakai helmnya dan menaiki mogenya, sedangkan jessica hanya diam kebingungan. β€œ Apa yang kau lihat? β€œ tanya tiffany sambil membuka kaca helm full facenya. β€œ Tidakkah kau terlalu berlebihan pada luna? β€œ tanya jessica sambil menajamkan matanya, membuat tiffany gugup. β€œ W-waeyo?? apa kau ingin aku langsung memecatnya?? Aku akan langsung memecatnya sekarang juga jika kau tak kunjung naik β€œ jawab tiffany datar sambil menyalakan mesin mogenya. Mendengar hal tersebut, dengan cepat jessica langsung naik dibelakang tiffany. β€œ Mana helm untukku? β€œ tanya jessica namun, tak ditanggapi oleh tiffany yang langsung melajukan motornya ke jalan raya. Karna keterkejutan jessica yang hampir saja jatuh, membuat jessica memeluk tubuh tiffany erat ditambah tiffany membawa mogenya dengan kecepatan tinggi. β€œ Yah!! Pelankan kecepatanmu, ini berbahaya untukku!! β€œ teriak jessica ketakutan

β€œ Tapi ini tidak berbahaya untukku, miss jung β€œ gumam tiffany sambil tersenyum dan semakin fokus menatap jalanan lurus dihadapannya.

***

Bukk…

Bukk…

Bukk…

Tiffany memukul beberapa bola baseball yang dilemparkan oleh mesin otomatis ke arahnya, dirinya begitu sangat fokus hingga tak menyadari bahwa jessica sudah beberapa kali melayangkan pertanyaan padanya.

#Flashback

Tiffany melemparkan tubuhnya dikursi kerja ruangannya, ia membuka laptopnya dan memeriksa beberapa email yang masuk hingga ia menemukan email masuk dari yoon eun hye. sebuah senyuman manis terukir diwajahnya, ia segera membuka email tersebut.

Gunakan skype-mu, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan padamu. Aku sudah bertemu dengan omma.

Tiffany menyernyitkan keningnya ketika membaca isi email eun hye, dengan cepat ia menggunakan skype-nya dan menghubungi eun hye. tak lama kemudian, tiffany bisa melihat seseorang yang selalu ia rindukan diseberang sana. Eun hye tersenyum sambil melambaikan tangannya.

β€œ Anyyeong fany~ah.. aku baru saja sampai. Jam berapa ini?? seharusnya ini sudah sore disana β€œ

β€œ Kau benar, eonnie.. bagaimana suasana disana?? β€œ

β€œ Banyak berubah fany~ah, semakin indah β€œ

β€œ Jinjayo?? Apa kau sudah makan? Kau membutuhkan sesuatu, eonnie? β€œ

β€œ Aku hanya butuh melihatmu fany~ah.. β€œ

Ucapan eun hye membuat perasaannya mulai tak tenang.

β€œ Waeyo? β€œ

β€œ Junsu oppa, melamarku. Dan hari ini dia menemui kedua orangtuaku, itu alasan omma menyuruhku untuk pulang β€œ.

Tiffany terdiam begitu mendengar ucapan eun hye, ia seperti tersengat listrik dengan tegangan yang sangat kuat.

β€œ Lalu?? Apa kau akan menerimanya? Kau mencintainya?? β€œ

Yoon eun hye menundukkan kepalanya dengan mata yang berkaca-kaca.

β€œ Mian fany~ah.. aku mencintainya dan aku~.. β€œ

β€œ Arro eonnie.. tak perlu dilanjutkan. Congratulation.. semoga kalian bahagia, aku masih banyak pekerjaan β€œ.

β€œ Fany~ah.. β€œ. Panggil eun ye yang langsung terputus karna tiffany langsung menutup laptopnya kasar.

Tiffany menghela nafas, ia menyandarkan kepalanya dipunggung kursi. Ketika ia menyadari sesuatu, ia segera mencari hal itu dengan terburu-buru. Hingga ia menemukan tabnya. Diperiksanya tab tersebut, begitu banyak pesan masuk dari mata-matanya. Dengan gerakan cepat, tiffany membuka pesan tersebut satu-persatu.

Junsu pergi ke korea kemarin sore, menurut spy yang aku kirimkan ke sana. Ia berencana untuk melamar yoon eun hye.

Yahh!! tiffany hwang! kemana kau?? Apa yang harus aku lakukan??

Kau melepaskannya huh??

Yahh!! kau benar-benar melepaskannya?? Katakan padaku, apa yang harus aku lakukan. Aku choi siwon bisa melakukan apapun yang kau minta.

Yah!! Majikanku! Kau tak akan memecatku kan??

Tiffany mengerang frustasi, dia terlambat melakukan sesuatu lewat spy pribadinya choi siwon.

#Flashback end

β€œ Jadi seperti ini pekerjaan seorang tiffany hwang?? β€œ gumam jessica sambil berdecih, hal itu terdengar oleh tiffany. membuat tiffany kesal dan langsung menoleh ke arahnya dengan kesal, ketika tiffany akan kembali memukul bola baseball tersebut. Detik selanjutnya..

Bukk..

Tiffany terlempar ketika bola baseball mendarat dihidungnya. β€œ Aishh.. β€œ erang tiffany sambil menutup wajahnya dengan mata yang berair. Sedangkan, jessica terlihat terkejut dan khawatir sehingga langsung menghampiri tiffany yang berada didalam jaring-jaring tersebut. β€œ O-omo.. gwenchana?? β€œ tanya jessica khawatir sambil mencoba membuka kedua tangan tiffany yang masih terus menutup wajahnya.

Beberapa petugas serta manager pendiri baseball trade center itu berhamburan menghampiri tiffany. β€œ Miss.. are you okay?? β€œ tanya manager tersebut pada tiffany, namun tiffany hanya memperlihatkan kelima jarinya. β€œ Sir.. bisa kau bawakan kotak p3k?? β€œ pinta jessica dan langsung mendapat respon cepat dari manager itu. tak lama kemudian, seorang petugas membawakan p3k. β€œ Okay.. kalian boleh pergi sekarang, biar aku yang menanganinya. Thankyou.. β€œ ucap jessica sopan.

Setelah semuanya pergi, tinggalah tiffany dan jessica. β€œ Bukalah.. β€œ ucap jessica sambil mencoba melepaskan kedua tangan tiffany. perlahan, tiffany melepaskan kedua tangan dari wajahnya. ia membiarkan jessica melihat apa yang terjadi diwajahnya, hingga jessica terkejut ketika melihat darah yang mengalir dari hidung dan tiffany yang mengeluarkan air matanya. β€œ Mani appo?? β€œ tanya jessica khawatir. Tiffany menggelengkan kepalanya dan tiba-tiba menjadi anak yang lebih manis, membuat jessica kebingungan.

β€œ Jangan bergerak ini akan sedikit sakit β€œ. Dengan perlahan, jessica membersihkan darah dari hidung tiffany. merawatnya dan sentuhan terakhir yang dilakukan jessica adalah menempelkan hansaplast diatas hidung tiffany. β€œ Selesai.. β€œ. Jessica menepuk kedua tangannya dengan senyuman puas. β€œ Bodoh, kau selalu membuatku sial! β€œ gerutu tiffany membuat jessica kesal.

β€œ Kau yang bodoh! sudah tau kau tengah bermain baseball, masih bisa menoleh kebelakang β€œ jawab jessica sambil berdiri. β€œ Itu karna kau! Aku kan menoleh kebelakang untuk melihat tingkah bodohmu! β€œ elak tiffany. β€œ Lalu kau pikir, mesin itu mengetahui kalau pemainnya sedang menoleh ke belakang eoh?? Pabo! β€œ ucap jessica, membuat tiffany semakin kesal.

Tak lama kemudian, ponsel tiffany yang sedaritadi digenggam jessica berdering.

β€œ Taetae.. waeyo?? β€œ

β€œ Kau dimana?? β€œ

β€œ Aku sedang bermain baseball β€œ

β€œ Ada sesuatu yang terjadi padamu, miyoung? β€œ

β€œ Ani.. gwenchana, wae? β€œ

β€œ Aku titip sica padamu, jangan lupa malam ini kita ada acara diclub. Kau juga harus membawa sica kesana β€œ

β€œ Kau dan sunny akan pergi ke sana juga?? β€œ

β€œ Ani.. sebentar lagi aku akan mengantar sunny ke istana, aku harus menemaninya memeriksa makanan raja dan ratu β€œ

β€œ Aishh.. arro, arro.. β€œ

β€œ Ohh.. jangan lupa ajak juga bora β€œ

β€œ Untuk apa? Jangan bilang kau~.. β€œ

β€œ Dia menggemaskan dan sexy, sudah.. aku tutup bye.. β€œ

Klik..

β€œ Apa itu taeng?? β€œ tanya jessica penasaran. β€œ Kalau iya kenapa, huh? β€œ tanya tiffany cetus sambil beranjak dari tempatnya. β€œ Kau selalu merepotkanku. Jja~.. β€œ. Tiffany menarik lengan jessica untuk pergi dari sana. Melihat tiffany yang menarik lenganya, membuat jessica terkejut dan gugup. β€œ Y-yah! Kita mau kemana?? β€œ tanya jessica gugup sedangkan, tiffany hanya menyeringai evil.

TBC

Hahay.. ini ff lumayan rada rapi yee daripada kemarin yang sangat merumitkan ckckck..

Moment PaBo (Ppany Bora) lumayan yee?? Hahay.. yang bilang ppany bad girl? Iyee.. dia emang bad girl, taeng juga gak jauh dari ppany. Semua ini karna kehidupan mereka yang bebas..

Ada yang mau ditanyain?? Dan yeeaahh.. si eun hye pulang karna si junsu ngelamar, lengkap kan fany?? Eakakkaka.. selanjutnya, pantengin aja terus nih ff xixi pye..pye..

30 comments

  1. Kkkkkkk..
    Jeti moment sma kyak di everyone love her..hdungnya sm2 berdarah…
    Wkwkwkwkwk
    so sweet ih..dr benci jd cinta (mudah2an)
    ga tega ngeliat ppany bermesraan ama bora..ppany mesraan ama sica aja yah..
    #plakkk..
    Yeyeyey..ku tunggu chapter slnjutnya un

  2. hehehehe bau-bau nya nih ff jadi jeti lagi..iiyeyeeeyeyeyeyeyeee *girang banget*
    boss hyo sape yee penasaran.. -.-

  3. panny asek2 joss sma bora trus ngenes bgt d tnggal eun hye.
    poor panny u.u

    tae n sunkyu lmayan hot ya adegannya ahahaha
    lanjut ya kakπŸ™‚

  4. eunhye apa motifnya coba kerjasama dengan junsu, udah deh fany kamu sama sica aja gak usah dengan eunhyemu yang bermuka dua itu aish…aigo taeng dan sun bisakah mereka tidak melakukannya dalam sehari ckck…haha byuntaeng.

  5. ya part 3 agk amburadul tp skrg udh rapi. q ingin asp yg diktkn tae utk JeTi agr jd nyta^^
    g th klo jd shbt PaBo q sih oke aj tp klo jd kekasih g rela bgt…wlpn fany badgirl tp bgiku sih fany tuh cool^^

  6. taeng sengaja kali ya ngedeketin jessi ama tiffy. duh, kasian tiffy patah hati. emang tiffy jodoh nya jessi. jadi tiffy patah hati mulu sebelum bertemu jessi.
    huuuu. taesun ckckckxkxkxxxxx…. lol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s