(Chaptered) The World of 3 Love Part 2

Title                : The World of 3 Love Part 2

Author            : Adelayn Tiffany

Genre              : Yuri (girlxgil), Romantic, etc

Main cast        : Kim taeyeon

Kwon Yuri

Im Yoona

Support cast  : Find your self

Note : cerita ini bergenre Yuri (girlxgirl) dan ini hanya untuk hiburan semata, bagi yang tidak menyukainya.. silahkan tinggalkan ff ini😄

Cerita ini diambil dari sudut pandang ketiga tokoh. Yang mana untuk tokoh seorang taeyeon diberi tanda (***), yuri (###) dan yoona (&&&). Diawal cerita ini, pasti kebanyakan mengalami kebingungan dulu.. jadi, perhatikan tanda-tanda diatas yaa. Dont copy paste without my name, dont bashing also.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian, so happy reading ^^

***

Tok.. tok.. tok.. ketukan pintu terdengar jelas ditelingaku membuatku menghentikan aktivitasku ditengah-tengah pekerjaan yang sangat banyak saat ini.

“ Masuk “ jawabku yang sudah menanti seseorang yang berada dibalik pintu tersebut

“ Maaf, miss.. saya menganggu “

“ Ohh.. kau, ada apa sunye? “ tanyaku pada sekretaris pribadiku

“ Hari ini majalah kita melakukan pemotretan, apa anda ingin melihat-lihat kesana? “ tanyanya ragu membuatku tersenyum

“ Apa kau ingin melihat-lihatnya bersamaku? “

“ Baik, miss.. “ jawabnya sambil tersenyum senang, aku dengar ia menyimpan perasaan kepadaku. Dan issue itu sudah menyebar luas dikantor ini, mendengarnya issue itu ditelingaku.. membuatku ingin tertawa. Karna kedekatan kami hanya sebatas sekretaris dan direktur saja lagipula, apa menariknya aku dimatanya? Hanya direktur dorky hahaha..

Sunye pun, berpamitan untuk kembali bekerja dengan membungukkan tubuhnya dihadapanku. Diikuti dengan anggukanku dan ia pun, segera melesat dari ruanganku. Mengingat majalah yang dipimpin olehku akan melakukan pemotretan dengan cepat, aku menyelesaikan seluruh pekerjaanku agar aku bisa melihat pemotretan tersebut.

***

&&&

Aku tertunduk dibawah pohon yang rindang ditaman kampusku, aku menyesali perbuatan bodohku terhadap yeoja itu. bisa-bisanya aku gugup sehingga, tujuanku memanggilnya hanya untuk memastikan namanya. Sesekali aku memukul kepalaku dan meringis ketika pukulanku cukup keras dirasakan oleh kepalaku, benar-benar terlihat sangat bodoh!

Tap… tap.. tap..

Keadaan ditaman terlihat sangat sepi sehingga, suara langkah kaki yang terdengar olehku sangat jelas sekali. Aku masih menundukkan kepalaku dan mengerucutkan bibirku tiba-tiba, seseorang duduk disampingku. Ku dongakkan kepalaku perlahan, hampir saja aku tewas ditempat ketika aku mengetahui orang yang duduk disampingku adalah yeoja yang bernama seohyun. Ia menatapku sambil tersenyum dengan minuman yang ia bawa dikedua tangannya..

“ Anyyeong.. “ sapanya sambil tersenyum manis, membuatku gugup dan aku pikir.. kini, wajahku mulai memerah. Ayolaahh.. jantungku, bekerja samalah sedikit saja.

“ O-ohh, a-anyyeoong “ jawabku terbata-bata

Omo.. aku benar-benar gugup sekarang, ottokkae??

“ Kau sedang memiliki waktu senggang, im yoona eonnie?? “ tanyanya membuatku terkejut ketika panggilan itu keluar dari mulutnya. Bagaimana ia tau kalau aku lebih tua darinya dan terlebih, bagaimana dia tau namaku??

“ … “. Aku masih terdiam kaku sambil terus memandanginya membuatnya tersenyum geli

“ Wae? Apa kau terkejut? Atau apa aku salah memanggil namamu, eonnie? “ tanyanya

“ A-ah aniyoo.. gwenchanayo.. “ jawabku sambil tersipu malu

“ Kalau begitu, apa kau ingin menikmati udara saat ini bersamaku? Kebetulan temanku tak bisa menemaniku padahal, aku sudah membeli minuman ini untuknya “ sesalnya sambil mengerucutkan bibirnya hal itu, terlihat sangat lucu untukku. Aku pun, tersenyum

“ W-wae eonnie?? “ tanyanya terkejut sambil terus menatapku

“ A-aniyoo.. kau lucu sekali seo “ jawabku sambil menutup mulutku yang ingin selalu tertawa untuknya

“ Ini untukmu “ ucapnya sambil memberikan segelas minuman padaku, aku pun menerima gelas itu dan mengucapkan terimakasih dengan menganggukkan kepalaku.

(Hening…)

Tak ada perbincangan yang terjadi diantara kami, hanya semilir angin yang bertiup dengan tenang.. menyibakkan rambutnya yang tergerai dengan indah. Kulihat wajahnya yang sedari tadi menatap lurus memandangi bunga-bunga yang indah dihadapan kami sambil tersenyum dan menggoyang-goyangkan kakinya seperti anak kecil. Membuatku kembali tersenyum untuknya..

“ Neomu yeoppo “ ceplosku

“ Ne? “ tanyanya sambil menoleh padaku

“ Ne? “ jawabku yang balik bertanya padanya

“ Kau bilang, neomu yeopo? Maksudmu? “

“ Ahh, aniyoo hanya saja aku sedang melihat bunga itu dan itu sangat cantik sekali “ jawabku gugup sambil menunjukkan beberapa bunga padanya, lagi-lagi aku bertindak konyol. Im yoona sadarlah dan berhenti untuk bertindak konyol dihadapannya, kalau kedua eonnieku mengetahui hal ini.. mereka pasti akan tertawa terbahak-bahak.

&&&

###

Aku menghentikan laju mobil sportku didepan sebuah perusahaan majalah yang sangat familiar bagiku.

“ Sica, bangunlah.. kita sudah sampai “ ucapku membangunkan sica yang selama perjalanan kami, ia tertidur sangat nyenyak.

“ Engh.. “. Mendengar erangan dan sikapnya ketika bangun dari tidurnya, membuatku ingin tertawa.

“ Aku masih mengantuk, yul.. “ ucapnya sambil menghadapkan tubuhnya kehadapanku dan membuka sedikit matanya

“ Kita sudah sampai, sica. Bukankah sekarang waktunya kau untuk bekerja? sepertinya, fany juga sudah menunggumu “ jawabku sambil tersenyum dan mengelus lembut rambut blondenya.

“ 5 menit lagi, yul. Dan tetaplah mengelusku seperti ini, aku menyukainya “ jawabnya manja sambil mencoba memejamkan matanya lagi sambil tersenyum membuatku semakin gemas padanya.

“ Heyy.. sebagai model professional kau tak boleh seperti ini, sica. Kajja.. setelah pekerjaanmu selesai, kau boleh melanjutkan tidurmu sampai besok dan aku tak akan mengganggumu lagi. Yakso.. “ jawabku sambil mengelus pipinya dengan lembut. Lalu, ia pun mengerucutkan bibirnya sambil mengangguk mantap. Mianne.. ini hanya untuk kebaikannya.

Kemudian, aku segera keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk sica. Benar saja saat kulihat perusahaan majalah ini, ini adalah perusahaan yang dipimpin oleh taeng. Dengan cepat, aku dan sica berjalan memasuki perusahaan taeng yang megah..

“ Yul.. itu tiffany “ ucap sica dengan menunjukkan sosok saudaranya yang tengah membaca majalah dengan kacamata hitam yang menutupi matanya yang cantik dengan telunjuknya. Aku pun mengangguk mantap dan merangkul sica untuk menghampiri saudaranya..

“ Tiff.. “ panggilnya dengan girang dan melemparkan tubuhnya disamping saudaranya yang terlihat terkejut atas kedatangan kami. Lalu, aku duduk dihadapan kedua american saudara ini

“ ohh.. kalian sudah tiba? “ tanyanya terkejut, aku hanya mengangguk mantap sambil tersenyum padanya. Tiffany tak kalah cantik dari sica, aku saja saat melihatnya sangat terpana olehnya.

“ Ne, apa kau sudah menunggu kami cukup lama? “ tanya sica sambil melingkarkan tangan dilengan fany membuatku cemburu lagi atas kedekatan mereka namun, ku hilangkan pikiran itu. karna hubungan mereka hanya sekedar seorang saudara.

“ Ani.. aku baru saja tiba, pekerjaanku cukup padat sica “ jawabnya sangat manis memperlakukan sica. Aku lebih baik memperlakukan sica daripadanya, ahh.. aku benar-benar sangat cemburu padanya.

“ Yul.. wae, kau diam?? “ tanya fany padaku membuatku terkejut

“ A-ani, gwenchanayo.. wae? “

“ Jinja?? Apa kau tak cemburu pada kami yang terlihat mesra ini? “ tanyanya menggoda membuat wajahku memerah

“ Ahaha.. lihat wajahnya, tiff.. ia semakin lucu bukan? “ tanya sica sambil menertawakanku, diikuti dengan tawa fany. Membuatku gugup..

“ Aniyoo.. untuk apa aku cemburu pada kalian “ jawabku

“ Ahh.. jinjayo? Jadi mau aku bermesraan seperti apapun, kau tak akan cemburu?? Aku kecewa “ jawab sica yang segera menghentikan tawanya saat mendengar jawabanku kini, tiffany lah yang menertawakan kami.

“ Aniyoo.. aku hanya.. “

“ Permisi, waktu pemotretan akan segera dimulai, silahkan untuk mengikuti saya “ ucap seorang karyawan perusahaan majalah tersebut yang memotong perkataanku membuatku pasrah dan merasa bersalah pada sica.

###

***

Sunye kembali mengetuk pintu ruang kerjaku dan kebetulan aku sudah menyelesaikan semua pekerjaanku sehingga kini, aku tengah bersantai sambil mendengarkan musik didalam androidku. Aku meminta sunye untuk masuk lalu, ia pun masuk dan memberitahukanku bahwa pemotretan akan segera dimulai. Ia memintaku untuk segera meninggalkan ruanganku untuk melihat-lihat pemotretan tersebut.. aku pun, segera meninggalkan ruanganku dan berjalan ke suatu tempat yang ditunjukkan sunye padaku.

Ia terlihat sangat gugup saat berjalan berdampingan denganku membuatku ingin tersenyum lalu, kami berhenti didepan lift. Dan aku rasa keheningan diantara aku dan sunye semakin terasa ketika pintu lift belum juga terbuka.

“ Apa lift ini rusak? “ tanyaku kebingungan dengan memecahkan keheningan diantara kami sambil mencoba menekan-nekan tombol dipinggir lift

“ Mungkin, banyak orang yang menggunakan lift ini miss “ jawabnya sambil tersenyum manis

“ Jinja?? Kalau begitu, apa kau ingin permen karet ini? “ tanyaku sambil menyodorkan permen karet padanya dengan sikap dorkyku. Kulihat, ia sangat terkejut saat aku menawarkan permen karet dihadapannya.

“ Yya.. mungkin, kau pikir ini tidak sopan untukmu. Hajiman, kau tak perlu begitu gugup saat bersama denganku sunye “ jawabku dengan menyenggol tangannya pelan membuatnya tertawa sambil menutup mulut dengan tangannya.

“ Aishh.. lift ini benar-benar lama “ gumamku sangat kesal, aku pun melompat-lompat didepan lift dan mencoba melakukan hal konyol dengan membuka pintu lift dengan tangannku. Tetapi, sunye terlihat panik yang berusaha menarikku dari depan pintu lift tersebut. Tak lama kemudian, pintu lift dihadapanku terbuka dan itu mengejutkan sunye. Namun, ada yang lebih mengejutkanku saat aku melihat salah seorang yang sangat familiar untukku. Ya.. yeoja dengan mata yang berbulan sabit berdiri dihadapanku dengan pakaiannya yang sangat elegant. Kali ini, ia terlihat menggunakan kacamata hitamnya dan berdiri didekat seseorang yang sudah ku kenal. Jessica…

“ Yya.. taeng, apa yang kau lakukan disitu? Kau tak akan masuk bersama kami?? “ tanya yul yang ternyata ikut bersama sica dan menyadarkan aku dari keterkejutan saat melihat yeoja itu.

“ Ahh.. aku masuk “ jawabku yang segera memasuki lift

“ Yya.. kebetulan sekali kita bertemu disini taeng “ ucap yul girang sedangkan, pandanganku benar-benar tak bisa beralih dari yeoja itu

“ Anyyeong.. “ sapa sosok seorang jessica dengan berbungkuk dihadapanku, melihat tingkahku yang aneh. Hal itu, membuat yuri harus menendang sedikit kakiku agar aku membalas sapaan jessica.

“ Yya.. sapa dia “ bisik yul geram

“ Ahh.. mianne, anyeong, sica “ ucapku sambil tersenyum dan membungkukkan tubuhku. Aku benar-benar penasaran dengan yeoja yang sedari tadi berdiri disamping jessica. dan sepertinya, yul mengetahui sesuatu tentangnya.

Tak lama kemudian, lift pun berhenti dan membukakan pintunya untuk kami. Aku dan ketiga orang yang ku kenal keluar dari lift termasuk seorang yeoja yang belum aku kenal.

“ Yul, aku kesana dulu sama dia yaa “ ucap jessica kepada yul dengan mengejar yeoja yang menarik perhatianku. Dengan cepat, aku mendekati yul..

“ Yya.. kau pasti mengetahui sesuatu tentang yeoja yang bersama dengan sica “ bisikku penasaran

“ Ahh.. maksudmu, tiffany?? “ tanyanya

“ Tiffany?? “

“ Ne, tiffany hwang. Dia adalah saudara sica yang baru datang dari amerika kemarin dan profesinya sama seperti sica “ jawab yul santai dan sesekali melambaikan tanganya kepada sica yang tak jauh dari kami

“ Jinjayo?? Arrasseo.. “ ucapku sambil mengangguk mantap

“ Wae?? Sepertinya ada sesuatu “ tanya yul sambil memincingkan matanya padaku

“ Mwoya?? Aniyoo, gwenchanayo.. “ jawabku yang berusaha menyembunyikan perasaan ini terhadap yeoja yang bernama tiffany itu. lalu, yul pun menyenggol tanganku.

“ Wae? “ bisikku

“ Itu.. “

“ Mwo? “

“ Sunye.. bukankah kau datang bersama dengan sunye? “

“ Ne? Waeyo? “

“ Dia terlihat semakin cantik, apa itu untuk menarik perhatianmu?? “ tanyanya sambil tertawa geli membuatku terkejut

“ Yya!! “ ucapku yang membuat semua orang menaruh perhatiannya padaku, termasuk jessica dan tiffany. Yuri pun, memilih menghindar sambil meredam tawanya yang terlihat sangat puas saat semua orang menaruh perhatiannya padaku. Membuatku malu…

***

&&&

Mata kuliahku hari ini sudah selesai, ku naiki motor mogeku untuk meninggalkan kampus. Ku lajukan motor ini keluar gerbang dan tiba-tiba, aku tak sengaja melihat seohyun yang tengah berdiri dihalte. Melihatnya seorang diri disana, aku merasa tak tega. Maka dari itu, aku segera menghampirinya. Awalnya ia terlihat terkejut ketika aku belum membuka helmku tetapi, setelah aku membuka helm dan melambaikan tanganku dihadapannya. Ia langsung tersenyum manis..

“ Kau disini? “. Ke sekian kalinya, aku kehabisan kata-kata untuk menyapa dirinya..

“ Ne, aku sedang menunggu bis “ jawabnya

“ Mau ku antar? “ tawarku

“ Ne? “

“ Wae? Tak mau?? Ahh.. padahal hari ini, cuaca sangat cerah sekali dan kebetulan aku memiliki waktu senggang “ ucapku yang berpura-pura kecewa dihadapannya

“ … “

“ Kau benar-benar tak ingin pulang bersamaku atau sekedar menemaniku berjalan-jalan?? Yya.. sebelumnya aku sudah menemanimu untuk bersantai ditaman kini, giliranku “ ucapku, ia pun tersenyum dan tersipu malu. Kemudian, menganggukkan kepalanya sambil menghampiriku.

“ Aku akan menemanimu “ jawabnya sambil tersenyum manis membuatku ikut tersenyum bahkan, tertawa girang.

“ Gomawo.. “ ucapku lalu, seohyun pun duduk dibelakangku. Ia terlihat ketakutan ketika aku mulai melajukan motorku..

“ Kau takut? “ tanyaku sambil terus mengendarai motor

“ Ne.. “. Mendengar jawabannya membuatku tersenyum sambil sesekali menatap kekhawatiran yang terlihat diwajahnya melalui kaca spion. Ku rem motorku dengan mendadak alhasil, ia menjerit dan langsung memeluk tubuhku. Aku benar-benar menyukai hal ini, terimakasih tuhan hahaha….

&&&

oOo

Author POV

Ditengah-tengah kesibukkan para karyawan didalam ruangan pemotretan itu, taeyeon dan yuri tengah berbincang-bincang yang sesekali bercanda tawa. Sedangkan, jessica dan tiffany masih terus bekerja sama halnya dengan sunye.

“ Yul.. aku mau ke toilet dulu “ ucap taeyeon sambil beranjak dari tempatnya

“ Ne.. aku akan menunggumu disini “ jawabnya lalu, taeyeon pun segera melesat dari hadapan yuri dan pergi ke toilet. Tak lama kemudian, taeyeon keluar dari toilet dan berjalan menyusuri koridor menuju ruang pemotretan. Tiba-tiba, pandangannya terhenti ketika ia melihat sosok seorang tiffany yang berjalan ke arahnya sambil tersenyum sangat manis. Kini, mereka berhadapan.. dengan mereka berhadapan hal itu, membuat langkah keduanya terhenti dan mengambil langkah ke kiri tetapi, keduanya mengambil langkah kiri untuk melewati mereka. Kemudian, tiffany mengambil langkah kanan.. lagi-lagi secara bersamaan keduanya sama-sama mengambil langkah ke kanan sehingga, keduanya kembali berhadapan. Hal itu, membuat keduanya tersenyum dan tersipu malu

“ Excuse me.. aku ingin lewat “ ucap tiffany ragu dengan memecahkan keheningan diatara mereka

“ Ahh. Mianne.. silahkan “ jawab taeyeon merasa bersalah yang kemudian, menyingkir dari hadapan tiffany.

“ Gamsahamnida “ jawab tiffany sambil tersenyum dan membungkukkan tubuhnya

“ Omo.. senyumannya mengalihkan duniaku “ batin taeyeon

Setelah, taeyeon menghadapi tiffany ia kembali ke hadapan yuri dan jessica yang kini sudah menyelesaikan pekerjaannya.

“ Yya.. taeng, kau lama sekali, waeyo? “ tanya yuri penasaran

“ Hehe.. gwenchana “

“ Apa kalian berpapasan? “ tanya jessica pada taeyeon

“ Kalian?? “ tanya taeyeon tak mengerti

“ Tiffany, saudaraku. Yeoja berambut panjang dengan rambut berwarna merah, tadi ia permisi padaku untuk ke toilet. Apa kalian tidak bertemu? “ tanya jessica kebingungan

“ Ohh.. ne, kami tadi berpapasan “ jawab taeyeon dengan senyum dorkynya

“ Apa kalian sudah selesai mengambil gambarnya? “ tanya taeyeon

“ Ne, mungkin sebentar lagi kami akan pulang tetapi, tidak dengan fany “

“ Wae? “ tanya yuri sambil menatap jessica

“ Dia memiliki segudang schedule tiap harinya, yul “

“ Workholic maksudmu, sica? “ tanya taeyeon

“ Ne.. “

“ Ahh… “ gumam taeyeon dan yuri bersamaan tak lama kemudian, tiffany pun kembali dan bergabung bersama ketiga orang yang tengah berbincang-bincang.

“ Oya, bukankah kalian belum saling mengenal? “ tanya jessica

“ Ne.. “ jawab taeyeon sambil tersipu malu sedangkan, tiffany hanya tersenyum manis

“ Perkenalkan, ini saudaraku “ ucap jessica

“ Tiffany inmida “ ucapnya sambil mengulurkan tangannya dihadapan taeyeon

“ Taeyeon inmida “ jawab taeyeon dengan membalas uluran tangan tiffany

(2 menit berlalu..)

“ Yya.. kalian lama sekali berjabat tangannya “ ucap yuri yang melepaskan jabatan tangan taeyeon dengan tiffany. Tak tersadari ternyata taeyeon membalas uluran tangan tiffany dan terlihat, sangat terpesona dengan kecantikan sosok tiffany sehingga, ia melupakan jabatan tangan yang belum ia lepas. Membuat jessica dan yuri tertawa..

“ Saudaraku memang cantik, apa kau menyukainya taeng? “ tanya jessica

“ Ne? “ taeyeon terlihat terkejut mendengar pertanyaan jessica dan hal itu, berhasil membuat yuri tertawa dan tiffany yang tersipu malu. Terlihat sekali perubahan warna diwajah taeyeon yang memerah.

“ Ohh.. apa kalian memiliki waktu senggang? “ tanya taeyeon kepada jessica dan tiffany

“ Wae? “ jawab jessica dengan balik bertanya

“ Aku ingin mengundang kalian untuk makan malam dirumah kami, ottokkae? “ tanya taeyeon

“ Jinjayo?? Kau serius taeng? “ tanya yuri girang

“ Jinja.. “ jawab taeyeon

“ Kami akan datang ketika, kami memiliki waktu senggang. Terimakasih “ jawab tiffany sambil tersenyum manis diikuti dengan senyuman jessica yang terlihat sangat senang

Disisi lain, sunye yang sedari tadi memperhatikan keempat orang yang tak jauh darinya terlihat kesal bahkan ia cemburu pada tiffany dan taeyeon yang terlihat dekat ditambah dengan godaan-godaan yang dilakukan oleh yuri dan jessica.

Author POV END

&&&

Aku menghentikan laju motorku ketika, kami sampai disungai han. Terlihat suasana yang sangat mendukung dan sepi..

“ Kajja.. “ ajakku dengan menarik lengannya untuk duduk ditepi sungai han tersebut, seohyun pun mengikutiku dan terlihat keterkejutan yang aku rasakan pada seohyun ketika aku menarik dan mengenggam tangannya. Kami pun, duduk di tepi sungai.. dengan keadaan seperti ini, sungai han terlihat lebih indah dari apa yang aku bayangkan. Mungkin karna ini didukung oleh perasaan yang tengah berbunga-bunga karnanya..

Aku menatap ke arah seohyun yang tengah memejamkan matanya sambil tersenyum menikmati semilir angin yang berhembus disekitar kami. Senyumannya membuatku tenang.. ku coba untuk mengikuti apa yang sedang ia lakukan saat itu. inilah yang aku inginkan, keadaan yang sangat hangat dan nyaman..

“ Eonnie.. “ panggilnya menyadarkanku sehingga, aku membuka mataku perlahan dan menatapnya sambil tersenyum

“ Wae? “

“ Apa kau lapar? “ tanyanya

“ Lapar? Aniyoo.. wae? Apa kau lapar? “

“ Ani.. “ jawabnya malu kemudian, kami pun kembali menatap lurus ke depan. Namun, tak lama kemudian suara kelaparan yang dikeluarkan dari dalam perut terdengar jelas olehku. Membuatku menoleh ke arahnya dan terlihat sekali kalau ia sangat terkejut atas apa yang ia rasakan.

“ Apa kau lapar? “ tanyaku sambil tertawa geli

“ Sedikit, eonnie “ jawabnya ragu sambil tersipu malu membuatku tertawa

“ Chankman.. kau tunggu disini, aku akan kembali setelah mendapatkan makanan yang sangat lezat untukmu “ ucapku sambil beranjak dari tempat dan segera melesat untuk membelikan makanan untuk kami. Aku benar-benar merasa sangat bersalah membawa anak orang ke sungai han untuk menemaniku dan membiarkannya merasakan kelaparan seperti itu. Mianne.. seo ^^

TBC

19 comments

  1. anyeong. taetae masi malu malu…moga taetae berani utarakan cinta ke tiffany.
    ku tunggu lanjutan dan hwaiting.

  2. annyeong…

    peran ppany d sini sedikit misterius yah,dy sedikit berbicara dan juga sedikit bertindak🙂
    YoonHyun moment nya unyu bgt,mereka berdua sama2 malu-malu kucing😉
    dan lagi,Yuri d buat cemburu dgn kedekatan Jeti huahaha *pukpuk
    Sunye gondok yah?iiiiihh gondokkan?bnerkan gondok?o.0

  3. Ceillah Yulsic sweet bgt nie …
    Sica mank suka ea manja2an ma Yul ..
    Haahaaiii …
    Lucu bgt tingkah Yoong yg salting2 gtu stiap ktmu seo ..
    Xeexeexee ..
    Taeng sox2an nyembunyiin rsa suka ea ma fany d hdpan Yul ..
    Xeexeexee ..lanjut thor

  4. Wiih taetae ckck malau2 nih. Koq fany, belum banyak ngomong yah? Hehe ‘v’
    Hmm.. Yul cemburu lagi dan lagi nih hehe :p
    Yoong haha napa bukan dia yang lapar? Malah seo hehe

  5. Cie cie. . .ntu taeny, lama amt jbtan tnganx. . .hehehehe. . .berbicara mata ke mata kah??hahahahaha. . .*emngmatabisangomong. . .hihihihi
    acch cie. . .yoong modus ach,,blg aja mau dpeluk, pke ngelajuin mtorx lagi. . . .hehehehe. . .

    Ttp smngt fie. . .lanjuuut. . .

    Mksh

  6. Waaaah tippany ramah banget ya banyak senyum apalagi buat taeng membeku kekekeke..waaah taeng bener2 jatuh cinta ma pany…waaah taeny jjang..

  7. ciee yoonhyun uda lmpu kuning aja. Ntar lg yoong lu pasti dpt ni anak. Taeng macam anak smp yg bru knal cnta. Haha lucu lu taeng.

  8. Byuntae sok yeee ni kekekekeke dasarrrrrrrrrr. .:D
    2 menit jabatan tangan hadeeehhhhh

    Yoong juga ckckckck cr kesempatan dalam kesempitan hahahaha

    Nice chapter thor (y)

  9. 3brsaudra dorky masih malu2 ama pra wnitanya kkk taeng gaya lu pkai malu2 sgla biasanya pan lu malu2in kkk piss^ v ppany pndiem ye dsini kliatan lbih dwasa pmbwaanya biasanya pan kgak klah mnja kyak si jejes :3
    Yulsic mah mau lom jdian kek pcran kek tetep sweet moment dah :V tp kpan nih si kwon nembak enjes kgak sbar nih gua nya haduh…come on seobang ktkan isi hati mu!!
    Yoong mah kgak mau klah ama kdua kakaknya langsung tancep gas buat modusin seo hheee…heee😀 tingkatkan nak!! Tp kgak biasanya ye si seo yg laper dluan biasanya pan si shiksin cungkring tu yg laper mluk :3 kkk^oo^

  10. hemmm…yulsic sweet bnget saat berdua bersama….
    omoo” taeng, nervous ktmu lg ma fany-ah….
    shoyoong,,,,sksd haha

    lanjutt thoor baguss critnya…
    mreka memiliki ksh cinta msng””…

  11. dsini para seobang msh pdkt tp udh ad kmjuan. yulsic ttp enjoy n sll bsm tp ttp blm ad kata cinta..cmon yul ktkn…
    taeny msh malu..malu..sdg magnae yoong jg mulai berani nih bhkn ngajak jln tuh….dsr im choding bisa2ny rem da2k enk tuh dipeluk^^
    trs berjuang yoonyultae….fighting…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s