Unbelievable 3

Title : Unbelievable 3

Author:Β Adelayn Tiffany

Genre: Yuri, romance, etc.

Main cast: Tiffany hwang, Kim taeyeon, Jessica jung

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan diharapkan jika ingin copy paste, silahkan disertai pula dengan nama authornya. Saling menghargai yaaπŸ˜„

***

16.00 KST

Tiffany membuka matanya secara perlahan dan terkejut begitu menemukan sosok eun hye tertidur disampingnya sambil memeluk tubuhnya. Ani.. justru mereka tertidur dengan saling berpelukan. Melihat eun hye yang tertidur disampingnya membuat tiffany tersenyum dengan sangat manis, tangan kirinya tergerak untuk mengelus pipi eun hye dengan lembut tanpa berniat mengusik tidur yeoja yang sudah lama ia cintai.

Perlahan tiffany mendekatkan bibirnya ke pipi eun hye dan mengecup pipi eun hye cukup lama. Ketika merasa tubuh eun hye bergerak, cepat-cepat tiffany kembali memejamkan matanya untuk berpura-pura tertidur. β€œ Enghh.. β€œ. Eun hye terbangun dan menemukan tiffany masih memejamkan matanya, membuatnya tersenyum. Bagi eun hye, memandang wajah tiffany ketika tertidur itu membuatnya bisa melihat bagaimana wajah polosnya tiffany hwang yang membuatnya semakin gemas.

Kali ini, eun hye juga mengelus pipi tiffany dengan lembut. mengecup kening tiffany dan kembali memandangi wajah cantik tiffany yang masih terus terpejam. Hingga tak sengaja eun hye menyenggol tangan kanan tiffany, sehingga tiffany mengerang dan terbangun dari pura-pura tidurnya. β€œ O-omoo.. gwenchana? Mani appo? β€œ tanya eun hye khawatir sambil mengelus tangan kanan tiffany. β€œ Appo, eonnie β€œ. Tiffany terbangun dan langsung bersandar dipunggung tempat tidurnya. β€œ Mianne, jeongmal mianne.. β€œ. Sesal eun hye. menit selanjutnya, tiffany memperlihatkan senyuman manisnya pada eun hye.

β€œ Gwenchanayo, eonnie.. aku hanya mengerjaimu saja tadi β€œ. Tiffany terkekeh dan langsung mendapat cubitan diperut dari eun hye, membuat tiffany mengaduh kesakitan dan kembali tertawa. β€œ Kau selalu membuatku khawatir β€œ. Ucap eun hye, membuat tiffany terdiam tak menyangka β€œ Jeongmal? Kau mengkhawatirkanku?? Ohh.. tidakkah seharusnya kau pergi bersama junsu siang ini? Secepat itukah pertemuan kalian? β€œ tanya tiffany bertubi-tubi. β€œ Itu karna kau, jika saja taenggo tidak menghubungiku dan mengabariku kalau tadi pagi kau kecelakaan aku tak akan sekhawatir ini dan memutuskan untuk mengulang pertemuannya lain waktu β€œ jelas eun hye. β€œ Mengulang pertemuan dilain waktu? Senyaman itukah kau dengannya? β€œ tanya tiffany sinis β€œ Not bad β€œ jawab eun hye sambil tersenyum manis β€œ Kau memang selalu merasa nyaman dengan setiap orang β€œ gumam tiffany membuat eun hye menatap ke arah tiffany tajam. β€œ Apa yang baru saja kau gumamkan, huh? β€œ tanya eun hye dengan menyipitkan matanya. β€œ Tidakkah kau tau, kenapa pagi ini aku kecelakaan huh? semua ini gara-gara eonnie. Sepanjang perjalanan, aku tak berhenti memikirkan pertemuan kalian yang membuatku muak β€œ. Ucap tiffany dengan kesal. β€œ Kau cemburu? β€œ tanya eun hye menggoda. β€œ Tentu saja, sudah kukatakan kalau aku mencintaimu. Tidakkah kau bisa melihat keseriusanku saat ini, eonnie? Tak bisa? β€œ. Tiffany menatap tajam eun hye, membuat eun hye canggung dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. β€œ Selalu seperti itu β€œ gumam tiffany sambil menyibakkan selimut yang menutupi tubuhnya.

Tak lama kemudian, terlihat jessica yang menampakkan batang hidungnya didalam kamar tiffany sambil membawa nampan yang berisi handuk bersih. Saat kedua hwang bersaudara itu tengah beristirahat disiang hari, kepala pelayan memutuskan untuk memberikan beberapa job desk pada beberapa pelayan termasuk jessica dan seohyun. jessica mendapat job desk mengurus segala kebutuhan tiffany sedangkan, seohyun mendapat job desk mengurus segala kebutuhan taeyeon.

Melihat keberadaan pelayan baru itu, membuahkan suatu keberuntungan untuk tiffany yang baru saja ingin beranjak dari tempatnya untuk keluar dari kamarnya. Mengingat kakinya yang masih sakit dan sulit untuk berjalan, menyebabkan tiffany mau tau mau harus meminta tolong pada orang yang sudah membuatnya seperti itu. β€œ Yah! No! β€œ panggil tiffany pada jessica. merasa terpanggil, jessica menghentikan langkahnya dan menolehkan kepalanya ke sumber suara.

β€œ Ne? Naega? β€œ tanya jessica sambil menunjuk dirinya sendiri. tiffany mengangguk mantap dan meminta jessica untuk menghampirinya. β€œ Kau mau kemana fany~ah? β€œ tanya eun hye bingung. Tiffany tak mengindahkan ucapan eun hye justru ia mengulurkan tangannya pada jessica, membuat jessica kebingungan. β€œ Mwoya? Apa yang kau pikirkan sekarang? Bantu aku untuk bangun β€œ ucap tiffany dingin. β€œ Sekarang? β€œ tanya jessica yang masih terlihat bingung. β€œ Ani besok.. ya tuhan, tentu saja R.I.G.H.TΒ  N.O.W! β€œ. Jessica yang sudah mengerti segera membantu tiffany untuk beranjak dari tempat tidur. Tiffany merangkul jessica dan mencoba melangkahkan kakinya namun, eun hye menahannya. β€œ Hentikan.. biar aku yang melakukannya untukmu β€œ ucapnya, membuat tiffany dan jessica menoleh ke arahnya. β€œ Ne.. β€œ jawab jessica yang mencoba melepaskan rangkulan tiffany, tetapi dengan cepat tiffany menatap tajam jessica. Dalam pancaran mata tiffany mengatakan bahwa ia meminta jessica untuk tidak melepaskan rangkulan tiffany dan cepat bawa tiffany keluar dari kamar. β€œ Ayolah fany~ah, jangan seperti ini. aku minta maaf, jinja β€œ. Eun hye segera beranjak dari tempat tidur dan berdiri disamping tiffany yang masih terus menatap tajam mata jessica. hal itu membuat jessica gugup dan hampir mengeluarkan keringat dingin disekujur tubuhnya β€œ Ne, tiffany-ssi sepertinya bersama agashi ini akan lebih baik β€œ. Ucap jessica terbata-bata, membuat tiffany menghela nafas panjang dan pasrah.

β€œ Mengapa yeoja bodoh ini benar-benar sangat bodoh! Aisshh.. β€œ batin tiffany

***

Jessica pov

Aku segera melepaskan rangkulan tiffany dariku dan dengan cepat yoon eun hye agashi menggantikanku. Saat aku mencoba membantunya dan mata kami bertemu, aku merasa ada getaran lain yang kurasakan dalam hatiku. Perasaan gugup dengan degup jantungku yang tak beraturan membuatku tak tahan untuk berlama-lama berada didekatnya, apalagi tiffany terus memincingkan matanya padaku. Sangat tajam hingga berhasil membuat tanganku sedikitnya bergetar. Maka dari itu, ketika yoon eun hye meminta agar dia yang membantunya membuatku merasa terbantu.

Aku bernafas lega setelahnya sambil tersenyum dan tiffany masih menatapku tajam, ya tuhan.. apa aku melakukan kesalahan lagi padanya? Kenapa dia begitu kasar dan dingin terhadapku, aku jadi bingung mengapa seohyun begitu mengagumi yeoja ini. huft..

β€œ Aku permisi dulu β€œ. Ucapku sambil membungkukkan tubuh dihadapan tiffany dan yoon eun hye agashi dan langsung mendapat respon senyuman manis dari yoon eun hye yang sudah merangkul tiffany. yoon eun hye agashi terlihat sangat ramah dengan senyuman manisnya yang membuatnya sangat cantik, wajar saja kalau banyak orang yang menyukainya termasuk yeoja dingin disampingnya itu. Dan karena sifat dinginnya itu, dia bertepuk sebelah tangan. Malangnya nasibmu ekekek.. aku tertawa dalam diam.

β€œ Apa yang kau tertawakan? Kenapa kau masih disini? β€œ tanya tiffany dingin, membuatku tersadar. β€œ Mwoya, aku baru saja akan pergi sekarang β€œ jawabku, cepat-cepat aku membalikkan tubuhku untuk meninggalkan kamarnya. Aigoo..Β  untunglah hanya siang ini saja aku mendapat pekerjaan untuk mengurus kebutuhan tiffany. aku mending bertukar pekerjaan dengan seohyun yang mendapat tugas mengurus kebutuhan taeyeon.

Setelah menyimpan handuk bersih dikamar mandi tiffany yang super besar itu, aku keluar dari kamarnya. Berjalan dikoridor dengan santai sambil mencoba mengendalikan degup jantungku yang masih belum kembali seperti semula. Hingga aku menuruni anak tangga, aku melihat taeyeon yang baru saja masuk ke dalam rumah dengan keceriaan diwajahnya. Ia terlihat rapi dengan menggunakan pakaian formalnya.

β€œ Taeng.. β€œ panggilku membuatnya menoleh dengan cepat ke arahku. Ia tersenyum dan melambaikan tangannya padaku. β€œ Heyy sica, kau sedang sibuk? β€œ tanyanya ramah, membuatku nyaman. β€œ Ani.. aku baru saja menyelesaikan pekerjaanku. Kau darimana? Aku pikir kau sedang beristirahat dikamarmu β€œ. Ia melonggarkan dasi yang melingkar dilehernya β€œ Aku baru saja menyelesaikan pekerjaan bisnisku β€œ jawabnya sambil tertawa dorky. Kedua hwang bersaudara ini benar-benar berbeda sangat jauh tapi, taeyeon benar-benar akan menjadi sangat menyeramkan jika dia sudah marah. Hwang bersaudara yang sangat rumit. β€œ Yah! Sica~ah, kau melamun? β€œ tanyanya sambil melambaikan tangannya didepan wajahku, membuatku tersadar lagi. β€œ Ne? Waeyo? β€œ tanyaku, membuatnya menggelengkan kepalanya. β€œ Aku capek β€œ. Ia menyandarkan kepalanya dibahuku membuatku terdiam karna terkejut. Ada apa lagi ini?? hwang bersaudara ini bisa-bisa membuatku benar-benar gilaa!

***

Author pov

β€œ Kau sudah pulang tae? β€œ tanya tiffany yang berada dilantai atas, membuat taeyeon dan jessica memandangnya. β€œ Anyyeoong ppany~ahh.. β€œ. Taeyeon menegakkan kepalanya, melambaikan tangannya sambil tertawa dorky. Tiffany dan eun hye pun pelan-pelan menuruni anak tangga. β€œ Wae kau tak mengajakku untuk pergi ke kantor, aku juga punya banyak pekerjaan tae β€œ. Tiffany menyikut lengan taeyeon membuat taeyeon terkekeh. β€œ Tidakkah kau menyadari kalau kau tertidur dengan pulas? Dan lagipula seseorang telah datang untuk menemanimu β€œ jawab taeyeon, membuat eun hye tersenyum. sedangkan, jessica sedaritadi hanya bisa diam sambil terus memperhatikan ketiga yeoja didekatnya.

Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki berlari hingga menampakkan seorang yeoja dengan postur tubuh tinggi, rambut panjang yang hitam dengan kegirangan diwajahnya. Keempat yeoja itu sontak menaruh perhatian pada yeoja itu. β€œ Bora! β€œ panggil tiffany yang terlihat sangat terkejut dengan sosok mantan kekasihnya yang sudah lama tak ia jumpai. β€œ Fany~ah β€œ. Bora segera memeluk tubuh tiffany erat, sebaliknya tiffany. β€œ Bogoshippo β€œ bisik bora membuat tiffany tersenyum senang, tak lama kemudian pelukan mereka pun terlepas. Kini giliran taeyeon dan eun hye yang menyambut pelukan bora.

β€œ Nuguseyo? Yeojachingumu yang lain? β€œ. Canda bora pada taeyeon, ketika melihat sosok jessica disamping taeyeon. β€œ Mwo? Aniyo.. chingu, hanya teman β€œ jawab taeyeon sambil menepuk lengan bora, membuat keempat yeoja itu tertawa kecuali tiffany yang hanya diam saja. β€œ Jessica inmida β€œ. Jessica membungkukkan tubuhnya sebagai salam perkenalan dan langsung dibalas oleh bora. Lalu, perhatian bora kembali pada tiffany. β€œ Waegeurae? β€œ tanyanya bingung melihat kaki tiffany yang terasa berbeda. β€œ Tiffany mengalami kecelakaan pagi ini β€œ jawab eun hye sambil tersenyum manis. β€œ Ne, kau kan seorang dokter. Sebaiknya kau periksa tiffany. anak itu ngeyel β€œ ucap taeyeon. β€œ Jeongmal? Pagi ini kau kecelakaan chagi~ah? β€œ goda bora pada tiffany β€œ Mwoya? Kau aneh sekali β€œ. Ucap tiffany gugup dengan perubahan wajahnya yang memerah. Bora pun langsung mengambil alih tugas eun hye untuk membopong tiffany. β€œ Kajja, aku akan memeriksamu β€œ ajak bora dan langsung mendapat anggukan mantap dari tiffany tak lupa dengan senyuman manisnya. Sedangkan taeyeon, sedaritadi ia terlihat sangat takjub dengan keelokkan tubuh bora yang semakin sexy terlebih pada buttnya.

β€œ Taeng, apa yang sedang kau lihat? β€œ tanya eun hye sambil terkekeh, membuat tiffany menoleh dan menaruh perhatiannya pada taeyeon, sedangkan jessica yang sudah menyadari hal tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya. cepat-cepat taeyeon menyadarkan dirinya dan menyeringai evil. β€œ Apa yang kau lihat? β€œ tanya tiffany penasaran. β€œ Ani.. β€œ jawab taeyeon. setelah tiffany mengangguk mantap, ia mencoba melangkahkan kakinya bersama bora. β€œ Kajja, sica~ah β€œ ajak taeyeon sambil menarik lengan jessica. β€œ Chankman, aku hampir lupa β€œ. Tiffany menghentikan langkahnya dan menoleh pada taeyeon dan jessica. β€œ Waeyo fany~ah? β€œ tanya taeyeon penasaran. β€œ Kau mau bawa pelayan itu kemana? pelayan itu harus bertanggung jawab β€œ. Tiffany menunjuk jessica dan menatapnya tajam. β€œ Ne? β€œ. Jessica terkejut dan bernafas lelah. β€œApa yang harus aku lakukan untukmu? β€œ tanya jessica. β€œ Bopong aku β€œ jawab tiffany. β€œ Tapi kau sudah ada bora dan eun hye eonnie, fany~ah β€œ ucap taeyeon. β€œ Tapi dia yang sudah membuatku seperti ini taetae.. kalau dia tak membuatku seperti ini, aku tak akan merepotkan oranglain β€œ. Jelas tiffany, membuat taeyeon menganggukkan kepalanya mengerti. Tak lama kemudian, ponsel taeyeon berdering. Taeyeon segera menerima panggilannya.

β€œ Yeoboseyo? Yoongie~ah.. β€œ

β€œ … β€œ

β€œ Arro, aku akan kesana. Gidaryo β€œ

Klik..

β€œ Sica~ah, sebaiknya kau benar-benar bertanggung jawab pada fany. Aku akan keluar dulu sebentar β€œ. Ucap taeyeon. β€œ Mau kemana? β€œ tanya tiffany. β€œ Minum coffee bersama yoongie β€œ jawab taeyeon sambil menjulurkan lidahnya lalu, menyeringai dorky dan segera meninggalkan keempat yeoja itu. β€œ Aishh… aku juga ingin pergi dengannya β€œ gumam tiffany.

***

Taeyeon berlari kecil dengan girang keluar dari mansion hwang bersaudara itu. Dibukanya pintu Porche Cayman S kesayangannya lalu, menaikinya dan membawanya keluar dari kediaman hwang bersaudara yang megah itu. ia dan mobilnya menyusuri jalanan kota inggris yang begitu tenang. Sesekali taeyeon bersiul-siul sambil menikmati angin yang menerpa tubuhnya begitu atap mobilnya dibiarkan dibuka begitu saja. Hingga tak lama kemudian, ia menghentikan laju mobilnya didepan sebuah cafe yang cukup berkelas.

Setelah taeyeon keluar dari mobilnya, ia melangkahkan kakinya ke dalam cafe tersebut. Senyuman dorky pun terhias diwajahnya ketika, ia menemukan seseorang yang memintanya untuk datang bersama seseorang yang begitu asing baginya. Tetapi taeyeon tak peduli, ia menghampiri kedua yeoja itu.

β€œ Yooungie.. β€œ panggil taeyeon dengan tawa dorkynya. β€œ Taeng, akhirnya kau datang juga β€œ ucap yoona girang dan segera menarik lengan taeyeon untuk duduk disampingnya. β€œ Kau sedang tak sibuk kan? β€œ tanya yoona penasaran. Taeyeon mengangguk mantap β€œ Tenang saja, waeyo? β€œ tanyanya. β€œ Nugu? β€œ lanjutnya. β€œ Ahh.. ini eonnieku, kau tidak lupa kan kalau aku sudah berjanji untuk mengenalkannya padamu? β€œ tanya yoona. β€œ Ahh.. aku hampir saja melupakannya, mianne.. taeyeon inmida β€œ. Taeyeon memperkenalkan dirinya dihadapan yeoja tersebut dengan sedikit membungkukkan tubuhnya. β€œ Tak masalah, aku sudah banyak mendengar tentangmu dari yoona. Terimakasih kau telah menjaganya selama aku tak ada disampingnya, beruntunglah dia tidak melakukan hal yang macam-macam ketika sedang beroperasi bersamamu β€œ. Ucap yeoja itu sambil tersenyum dengan sangat manis. β€œ Ohh aku kwon yuri β€œ. Sambungnya, membuat taeyeon mengangguk dengan mantap.

Menit selanjutnya, suasana yang sebelumnya sedikit kaku kini telah mencair. Bahkan, ketiga yeoja itu terlihat akrab termasuk yuri dan taeyeon yang baru bertemu dan saling bertatap muka. Selama ini, yoona yang menjadi maknae dalam team peroperasiannya bersama tiffany hanya sering menceritakan bagaimana kakaknya, bagaimana yoona begitu sangat menyayanginya dan sebaliknya yuri. selama yuri tak ada diinggris karena pekerjaanya yang sebagai fotografer cukup menyibukkan dirinya, taeyeon dan tiffany lah yang menjaga dan merawat yoona sama seperti perlakuan kedua saudara hwang itu pada seohyun.

***

Jessica pov

Kali ini aku berada disamping pintu yang terbuka lebar dalam mansion ini. Memperlihatkan sebuah kolam renang outdoor yang menakjubkan artistiknya. Aku bagaikan patung yang hanya bisa diam, mengawasi, dan melayani kedua orang yang tak jauh dariku itu.

Setelah bora memeriksa dan merawat yeoja menyebalkan yang tengah berduaan bersama orang yang dicintainya itu, dia memutuskan untuk pulang karna ada beberapa hal yang harus ia kerjakan sebagai seorang dokter. Kalau saja aku tidak memikirkan urusan halal atau tidaknya pekerjaanku, mungkin aku tak akan bekerja disini dan memilih mencari pekerjaan yang tidak halal sekalipun daripada harus berurusan dengan yeoja yang super dingin, kasar dan seenaknya itu. tiffany hwang selalu bisa membuatku geram! Aku sampai tak habis pikir, mengapa banyak yeoja cantik yang mau dekat dengannya padahal sifatnya sama sekali tak ada baik-baiknya.

***

Author pov

β€œ Buka mulutmu, eonnie.. β€œ. Tiffany menyodorkan beberapa buah kehadapan eun hye yang terus menemaninya yang begitu sangat memanjakan tiffany. eun hye menggelengkan kepalanya sambil tersenyum manis. β€œ Wae, wae, wae?? Bukankah kau suka sekali buah-buahan? β€œ tanya tiffany bingung. β€œ Semua ini untukmu, aku bisa memakannya lain kali. Yang penting kau sembuh β€œ ucap eun hye sambil mengelus pipi tiffany lembut. β€œ Kau lucu sekali, eonnie. Aku sudah baik-baik saja eonnie, ucapanmu seperti menggambarkan kalau aku mendapatkan keadaan yang begitu parah saja β€œ. Tiffany terkekeh lalu melahap buahnya dengan lahap. Senyuman eye smile pun tak henti-hentinya terlukis diwajah cantiknya, eun hye pun ikut tersenyum dan terus memandangi tiffany dalam.

β€œ Fany~ah β€œ. Panggil eun hye, membuat tiffany langsung menoleh ke arahnya. β€œ Hmm? β€œ tanya tiffany. β€œ Minggu lalu, omma menghubungiku β€œ ucap eun hye. β€œ Lalu? β€œ tanya tiffany yang terlihat biasa saja dan kembali melahap buah-buahannya. β€œ Omma memintaku untuk pulang β€œ jawab eun hye dan langsung membuat tiffany tersedak hingga wajahnya memerah. β€œ Uhukk..~ pulang?? wae?? β€œ tanya tiffany terkejut sambil terus menepuk-nepuk dadanya dibantu oleh eun hye. β€œ Gwenchana?? Minumlah dulu..~ β€œ. Eun hye menyodorkan air mineral pada tiffany. namun tiffany menolaknya. β€œ Minumlah dulu, aku akan menjelaskannya lagi β€œ. Kali ini eun hye terlihat sedikit kesal melihat tiffany yang begitu ngeyel untuk meminum air mineral tersebut. Tiffany pun segera meraih air mineral tersebut dan meneguknya sedikit. Lalu, ia kembali menunggu penjelasan yang akan keluar dari mulut eun hye. β€œ Dan aku akan pulang β€œ. Ucap eun hye. β€œ Wae?? Apa ommamu sakit, eonnie? Wae? Kau harus memberitahu semuanya padaku β€œ. Tanya tiffany sambil menggenggam tangan eun hye erat.

β€œ Aku belum tau fany~ah, maka dari itu aku akan pulang. tenanglah, aku tak akan lama. Tak masalah kan? β€œ tanya eun hye penuh pengharapan. β€œ Kalau begitu, kita pergi bersama β€œ. Ucap tiffany β€œ Aku akan mengurus semuanya untuk kita, tiket, hotel dan semuanya. Aku akan mengurusnya, eonnie hanya perlu memberitahuku kapan kita harus pergi. Aku akan menemanimu lagipula, aku sudah lama juga tak mengunjungi makam aboeji dikorea β€œ. Lanjut tiffany. Kakek tiffany yang kita ketahui sebagai presiden itu telah meninggal dunia 2 tahun yang lalu karna tragedy penembakan yang terjadi disuatu acara peresmian oleh beberapa teroris, dan presiden lah satu-satunya korban tragedy tersebut.

Eun hye menggelengkan kepalanya. β€œ Tidak perlu, aku bisa pergi sendiri fany~ah. lagipula, bagaimana kalau ada operasi mendadak yang harus kau lakukan bersama teammu? Lagipula, aku sudah mengurus semuanya. Aku akan pergi besok β€œ jelas eun hye, membuat tiffany menyernyitkan keningnya. β€œ Wae ini begitu sangat mendadak? Ani.. ini mendadak untukku bukan untukmu. Wae kau baru mengatakannya sekarang eonnie? Bahkan, aku baru saja bertemu denganmu kemarin setelah kita begitu sama-sama sibuk beberapa bulan terakhir ini β€œ. Eun hye meraih tangan tiffany dan menempelkan di pipinya. β€œ Aku tak akan lupa untuk terus mengabarimu, sayang β€œ. Ucap eun hye meyakinkan tiffany. β€œ Kau yakin, eonnie? Kau bisa terus menghubungi dan mengabariku, huh? β€œ tanya tiffany ragu. Eun hye mengangguk mantap. β€œ Yaksoke eonnie β€œ. Tiffany mengulurkan jari kelingkingnya untuk melakukan pinky promise dengan eun hye. eun hye pun tersenyum dan langsung mengaitkan kelingkingnya pada kelingking tiffany.

β€œ Tidakkah aku salah mendengar kalau yeoja dingin itu akan ditinggal oleh orang yang sangat ia cintai?? β€œ gumam jessica sambil terkekeh. Beruntung, baik tiffany atau eun hye tidak melihat kelakuan jessica yang diam-diam mendengarkan percakapan mereka bahkan hingga menertawakan tiffany seperti itu.

***

~ Ruang makan Mansion Hwang

Tiffany dan taeyeon kini berbagi meja makan, seperti biasanya mereka duduk berdekatan. Namun, kali ini tak hanya mereka berdua saja yang berada dimeja makan. Taeyeon mengajak jessica untuk menikmati makan malam bersama, sedangkan tiffany mengajak seohyun. Tentu saja, hal itu membuat seohyun girang dan hampir terus mengoceh sepanjang makan malam berlangsung.. jessica maupun taeyeon yang melihat kelakuan seohyun terlihat ikut mengoceh. Hal itu menurut taeyeon menyenangkan karna ia tak lagi merasa kesepian didalam mansion ini meskipun taeyeon tau tiffany baginya sudah cukup. Tetapi, taeyeon menginginkan keramaian pula dimansion tersebut. Hwang bersaudara ini begitu banyak memiliki pelayan dan pekerja lain, tetapi tak ada yang bisa meramaikan suasana seperti seohyun apalagi sekarang jessica pun tinggal bersamanya. Sedangkan, sedaritadi tiffany hanya diam memandang makanannya dengan tatapan kosong hal itu mengundang perhatian taeyeon.

β€œ Miyoungie.. gwenchana? β€œ tanya taeyeon sambil mengelus punggung telapak tangan tiffany. β€œ Ne? β€œ tanya tiffany yang tersadar dari lamunannya. β€œ Kau melamun? Kau bahkan sama sekali tak menyentuh makan malammu. Apa keadaanmu semakin memburuk? Mani appo? ” tanya taeyeon khawatir. Tiffany tersenyum β€œ Gwenchana taetae.. aku hanya sedang tak ada selera makan, sebaiknya aku beristirahat saja dikamar β€œ. Tiffany mengelus pipi taeyeon lembut, kemudian beranjak dari tempatnya untuk meninggalkan ruang makan.

Taeyeon yang menyadari ada hal yang aneh pada tiffany hanya bisa terus menatap punggung tiffany yang semakin menjauh lalu, hilang seiringnya pintu ruang makan yang kembali menutup. β€œ Ada apa dengannya seo? β€œ tanya taeyeon kebingungan. β€œ Ne, eonnie.. aku juga kurang tau. Setauku, siang ini fany eonnie terlihat senang bersama eun hye eonnie. Tetapi, saat eun hye eonnie pamit untuk pulang. fany eonnie menjadi seperti itu β€œ jelas seohyun ragu. Sedangkan, jessica yang sudah tau apa masalah yang terjadi pada tiffany hanya diam dan pura-pura tak peduli.

Setelah makan malam selesai, taeyeon memutuskan untuk memeriksa tiffany didalam kamar yeoja pemilik eye smile tersebut. Diputarnya knop pintu kamar tiffany dan taeyeon masuk ke dalamnya. Setelah 5 menit taeyeon berjalan didalam kamar tiffany akhrinya ia menemukan tiffany yang berdiri dibalkon. Semilir angin malam dibiarkan menerpa tubuh tiffany hingga, rambutnya yang tergerai indah itu bergelombang seraya dengan terpaan angin.

Tiffany pov

Aku menghela nafas panjang begitu memasuki kamarku. ini adalah waktunya makan malam, tetapi aku sama sekali tak memiliki selera makan saat ini. pikiranku terus memikirkan eun hye eonnie dan ommanya. Permintaan ommanya itu begitu sangat mendadak. Padahal baru saja aku menghabiskan waktu dengannya, sekarang eun hye eonnie akan meninggalkanku ke korea. Ya tuhan.. jarak korea dan inggris pun sangat jauh. Bagaimana kalau aku benar-benar tak bisa menjalani hari-hariku tanpa kehadirannya? Aku tau ini pasti terdengar sangat berlebihan tetapi seperti inilah yang aku rasakan. eun hye eonnie memang sering pergi keluar negeri tetapi, semua itu hanya untuk pekerjaannya. Berbeda kali ini, dia harus pulang ke tempat kelahirannya tanpa sebuah alasan yang jelas.

Aahh… sekali lagi aku menghela nafas sambil terus berdiri dibalkon kamarku. kubiarkan angin malam menerpa wajah dan tubuhku. Tak lama kemudian, kurasakan sebuah kain tebal menyelimuti tubuhku disertai pelukan yang melingkar diperutku. Hangat dan nyaman. Tak hanya sebuah pelukan yang kurasakan, kali ini beberapa ciuman kecil kurasakan dibahuku. β€œ Ada apa miyoung? Kau terlihat tak seperti biasanya, kau sedang ada masalah huh? β€œ tanyanya sambil terus mengecup bahuku, seolah memberikan kehangatan melalui ciuman dan deru nafasnya dibagian belakang leherku. β€œ Ani.. gwenchanayo taetae.. β€œ jawabku sambil menggelengkan kepala lalu tersenyum tipis. β€œ Geotjimal.. jangan mencoba berbohong padaku miyoung, aku sudah lama mengenalmu. β€œ. Taetae semakin mengeratkan back hugnya padaku. β€œ Sebaiknya, kita masuk ke dalam. Angin malam tak baik untukmu, sayang β€œ. Taetae menarik tubuhku untuk masuk ke dalam, lalu kami berdua merebahkan diri diatas tempat tidurku.

β€œ Katakan padaku, apa yang terjadi padamu? β€œ tanya taetae sambil mengelus pipiku lembut. Ia menopang kepalanya dengan satu tangan dan mata kami bertemu. Matanya terlihat bercahaya seperti biasanya dan hal itu berhasil membuatku nyaman dan terlindungi. dengan seluruh kekuatan dan kesiapanku, aku menceritakan semuanya yang mengganggu pikiranku tentang eun hye eonnie pada taetae.

Selama aku menceritakan eun hye eonnie, taeyeon hanya terus mendengarkan dengan baik. Sesekali ia menanggapi, namun ia lebih banyak berdiam diri untuk mendengar semua ucapanku. Suatu kebiasaan yang sudah lumrah dilakukannya ketika aku seperti ini. β€œ Sudah jangan terlalu dipikirkan, lagipula eun hye eonnie sudah berjanji untuk terus mengabarimu. Kau masih memiliki aku, sayang. Aku benar kan? β€œ. Taetae terus mengelus pipiku lembut. aku mengangguk mantap dan memeluknya. β€œ Gomawo taetae.. β€œ. Aku menenggelamkan kepalaku diceruk lehernya, menghirup wangi tubuhnya yang tak pernah berubah. β€œ Tidurlah, aku akan menemanimu malam ini β€œ. Ucapnya sambil memeluk tubuhku. β€œ Jangan hanya menemaniku malam ini saja taetae, aku membutuhkanmu setiap detik dan menit yang terus bergulir sepanjang waktu β€œ bisikku lalu, mencium pipinya. β€œ Good night β€œ sambungku. β€œ Good night, saranghae β€œ bisiknya, membuatku tersenyum.

Taeyeon pov

β€˜ Saranghae β€˜, sebuah kalimat atau ungkapan yang begitu sangat sensitif dan rumit. Tapi tidak dengan ikatan kami. Sebuah kata saranghae sudah sangat lumrah bagi kami, sebuah kata kasih sayang pada saudaranya. Aku selalu bisa merasakan bagaimana perasaannya disetiap detik dan menit. Dan ketika aku mengetahui apa masalahnya, perasaan yang tak bisa diartikan berada dalam diriku. Sedih.. sangat sedih jika aku harus melihat raut wajah kesedihan diwajah cantiknya karna hal itu sama sekali tak pantas untuknya.

Sebuah kesedihan, kekecewaan sama sekali tak pantas untuk wajahnya yang sangat cantik ini. hal ini menyakitkan untukku.. aku sangat menyanginya, sungguh.. kalau saja perasaanku memberikanku kesempatan untuk memandang tiffany seperti pandanganku terhadap sunny. Aku bisa saja langsung meminta tiffany untuk tak hanya menjadi saudaraku melainkan istri sekaligus. Sayangnya, perasaan ini hanya sebatas kasih sayang terhadap saudara. Aku tau, sikap kami bahkan tidak terlihat seperti bersaudara melainkan seperti sepasang kekasih. Tetapi, inilah yang kami lakukan. Kami nyaman seperti ini dan tidakkah ini terlihat sangat manis bukan? Aku menyukainya.

Aku mengelus rambutnya lembut, sesekali mengecup pangkal kepalanya dan semakin mengeratkan pelukanku ketika tubuhnya bergerak karna mungkin kelakuanku mengusik tidurnya. Aku tak peduli, sekali lagi.. semua ini karna aku menyayanginya. β€œ Jika semua itu adalah takdirmu, tenanglah. Seberapa jauh eun hye eonnie meninggalkanmu, jika dia memang takdirmu. Kau akan tetap mendapatkannya β€œ gumamku yang kemudian, mengecup keningnya lembut.

***

Author pov

~ Incheon Airport

β€œ Fany~ah.. β€œ Panggil eun hye sambil menelungkupkan kedua tangan dibahu tiffany. tiffany menatap eun hye dengan mata yang sedikit berkaca-kaca. β€œ Aku lupa memberikanmu ini β€œ. Eun hye menyodorkan sesuatu seperti obat, membuat tiffany menyernyitkan keningnya tak mengerti. β€œ Mwoya? β€œ. Eun hye tersenyum sambil merapikan rambut tiffany β€œ Aku hampir saja melupakannya untuk membawakanmu obat. Ginjalmu pasti kesakitan karna 2 hari yang lalu kau begitu banyak minum vodka. Maka dari itu, aku membeli obat penawar sakit kemarin β€œ jelas eun hye. β€œ Aku tak membutuhkan ini eonnie, aku baik-baik saja β€œ. Tiffany mencoba memberikan kembali obat tersebut pada eun hye, tetap eun hye menahannya. β€œ Berjanjilah padaku, untuk tak lagi meminum banyak vodka selama aku tak ada disampingmu. Itu sangat berbahaya untuk ginjalmu, fany~ah. Jebal.. jaga dirimu baik-baik.. aku akan segera kembali β€œ. Ucap eun hye lalu, memeluk tiffany erat. β€œ Aku akan menunggumu, eonnie. β€œ Bisik tiffany, membuat eun hye tersenyum lalu melepaskan pelukannya. β€œ Aku akan pergi sekarang. Berhati-hatilah, ingat..Β  jaga dirimu baik-baik β€œ. Eun hye mengecup pipi tiffany bahkan, eun hye mengecup pipi tiffany yang hampir menyentuh bibir tipis tiffany. hal itu membuat tiffany terdiam karna terkejut. Dengan perasaan yang gugup, tiffany menganggukkan kepalanya. Eun hye pun, perlahan namun pasti segera meninggalkan tiffany.

***

Eun hye menduduki kursinya didalam pesawat. Ia memandang keluar jendela dengan perasaan yang sulit digambarkan. tiba-tiba, terlintas pembicaraan yang dilakukannya dengan junsu kemarin didalam benaknya.

β€œ Bekerjalah bersama kami. Kami membutuhkan seseorang yang bisa memberikan informasi tentang kepolisian dinegara ini. Dan kau salah satu yang kukenal. Kau dekat dengan hwang bersaudara bukan?.. ~ ”

β€œ Maksudmu, untuk apa oppa? Bukankah kau..?? β€œ

β€œ Aku memang seorang selebriti sama sepertimu tapi, kau tau kan. Manusia itu tak pernah puas dengan apa yang dilakukannya. Aku masih menginginkan banyak uang untuk diriku sendiri, aku hanya akan menjalani tugas yang diberikan oleh temanku. Tenang saja, dia sudah profesional dalam hal ini β€œ

β€œ Sebenarnya pekerjaan apa yang kalian lakukan? β€œ

β€œ Kami melakukan semua yang client kami inginkan.. pembunuh bayaran mungkin, atau menyelundupkan barang-barang terlarang. Tugasmu hanya mencari tau informasi dari kedua hwang bersaudara itu. bagaimana? β€œ

β€œ … β€œ

β€œ Yoon eun hye.. kau mendengarku? β€œ

β€œ Tidakkah kau tau, hal itu sangat berbahaya dan kriminal oppa.. β€œ

β€œ Aku tau karna itu semua, aku merasa tertantang untuk melakukannya β€œ

Eun hye menghela nafas panjang sambil mengetuk-ngetuk kepalanya. β€œ Ottokkae?? Haruskah aku membantu junsu oppa? β€œ gumam eun hye

***

Tiffany berjalan menuju tempat parkir sambil memainkan kunci motor mogenya. β€œ Dia sudah pergi, lalu apa yang harus aku lakukan? β€œ gumam tiffany. Tiffany menyalakan mesin mogenya, menggantungkan headset ditelinganya dan menyalakan musik sekeras-kerasnya. Setelah tiffany selesai dengan perlengkapan keselamatannya, ia tersenyum evil. β€œ Seorang tiffany tak akan berlarut-larut menangisi seseorang yang hanya meninggalkannya sebentar. Ucapan taetae ada benarnya, jika ia takdirku. Eun hye eonnie pasti akan kembali lagi padaku. β€œ.

Tiffany melajukan mogenya ke jalan raya dengan kecepatan tinggi, menyusuri jalanan kota inggris yang asri hingga ia berhenti didepan sebuah klinik kesehatan. Tiffany membuka helmnya dan tersenyum dengan sangat manis ketika melihat bora yang sudah menunggunya didepan kliniknya sendiri. β€œ Jadi ini klinik barumu? β€œ tanya tiffany. β€œ Ne, klinik yang bagus bukan? Aku baru membelinya kemarin β€œ ucap bora sambil menarik tiffany untuk masuk ke dalam kliniknya. β€œ Hmm.. Not bad β€œ jawab tiffany. β€œ Lalu, apa yang membuatmu menghubungiku pagi ini? β€œ tanya tiffany sambil duduk disofa pengunjung. Dengan gerakan yang sexy, bora duduk dipangkuan tiffany dan melingkarkan kedua tangannya dileher mantan kekasihnya. β€œ Aku membutuhkan tenagamu untuk membantuku hari ini, apa kau bisa membantu mantan kekasihmu ini huh? β€œ bisiknya seduktif, β€œ Excelent.. aku akan membantumu β€œ jawab tiffany sambil memperlihatkan senyuman eye smilenya dengan sangat manis. Bora memeluk tiffany erat β€œ Bogoshippo.. β€œ bisiknya. β€œ Nado.. β€œ jawab tiffany yang kemudian, melepaskan pelukan mereka. β€œ Jja~.. kita harus bekerja sekarang agar kau bisa segera membuka klinikmu ini β€œ ajak tiffany yang segera beranjak dengan menggendong bora bridal style, membuat bora tertawa.

***

β€œ Sica~ah.. β€œ panggil taeyeon disela-sela sarapannya bersama jessica dan seohyun. β€œ Ne? β€œ tanya jessica yang langsung menoleh pada taeyeon. β€œ Apa hari ini kau akan sibuk? Hari ini ikut bersamaku yaa.. β€œ ajak taeyeon girang. β€œ Mau kemana eonnie?? β€œ tanya seohyun penasaran. β€œ Aku hanya ingin mengajak sica untuk melihat kantor kepolisian yang menjadi tempatku dan fany bekerja, sekaligus mengenalkan sica pada teman-temanku. Bagaimana pun saat ini sica bagian dari teman-temanku juga β€œ jelas taeyeon, membuat seohyun mengangguk-angguk. β€œ Baiklah taeng.. β€œ jawab jessica sambil tersenyum, membuat taeyeon senang.

Setelah sarapan selesai, taeyeon dan jessica berjalan beriringan ke luar mansion. Beberapa pelayan membungkukkan tubuhnya ketika taeyeon dan jessica melewati mereka. β€œ Gomawo shindong ahjussi β€œ ucap taeyeon, ketika pelayannya yang bernama shindong selesai membersihkan mobil Porche Cayman S kesayangannya. β€œ You’re welcome taeyeon-ssi.. hati-hati dijalan β€œ ucapnya sambil memberi hormat, membuat taeyeon terkekeh.

β€œ Jja~.. sica, masuklah.. β€œ. Pinta taeyeon yang segera masuk ke dalam mobilnya. Taeyeon membiarkan atap mobilnya terbuka seperti biasanya, karna menghirup udara pagi lebih baik untuk kesehatannya. Tak lama kemudian, taeyeon meluncurkan mobilnya ke jalan raya. Sesekali jessica memandang taeyeon yang terlihat berkonsentrasi tanpa menghilangkan senyuman diwajahnya.

β€œ Taeng terlihat keren jika seperti ini β€œ batin jessica

Menit selanjutnya, taeyeon meminggirkan mobilnya membuat jessica bingung. Karna mereka sama sekali belum sampai digedung kepolisian. β€œ Ahjumma… ani, mrs.. bolehkah aku melihat aksesoris itu?? β€œ tunjuk taeyeon pada seorang yeoja paruh baya yang tengah menjaga dagangannya. β€œ Here.. β€œ. Yeoja paruh baya itu memberikan apa yang ditunjuk taeyeon. β€œ Yeoppo.. How much? β€œ tanya taeyeon. β€œ 100 pound β€œ jawabnya. Dengan kegirangan diwajahnya, taeyeon membuka dompetnya dan memberikan uang 2x lipat dari itu. ia tak peduli dengan harganya yang murah atau pun yang mahal yang penting, aksesoris itu cantik dan akan memberikan kecantikan yang lebih pada orang yang memakainya.

β€œ Sica~ah.. β€œ panggil taeyeon, membuat jessica menoleh ke arahnya. Tanpa permisi, taeyeon menjepitkan rambut jessica dengan jepitan rambut yang baru saja ia beli. β€œ O-omo taeng.. β€œ. Ucap jessica terkejut. β€œ Wuahh.. kau semakin cantik sica β€œ puji taeyeon. β€œ Ini untukku? β€œ tanya jessica tak menyangka, taeyeon mengangguk mantap. β€œ Gomawo taeng.. ini sangat cantik β€œ ucap jessica sambil bercermin. β€œ Cheonmaneyo.. jja~ kita lanjutkan kembali perjalanan kita β€œ ucap taeyeon yang mencoba kembali meluncurkan mobilnya. β€œ Miss.. ini kembaliannya.. β€œ ucap yeoja paruh baya itu. β€œ That’s for you, bye.. β€œ. Taeyeon melambaikan tangannya sambil tersenyum dan segera melajukan kembali mobilnya.

***

Didalam sebuah gudang usang beberapa orang berkumpul ketika pimpinan mereka akhirnya menginjakkan kakinya dinegara yang akan menjadi santapan mereka beberapa bulan ini. Tap.. tap.. tap…

Hosh.. hosh.. hosh..

β€œ B-boss.. hosh..~ β€œ ucap orang tersebut, sehingga membuat beberapa orang digudang usang tersebut menaruh perhatian padanya. β€œ Heyy.. hyo, long time no see β€œ. Sapa orang yang dipanggil boss itu dengan girang. β€œ D-d-..~ hosh.. hosh.. β€œ. Orang itu masih bernafas dengan tersenggal-senggal, membuat orang yang dipanggil boss itu tak mengerti. β€œ Waegeurae?? β€œ. Hyoyeon semakin mendekatkan diri pada bossnya. β€œ D-donghae ditemukan tewas dengan tembakan yang tepat dikepalanya β€œ ucap hyoyeon lemas.

β€œ MWO??!! β€œ

TBC

hahayy.. gw pastiin ff ini gak kalah rumit dari complicatedπŸ˜„. gw juga rada galau, dilema atau sajabana memasangkan pasangan tiffany sementara. INGAT HANYA SEMENTARA antara eun hye dan bora. gw bakal masukin setan yang mana?? xixi..

selanjutnya, pantengin aja terus ff ini yaa.. gw gak janji update cepet. karna sekarang gw mulai mood-mood~an. okee.. sabarrr, orang sabar dapet cium dari gw hahayy pye pye..

32 comments

  1. Ini makin rumit ajah.
    Terus pasangan Ppany belum tentu donk? #plakk
    Ditunggu ajah dah next nya (y)
    Semoga mood mood nya selalu baek(?)πŸ˜›

  2. Inget bora inget fashion king.. Pake acara megang bibir segala.. Hmmp jessia cemburu tuh hahahahahah jessica kalah seksi dari bora. Eh, aku ramal ini bakalan jeti g yaa? Penasaran ni kakak sofie hihihi

  3. Eun hye KEJAM klau ngebantu jungsu,katanya sayang sama fany,nganggep fany adeknya masa seorang kaka nyakitin adeknya!!

    Wow ternyata ada bora,ckk si tae sempet”nya liat butt nyaπŸ˜„

    Ditunggu kelanjutannya,hwaitaeng…!!!!

  4. Taeny nya manis bgtπŸ˜€

    Wah makin bnyak pemain nya n psti mkin rumit cerita nya..
    Dtunggu lanjutan nya thor..πŸ™‚

  5. Berharap pasangan ppany sica..
    Ulala..jeti cocok disini..
    Wahahahahahah
    eun hye kyaknya bakal mnghinati hwang fam kyaknya..bner ga?

  6. Rumittt rumiitttt tp haseeekkkkkkkkπŸ˜€

    Entahlah harus mendukung couple mana d epep ini ckckckckck
    Tp ttp taeny yulsic jjangπŸ˜€πŸ˜€
    #plakkkkkkkk >_<

  7. ah ternyata bukan yul toh, aku kira gadis di bandara itu yuri..what the- eunhye mengkhianati fany, tapi kenapa? apa motifnya dan untungnya untk eunhye, aish kau akan mati jika taeny mengetahuinya aigo..walaupun tak mempunyai hubungan special dan bora fany begitu mesra ya i like itπŸ™‚ … tae kaya yang suka sama sica lalu gimana..

    apakah namja yg di tembak tae adalah dongha? wuah wuah menarik banget.

  8. msh terasa mnyerbalkn fany bg jessie…
    lht iktn sdraan taeny sgt indah n hny mrk yg ngerti artu iktn itu….
    omo eun hye ap tega khianatin fany?? fany bthkn org yg tepat ato mngkin takdirny, q hrp itu jessica^^

  9. waaahh, apa yoon eun hye akan membantu junsu untuk memata- matai keluarga hwang?.
    ciye… jessi ~ perasaan apa yg kau rasakan terhadap tiffany hwang?. hhmm?!. πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s