(Chaptered) The World of 3 Love Part 4 END

Title                : The World of 3 Love Part 4 END

Author            : Adelayn Tiffany

Genre              : Yuri (girlxgil), Romantic, etc

Main cast        : Kim taeyeon

Kwon Yuri

Im Yoona

Support cast  : Find your self

Note : cerita ini bergenre Yuri (girlxgirl) dan ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini dan satu lagi, bagi dibawah umur sebaiknya jangan baca ff part ini berulang-ulang apalagi kalau membayangkan lebih dalam. Lebih baik segera tinggalkan karna ini mengandung unsur yadong😄

Cerita ini diambil dari sudut pandang ketiga tokoh. Yang mana untuk tokoh seorang taeyeon diberi tanda (***), yuri (###) dan yoona (&&&). Diawal cerita ini, pasti kebanyakan mengalami kebingungan dulu.. jadi, perhatikan tanda-tanda diatas yaa. Dont copy paste without my name, dont bashing also.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian, so happy reading ^^

oOo

***

Ketika, aku sedang bersantai dengan fany dibawah pohon yang rindang dengan menyantap ice cream yang sangat lezat ditangan kami. Beberapa fans fany menghampiri kami dengan antusias, mereka terlihat sangat menyukai fany dan hal itu, mengejutkan fany terutama aku.

“ Eonnie, eonnie.. bisakah kau menandatangani dibukuku ini?? “ tanyanya

“ Nado, nado.. “ ucap beberapa orang yang lain membuat tiffany terlihat terganggu dengan kedatangan mereka yang secara tiba-tiba, fany pun segera memberikan tandatangan pada fans-fansnya. Melihat fansnya semakin banyak menghampirinya dan fany terlihat sangat kewalahan, aku menjadi merasa sangat kasihan padanya. Dengan cepat, aku menarik dirinya dari kerumunan fans-fansnya yang semakin banyak dan saling dorong itu.

“ Tae.. “ panggilnya yang terkejut ketika, aku menariknya keluar dari kerumunan

“ Kajja.. kita harus segera pergi dari sini “ ucapku yang segera melangkahkan kaki kami dengan tergesa. Tak jauh dihadapan kami, beberapa media dengan cepat menghampiri dan mengambil gambar kami lalu, beberapa reporter menanyakan hubungan kami yang terlihat dekat ini. Namun, fany dan aku hanya bungkam dan semakin berjalan dengan tergesa-gesa. Ku rangkul fany untuk lebih dekat padaku agar kami tak terpisah melihat, semakin banyaknya reporter dan media yang mengambil gambar kami.

***

###

“ Saranghae yul.. “ ucapnya sambil melingkarkan tangannya dileherku, membuat bulu kudukku berdiri karna perasaan gugup yang mendera padaku. Apa yang akan dilakukan kami setelah ini?? Ia masih terus memandangiku dengan tatapan yang menggoda, membuat wajahku memerah. Melihatnya seperti itu, ku coba untuk mengecup bibirnya singkat. Tetapi, ketika aku ingin melepaskan ciumanku.. sica menahan ciuman kami dengan menggigit bibir bawahku, membuatku sedikit membuka bibirku dan ia berhasil memasukkan lidahnya dan bermain didalam mulutku. Ciumannya yang sangat lembut membuatku teransang sehingga, aku memperdalam ciuman kami yang terasa semakin panas. Decakan-decakan pun, terdengar ditelinga kami membuat sica meremas rambutku sambil mendorong kepalaku untuk semakin memperdalam ciuman kami.

“ Si-ca.. “ ucapku disela-sela ciuman kami yang semakin panas.

“ Do it, for me.. yul, please “ jawabnya yang kembali mencium bibirku, mendengar ucapannya. Aku pun, segera melakukan aksi yang bisa membuat kami puas.

Ku simpan tubuhnya dibawahku, dan ku cium lehernya dengan lembut. Ia menggigit bibir bawahnya untuk menahan desahan yang ingin ia keluarkan ketika aku mencium lengkuk lehernya dan meninggalkan kissmark disana.

“ Mendesahlah sayang, dan panggil namaku “ ucapku disela-sela aksiku. Kulihat sica, begitu menikmati setiap perlakuan yang aku lakukan padanya. Ciumanku kembali ke bibirnya yang manis, memainkan lidah kami didalam rongga mulut. Tanganku tak tinggal diam, justru tanganku meraba seluruh tubuhnya dengan lembut. Kurasakan payudara yang masih terbungkus dengan dress tidurnya yang sangat tipis, tanganku mulai masuk ke dalam tubuhnya dan mencari pengait bra yang membungkus miliknya.

Desahan demi desahan kembali terdengar tetapi, sica belum juga memanggil namaku hingga akhirnya.. aku melepaskan pengait bra tersebut dan ciumanku beralih ke lehernya sambil mencoba melepaskan dress tidurnya. Tangan sica pun tak tinggal diam, ia membantuku untuk melepaskan dress tidurnya yang sekali lepas aku sudah bisa melihat tubuhnya yang sexy. Kemudian, ia melepaskan seluruh pakaianku dan memintaku untuk masuk ke dalam selimutnya.

Kini, ciumanku beralih dari lehernya dan turun ke dadanya.

“ Ahh.. Y-yul.. “ desahnya yang sudah aku tunggu-tunggu, membuatku semakin terangsang dan menghisap dadanya membuat dirinya mengelinjang dan mendorong kepalaku untuk semakin menghisap dadanya. Tangan kananku tak tinggal diam, sambil aku menghisap salah satu miliknya.. tangan kananku meremas payudara kanannya dengan lembut. Tak ada sehelai benang pun, yang menutupi tubuh kami. Ku lebarkan kakinya sehingga dengan mudah aku memperlakukannya dengan sangat baik. Ciumanku kembali ke lehernya

“ Ahh.. yul, ini.. aaakkkkhhhh “

###

&&&

Brukk..

Aku mendorong tubuh seohyun ke sudut kamarku, aku lihat keluarganya sedang tak ada divilla. Mereka akan kembali 2 hari lagi, karna ada beberapa hal yang harus mereka selesaikan dengan pekerjaan keluarganya. Dan sejak tadi pagi, seohyun selalu menggodaku.. ia juga sudah mengambil ciuman pertamaku saat aku mengutarakan perasaanku padanya.

“ Eonnie.. apa yang akan kau lakukan padaku? “ tanyanya polos dan kemudian, ia memperlihatkan senyuman yang menggoda dihadapanku dan melingkarkan tangannya dileherku

“ A-aku.. “

Ige mwoya, tiba-tiba aku kembali gugup ketika mendapati dirinya yang tersenyum menggoda padaku. Kali ini, aku tak boleh membiarkannya mendaratkan bibirnya dibibirku. Mana sikap gentleku?? Ayolahh.. hilangkan kegugupanku ini

“ A-aku.. apa kau ingin mandi bersamaku? “ tanyaku menggoda

“ Mwo? Aku baru saja mandi, eonnie. Bukankah kau juga? “ tanyanya terkejut

“ Aku tak peduli, seo.. “ jawabku dengan menggendong dirinya ala bridal style, membuatnya tertawa dan bermanja-manja ria padaku.

Kunyalakan air hangat yang keluar dari shower yang berada diatas kami dan segera mencium bibirnya lembut, ia terlihat menikmatinya dengan membalas ciuman kami. Ku raba seluruh tubuhnya hingga, aku berhenti dikedua payudaranya. Kuremas keduanya hingga ia mendesah disela-sela ciuman kami yang masih terus berlangsung.

“ Chankman, eonnie.. “ ucapnya menghentikan aksi kami yang terlihat sudah memanas

“ Waeyo? “ tanyaku terkejut

“ Aku malu.. “ jawabnya sambil tertunduk, wajahnya terlihat memerah membuatku tertawa terbahak-bahak

“ Jangan menertawakanku, aku benar-benar malu eonnie.. “ ucapnya sambil memukul dadaku pelan dan kembali menunduk

“ Waeyo? “ tanyaku penasaran sedari tadi ia menundukkan kepalanya dihadapanku lalu, ia pun mendongakkan kepalanya dan menunjukkan tanganku yang masih memegang kedua payudara dibalik pakaiannya dengan telunjuknya membuat wajahnya semakin memerah diikuti dengan tawaku. Dengan cepat, aku mencium bibirnya kembali dengan bebas dan panas. Diikuti dengannya yang semakin liar membuka seluruh pakaianku dan pakaiannya sehingga, dengan mudah aku melepaskan branya dan melemparkan ke sembarang arah. Ku baringkan tubuhnya dibathtub dengan shower yang masih membasahi tubuh kami tanpa sehelai benang pun, ku hisap kedua payudaranya. Dan ia mengelinjang dengan hebat sambil terus mendorong kepalaku untuk semakin kuat menghisap kedua benda didadanya.

“ Ahh.. eonnie “ desahnya yang terus menggelinjang, tangan kananku tak tinggal diam.. aku meraba selangkangannya yang terbuka lebar dibawahku. Bahkan, seohyun melingkarkan kakinya dipinggangku membuat tanganku semakin bebas meraba kepemilikannya.

“ Chankman, eonnie.. apa yang akan kau lakukan? “ tanyanya terkejut dan menatapku dalam membuatku menghentikan aksiku dan menatapnya dengan menggoda.

“ Mungkin ini akan sakit tetapi, selanjutnya aku tak akan membuatmu merasakan kesakitan lagi seo.. “ jawabku, seohyun pun mengangguk dan kembali mencium bibirku dalam. Ciuman ku turun ke leher jenjangnya..

“ Eonnie.. i-ini sangat geli “ desahnya sambil menikmati remasan yang aku lakukan pada payudaranya dan kecupanku yang tengah terjadi dilehernya

“ Aaaakkkhhh… “

&&&

***

Ketika aku dan fany tengah tergesa-gesa, seseorang menarik fany dariku. Membuatkku terkejut, tak hanya aku tetapi fany pun terkejut.

“ Yya.. miyoung “ panggilku pada fany yang semakin menjauh dariku dan kerumunan media, seorang namja telah membawa fany dariku. Dan hal itu, tak bisa aku biarkan. Dengan cepat, aku melajukan mobil sportku yang tak jauh dari sini dan mengejar seorang namja yang berhasil membawa fany masuk ke dalam mobilnya dan membawanya. Kunyalakan NOS mobil sportku yang sudah dipasang oleh yul untuk mengejar mobil yang tak jauh dihadapanku sehingga, kini aku sudah berada di belakang mobil namja yang berhasil membawa fany.

Tin.. tin…

Kumainkan klaksonku berharap, mobil dihadapanku bisa menghentikan lajunya dan mengembalikan fany padaku. Tetapi, nyatanya mobil itu semakin melaju dengan sangat kencang. Hingga, 1 jam kemudian.. kami sudah berada dijalan raya seoul, hujan turun sangat deras sehingga mobil yang masih berada dihadapanku memelankan kecepatannya. Tiba-tiba, mobil itu menyingkir dari jalan raya.. ku pinggirkan pula mobilku yang sengaja jauh darinya. Kulihat, fany keluar dari mobil itu dengan pemberontakkan yang ia lakukan ketika seorang namja menarik lengannya kasar dan itu membuatku terkejut dan tak menerima perlakuan kasar yang diterima fany.

“ Yya… lepaskan oppa!! “ teriak fany yang terdengar olehku, keadaan seoul saat hujan turun sangat deras membuat tak ada seorang pun yang berani berkeliaran dijalanan itu.

“ Fany~ah, dengarkan penjelasanku.. aku ingin kita kembali seperti dulu “

Deg..

Mendengar ucapan tersebut, membuatku terkejut dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Apa mereka tengah menjalin suatu hubungan?? Bagaimana perasaanku padanya yang semakin besar ini??

“ Lepaskan! Tak ada yang harus aku dengar darimu, siwon oppa! Aku sudah tak ingin kembali padamu, ada seseorang yang sudah membuka hatiku kembali! “ ucapnya yang terus berontak membuatku segera turun dari mobil dan menghampiri mereka. Namja yang bernama siwon itu terus menggenggam lengan fany sangat keras hingga, fany meringis kesakitan sambil menangis.

“ Mwo?? Secepat itukah kau melupakanku, fany?? Tak mungkin, kau pasti berbohong! “

“ Ani.. aku tak pernah berbohong, justru kau yang sudah membohongiku dengan berselingkuh bersama wanita lain!! “

“ Yya!! “ teriak siwon yang mencoba menampar fany tetapi, dengan cepat aku berlari dan menahan tangannya.

“ Ige mwoya?! “ tanyanya terkejut sambil menoleh padaku

“ Tae.. “ panggil tiffany ketakutan

“ Lepaskan dia “ ucapku dingin lalu, ia pun melepaskan genggaman tangan fany dan mendorong tubuhnya hingga, fany terjatuh

“ Yya!! “ teriakku dan langsung mendaratkan pukulan dipipinya membuat darah segar mengalir dibibirnya. Melihat darah yang mengalir dibibirnya membuatku merasakan keringat dingin yang mengalir diiringi dengan hujan deras yang membasahi kami bertiga

“ Yya!! Kau ini siapa bagi fany? Seenaknya mencampuri urusan kami! “ ucapnya yang kemudian, beranjak dan mencoba memukulku

“ Dia kekasihku! “ jawab fany membuat aku dan siwon terkejut lalu, menatapnya

“ MWO?? “ tanyaku dan siwon bersamaan kemudian, siwon tertawa terbahak-bahak

“ Mwo? Kau pikir ini lucu? Kau pikir aku hanya asal berbicara? “ tanya fany yang kini, sudah berdiri disampingku

“ Jadi, kau benar-benar dengannya?? Apa istimewanya dia? “

“ Tae lebih istimewa dibandingkan denganmu “ jawabnya yang kemudian, mengalungkan tangannya dileherku dan mendaratkan ciuman dibibirku. Hal itu, berhasil membuat siwon terkejut termasuk aku. Bibirnya cukup lama ia daratkan dibibirku bahkan ia melumat bibirku dengan liar tetapi, tetap kurasakan sentuhan lembut yang ia lakukan padaku. Tak lama kemudian, fany melepaskannya dan tersenyum evil pada siwon. Membuat siwon geram

Plakk…

Siwon mendaratkan tangannya dipipi fany, membuat kepala fany terlempar ke kanan karna kekuatan siwon yang menampar fany sangat keras. Membuatku terkejut.. lalu, siwon pun segera pergi dari hadapan kami.

“ Miyoung~ah, gwenchana? “ tanyaku khawatir, ia masih terdiam dengan posisinya dan kulihat, butiran krystal mengalir dipipinya.

“ … “

“ Kajja.. aku akan membawamu ke rumahku, hujan semakin deras dan ini akan membuatmu jatuh sakit “ ucapku yang segera memeluk fany dan memapahkannya ke dalam mobilku

***

###

Aku memandangi dirinya yang sudah tertidur lelap dipelukanku, gigitanku dilehernya membuat dirinya akan tetap hidup selamanya bersamaku. Suhu tubuhnya kini, sama seperti suhu tubuhku yang dingin. Kini, sica sudah menjadi vampire yang sangat cantik dengan tubuh sexynya yang menggoda diriku dengan bola mata yang merah. Ku cium bibirnya dan melumatnya dalam..

“ Engh.. “ erangnya yang perlahan, membuka matanya dan tersenyum menggoda.

“ Aku pikir kau tidak bisa tidur lagi, sica “ ucapku sambil tersenyum manis

“ Wae? Bukankah tidur adalah salah satu hobbyku? “ tanyanya sambil terus melingkarkan tangannya dileherku

“ Aniyoo.. hobbymu kini, hanya bermain-main denganku setiap saat dan setiap waktu “ jawabku yang kembali mencium bibirnya

“ … “. Terlihat kebingungan yang aku lihat diwajahnya..

“ Mian.. aku sudah membuatmu menjadi vampire yang cantik sehingga, kau akan hidup selamanya bersama denganku “

“ MWO?? Apa kau sedang bercanda denganku, yul? Jika kau menggigitku, seharusnya aku mati bukan? “

“ Aku tak bercanda, itulah kehebatanmu. Dan aku semakin mencintaimu, karna aku bisa melihat kalau kau benar-benar mencintaiku. Sehingga ketika aku menggigitmu, kau masih tetap hidup “ jawabku sambil terkekeh

“ Lalu, bagaimana kalau aku lapar? Apa aku akan meminum darah orang? Itu menjijikan, yul “ ucapnya

“ Ani.. kita tak meminum darah manusia, kita meminum darah hewan. Tenanglah, darah hewan terasa sangat manis dibanding darah manusia “ jawabku sambil terkekeh dan kembali mencium bibirnya

“ Percayalah padaku, sica “

“ Saranghae.. yul “ desahnya disela-sela ciuman kami

###

***

“ Fany, mandilah dulu. Aku akan menyiapkan minuman hangat untukmu dan ini pakaian untukmu, mian.. aku pikir ini sangat besar di tubuhmu. Karna jika, kau menggunakan pakaianku pasti tak muat ditubuhmu. Jadi, pakailah baju yul “ ucapku sambil tertawa dorky, fany pun tersenyum manis dan segera memasuki kamar mandi

Setelah 1 jam kemudian, aku membawa minuman hangat ke kamarku untuk fany. Kulihat, fany tengah mengeringkan rambutnya dengan pakaian tipis milik yul yang ia kenakan. Ia terlihat sangat sexy dan yang menarik perhatianku adalah buttnya..

Ku coba untuk menyembunyikan ketertarikanku pada tubuhnya yang kemudian, duduk ditepi ranjang sambil menyimpan minuman dimeja samping ranjangku.

“ Miyoung~ah, kemarilah.. “ ucapku padanya, fany pun menghampiriku dan duduk disampingku. Aku beranjak dan berlutut dihadapannya, membuatnya terkejut dan bertanya-tanya.

“ Perlihatkan lenganmu “ pintaku kemudian, fany pun memperlihatkan lengannya dihadapanku dengan kebingungan yang masih bisa kulihat diwajahnya.

“ Mani appo.. ? “ tanyaku ketika, melihat bekas genggaman tangan namja kasar itu padanya.

“ Ne, appo.. “ ringisnya membuatku, ikut sedih.

“ Miyoung.. “ panggilku

“ Saranghae, tae.. “ ucapnya membuatku terkejut dan mendongakkan kepalaku untuk menatapnya

“ Ucapanku sebelumnya benar-benar datang dari lubuk hatiku, aku mencintaimu “ ucapnya membuatku mengerjapkan mataku

“ Mi-miyoung “ panggilku terkejut namun, dengan cepat ia mencium bibirku dan melumatnya dengan lembut membuatku memejamkan mata ini. 1 menit kemudian, ia melepaskan ciumannya dariku dan mengelus pipiku lembut..

“ Hajiman, miyoung.. ada yang ingin aku katakan padamu yang sejujurnya “ ucapku sambil menundukkan kepalaku

“ Wae, tae? Apa kau tidak mencintaiku? “ tanyanya khawatir

“ Aniyoo.. aku mencintaimu hajiman, aku bukan.. “

“ Kau bukan apa, tae? “

“ Aku seorang vampire “

“ MWO?? Apa kau sedang bercanda denganku, tae? Ini sungguh tak lucu “ jawabnya yang terlihat ketakutan saat aku mengatakan diriku sebenarnya

“ Ani… aku mengatakan hal ini, karna aku mencintaimu “ jawabku yang terlihat sangat serius padanya.

“ Aku, yul dan dongsaengku. Keluarga kami adalah vampire dan aku pikir, sebentar lagi sica juga akan menjadi vampire “ ucapku sambil tertunduk mendengar ucapanku tersebut, berhasil membuat fany mengerutkan keningnya, ketakutan dan dengan cepat mengambil ponselnya dan menekan beberapa tombol diandroidnya.

“ Ahh..yul, Ye-obo-seyo? “ suara desahan sica terdengar ditelinga kami, sepertinya yul sedang memuaskan kekasihnya itu

“ Sica, apa yang sedang kau lakukan?? Apa kau baik-baik saja?? “ tanya fany khawatir

“ Ahh.. tiff, yul memperlakukanku dengan baik “ jawabnya disela-sela desahannya

“ Apakah yul sudah membuatmu menjadi vampire? “ tanya fany ragu

“ Yya.. yul, hentikan dulu. Ohh.. Bagaimana kau tau, tiff? Mulai sekarang aku akan hidup selamanya “ jawabnya dengan girang

“ MWO?? “

“ Wae?? Aku tak bercanda dan ini sangat menyenangkan tiff, tenanglah aku tak akan meminum darahmu “ jawabnya yang kemudian mematikan panggilannya dengan fany

(hening)

Kulihat tubuhnya bergetar hebat, aku masih berlutut dihadapannya dan kulihat. Butiran krystal mengalir dipipinya, membuatku tak tega dengan cepat aku menghapus air mata tersebut. Tetapi, fany memberontak dan berusaha menghindariku.

“ Jangan dekati aku, aku mohon “ mohonnya yang tersudutkan diranjangku

“ Aku tak akan menyakitimu, miyoung. Jeongmal.. “ ucapku meyakinkannya

“ SHIRO!! PERGI !!“ teriaknya membuatku semakin bersalah dengan cepat aku memeluknya meskipun, ia terus memberontak dengan memukul dadaku.

“ Tenanglah, aku tak akan menyakitimu. Yakso.. “ ucapku yang berusaha menenangkannya dengan mengelus punggungnya dengan lembut perlahan, ia menerima pelukanku padanya.

***

&&&

“ Eonnie.. “ panggilnya dengan lembut sambil terus memeluk tubuhku dengan erat. Aku hanya bisa semakin memeluknya tanpa sehelai benang pun yang ada pada tubuh kami. Hanya selimut hangat yang menghangatkan tubuh kami..

“ Kau sudah bangun, sayang? “

“ Eonnie.. sakit sekali “ rengeknya

“ Tapi, sekarang sudah tidak akan sakit lagi seo.. gomawo, jeongmal saranghae “ ucapku sambil mengecup pangkal kepalanya dengan lembut.

#Flashback

“ Aku mencintaimu, seo.. “ ucapku sedikit gugup tanpa melepaskan tangan yang memegang pinggangnya sedangkan, seohyun masih melingkarkan tangannya dileherku.

“ Nado, eonnie.. “ jawabnya sambil tersenyum manis membuatku segera memeluk dengan hangat.

“ Hajiman.. “

“ Wae, eonn.. “

“ Apakah jika, aku memberitahu semuanya kau akan menarik perasaanmu padaku? “

“ Mwoya, aku tak mengerti. Aku benar-benar mencintaimu eonn.. “

“ Jinja?? Apa ucapanmu bisa kau pegang? “

“ Geurom.. apa yang ingin kau katakan? “

“ Sebenarnya, aku seorang vampire “ jawabku terbata-bata

“ MWO?? Eonnie.. kau banyak menonton film western “ ucapnya sambil tertawa

“ Aku tak bercanda seo.. “

“ Kau yakin?? “ tanyanya yang menghentikan tawanya dan memandangiku dengan tatapan serius lalu, aku pun mengangguk mantap

“ Apa yang kau inginkan dariku, eonnie? “

“ Memilikimu seutuhnya dan bisa selalu disampingmu selamanya “

“ Bagaimana bisa? Suatu saat, kita pasti dipisahkan oleh maut eonn.. “

“ Tak akan bisa seperti itu jika, kau menjadi vampire sama sepertiku. Kau tak akan mati, kau tak akan kelaparan bahkan, kau tak akan menjadi tua, kau juga tak akan tidur. Kau akan selalu disampingku, seo “

“ MWO??? Apakah itu akan sangat menyakitkan? “

“ Mungkin, saat aku menggigitmu itu akan terasa sakit. Tapi, aku janji.. aku akan melakukan yang terbaik untukmu seo “

“ Jinja? “

“ Percayalah padaku “

“ Baiklah, lakukan apa yang kau inginkan asal aku selalu bersamamu “

“ Gomawo.. akhirnya, aku bisa memilikimu seo “ ucapku yang masih memeluknya dan mencium tengkuk lehernya. Membuatnya tertawa geli..

# Flashback END

&&&

***

(Hening..)

Hanya suara degup jantung fany yang terdengar ditelingaku sangat jelas sekali, ia masih tenggelam dalam pelukanku. Tubuhnya bergetar hebat membuatku khawatir..

“ Miyoung.. “ panggilku dengan melonggarkan pelukanku padanya, ia pun mendongakkan kepalanya untuk menatapku

“ Apa kau sakit? “

Ia menggelengkan kepalanya yang masih terlihat ketakutan padaku.. sepertinya ia menggigil karna suhu tubuhku yang cukup dingin bagi sosok seorang manusia

“ Miyoung~ah, apa kau takut padaku?? “ tanyaku bersalah dan ia pun, mengangguk mantap

“ Tenanglah, aku tak akan melakukan apapun padamu “ ucapku yang terus mencoba menenangkan fany. Matanya semakin, membuat menarik perhatianku. Ku tatap matanya lebih dalam yang kemudian, melihat bibirnya yang tipis.. fany masih memandangku. Ku coba untuk memejamkan mataku dan mencium bibir tipisnya dengan lembut, kurasakan ia meremas kerah bajuku ketika ku gigit bibir bawahnya sehingga aku bisa menyapu mulutnya dengan lidahku dengan lembut. Perlahan, kurebahkan tubuhnya hingga berada dibawahku, ia membalas perlakuanku.. fany melumat bibirku dengan lembut, kucoba tanganku untuk meraba seluruh tubuhnya dan berhenti tepat dibuttnya.

“ T-tae.. “ desahnya ketika aku meremas salah satu payudaranya dan buttnya, aku tak menanggapinya. Bahkan, aku semakin terangsang oleh desahannya. Lambat laun, ciuman kami terasa semakin liar dan panas.. kulihat keringat yang mengucur dari pelipis dan tubuh sexy fany.

“ Hmm, t-tae.. “ desahnya, Kucoba untuk membuka kancing bajunya dengan pelan dan ia pun membantuku untuk membuka pakaiannya hingga, bajunya pun terlepas dan ku lemparkan ke sembarang arah tanpa melepaskan ciuman kami yang benar-benar membuatku terangsang. Ku buka branya dengan ciumanku yang beralih ke dadanya..

“ Shh, t-tae.. hmm..“ desahnya menggelinjang ketika aku menghisap dan meremas payudaranya. Ia semakin mendorong kepalaku dan sesekali meremas rambutku. Desahannya semakin tak karuan ketika aku turun ke selangkangannya.

“ Hentikan, tae.. aku mohon “ ucapnya yang segera beranjak dan menghentikan aksiku

“ W-wae, miyoung~ah.. aku sudah bilang, kalau aku tak akan menyakitimu jinja.. “

“ Aku tetap tak mau, aku takut.. cukupkan saja sampai disini “ jawabnya mengejutkanku sehingga, dengan cepat ia segera menghentikan semuanya dan memakai pakaiannya kembali. Dan meninggalkanku..

“ M-miyoung.. “ panggilku yang segera memakai bajuku kembali dan mengejarnya keluar dari rumahku

Ia semakin mempercepat langkahnya ditengah hujan yang semakin deras..

***

Author POV

Dengan kabut yang sangat tebal, tiffany berjalan dengan tergesa-gesa sambil terus sesekali menoleh kebelakang berharap taeyeon tak mengejarnya, disisi kanan jessica dan yuri tengah berjalan sambil berpelukan dibawah payung berwarna kuning yang melindungi mereka berdua. Mereka terlihat sangat mesra dengan saling melemparkan senyuman pada keduanya. Disisi kiri, yoona dan seohyun pun melemparkan senyuman kebahagiaan mereka dibawah payung yang melindungi mereka dari hujan deras yang tengah berlangsung saat itu.

Duarr….

Langkah kedua pasangan termasuk taeyeon terhenti ketika, mendengar suara tembakan yang sangat jelas ditelinga mereka. Kaki taeyeon bergetar hebat ketika, ia merasakan perasaannya yang tak enak sama halnya dengan jessica yang langsung menghentikan langkahnya dan meremas lengan yuri dengan kuat.

“ FANY!! “ ucap jessica, taeyeon dan yuri bersamaan dengan berlari mencari sosok tiffany dibalik kabut yang menyelimuti mereka. Diikuti dengan yoona dan seohyun yang merasa dipanggil oleh keluarga vampirenya..

Mereka pun, berhasil menemukan tiffany yang sudah terkapar dihadapan sunye yang memperlihatkan senyuman evilnya dengan darah tiffany yang mengalir cukup banyak disekitar tubuhnya.

“ Aku telah membunuhnya kim taeyeon, jadi pesaingku sudah tak ada “ ucap sunye dengan tertawa evil

Jessica menangis histeris ketika, melihat sosok saudaranya yang sekarat dengan tubuhnya yang masih bergetar hebat. Dengan langkah cepat, yuri menggigit sunye hingga tewas ditempat dan taeyeon yang segera membawa tubuh tiffany ke rumah mereka. Dibaringkannya tubuh tiffany yang mengejang..

“ Tiff.. “ ucap jessica panik

“ Miyoung~ah, bertahanlah “ ucap taeyeon yang mencoba membuat tiffany untuk tetap sadar.

“ Yuri eonnie.. lakukan sesuatu! “ ucap yoona yang ikut khawatir dengan mata tiffany yang mulai terpejam. Tak disangka, selama ini yuri adalah seorang dokter yang dengan cepat, ia melakukan tindakan pada tiffany dengan dibantu oleh taeyeon dan yoona sedangkan, seohyun menenangkan jessica yang terus menangis melihat tiffany yang semakin sekarat yang tak jauh darinya.

“ Miyoung.. “ panggil taeyeon panik ketika, tiffany semakin meremas lengannya untuk menahan rasa sakit yang ia rasakan

“ T-tae.. “ ringisnya hingga butiran krystal mengalir dipipinya dengan cepat, taeyeon mendekatkan dirinya

“ Sa-saranghae d-dan mi-mianne “ ucapnya terbata-bata sambil terus berusaha untuk mendapatkan nafas yang lebih banyak

“ Taeng jangan biarkan fany berbicara “ ucap yuri yang sama paniknya dan mencoba mengambil peluru yang tertanam dijantung tiffany

“ Miyoung, bertahanlah aku mohon.. “ ucap taeyeon dengan meneteskan air matanya dipipi tiffany membuat tiffany tersenyum manis dan tak lama kemudian, mata eye smile yang selalu bisa menghipnotis taeyeon telah padam. Tiffany menghembuskan nafas terakhirnya

“ Kami kehilangannya “ ucap yuri putus asa diikuti kekecewaan yang terlihat diwajah yoona dan seohyun. Jessica semakin menangis histeris ketika mendengar ucapan yuri dengan cepat, yuri memeluk tubuh jessica untuk menenangkannya

“ Andwe.. ini tak mungkin, yul! “ ucap taeyeon dengan nada suara yang meninggi sambil mengguncang-guncangkan tubuh tiffany yang sudah tertidur lelap dengan senyuman yang mengembang diwajahnya.

“ Andwe, aku tak akan membiarkannya mati. Aku membutuhkannya!! “ teriak taeyeon dan segera menggigit tubuh tiffany dengan taringnya yang tajam.

“ Miyoung, bangun.. aku mohon “ ucap taeyeon yang kembali menggigit leher, tangan dan kaki tiffany

“ Hentikan, taeng.. kita sudah terlambat “ ucap yuri yang terus memeluk jessica yang masih meledakkan tangisannya dipelukan yuri

“ ANDWEEEEEEEEEEE, MIYOUNGGG!!! “ teriak taeyeon

oOo

~ 1 abad kemudian…

Disebuah taman rumput yang indah didepan sebuah castil yang sangat besar terlihat asri dengan kabut yang menyelimutinya.

“ Eomma.. “ panggil seorang yeoja kecil dengan berlari dan memeluk eommanya dengan kebahagiaan yang terpancar diwajahnya.

“ Taeny.. “ panggilnya lembut sambil mengelus kepala anaknya

“ Aku mendapatkan ini “ ucap yeoja kecil tersebut dengan memperlihatkan sebuah kalung berbentuk gembok pada Eommanya membuat, ommanya tersenyum sangat manis

“ Neomu yeoppo.. “ ucap seseorang dengan menepuk bahu yeoja yang disebutkan sebagai omma si yeoja kecil

“ Tae.. “ panggil yeoja itu dengan mendongakkan kepalanya untuk menatap kekasihnya yang sangat ia cintai

“ Kau ada disini, miyoung? “ tanya taeyeon yang duduk disamping tiffany dan merangkulnya

“ Ne, anak kita ingin bermain disini “

“ Jadi, sedari tadi kalian disini?? “ tanya seseorang yang sudah berdiri dibelakang tiffany dan taeyeon

“ Jessie, yul.. “ panggil tiffany dengan menoleh ke sumber suara dan memperlihatkan eye smilenya yang sangat manis diikuti dengan senyuman dorky taeyeon.

“ Taeny.. sedari tadi, yulsic mencarimu. Kajja, bermainlah bersama dengan yoonhyun juga “ ucap yuri dengan mengelus kepala anaknya. Tak lama kemudian, yoona dan seohyun pun menghampiri kedua pasangan kekasih dengan langkah mereka yang begitu cepat sambil bercanda gurau. Sehingga kedua pasangan taeny dan yulsic menaruh perhatiannya pada yoona dan seohyun

“ Wae? “ tanya yoona terkejut

“ Kalian masih terlalu kecil, tak usah bermesraan dihadapan kami. Kami lebih unggul daripada kalian “ ucap taeyeon yang iri dengan kemesraan yoona dan seohyun

“ Kami pemenangnya “ ucap yuri yang kemudian, mengecup singkat bibir jessica.

“ Sudahlah, tae.. yang terpenting kita sudah bersama-sama selamanya. Saranghae.. “ ucap tiffany yang segera mencium bibir taeyeon dengan mesra dan dalam, diikuti dengan lumatan yang dilakukan taeyeon untuk membalas ciuman tiffany. Membuat pasangan yulsic dan yoonhyun terkejut sehingga, mereka memilih untuk meninggalkan pasangan taeny. Dan melakukan sesuatu yang lebih asyik dengan masing-masing pasangan mereka..

END

Ottokkae?? Gaje bukan??? Wkwkwk.. entahlah apa yang tengah dilakukan oleh pembuat ff ini hahaha.. aku membutuhkan comment kalian dan support untuk mengembangkan semangat dalam pembuatan ff selanjutnya. Gamsahamnida yang sudah mengikuti setiap ff yang aku publish di wp ini *Bow

22 comments

  1. Annyeong q pendatang baru..dan langsung ke chap ni q belum baca sebelum2nya..
    Nanti q lgsung baca ke sebelumnya..
    Waaaah disini ada nc toh tpi sayang nanggungg tpi tak apalah heheh..wah yoonyultae tuh vampire keren..alurnya sebagian kyk dari breaking down ya..sayang pas taeny momennya terlalu cepet disini tpi keren..
    Thor disini tentang YURI kah atau da genben’y??

  2. ternyata yoonyultae vampir,,,mrka dh punya anak sweet’y,,,tetep berkarya thor q tunggu ff mu yg lain’y

  3. annyeong…

    keget pas tau ternyata YoonYulTae itu seorang vampire o.0
    Sunye maen jedar-jedor seenak jidat deh,kan dy jadi ngglepar sendiri gara2 d gigit Yuri ckckck
    Taeny kalah cepat yah NC an nya ma YoonHyun n Yulsic huahaha🙂

  4. Kaget nie teryta TaeYulYoong tu vampir ..
    Gx kpkran sumpah …
    Uhhh NC ea Hot thor ..
    Xeexeexee
    q cma bsa nutupin mata*cuma dgn 1 jari #plakk ..
    Xeexeexee ..
    Lanjut

  5. Gak ada flashback nya thor? Yah buat bisa tahu kenapa fany bisa hidup lagi. Hueheheh ‘v’
    Hmm.. Ternyata vampire semua.
    Thank’s buat gak terlalu vulgar huahahah #plakk

  6. Ooommmoo. . . .wowowow. . .hahahaha. . .trlalu menghayati smpe lupa mau kment ap. . .hahahaha. . .emm,,cma yg bkin kaget, kok jdi taeyulyoon itu vampir. . .ckckckc. . .hahahaha. . .
    Aseeeeekk. . .udh px ank smua. . .hehehehe. . .

    Yoo. . .ttp smngt fie. . .lanjuuuut. . .

    Mksh

  7. Wkwkwkwkwkwkkk ternyata keluarga cullen ne😀

    Yulsic yoonhyun sweet. .
    Tp taeny kurang sweet thor😀
    Taenynya agak ngegantung heeehh

    KERENNNNNN ThOr😄

  8. Trnyta mreka 3brsaudra itu vampire mangknya yul bilang sica itu vampire yg cntik nan sexy gue jg mau dong jd vampirenya taeng😉 #lemparwink dgmparin ppany
    tau2 udah pnya anak aja nih mreka xixixi yoonhyun kgak mau klah sma kakak2nya
    Sunye ksian amat drimu mngknya move on dong main tembak aja anak orang metong pan dgigit yul :p
    Daebak critanya thor😀

  9. Pertama…
    Gue nggak tau mau comment apa soalnya ni jalan cerita lewat dalam otak gue…
    Nggak ada satupun sel otak gue yang nebak kalau mereka bertiga itu vampir…
    Gigit saling gigit…
    Isshhh…

  10. diawal”nya bagus n sejalan….tp kok terakhirnya keluar” jd vampire….
    jd inget film twilight thoor…hahah
    but ttp bagus kok…wkwkw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s