(Chaptered) Everyone Love Her 16

Title : (Chaptered) Everyone Love Her 16

Author:Β Adelayn Tiffany

Genre: Yuri, romance, etc.

Main cast: Tiffany Hwang, Jessica Jung, Kim taeyeon, Kwon Yuri

Support cast: Find your self

Note : cerita ini bergenre yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff iniπŸ˜„

***

Normal pov

Sunny terkejut bukan main begitu mendengar kabar dari tiffany bahwa jung sooyeon adalah jessica, bahkan sampai sekarang sunny masih membelalakkan matanya dengan keringat dingin disekujur tubuhnya.

β€œ Gwenchana? β€œ tanya tiffany khawatir

β€œ Benarkah jung sooyeon itu adalah si perawat jessica jung?? Bagaimana bisa dunia ini begitu sempit?? Padahal saat aku di amerika kemarin, aku sudah berlaku kasar padanya. Aigoo.. ottokkae?? β€œ batin suny

β€œ … β€œ

β€œ Sunny~ah.. β€œ panggil tiffany sambil melambaikan tangannya didepan wajah sunny, membuat sunny pun akhirnya tersadar.

β€œ Ne?? β€œ

β€œ Aigoo.. kau mengejutkanku, gwenchana? β€œ ucap tiffany sambil mengelus dadanya

β€œ Ne, gwenchana.. wae? Lalu bagaimana?? β€œ tanya sunny penasaran

β€œ Tetapi, seseorang selain jessica ada yang mengaku pada yuri kalau dia adalah sooyeon yang aku cari β€œ

β€œ NE? Bagaimana bisa?? Tetapi, apa kau yakin jessica adalah jung sooyeon?? Bagaimana kalau kau salah? Dan ternyata jung sooyeon sebenarnya adalah orang yang mengaku sooyeon pada yuri? β€œ

β€œ Kau mencoba menggoyahkan kepercayaanku pada jessie?? β€œ tanya tiffany curiga

β€œ Aniyoo.. aku hanya khawatir saja kalau kau salah memilih, jika kau sudah yakin jessica adalah jung sooyeon.. aku sangat senang mendengarnya, akhirnya kau menemukan orang yang selama ini kau cari β€œ jawab sunny

β€œ Mianne, sunny~ah.. aku tidak bermaksud mencurigaimu, kau ini sudah menjadi sahabatku cukup lama bahkan kita sudah seperti keluarga. Tapi, perlu kau tau.. aku sudah percaya pada jessica, semua yang dilakukannya tetap tak berubah seperti dimasa lalu dan selama ini juga ia mencoba mencariku β€œ ucap tiffany sambil menggenggam tangan sunny erat, membuat sunny manggut-manggut.

β€œ Arrasseo, fany~ah.. aku mengerti, mianne jika aku terlihat seperti tak suka dengan kehadiran jung sooyeon-mu. Aku hanya merasa tak enak karna saat di amerika saat itu, aku berlaku kasar padanya. Apakah dia akan memaafkanku? β€œ tanya sunny khawatir, membuat tiffany tersenyum

β€œ Tentu saja, jessie pasti memaafkanmu. Terimakasih sunny~ah β€œ jawab tiffany sambil mengelus kepala sunny lembut

β€œ Hajiman, maukah kau sembunyikan terlebih dahulu identitas jessica a.k.a sooyeon didepan semua orang? β€œ

β€œ Wae? β€œ tanya sunny bingung

β€œ Karna, aku ingin mengetahui sampai mana orang yang mengaku sooyeon itu bertahan lama didekat kita. sooyoung juga sedang menyelidikinya β€œ

β€œ Jinjayo?? Tenang saja, fany~ah.. aku akan selalu membantumu. Yakso.. β€œ ucap sunny sambil tersenyum senang

β€œ Gomawo.. oya, apa kau melakukan photoshoot lagi? β€œ tanya tiffany antusias

β€œ Ne, kemarikan tabletmu.. biar aku simpan ditabletmu β€œ jawab sunny girang dan segera mengambil tablet tiffany diatas meja.

***

Hari menjelang sore, seohyun dan jessica masih bermain disamping kolam renang. Mereka terlihat sangat akrab sambil menikmati permainan tersebut.

β€œ Eonnie.. jinja, kau sangat mirip dengan kekasih fany eonnie dimasa kecil β€œ ucap seohyun sambil terus menyusun kata perkata yang tengah mereka mainkan, sedangkan yoona sedari tadi sudah pamit untuk kerja sampingan disebuah restoran.

β€œ Jinjayo?? β€œ tanya jessica girang

β€œ Ne, bahkan aku berharap kalau sooyeon eonnie adalah dirimu β€œ ucap seohyun

β€œ Waeyo? β€œ tanya jessica yang bersikap untuk sedikit lebih tenang

β€œ Entahlah, aku merasa nyaman saja saat bersamamu eonnie β€œ jawab seohyun yang segera mendongakkan kepalanya untuk menatap jessica sambil tersenyum manis

β€œ Kalau saja kau tau.. aku adalah jung sooyeon, hyunnie β€œ batin jessica sambil tersenyum

Tak lama kemudian, ponsel jessica berdering membuat pemiliknya terkejut dan segera merogoh saku celananya.

β€œ Yeoboseyo? β€œ

β€œ Jessie.. β€œ

β€œ Ne, waeyo? β€œ

β€œ Mianne, hari ini sepertinya aku tak pulang ke rumah. Aku akan meminta sooyoung untuk mengantarmu pulang β€œ

β€œ Kau bekerja lagi?? aigoo.. tiff, ani.. agashi.. β€œ

β€œ Gwenchanayo, aku akan beristirahat sebentar diruanganku. Jadi kau pulanglah bersama sooyoung β€œ

β€œ Andwe.. biar aku pulang sendiri β€œ

β€œ Kau yakin? Tapi, sebentar lagi hari mulai malam β€œ

β€œ Gwenchanayo.. β€œ

β€œ Baiklah, kalau begitu hati-hati ne.. β€œ

β€œ Ne.. β€œ

Klik..

β€œ Nuguseyo eonnie?? Fany eonnie? β€œ tanya seohyun penasaran

β€œ Ne, ia bilang malam ini tak akan pulang ke rumah β€œ

β€œ Aigoo.. pasti fany eonnie banyak kerjaan β€œ ucap seohyun, β€œ Ohh.. tetapi, mendengar perbincangan kalian.. sepertinya kalian sudah sangat dekat β€œ sambung seohyun girang

β€œ Ahh.. ne, kami sudah dekat. Bahkan, ia memintaku untuk tak memanggilnya dengan sebutan agashi β€œ jawab jessica

β€œ Aahh.. kalau begitu, tak masalah eonnie. Jangan terlalu kaku β€œ ucap seohyun

β€œ Ne, kalau begitu aku harus pulang hyunnie. Kita akan bertemu lagi besok β€œ

β€œ Ne, eonnie.. hati-hati.. β€œ

β€œ Ne, anyyeong.. β€œ pamit jessica sambil mengelus kepala seohyun lembut, lalu jessica melangkahkan kakinya meninggalkan seohyun yang terus memandangi punggung jessica hingga menghilang dari pandangannya.

β€œ Feelingku tak akan pernah salah, kau adalah sooyeon eonnie β€œ gumam seohyun sambil tersenyum ketika melihat hasil susunan kata terakhir dari jessica yang salah, karna tanpa jessica sadari.. selama mereka tengah bermain bersama diam-diam seohyun selalu memperhatikan jessica sambil melihat hasil susunan kata jessica yang selalu salah. Karna ketika mereka kecil, seohyun selalu bermain menyusun kata dengan jessica dan jessica selalu salah. Hal itu tetap dilakukannya sampai sekarang.

***

Hari mulai malam, jessica berjalan kaki disepanjang jalanan seoul. Entahlah.. malam ini, jessica ingin sekali merasakan udara malam dengan berjalan kaki. Ia melewati berbagai restoran dan butik-butik terkenal lalu, langkahnya terhenti ketika mendengar seseorang dari salah satu restoran yang tak begitu terkenal memarahi pelayannya.

β€œ Yyah!! Pabonika! Apa kau tak bisa melihat bagaimana cara memegang nampan dengan benar huh?! kau menghilangkan satu pengunjungku! β€œ

β€œ Miannata, ahjussi.. jeongmal mianne.. aku tak akan melakukannya lagi, beri aku kesempatan β€œ sesal yeoja itu yang terlihat familiar bagi jessica, lalu dengan langkah kecil.. jessica bersembunyi dibalik dinding dekat mereka, memandangi yeoja diseberang sana dengan atasannya.

β€œ Mwo?? Kau minta diberi kesempatan lagi?! Tak ada! Detik ini juga kau dipecat!! β€œ

β€œ NE? Hajiman ahjussi, aku butuh uang untuk membayar hutang orangtuaku. Aku mohon.. beri aku kesempatan β€œ ucap yeoja itu sambil memohon dengan memeluk kaki ahjussi dihadapannya

β€œ Ige mwoya?! Lepaskan! itu urusanmu! β€œ teriaknya sambil menyingkirkan tubuh yeoja itu dengan menendangnya, membuat yeoja itu terlempar dan menangis.

β€œ Yyahhh, ahjussi!! Kau terlihat seperti tak pernah bersekolah! Tak bisakah kau bersikap baik kepada wanita?! β€œ tanya jessica geram yang kini, sudah berada didekat yeoja tersebut dan ahjussi yang berperan sebagai atasan yeoja itu.

β€œ Ige mwoya?! Siapa dirimu?! Jangan ikut campur urusan kami, yeoja itu yang bersalah! β€œ

β€œ Ingat im yoona, jangan kembali lagi ke restoranku! β€œ ucap ahjussi itu dengan suara tingginya

β€œ Chankman.. im yoona? β€œ batin jessica yang terkejut mendengar nama tersebut, setaunya im yoona adalah kekasih seohyun. Setelah ahjussi itu kembali ke dalam restorannya, jessica segera menoleh ke arah yeoja itu bahkan jessica berlutut dihadapannya untuk melihat wajah yeoja yang masih menangis tersedu-sedu.

β€œ Omo! β€œ ucap jessica terkejut, ketika melihat wajah yeoja yang kini berada dihadapannya dengan mata yang sembab, juga dengan sedikit darah yang merobek bibirnya. β€œ Bukankah kau kekasih hyunnie? β€œ sambung jessica sambil menelungkupkan kedua tangan diwajah yoona

β€œ Sica eonnie? β€œ panggil yoona tak percaya yang segera menghapus air matanya dan beranjak berdiri, diikuti jessica yang masih tak menyangka.

β€œ Gwenchana? Apa yang kau lakukan disini, yoong? β€œ

β€œ Gwenchanayo.. A-a-aku be.. bekerja eonnie β€œ jawab yoona terbata-bata sambil menunduk

β€œ Maksudmu kerja sampinganmu disini? β€œ

β€œ Ne β€œ

β€œ Ya tuhan, yoona.. untuk apa kau bekerja sampingan seperti ini? Apa gaji diperusahaanmu tidak cukup? β€œ

β€œ Aku baru akan memulai bekerja besok, sedangkan aku butuh uang secepatnya eonnie β€œ jawab yoona yang masih tak memberanikan diri untuk menatap jessica

β€œ Untuk apa? Katakan padaku, kau butuh uang untuk apa? Siapa tau aku bisa membantumu β€œ ucap jessica yang kembali menelungkupkan kedua tangannya diwajah yoona, membuat mata mereka bertemu.

β€œ Wae.. Selain hyunnie, aku merasa nyaman dengan keberadaannya saat ini? β€œ batin yoona

β€œ Yoong? β€œ panggil jessica, menyadarkan kembali yoona dengan apa yang terjadi saat ini

β€œ Ne, eonnie? Gwenchanayo.. aku bisa menghandlenya sendiri, bagaimana pun ini untuk diriku sendiri β€œ

β€œ Ani.. kau pikir, aku tak mendengar pembicaraan kalian eoh? Kau butuh uang untuk membayar hutang orangtuamu, berapa uang yang kau butuhkan? β€œ tanya jessica

β€œ Aniyoo.. gwenchana, sebaiknya aku segera pulang eonnie. Hyunnie pasti mengkhawatirkanku.. β€œ ucap yoona yang segera melangkahkan kakinya

β€œ Yoong β€œ panggil jessica, membuat yoona menghentikan langkahnya. Kemudian, sebuah tarikan yang keras dirasakan yoona hingga berakhir didalam pelukan jessica.

β€œ E-eonnie β€œ panggil yoona gugup

β€œ Biarkan aku memelukmu, aku tau perasaanmu saat ini yoong β€œ ucap jessica yang tak lama kemudian, melepaskan pelukannya.

β€œ Kau harus kuat dan selalu bersemangat, jika kau tak bisa seperti itu.. kau bisa meminta tiffany untuk mengajarimu menjadi yeoja yang kuat. Semangatt!! β€œ ucap jessica dengan mengepalkan kedua tangannya dihadapan yoona, membuat yoona tersenyum.

β€œ Gomawo, eonnie.. β€œ jawab yoona sambil tersenyum

β€œ Ne β€œ

β€œ Hajiman.. ~ β€œ ucap yoona dengan kalimat yang menggantung, β€œ Bisakah kau menyembunyikan masalah ini pada seohyun atau fany eonnie? Aku takut membuat seohyun khawatir dan memberikan pinjaman uang padaku, karna aku sama sekali tidak ingin mendapatkan pinjaman uang dari siapapun β€œ

β€œ Baiklah yoong, aku mengerti β€œ jawab jessica sambil menghela nafas panjang

β€œ Kalau begitu, aku pulang duluan eonnie β€œ pamit yoona yang segera mendapat anggukan mantap dari jessica.

***

Jessica kembali berjalan menyusuri jalanan seoul yang mulai sepi akibat malam yang semakin larut. Ada perasaan gelisah bahkan takut, ketika ia harus melewati beberapa gang. Saat jessica tengah berjalan sambil memegang tasnya, ia melihat beberapa namja yang tengah bersenda gurau tak jauh darinya dan salah satu namja tersebut memandangnya sambil tersenyum evil.

Jessica menghentikan langkahnya ketika, namja itu dan beberapa temannya menyadari langkah jessica yang semakin dekat dengan mereka. membuat mereka perlahan tapi pasti, menghampirinya dengan seringaian mereka.

β€œ Anyyeong yeoja cantik.. β€œ sapa salah satu namja tersebut yang terus menggigit sebatang korek api dimulutnya

β€œ Apa kau sendiri?? β€œ tanya namja satunya lagi dengan menggoda, membuat jessica melangkah mundur

β€œ Heii.. jangan takut, kami tak akan melukaimu. Tapi kami hanya..~ β€œ ucap namja satunya lagi dengan kalimat menggantung

β€œ Hanya ingin melihat tubuhmu hahaha β€œ sambung namja itu sambil tertawa terbahak-bahak diikuti tawa temannya yang lain, membuat jessica ketakutan dan mencoba untuk melarikan diri. Tetapi, para namja itu segera menahan jessica dan membuat jessica berteriak sekuat tenaga untuk meminta pertolongan.

Lalu, sebuah mobil dengan sorot lampu yang terang menyoroti jessica dan beberapa berandalan itu. Kemudian, terdengarlah pintu mobil yang terbuka dengan langkah kaki yang dijatuhkan ke tanah. Seseorang keluar dari mobil tersebut..

β€œ Lepaskan dia! β€œ ucap orang itu sambil berjalan santai dihadapan orang-orang tersebut, sedangkan jessica terus menangis sambil terus memohon bantuan pada orang yang kini berada dihadapannya.

β€œ Aisshh.. nuguya?! β€œ teriak namja itu kesal dengan melempar syal tangannya ke lantai

β€œ Itu tak penting, cepat lepaskan dia sebelum aku melakukan sesuatu pada kalian semua β€œ jawab orang itu sambil membuka kancing lengannya dan menggulungnya

β€œ Aishh.. kau berani sekali! β€œ ucap namja berandalan, β€œ Beri dia pelajaran! β€œ sambungnya dengan memerintah anak buahnya.

β€œ Chankman..~ β€œ ucapnya, membuat pasukan berandalan tersebut menghentikan pergerakannya terlebih dahulu

β€œ Mwo?? β€œ

β€œ Itu ada polisi!! β€œ ucap orang itu yang membuat semua brandalan menoleh ke belakang mereka, dengan memanfaatkan hal tersebut.. Orang itu segera menarik jessica dan mengajaknya berlari bersamanya untuk masuk ke dalam mobil

β€œ Yyahh!!! β€œ teriak brandalan-brandalan, dengan cepat orang itu melajukan mobilnya dan melewati brandalan itu.

***

β€œ Y-yuri?? β€œ panggil jessica terkejut, begitu melihat siapa sosok yang telah menyelamatkannya malam ini

β€œ Hai.. gwenchanayo? β€œ tanya yuri sambil melirik ke arah jessica lalu, terkekeh dan kembali memandang lurus ke jalanan

β€œ … β€œ

β€œ Jessica-ssi, gwenchanayo?? β€œ tanya yuri sambil melambaikan tangannya dihadapan jessica, membuat jessica kembali tersadar

β€œ Terimakasih karna telah menolongku β€œ ucap jessica

β€œ Ahh.. gwenchanayo, itu karna aku kebetulan lewat. Ngomong-ngomong, wae kau berada didaerah itu? tidakkah kau tau, kalau jalanan itu sangat rawan sekali? β€œ

β€œ Ne.. aku tadi hanya ingin berjalan kaki dan tak sadar, kalau aku sudah berada didaerah itu. sekali lagi, terimakasih.. aku tak tau bagaimana diriku, jika kau tak menolongku tadi β€œ

β€œ Cheonmaneyo.. kalau begitu, izinkan aku untuk mengantarmu pulang jessica-ssi β€œ

β€œ Ne? Aniyoo.. gwenchanayo, kau bisa menurunkan aku dihalte sana β€œ ucap jessica sambil menunjukkan halte yang tak jauh dihadapan mereka

β€œ Bagaimana kalau~.. β€œ ucap yuri yang menggantungkan kalimatnya lalu, menambahkan kecepatan pada mobilnya sehingga mereka melewati halte tersebut. β€œ Bagaimana kalau ternyata haltenya sudah terlewat? Kita tak mungkin bisa kembali lagi, jessica-ssi β€œ sambung yuri, membuat jessica tak bisa menolak lagi. Dan tak disadari hal itu membuat yuri senang..

***

Yuri pov

Entah apa yang sebelumnya terjadi, tiba-tiba aku ingin sekali menolongnya ketika melihat seorang yeoja yang tengah dipermainkan oleh orang-orang brandalan. Dan aku benar-benar tak menyangka kalau yeoja itu adalah jessica jung, sosok yeoja yang sebelumnya aku percayai bahwa dia adalah jung sooyeon. Kini, jessica sudah berada disampingku. Aku memutuskan untuk mengantarnya pulang, mengingat sebelumnya ia hampir saja benar-benar dipermainkan oleh brandalan-brandalan itu.

β€œ Jja~ jessic~~.. β€œ panggilku terputus, begitu sampai didepan rumahnya dan melihat dirinya yang tertidur pulas disampingku. Sekejap.. aku memandangi wajahnya yang tenang, matanya, hidung dan bibirnya. Jantungku berdegup kencang memandangi wajahnya itu.. aigoo.. sejak awal bertemu, yeoja ini berhasil membuatku menaruh perhatian padanya. Padahal, aku sangat mencintai jung sooyeon tetapi wae.. jantung ini berdegup kencang saat didekat jessica??

β€œ Engghh.. β€œ. Ia menggeliat lucu, aku hampir menertawakannya jika ia tidak cepat-cepat membuka matanya. Membuatku gugup dan kikuk..

β€œ Ohh.. apa kita sudah sampai?? β€œ tanyanya sambil tersipu malu, itu semakin lucu

β€œ Ahh.. n-e, k-kit-ta sudah sampai β€œ. Pabo! Wae aku tergagap seperti ini..

β€œ Ahh.. jinjayo, gomawo yuri-ssi β€œ ucapnya sambil membungkukkan tubuhnya, lalu mencoba membuka pintunya.

Yuri pov

***

Jessica pov

Tak disangka, akhirnya aku sudah sampai didepan rumah. Dan aku terkejut ketika membuka mataku dan menemukan jarak wajah antara aku dan yuri begitu sangat dekat. Ia juga terlihat gugup dan kikuk ketika mata kami bertemu. Apa sebelumnya.. ia melakukan yang macam-macam padaku dan tubuhku?? Tak mungkin! Ia sudah menolongku, mana bisa aku memikirkan hal yang negatif terhadapnya..

β€œ Ohh.. apa kita sudah sampai?? β€œ tanyaku malu

β€œ Ahh.. n-e, k-kit-ta sudah sampai β€œ

β€œ Ahh.. jinjayo, gomawo yuri-ssi β€œ ucapku sambil berbungkuk, dan segera direspon olehnya dengan ikut berbungkuk

Aku segera membuka pintu mobilnya untuk keluar tetapi dengan cepat, yuri menahanku membuatku terkejut dengan segera menoleh padanya

β€œ Chankman.. β€œ ucapnya, lalu segera mengambil sapu tangan dari dalam saku blazernya.

β€œ Apa kau menangis? β€œ sambungnya sambil menghapus jejak air mata yang keluar dari pelupuk mataku, bahkan aku tak sadar kalau air mata ini sudah keluar dari tempatnya tanpa permisi

β€œ Ahh.. ani, mungkin karna tadi aku ketakutan β€œ jawabku gugup

β€œ Jinjayo? Kalau begitu, kau tak perlu takut lagi. sekarang kau sudah berada dirumahmu dengan selamat β€œ ucapnya, membuatku merasa tenang

β€œ Ne, sekali lagi gomawo yuri-ssi β€œ

β€œ Ne, bawa saja sapu tangan ini. Dan kembalikan padaku, jika kau sudah tak memerlukannya lagi β€œ

β€œ NE?? β€œ tanyaku terkejut, ketika mendengar ucapannya. Membuatnya tersenyum sangat manis

β€œ Jja~.. aku harus segera pulang, tidur yang nyenyak jessica-ssi β€œ ucapnya sambil mengelus kepalaku lembut, bisa kupastikan kini wajahku memerah meskipun sangat sulit untuknya melihat warna merona dipipiku dimalam ini.

Jessica pov end

***

Normal pov

Jessica keluar dari mobil yuri dan sekali lagi, ia membungkukkan tubuhnya dan mobil yuri pun segera melaju kembali. Sambil jessica berjalan ke depan rumahnya, ia tersenyum manis dengan wajahnya yang memerah.. entahlah, perasaannya kini tak bisa diartikan. Selain tiffany, yuri juga membuat jantungnya berdegup kencang.

β€œ Jessie..!! β€œ panggil tiffany girang yang segera berlari ke keluar kediaman taengsic, membuat jessica terkejut. Lalu, dibelakang tiffany.. taeyeon berjalan santai sambil tersenyum manis.

β€œ W-wae.. kau ada disini? β€œ tanya jessica pada tiffany kebingungan

β€œ Yahh!! Wae kau baru pulang jam segini? Tidakkah kau membuatku dan kakakmu khawatir?? β€œ tanya tiffany khawatir

β€œ Kalian sudah saling mengenal? β€œ tanya jessica kepada taeyeon dan tiffany yang segera mendapat anggukan mantap dari keduanya.

β€œ Tentu saja, tiffany adalah atasanku sica β€œ jawab taeyeon, β€œ Kajja kita masuk β€œ sambung taeyeon yang segera melangkahkan kakinya lebih awal untuk masuk ke kediaman taengsic

β€œ Jessie.. bogoshippo β€œ ucap tiffany sambil memeluk jessica hangat

β€œ Kau berlebihan, tiff.. β€œ jawab jessica sambil memukul kecil bahu tiffany

β€œ Waeyo? β€œ tanya tiffany bingung, β€œ Kau tak merindukanku, eoh? Malang sekali nasibku β€œ sambung tiffany dengan sedih.

Tak jauh dari mereka, tak disadari bahwa taeyeon sedari tadi memandangi kedua yeoja tersebut sambil tersenyum tipis. Lalu, ia melangkahkan kembali kakinya untuk masuk ke dalam kamarnya dengan segelas susu coklat panas ditangannya.

Jessica terkekeh, ketika melihat tiffany yang kesal karna tak dirindukan oleh dirinya yang masih didalam pelukannya itu.

β€œ Nado bogoshippo, tiff β€œ jawab jessica sambil mendongakkan kepalanya untuk menatap tiffany

β€œ Gomawo.. β€œ ucap tiffany yang kemudian, mengecup pangkal kepala jessica. β€œ Jja~ kalau begitu aku harus kembali lagi ke kantor β€œ sambung tiffany yang segera melepaskan pelukannya

β€œ Ne?? Lalu, untuk apa kau kesini? β€œ tanya jessica

β€œ Aku kesini, hanya untuk memastikanmu kalau kau baik-baik saja. Kau tau, saat aku menghubungi hyunnie dan mengatakan kalau kau sudah pulang. Aku tak bisa berkonsentrasi, jadi aku memutuskan untuk kesini β€œ jawab tiffany dengan jelas

β€œ Arrasseo, gomawoeo.. β€œ ucap jessica yang kembali memeluk tubuh kurus tiffany kemudian, melepaskannya lagi.

β€œ Hati-hati, ne.. β€œ ucap jessica sambil membenarkan kerah pakaian tiffany

β€œ Gomawo.. tidur yang nyenyak, jessie.. mimpikan aku β€œ jawab tiffany sambil tersenyum dan melambaikan tangannya, kemudian segera menaiki mogenya.

***

β€œ PABONIKA! Kenapa kalian tak berhasil menyekap sooyeon yang asli, huh?! β€œ teriak kwanghee didepan markas mereka yang dimana, markas mereka itu tempat sebelumnya jessica dan yuri berada.

β€œ Maafkan kami boss, kami pikir tadi itu benar-benar ada polisi β€œ jawab salah satu berandalan sambil menunduk.

β€œ Kau akan memberi hukuman apa pada mereka, hyung? β€œ tanya seulong yang sedari tadi duduk disebuah pipa besar yang usang mendampingi kwanghee, sedangkan G.O memilih untuk menyibukkan diri dengan rubiknya didekat mereka sambil bersandar ke dinding.

β€œ Oppa.. β€œ panggil seorang yeoja dari dalam markas mereka yang kemudian, keluar untuk mencari oppa-oppanya

β€œ Ige mwoya? β€œ tanyanya bingung ketika, melihat oppa-oppanya tengah memarahi brandalan-brandalan yang menakutkan.

β€œ Kita tak berhasil menangkap jung sooyeon yang asli β€œ jawab seulong santai sambil membuang batang korek api dari mulutnya, lalu beranjak ke sisi yeoja itu.

β€œ Hmm? Untuk apa? β€œ tanya yeoja itu kebingungan

β€œ Pabonika! Apa kau ingin segera diketahui kedoknya, huh?! β€œ tanya seulong sambil mendaratkan jitakannya diatas kepala yeoja itu, membuat yeoja itu meringis kesakitan.

β€œ Appo.. oppa! β€œ

β€œ Heyy.. bersikap lebih baiklah terhadap dongsaengmu, hyung β€œ ucap G.O santai tanpa menolehkan kepalanya pada kedua orang tersebut

β€œ Habisnya, dia sangat bodoh sekali β€œ jawab seulong kesal

Tiba-tiba, sebuah sorot lampu yang terang menyoroti mereka.

β€œ Aisshhh.. siapa lagi itu?! β€œ gumam brandalan-brandalan tersebut

β€œ Nuguseyo?? β€œ tanya seseorang

β€œ I-itu tiffany!.. G.O, seulong! Kalian masuk lah dan kau~~.. β€œ ucap kwanghee yang kemudian, menunjuk brandalan dan yeoja itu β€œ Beraktinglah sedikit β€œ sambungnya, kemudian kwanghee segera berlari ke dalam markasnya. Dengan anggukan yang cepat dari anak buahnya, beberapa bradalan segera menarik yeoja itu hingga terjatuh ke tanah.

β€œ Yyah!! β€œ panggil tiffany yang segera menghampiri orang-orang tersebut

***

β€œ Anyyeonghaseyo β€œ sapa jessica ketika menginjakkan kakinya diloby kediaman keluarga hwang

β€œ Eonnie!! β€œ panggil seohyun girang yang segera menghampiri jessica sambil menuruni anak tangga, dibelakangnya yuri dan yoona ikut turun dari tangga dengan senyuman manis diwajah mereka.

β€œ Hyunnie, anyyeong!! β€œ sapa jessica antusias

β€œ Eonnie, lihat wajah kekasihku.. β€œ rengek seohyun sambil menarik lengan yoona untuk memperlihatkan bibir yoona yang luka pada jessica.

Ketika mata jessica dan yoona bertemu, yoona terlihat memberikan tanda pada jessica untuk berpura-pura tak mengetahui hal tersebut. Jessica pun mengangguk..

β€œ Ohh… waeyo?? β€œ tanya jessica berpura-pura tak tau dengan khawatir

β€œ Semalam, yoongie bilang.. ia terjatuh ditempat kerjanya. Aku jadi tak enak memberikan morning kissnya β€œ jelas seohyun

β€œ Yahh.. hyunnie~ah β€œ panggil yoona tersipu malu, membuat jessica dan yuri terkekeh mendengarnya

β€œ Jessica-ssi, bisakah kau mengobati yoona terlebih dahulu? β€œ pinta yuri sambil tersenyum manis pada jessica dan lagi.. membuat jessica gugup

β€œ N-ne.. β€œ jawab jessica sambil mengangguk mantap

Kini, mereka berempat pun tengah duduk disebuah sofa. Jessica mengobati luka yoona sedangkan, yuri dan seohyun sedari tadi mendampingi keduanya sambil bercanda tawa.

β€œ Eonnie.. apa kau kesini untuk mendampingi fany eonnie lagi? β€œ tanya seohyun girang

β€œ Ne? β€œ

β€œ Tentu saja, jessica kesini untuk bekerja menjadi perawat tiffany. Kebetulan dia tengah menemani sooyeon didekat kolam renang β€œ

β€œ Sooyeon?? β€œ tanya jessica terkejut

β€œ Ne, semalam ia tidur disini β€œ jawab yoona disela-sela ringisannya

β€œ Ngomong-ngomong, semalam aku tak menyangka kalau fany eonnie bisa menemukan sooyeon eonnie yang tengah dibully berandalan disalah satu jalan β€œ ucap seohyun

β€œ Jinjayo? β€œ tanya jessica penasaran

β€œ Apa kau mengetahui ceritanya, hyunnie? β€œ tanya yuri penasaran

#Flashback

Tiffany menjalankan mogenya ke jalan raya setelah ia selesai berkunjung ke rumah taengsic, berhubung ia terburu-buru untuk bisa sampai ke kantor secepatnya jadi ia memutuskan untuk mencari jalan alternatif. Tak lama kemudian, tiffany mendengar sedikit perdebatan yang tak jauh dari hadapannya. Dan pendengarannya sangat sensitif ketika mendengar suara yeoja ditengah-tengah perdebatan yang dilakukan oleh beberapa orang namja, kemudian tiffany memutuskan untuk menyinari lampu mogenya pada beberapa orang tersebut. Tiga orang berhasil kabur dan sisanya tengah berdiri dihadapan seorang yeoja yang sudah terjatuh dilantai.

β€œ Yyah!! β€œ panggil tiffany yang segera menghampiri orang-orang tersebut, namun sebelum tiffany bisa menolong yeoja itu. beberapa orang menghampirinya dan mencoba memukulnya tetapi, pukulan itu bisa tiffany halau dan menyerangnya balik. 3 orang namja kalah olehnya, kini tinggal satu namja lagi. Tiffany semakin tak tega ketika mendengar suara tangisan dari yeoja itu, tanpa memperhatikan pergerakan satu namja yang masih bertahan itu.. tiffany berlari ke arah yeoja dan mencoba membantunya untuk berdiri tetapi namja itu berhasil memukul perut tiffany, membuat tiffany harus terjatuh sambil meringis kesakitan.

Tiffany masih terkapar ditanah dan dengan cepat, mengambil sedikit pasir didekatnya lalu melemparnya ke muka namja itu. membuat namja itu berteriak kesakitan, dengan cepat tiffany beranjak dan membantu yeoja itu untuk berdiri.

β€œ Gwenchana? β€œ tanya tiffany khawatir, membuat yeoja itu menatapnya dengan mata yang sembab

β€œ Tiff.. β€œ panggil yeoja itu sambil mendongakkan kepalanya untuk menatap tiffany

β€œ So-sooyeon?? β€œ panggil tiffany terkejut dan segera menopang tubuh yeoja itu yang sudah melemas

β€œ Kajja.. β€œ ucap tiffany dengan menawarkan piggy backnya, setelah yeoja itu naik ke punggung tiffany. Mereka pergi dengan menggunakan moge tiffany untuk pulang ke rumah

#Flashback end

β€œ Apa tiffany baik-baik saja? β€œ tanya jessica khawatir

β€œ Sebaiknya, kau segera memeriksanya jessica-ssi β€œ ucap yuri sambil mengelus rambut jessica, membuat jessica, seohyun dan yoona terdiam.

β€œ E-eonn-nie.. w-wae k-kau terlihat lembut pada sica eonnie? ” tanya yoona pada yuri dengan terbata-bata, diikuti anggukan seohyun tanpa mengedipkan matanya.

β€œ Ahh.. jinjayo, mianne.. aku hanya ingin membersihkan sedikit kotoran dikepalamu jessica-ssi β€œ ucap yuri dengan gugup

β€œ Heii.. jangan begitu eonnie, bilang saja kalau kau menyukai sica eonnie β€œ goda seohyun sambil terkekeh

β€œ Yyah! Hyunnie~ah.. β€œ ucap yuri malu

β€œ Anyyeonghaseyo.. ohh kalian ada disini? β€œ tanya sunny yang baru keluar dari dapur sambil membawa teh hangat ditangannya

β€œ Ohh.. sejak kapan kau ada disini, sunny~ah? β€œ tanya yuri terkejut

β€œ Sejak tadi pagi, aku tadi mencoba membuatkan kue untuk kalian. Apa kalian tak mencium harumnya cake buatanku? β€œ tanya sunny, membuat keempat yeoja dihadapannya menggeleng mantap

β€œ Oya.. aku masih harus ke dapur dulu.. jessica-ssi, anyyeong.. bisakah kau menolongku? β€œ tanya sunny sopan pada jessica

β€œ Ne β€œ jawab jessica

β€œ Tolong berikan teh ini pada fany, dia pasti akan senang jika dibuatkan teh mint kesukaannya β€œ ucap sunny sambil memberikan teh tersebut pada jessica, jessica pun segera beranjak dan berjalan ke arah kolam renang.

***

Di dekat kolam renang, tiffany tengah disibukkan dengan ponsel dan gadget lain ditangannya. Ia berjalan mondar-mandir sambil terus membicarakan pekerjaannya pada orang yang sedari tadi menghubunginya, tiffany benar-benar sangat sibuk pagi itu sampai ia tak menanggapi panggilan sooyeon yang sedari tadi bermain sendiri tak jauh darinya.

β€œ Oughh.. appo β€œ ringis sooyeon sambil memegang lututnya yang tidak sakit untuk menarik perhatian tiffany, hal itu membuat tiffany menaruh perhatiannya dan segera menghampiri yeoja itu dengan khawatir

β€œ Gwenchanayo? β€œ tanya tiffany khawatir sambil berlutut dihadapan sooyeon

β€œ Appo, tiff.. β€œ rengek sooyeon manja

β€œ Apa kau bisa berjalan? β€œ tanya tiffany sambil memijat-mijat kecil salah satu lutut sooyeon, lalu sooyeon menggelengkan kepalanya

β€œ Baiklah.. aku akan menggendongmu β€œ ucap tiffany yang kemudian, menawarkan piggy back lagi

β€œ Shiro.. aku tak mau digendong seperti itu β€œ rengeknya, membuat tiffany kebingungan dengan mendongakkan kepalanya untuk menatap sooyeon lalu segera beranjak

β€œ Apa kau ingin, aku menggendongnya seperti ini? β€œ tanya tiffany malas yang segera menggendong sooyeon dengan bridal style, membuat sooyeon mengangguk mantap dan tersenyum senang.

β€œ Fany eonnie.. Kam~~.. β€œ panggil seohyun terputus ketika melihat jessica yang memantung sambil memandang ke arah kedua yeoja yang tak jauh dari mereka dengan secangkir teh mint yang akan diberikan pada tiffany dari sunny dihadapannya. mendengar namanya dipanggil oleh dongsaengnya, tiffany menoleh ke sumber suara dan ketika ia menyadari kehadiran jessica, seohyun dan yoona.. tiffany segera menurunkan sooyeon. Seketika, suasana menjadi canggung

β€œ Hyunnie.. β€œ panggil tiffany sambil tersenyum, β€œ Jessie, anyyeoong β€œ sambung tiffany dengan menyapa jessica sambil melambaikan tangannya

β€œ Eonnie, sica eonnie membawak~~.. β€œ

β€œ Tiff.. lihat ini! β€œ ucap sooyeon yang segera menunjukkan sesuatu dihadapan tiffany agar perhatian tiffany tak teralihkan darinya

β€œ OMO.. serangga, serangga!!! β€œ teriak tiffany dengan panik sambil terus melangkah mundur, tak disadari lantai tepi kolam renang itu licin sehingga membuatnya terjatuh.

BYUUURRRRR..

β€œ OMO! FANY EONNIE!! β€œ panggil seohyun panik, membuat jessica dan yoona terkejut termasuk sooyeon.

β€œ Waeyo?? β€œ tanya yuri dan sunny panik yang segera melihat apa yang terjadi ditepi kolam renang

β€œ Ya tuhan! Fany tak bisa berenang! β€œ ucap sunny panik dan dengan cepat, yuri melepaskan blazernya dan terjun ke kolam renang untuk menolong tiffany

β€œ Tiffany tak bisa berenang?? Bukankah dimasa kecil dialah yang mengajariku berenang?? β€œ batin jessica

TBC

33 comments

    1. ahh pengin aq jambak2 tuh sooyeon plsu berani’a dia deket2 tiffany mulu,,ayoo jessica km hrs lebih agresif dunk.
      Owh ternyata yuri mencintai sooyeon asli yaa,,hehehe
      Yoong km kshan bgt sih smpe di pukulin,sini sini aq obatin.
      Owh knpa tiba2 fany gak bisa berenang???

  1. makin complicated makin kesini…
    apakah ucapan sunny tentang fany tak bisa berenang hanya untuk memastikan sooyeon gadungan *maybe*πŸ™‚

  2. annyeong…

    syukurlah kalo orang yg nolong Jessica dari berandal itu Yuri,kirain Kwanghee😦
    Itu orang yg ngaku sebagai Jung Sooyeon kaya parasit ihhh,nemplok ppany mulu -_-

  3. Ahhh. Kwangheee masih belum ditemuin sama fany nih u.u
    Ng. Jangan bilang makin rumit lagi nih cerita. Sica taw fany yang sebenarnya mengajarinya berenang. Lalu? Next nya??

  4. mwooo
    mkin complicated ihh
    yul yg nolongin sica, n panny mnolong sooyeon palsu(?)
    trus yul jg kyny udh mlai suka sma jessica, dsisi lain saat panny lg mncoba gendong sooyeon ala bridal style sica cmbru kynya -_-”
    bner2 complicated.
    dtnggu aj next chapny kakπŸ™‚

  5. Waaaah feeling seo kuat banget..udah bener2 ngira jessie itu bener2 sooyeon..daebak..
    Thor mau bilang maaf kalo misalnya komennya ngilang2 soalnya koneksi’y kadang galau banget+ mungkin sama kalau uah di terka kesibukan..nyempet2 baca atau kadang juga cuma baru di save..mianhae ya thor..
    Itu pany g bisa berenang apakah gara2 ada trauma??

  6. d sni gw lbi ngerestuin jeti deh.. Hehe.. Sooyeon palsu pengen tak cubit lah.. Gemes nya. Enak bgt tu dia d gendong n deket2 ama fany. Mudah2an ini cra fany buka kedok sooyeon palsu.

  7. Yoonsic,jeti,taeny,yulsic????
    Mana yg bner…
    Doh…
    Mulai ada keraguan di jessica dan tiffany,sbnarnya siapa yg brmain peran…
    Lanjut thor ga tahan bner ini ah…
    Kkkkk

  8. Soyeon kw an make segala pura” sakit dan buat fany jatuh … bikn greget
    yang ajarin sica renang fany … tapi fany malah gak bisa berenang ? nah loh
    di tunggu kelanjutanyaπŸ™‚

  9. Pngen nendang butt sooyeon gadungan wkwkwkwkwkwkwk

    Epep ini muter2 tapi saya suka saya sukaπŸ˜€

    Kereeeennn bingiiiiittttttπŸ™‚

  10. Aihh,,sooyeon plsu buat ulah ja..
    Kan jdi nybur tuh fany nya..
    Fany baik bnget ma sooyeon plsu..
    Nnti jessie cmburu loh..

  11. g hny fany nih yg ykin tnyt seo jg. ini hal yg baik krn skrg sooyeon plsu bnr2 sdg dkti n gm lps dr fany ….n jessie bnr2 cmburu…sip klo gitu…
    gmn klo mrk bnr2 culik sica? smg fany cpt antisipasi….
    poor yoong yg bnr2 baik hatiny g mw sakitin seo krn keadaanny….

  12. jessi membeku melihat kedekatan tiffy dan sooyeon palsu.
    omo tiffy ga bisa berenang. apa karna trauma masih kecil nya.?.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s