(Chaptered) Bad Girl #6

Title : (Chaptered) Bad Girl #6

Author: Adelayn Tiffany

Genre: Yuri, romance, etc.

Main cast: Tiffany Hwang, jessica jung, Im yoona, kim taeyeon, kwon yuri

Support cast: find your self

Note : cerita ini bergenre yuri. Ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff iniπŸ˜„

Dont copy paste without my name, dont bashing also.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian, so happy reading ^^

***

β€œ Maukah kau menjadi kekasihku? β€œ

β€œ MWO? Kau sedang bercanda, tae? β€œ tanya tiffany sambil tertawa

β€œ Apa kau melihat kalau aku sedang bercanda? β€œ tanya taeyeon dengan serius membuat, tiffany berhenti tertawa

β€œ Kau serius? β€œ

β€œ Ne, apa kau memiliki perasaan yang sama denganku? Apa kau mau menjadi kekasihku? β€œ

β€œ A-a-ak-aku…. β€œ

***

Brumm…

Sebuah mobil yang yang kecil dan lucu berhenti didepan apartment pemiliknya, yoona keluar dari mobilnya dengan perasaan yang bahagia. Dibukakannya pintu penumpang samping kemudi terlihat, sosok seorang jessica yang mengembangkan senyumannya pada yoona.

β€œ Gomawoeo.. β€œ ucap jessica

β€œ Kajja.. kita masuk ke dalam apartmentku β€œ ajak yoona sambil menggenggam tangan jessica erat. Dengan kaki yang pincang pun, yoona berjalan dengan girang membuat jessica mengerutkan keningnya.

β€œ Eonnie.. β€œ panggil yoona sambil menoleh pada jessica dengan menghentikan langkahnya dan menemukan kerutan dikening jessica

β€œ … β€œ

β€œ Wae? β€œ tanya yoona kebingungan

β€œ Apa kau baik-baik saja dengan kakimu yang seperti itu? β€œ tanyanya khawatir membuat yoona tersenyum manis

β€œ Gwenchanayo eonnie.. apa kau ingin aku melakukan ini padamu dan berjalan seperti ini? β€œ jawab yoona dengan merangkul jessica lalu, berjalan dengan satu kaki. Kelakuan yoona dengan mempelihatkan sisi lucunya pada jessica

β€œ Aniyoo.. β€œ ucap jessica sambil memukul kecil lengan yoona sambil tertawa renyah dan tersenyum sangat manis. Mereka pun, segera masuk ke dalam apartement yoona..

β€œ Duduklah, eonnie.. aku akan ganti baju dulu dan menyiapkan minuman untukmu, kau ingin kubuatkan minuman apa eonnie? β€œ tanya yoona

β€œ Ice chocolate? β€œ

β€œ Ice chocolate? Kau menyukai apa yang disukai miyoung eonnie juga? β€œ

β€œ Bagaimana kau tau? β€œ

β€œ Yya.. aku juga sudah cukup lama mengenal tiffanymu, sica eonnie β€œ jawab yoona sambil menjulurkan lidahnya dan segera menaiki tangga untuk masuk ke kamarnya. Sedangkan, jessica memilih melihat-lihat foto yang terpampang didinding dan sesekali tersenyum ketika melihat foto masa kecil yoona bersama seorang yeoja yang mirip dengannya.

β€œ Yoong, eonnie.. pulang β€œ ucap seseorang yang baru saja masuk ke dalam apartment mereka hal tersebut, tak terdengar oleh jessica. Jessica semakin menikmati pemandangan foto dihadapannya dan ada hal yang menarik perhatiannya ketika, melihat sebuah grand piano yang tak jauh darinya. Dengan langkah kecil, jessica menghampiri piano tersebut dan mulai memainkannya dengan indah. Alunan piano tersebut terdengar indah hingga kamar yoona dan hal tersebut, membuat yoona tersenyum sambil mengancingkan bajunya.

β€œ Suara yang indah.. β€œ ucap yeoja tersebut sambil mengembangkan senyuman manisnya

β€œ Omo.. β€œ ucap jessica yang terkejut dengan kehadiran sosok yeoja yang sudah berada dihadapannya tersebut. Dan tiba-tiba, degup jantungnya berdetak dengan cepat dan wajahnya memerah ketika melihat senyuman manis yeoja yang berada dihadapannya.

β€œ Ohh.. mianne, aku sudah membuatmu terkejut. Jeongmal mianne.. tetapi, alunan piano yang kau mainkan benar-benar indah β€œ jelasnya sambil terus tersenyum manis

β€œ … β€œ

β€œ Kau temannya, yoong? β€œ tanya yeoja itu

β€œ Ne.. β€œ jawab jessica gugup

β€œ Y-y..~ β€œ ucap yeoja itu terputus

β€œ Yul eonnie, kau sudah pulang? β€œ tanya yoona sedikit berlari menuruni anak tangga yang menghentikan ucapan yuri dan menghampiri kedua yeoja yang berada dihadapannya.

β€œ Ne.. aku baru saja pulang, aku pikir kau tak membawa seorang teman yoong β€œ jawab yuri sambil menoleh pda yoona sedangkan, jessica masih terlihat kebingungan melihat kedua yeoja dihadapannya.

β€œ Yoong, tidakkah,, kau mengenalkan temanmu padaku? β€œ bisik yuri ditelinga yoona dengan berat hati, yoona mengangguk mantap.

β€œ Ohh.. sica eonnie, perkenalkan.. yuri eonnie ini adalah eonnieku. Dia baru saja pulang dari inggris untuk liburan disini β€œ ucap yoona

β€œ Kwon Yuri inmidaa..” ucap yuri memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya dihadapan jessica

β€œ Jessica jung inmida β€œ jawab jessica sambil membalas uluran tangan yuri kini, mereka terlihat gugup dan jessica terlihat sangat malu juga gugup

β€œ Baiklah, aku akan membuatkan minuman untuk kalian β€œ ucap yuri memecahkan keheningan

β€œ Andwe eonnie, biar aku saja β€œ ucap yoona yang mencoba menahan langkah yuri

β€œ Gwenchanayo, yoong.. kakimu masih seperti itu, kau harus istirahat β€œ jawabnya

β€œ Ohh.. β€œ

β€œ Mianne, aku sudah membuat kakimu seperti itu.. Kali ini biar, kubuatkan minuman untuk kalian β€œ bisik yuri, yoona yang mengerti pun membiarkan yuri melakukan apa yang ia inginkan.

β€œ Kajja, eonnie.. kita duduk ditaman β€œ ajak yoona, jessica pun mengikuti langkah yoona keluar dari ruang tengah dan duduk dikursi taman dengan pemadangan yang indah.

β€œ Wuahh.. tamanmu indah sekali, yoong β€œ puji jessica dengan girang

β€œ Taman ini, hasil yuri eonnie dan aku yang membuatnya β€œ

β€œ Jinjayo?? Jadi benar dia, eonniemu?? β€œ

β€œ Geurom eonnie, pertanyaanmu lucu sekali β€œ jawab yoona sambil memperlihatkan tawa aligatornya

β€œ Aigoo.. kau lucu sekali, yoong β€œ ucap jessica sambil mencubit pipi yoona dengan gemas membuat yoona meringis tetapi, setelahnya mereka tertawa bersama-sama..

Terlihat, yuri yang sudah membawa minuman diatas nampannya dan menghampiri kedua yeoja yang tengah bercanda dihadapannya. senyuman manis milik yuri pun, mengembang diwajahnya..

β€œ Ini minuman kita β€œ ucap yuri sambil meletakkan minuman tersebut dimeja taman. Ketiga orang tersebut pun, segera duduk dengan santai dan tenang. Jessica terlihat sangat gugup ketika duduk berdekatan dengan yuri, posisi duduknya pun diapit oleh kedua kaka beradik tersebut.

Selama yoona berbincang-bincang dengan yoona, tatapan yuri hanya terfokus pada jessica. dan sesekali, mata mereka pun bertemu membuat kedua wajahnya memerah..

β€œ Ehem.. β€œ. Yoona berdehem ketika, melihat sikap kedua orang disampingnya

β€œ Waeyo, yoong? β€œ tanya yuri yang akhirnya, melemparkan pandangannya dengan menoleh pada yoona

β€œ Aniyoo… bukankah ini sudah sore, sica eonnie? Kau harus pulang, fany eonnie pasti khawatir β€œ ucap yoona pada jessica

β€œ Fany eonnie?? β€œ batin yuri

β€œ Arrasseo, aku harus pulang β€œ jawab jessica yang segera beranjak dari tempatnya tetapi, tiba-tiba sesuatu jatuh dari pangkuan jessica. Sebuah dompet milik jessica yang sudah terbuka dengan cepat, yuri mengambilnya dan pandangannya terhenti ketika melihat sosok seseorang yang familiar baginya berpelukan dengan jessica.

β€œ Temanmu? β€œ tanya yuri tanpa melepaskan pandangannya pada foto yang berada didalam dompet jessica

β€œ Maksudmu yeoja itu? β€œ tanya jessica terkejut dan segera mengambil dompetnya dari tangan yuri

β€œ Ohh.. mianne, kalau aku lancang β€œ sesal yuri

β€œ Gwenchanayo, dia sepupuku namanya tiffany hwang miyoung β€œ jawab jessica sambil tersenyum manis, membuat yuri ikut tersenyum dan mengangguk mantap.

β€œ Sama cantiknya sepertimu dan kulihat, kalian sangat bahagia juga saling menyayangi β€œ ucapnya

β€œ Gomawo, kami memang saling menyayangi. Kalau begitu aku pamit untuk pulang β€œ

β€œ Ahh.. ne, biar yoong yang mengantarkanmu β€œ

β€œ Ne, eonnie β€œ jawab yoona

β€œ Hati-hati dijalan, yoong β€œ ucap yuri dengan menepuk bahu yoona lembut.

β€œ Ne β€œ jawab yoona yang segera menarik jessica untuk melangkahkan kakinya

***

β€œ A-a-ak-aku…. β€œ ucap tiffany terbata-bata

β€œ Tiff.. kau sudah pulang? β€œ panggil jessica yang terdengar menaiki anak tangga dan pintu kamar tiffany pun dibukakannya oleh jessica, membuat taeyeon dan tiffany menoleh ke arahnya.

β€œ Oopss.. Apa aku mengganggu waktu kalian? Tiff, gwenchana?? β€œ tanya jessica khawatir

β€œ Ohh.. gwenchanayo β€œ jawab taeyeon yang segera melepaskan genggaman tangannya pada tiffany dan beranjak dari sampingnya

β€œ Kemarilah, jessie.. β€œ pinta tiffany, jessica pun tersenyum dan segera menghampiri tiffany dan taeyeon. jessica duduk ditempat dimana sebelumnya taeyeon duduk..

Kriing…

β€œ Chankmann.. β€œ ucap taeyeon ketika, mendengar ponselnya berdering. Dengan cepat, taeyeon mengambil ponsel dari saku celananya dan berjalan keluar kamar tiffany.

β€œ Gwenchana tiff?? Hari ini, aku lihat kau tak bekerja.. β€œ ucap jessica khawatir

β€œ Gwenchanayo, hari ini aku ditemani tae tae untuk terapi β€œ jawab tiffany sambil tersenyum

β€œ Jinja?? Lalu, bagaimana perkembangannya? β€œ

β€œ Baik.. β€œ bohong tiffany sambil terus tersenyum

β€œ Kau bohong?? Aku bisa melihat kalau kau berbohong padaku, tiff β€œ

β€œ Jinja, kau bisa melihat kalau aku berbohong padamu?? β€œ

Jessica mengangguk mantap dan memincingkan matanya tajam ke arah tiffany.

β€œ Kau harus sembuh, tiff.. aku tak bisa hidup tanpamu, kau tau?? β€œ

β€œ Yya.. jangan bicara seperti itu dan jangan menangis dihadapanku, jessie β€œ ucap tiffany yang menguatkan jessica dan segera menghapus air mata yang sedikit demi sedikit keluar dari pelupuk mata jessica

Dibalik pintu kamar tiffany, taeyeon yang sudah selesai menerima panggilannya hanya bisa memandangi kedua yeoja yang tak jauh dari hadapannya sambil tersenyum sedih. Setelah itu, taeyeon pun menuruni anak tangga dan meninggalkan apartment tiffany dan jessica.

***

Hari menjelang malam, yoona masuk ke dalam rumahnya dan mendapati sosok yuri yang tengah sibuk dengan peralatan dapurnya. Ide jail yoona pun terlintas dipikirannya dengan perlahan, yoona berjalan mengendap-ngendap dan…

β€œ Omo… nuguya?? β€œ tanya yuri terkejut karna mendapati seseorang yang menutup kedua matanya dengan sebuah tangan yang familiar untuknya

β€œ … β€œ.

β€œ Yoona~ah, lepaskan.. aku sedang memasak β€œ rengek yuri sambil mencoba melepaskan tangan yoona dari matanya

β€œ Omo.. bagaimana kau tau kalau ini aku, eonnie? β€œ tanya yoona dengan kecewa membaut yuri tersenyum dan mencubit hidung yoona lembut

β€œ Aku ini eonniemu, bagaimana bisa aku melupakan tangan imutmu yang tak pernah berubah huh? β€œ jawab yuri yang kembali menyibukkan dirinya dengan alat masak dihadapannya

β€œ Kau masak apa, eonnie? β€œ tanya yoona manja dengan memberikan back hug pada yuri

β€œ Waeyo? Kau begitu manja sekali hari ini, huh? Apa orang itu tak memanjakanmu? β€œ tanya yuri dengan senyuman yang menggoda

β€œ Mwoya, apa maksudmu eonnie? Orang itu siapa? β€œ

β€œ Sica, jessica.. β€œ jawab yuri terkekeh membuat wajah yoona memerah..

β€œ Aku pikir sekarang, wajahmu memerah yoong β€œ goda yuri membuat yoona melepaska back hugnya dan menepuk punggung eonnienya sedikit keras

β€œ Omo.. appo, yoong β€œ rengek yuri

β€œ Kau menyebalkan, eonnie β€œ ucap yoona kesal kemudian, duduk dimeja makan sambil memperhatikan yuri

β€œ Apa kau menyukainya, yoong? β€œ

β€œ Bagaimana denganmu? Aku lihat, selama sica eonnie bersama kita.. tatapanmu tak pernah lepas darinya β€œ

β€œ Naega?? β€œ

β€œ Ne, apa eonnie suka padanya? Bukankah kau mudah jatuh cinta? β€œ

β€œ Matta.. aku menyukainya, dia terlihat polos β€œ jawabnya sambil terkekeh membuat, yoona terdiam

β€œ Aku tak akan membiarkanmu mengambil sica eonnie dariku, eonnie β€œ ucap yoona serius

β€œ Aku akan berusaha β€œ jawab yuri sambil terus menggoda yoona

β€œ Yya.. kau membuatku kesal, eonnie! β€œ teriak yoona sambil beranjak dari tempatnya dan menatap yuri tajam

β€œ Waeyo?? Kau itu payah sekali jika, tak ada tantangan dalam hidupmu untuk mendapatkan seseorang. Hidupmu sangat membosankan, yoong β€œ

β€œ Aku tak peduli, cepat hidangkan makanannya. Aku sudah lapar! β€œ

β€œ Omo.. dongsaengku memperlihatkan sikap galaknya pada eonnienya sendiri β€œ goda yuri sekali lagi membuat yoona semakin mengerucutkan bibirnya

***

β€œ Swiingg… β€œ ucap jessica sambil memainkan makan malam dengan sendoknya, seolah-olah jessica tengah bermain pesawat terbang dan..

β€œ Aamm.. aku mendapatkannya β€œ ucap tiffany yang melahap hidangan dari sendok jessica

β€œ Yya.. aku belum mau mendaratkannya dimulutmu, tiff β€œ rengeknya manja

β€œ Tapi, aku sudah gemas dengan pesawat terbangmu jessie β€œ godanya

β€œ Aish.. β€œ

Jessica dan tiffany pun, kembali melahap makan malam mereka dimeja makan. Lalu, jessica pun mengulang kelakuannya yang memainkan sendok bagaikan pesawat terbang membuat tiffany menggelengkan kepalanya sambil tersenyum manis.

β€œ Aaa..~ baby steph β€œ ucap jessica dengan aegyonya yang menyodorkan sendoknya didepan mulut tiffany, pesawat sendok itu pun segera mendarat dimulut tiffany.

β€œ Mashitaa… β€œ puji tiffany dengan memperlihatkan eye smilenya

β€œ Ne.. ini enak sekali β€œ ucap jessica yang membenarkan ucapan tiffany

β€œ Loh, bukankah makanan ini buatanmu sendiri jessie?? β€œ

β€œ Ani.. β€œ

β€œ Lalu, siapa?? β€œ

β€œ Kau tak tau?? β€œ

β€œ Ne, aku tak tau.. β€œ

β€œ Ahh aku lupa, taeyeon mengirimkan makan malam ini ketika kau tertidur tadi sore β€œ

β€œ NE? Jinjayo?? β€œ

β€œ Hmm.. β€œ jawab jessica sambil menganggukkan kepalanya mantap, membuat tiffany terdiam dan mengingatkan kembali pada perbincangan yang ia dan taeyeon lakukan siang tadi.

***

β€œ Taengo.. β€œ panggil sunny yang terduduk dikursi bar bersama taeyeon sambil menikmati segelas wine yang tertuang digelasnya.

β€œ … β€œ

β€œ Kau melamun?? β€œ

β€œ … β€œ

β€œ Yya.. kim taeyeon! β€œ

β€œ Mwoya?? β€œ tanya taeyeon terkejut dan segera menoleh pada sunny

β€œ Waegeurae?? Aku sudah memanggilmu beberapa kali, kau tau?? β€œ

β€œ Ahh.. mianne.. β€œ

β€œ Waegeurae?? Tentang fany? β€œ

β€œ Ne.. β€œ

β€œ Waeyo? β€œ

β€œ Siang ini, aku sudah mengungkapkan perasaanku padanya β€œ jawab taeyeon sambil menundukkan kepalanya

β€œ Lalu, apa jawabannya?? β€œ tanya sunny yang terlihat sangat penasaran sambil terus menunggu jawaban taeyeon tetapi, ia hanya melihat kepala taeyeon yang digelengkan

β€œ Aigoo.. aku pikir, fany juga mencintaimu. Ternyata tidak.. sabar, taengo β€œ

β€œ Yya.. apa maksudmu? Aku menggelengkan kepalaku bukan berarti miyoung menolakku β€œ

β€œ Lalu?? Aku pikir seperti itu taengo, mianne β€œ

β€œ Jessica datang tepat saat miyoung akan menjawab ungkapan perasaanku β€œ

β€œ Jadi?? β€œ

β€œ Jadi, jawaban miyoung terpaksa harus ditunda dulu dan itu membuatku gelisah juga putus asa β€œ

β€œ Yya.. jangan mudah putus asa, taengo. Suatu saat, fany pasti akan menjawab ungkapan perasaanmu β€œ

β€œ Aku harap, ia bisa bertahan dan bisa hidup lebih lama lagi β€œ

β€œ Matta.. aku baru ingat sekarang β€œ

β€œ Ohh.. bukankah, kau memanggilku kesini untuk mengatakan sesuatu?? β€œ

β€œ Ne, itu dia taengo.. β€œ

β€œ Lalu, apa?? β€œ

β€œ Aku sudah mendapatkannya.. β€œ ucap sunny dengan girang

β€œ Apa yang sudah kau dapatkan, sunny~ah? β€œ

β€œ Aigoo, taengo kau bodoh sekali β€œ. Jitak sunny

β€œ Appo… β€œ ringis taeyeon

β€œ Aku mendapatkan jantung yang sama dengan fany, taengo!! β€œ

β€œ JINJAYO????? β€œ tanya taeyeon tak percaya dan sunny pun mengangguk mantap sambil tersenyum bahagia

β€œ WUAHHH.. DAEBAK SUNNY~AH, GOMAWOOOO β€œ teriak taeyeon yang segera memeluk sunny dengan erat. Hal itu, membuat sunny terlihat gugup dengan wajah yang memerah. Degup jantungnya perlahan, berdrgup kencang saat ia dipeluk oleh sosok seorang taeyeon. dengan cepat, sunny melepaskan pelukan taeyeon membuat taeyeon kebingungan. Namun, karna situasi hati taeyeon sedang baik.. taeyeon pun kembali tersenyum dan banyak-banyak mengucapkan terimakasih pada sunny. Sunny pun, tersenyum manis dna ikut bahagia..

***

β€œ Yoong.. β€œ panggil yuri yang memperlihatkan sebagian tubuhnya dari balik pintu kamar yoona. Terlihat, yoona yang sedang duduk dengan sebuah kotak p3k disampingnya..

β€œ Ohh.. eonnie, waeyo? β€œ tanya yoona yang segera menoleh ke arah pintu

β€œ Apa aku boleh masuk? β€œ

β€œ Geurom, masuklah aku sedang mengobati kakiku β€œ ucap yoona polos, yuri pun segera menghampirinya dan berlutut dihadapannya.

β€œ Omoo.. eonnie, waegeurae?? Apa yang kau lakukan dengan bersikap seperti ini?? β€œ

β€œ Biar aku yang mengobati lukamu, yoong. Kau seperti ini karnaku β€œ jawab yuri yang segera mengambil p3k tersebut dari samping yoona

β€œ Arrasseo, bukankah kau sudah mengatakannya tadi siang?? Sudahlah, aku bisa merawatnya sendiri β€œ

β€œ Kau diam saja, aku akan bertanggung jawab β€œ jawab yuri membuat yoona tak bisa menahan keinginannya, ia hanya bisa memandangi eonnienya yang dengan mudah merubah moodnya begitu saja dihadapannya. tak lama kemudian, yuri pun selesai merawat kaki yoona dengan baik..

β€œ Selesai.. β€œ ucapnya sambil mendongakkan kepalanya menatap yoona dengan puas, membuat yoona tersenyum senang

β€œ Gomawo, eonnie.. β€œ ucapnya dengan memperlihatkan aegyo dihadapan yuri.

β€œ Mwoya, sudah seharusnya aku sebagai eonniemu untuk merawatmu dengan baik β€œ jawab yuri yang kini, duduk diatas ranjang bersama dengan yoona.

(Hening..)

β€œ Ketika, aku tak ada disini. Apa kau selalu merasa kesepian, yoong? Mianne, secepatnya aku akan menyelesaikan studiku β€œ ucapnya memecahkan keheningan

β€œ Gwenchana, eonnie.. bukankah kau selalu mengirimku email? Dengan begitu aku tak merasa kesepian dan lagipula, miyoung eonnie pun menemaniku β€œ

β€œ Miyoung eonnie?? Nuguya? β€œ

β€œ Yya.. apa kau lupa? Miyoung eonnie itu, sepupu sica eonnie. Tiffany hwang miyoung.. β€œ

β€œ Ahh.. dia.. β€œ ucap yuri santai

β€œ Apa kau mengenalnya?? β€œ tanya yoona yang segera menatap wajah yuri

β€œ NE? Aniyoo.. β€œ jawabnya dengan gugup membaut, yoona memicingkan matanya tajam ke arah yuri

β€œ Mwoya?? Jangan menatapku seperti itu, yoong β€œ rengek yuri yang mencoba memalingkan wajah yoona dari hadapannya tetapi, yoona menahan kepalanya untuk tetap menatap eonnienya.

β€œ Aish.. sudah malam, kau harus tidur. Aku juga sudah lelah β€œ ucap yuri yang segera beranjak dari tempatnya dan berjalan meninggalkan yoona yang masih memandangi punggungnya.

β€œ Kau terlihat aneh, eonnie.. β€œ batin yoona

***

Ting tong..

β€œ Nuguya?? β€œ teriak eunjung dari dalam kamarnya. Dengan baju yang terlihat sangat sexy dengan memperlihatkan belahan dadanya, ia segera menghampiri pintu apartementnya lalu, dibukakanlah pintu tersebut

β€œ Yuri~ah, gwenchana? β€œ tanya eunjung khawatir ketika, melihat wajah yuri yang terlihat kusut

β€œ … β€œ

β€œ Masuklah, kajja β€œ ajak eunjung yang menarik tangan yuri dan membawanya ke dalam apartmentnya. Yuri pun, duduk diruang tengah dengan tatapan kosongnya. Sedangkan, eunjung dengan cepat mengambilkan air mineral untuk yuri..

β€œ Minumlah.. β€œ ucap eunjung dengan melemparkan dirinya disamping yuri sambil menyodorkan segelas air mineral dihadapan yuri, yuri pun mengambilnya dan meneguk habis air mineral tersebut.

β€œ Waeyo? Gwenchana?? β€œ tanya eunjung penasaran sambil mengelus kepala yuri dengan lembut

β€œ Bisakah kau ambilkan beberapa gelas wine untukku? β€œ pinta yuri sambil menyodorkan gelasnya yang sudah kosong

β€œ Kau sedang ada masalah? Waeyo, kau bisa menceritakannya padaku β€œ

β€œ Beri aku wine dulu, ketika aku mabuk.. kau bisa mendengar semua masalahku, ppali.. β€œ

β€œ Arrasseo… β€œ ucap eunjung dengan malasnya beranjak dari tempatnya dan mengambil beberapa botol wine, juga soju. Lalu, kembali melemparkan diri disamping yuri sambil menopang sebelah kakinya yang dibiarkan menggantung diatas kaki kanannya. Hal itu, membuat pahanya yang mulus terlihat jelas oleh yuri..

β€œ Kau pintar, sayang. Gomawo.. β€œ ucap yuri sambil meraba paha eunjung dengan lembut dan mendekatkan kepalanya pada eunjung sehingga, ia berhasil mendaratkan bibirnya dibibir eunjung. Dilumatlah bibir eunjung dengan liar hal itu pun, dibalas oleh eunjung yang sesekali tersenyum evil ketika melihat yuri yang semakin liar terhadapnya..

Skip >>>

***

Yuri pov

03.00 am KST

Aku setengah terbaring diatas ranjang king size milik eunjung, tangan kiriku menggenggam gelas berisikan wine dan tangan kananku memeluk tubuh eunjung yang sudah tertidur pulas didalam pelukanku tanpa sehelai benang pun yang membalut tubuh kami. Hanya selimut tebal yang menutup tubuh keduanya..

β€œ Y-yuri~ah.. ada yang ingin aku bicarakan denganmu β€œ

Β β€œ Ne, waeyo sayang? β€œ

β€œ Aku ingin, mengakhiri hubungan kita β€œ

β€œ Ne? Kau sedang bercanda denganku? Kau lucu sekali, sayang β€œ

β€œ Aku tidak bercanda yuri.. β€œ

(Hening.. )

Β β€œ Aku mohon.. β€œ pintanya

β€œ Hajiman, w-w-wae? Waegeurae?? β€œ

β€œ Aku sudah beberapa kali melihatmu bercumbu diclub dengan seorang yeoja, kalian begitu serasi. Aku pikir, adanya aku disini hanya menjadi penghalang untuk kalian berdua. Jadi, aku minta lebih baik kita akhiri hubungan kita sampai disini. Mianne.. β€œ

β€œ Temanmu? β€œ

β€œ Maksudmu yeoja itu? β€œ

β€œ Ohh.. mianne, kalau aku lancang β€œ

β€œ Gwenchanayo, dia sepupuku namanya tiffany hwang miyoung β€œ

β€œ Sama cantiknya sepertimu dan kulihat, kalian sangat bahagia juga saling menyayangi β€œ

β€œ Gomawo, kami memang saling menyayangi. Kalau begitu aku pamit untuk pulang β€œ

Perbincanganku dengan jessica siang tadi, terus terngiang-ngiang dikepalaku. Padahal, aku sudah meminum banyak wine dan soju. Tetapi, aku tak bisa melupakannya. Aku tak bisa melupakannya ternyata, jessica yang menarik perhatianku adalah sepupu dari sosok tiffany yang aku cintai dimasa lalu. Aku sadar, semua ini kesalahanku karna bersikap play girl dan mempermainkan perasaan tiffany. Tetapi, sesungguhnya aku sangat mencintainya. Aku selalu memperlakukannya dengan baik sekali lagi, ini kesalahanku karna menjadi seorang play girl. Tetapi, hati ini terasa sangat menyakitkan ketika ia mengakhiri hubungan kami dan beberapa saat kemudian, orang itu merangkulnya dengan mesra. Lalu, membawanya semakin jauh dariku.. aku rasa, tiffany mengakhiri hubungan kami tidak hanya melihatku bersikap player. Tetapi, karnanya pula..

Kim taeyeon dan tiffany hwang, kalian membuatku geram jika melihat kebahagiaan dan kemesraan kalian dihadapanku!

Yuri pov end

***

β€œ Jessie.. β€œ panggil tiffany yang mengerjapkan matanya sambil keluar dari kamarnya. Dari tempat tiffany berdiri terlihat, sosok jessica yang tengah berbincang-bincang dengan taeyeon dilantai bawah depan televisi. Ekpresi mereka terlihat begitu serius bahkan, tiffany bisa melihat kerutan dikening jessica..

β€œ Jessie, tae β€œ panggil tiffany santai, membuat keduanya menoleh pada tiffany yang masih berdiam dilantai atas sambil melambaikan tangannya pada kedua orang dibawah sana.

β€œ Tiff.. β€œ

β€œ Miyoung~ah.. β€œ

β€œ Ne? β€œ tanya tiffany kebingungan melihat ekspresi dua orang tersebut

TBC

25 comments

  1. Okeeh.. Trnyta itu yg mmbuat yul jdi seorang playgirl,, agk gmana gtu wktu bca bgian yul & eunjung,, tpi bneran tuh mreka ptus???
    Udahlah yul.. Lupakan ppany, biarkan ppany bahaghia ama taeng,, kan msih ada sicaπŸ™‚
    lnjuut thor..

  2. annyeong…

    nah loh? jadi dulu nya Yulti itu sepasang kekasih? o.0
    akhirnya ppany udah dapat donor jantung,moga” aja cocok yahπŸ™‚
    tapi itu scene trakhirnya kenapa?koq serius amat u,u

  3. wah..fany udah dpt donor jantung..
    Masih penasaran nih ceritanya thor.. Ditunggu next chapnya thor..πŸ˜€

  4. tuh kan bener klo pany itu mantannya yul
    jiaaahhh jeti knapa kalian kaya anak kecil gtu sih kekeke
    aaahhh akhirnya pany dpt donor jantung jga

  5. Omona omona jadi dulu yuri sama fany gitu….tidaaaaaak mgkn??
    Fany akhirnya dpt donor jntng juga knpa tuh sunny suka gto ma tae??
    Yulsic omg,,dilema deh klo yulsic or yoonsic gak tw hrs dkng yg mana jadi JETI aja deh,,kekekeke

  6. yahhh
    kyny misi yul bwt bls dendam ke fany mlalui prantara sica nih.
    yul bkal dketin sica trus bls dendam sm fany ya?
    msh (?) sih hehehe

    fany trima tae aj, tae tlus cintany.
    n knp tuh fany yg trakhir?
    tbc nya mnggangu nih. hahaha
    d tnggu next nyaπŸ™‚

  7. ah sic ma yul pndg2an pnya prsaan gk enak
    yoong knp nsb mu slalu bgni mencintai tp tak di cintai slalu aj kalah ma yul
    huft tp gk pa aq ttp dkg lu yoong
    YOONSIC JJANG
    taeny berstlah

  8. anyeong.
    ternyata masa lalu yulti pernah pacaran.
    kalo skrg yuri minta balikkan ke tiffany, sy gak akan restu ya krn sy udah kasi lampu hijau buat taeny dan sy taeny shipper hehehe…
    tp itu tergantung author yang bikin ff ini.
    ku tungg lanjutan dan hwaiting.

  9. Wuaah komen qw ilaang ya??
    yaah siapin lapak ajjh deh..
    Go go TaeNy yoonsic, yeeaahh..!! #apaan?? -_-///

  10. Tiffany mantan pacar yul. Alasannya, mungkin penyakit itu?O_o
    Hmm.. Jawaban fany masih tanda tanya:/
    Oyeyyy.. Kabar gembira buat kesembuha fany. Semoga, cepet atuh heheπŸ˜€

  11. ah.. ko taengsic bingun ngeliat pany kenapa dah..

    trus jantung siapa tuh yg cocok ama pany..

    kirain yul itu psikopat xD #plak

  12. Oooh ternyata yul tuh mantan pany..makanya yul jangan bad girl jadi deh putus..tpi thor q lebih suka taeny..jangan buat taeng galau lohh gara2 nanti misalnya yul nongol laghe nemuin pany..
    Udah yoong move on aja ke seo biar sica ma yul..kurang baik anak ma eommanya*apadah gw* lanjutkan..

  13. yahhh…dikira fany mau nerima tae jd ke kasihnya,ternyata belum dijawab gegara jessie datangπŸ™‚
    hmm…yul jd seperti ini karna fany toh,
    dan pergi dengan tae.

  14. Yurii, bnar2 playgirl sjati. Untung yoona ga ikut2an. Wah, prtama jumpa aja yulsic uda aneh yah. Pzti ada raza tuh.
    Org mza lalunya yul tiffany yah? Gmn dunk? Apakah yul bneran m0w blaz dndam? Jgn dunk, kcian fany. Dya uda bnyk mndrita.
    Yoonyul saingan bwt dptin sica. Ay0w cpa yg menang!

  15. nah tuh kan itu yul beneran. salah dia jg sih, player, mana mau fany nya. mending fany sama tae aja, imut baik sabar gt wkawkkaw

  16. Itulah akibatnya jadi player yul..
    Tapi bukan karna player tapi karna fany sakit kali..
    Jeti makanx kyak anak anak aja..lucu haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s