(Chaptered) SaranghaeNY #10 (END)

310009_548751908501915_1634410459_n

Title : (Chaptered) SarangheNY #10 END

Author: Adelayn Tiffany

Genre: Yuri (Girl x Girl)

Main cast: Taeyeon

Tiffany

Support cast: Find your self

Jangan lupa RCL dan happy reading ^^

***

Suara yang lemah dari sebuah alat pendeteksi detak jantung di samping kanan ranjang Tiffany semakin keras. Begitu lemah, jeda yang sangat panjang memperlihatkannya bahwa begitu lemahnya detak jantung Tiffany, Taeyeon takut suatu saat nanti ia tak bisa mendengar kembali detak jantung Tiffany yang tak tahu kapan detak jantung itu berhenti.

“ Taeng, ada sesuatu yang ingin aku katakan. Ikut aku keluar “ pinta jessica cetus yang memecahkan keheningan diruang rawat tiffany. Taeyeon yang mendengar hal itu pun, mengikuti perintah jessica untuk meninggalkan tiffany. Taeyeon berjalan mengikuti tiffany dengan wajahnya yang tertekuk dan disusul dengan yuri juga beberapa member yang hanya bersisa seohyun dan hyoyeon didalam ruangan tiffany, mereka pun kini sudah berada dikoridor. Dengan mereka yang kini diluar ruang ICU, sosok seorang tiffany yang terkulai lemah didalam ruangannya pun masih bisa mereka lihat dari luar.

( Hening.. )

Jessica melipatkan tangan didadanya dan menatap tajam sosok seorang taeyeon dihadapannya.

Plakk..

“ Sica~ah.. “ panggil yuri yang mencoba menahan jessica yang terlihat sangat marah kepada taeyeon, tamparan itu sangat mengejutkan taeyeon. Sehingga, ia terdiam sambil memegangi pipinya yang terlihat memerah dan menatap ke arah jessica dengan polos.

“ Ini semua karnamu, taeng! “ bentak jessica

“ Bukan dia yang menginginkan semua ini, sebaiknya kau jangan menyalahkannya! ” ucap sunny yang membela Taeyeon.

“ Kalau saja kau memberitahukan masalahmu pada kami, hal ini tak akan terjadi! dan tak akan terjadi pada tiffany! Kau pikir hanya kau saja yang tak bisa hidup tanpa tiffany, hah?! Kami juga membutuhkannya, sone dan aku! Waegeurae?! Waegeurae kalau selama ini, kau tak memberitahu kami.. kalau kau selalu diancam seseorang?! Aku tak akan memaafkanmu jika, sesuatu yang besar terjadi pada tiffany!! “ ucap jessica sambil memukul dada taeyeon dengan tangannya yang terlihat sekali tak bertenaga dan menangis. Melihat dan mendengar perkataan jessica, membuat taeyeon ikut menangis sesegukkan.

“ Jeongmal mianne “ jawab taeyeon dengan bibirnya yang bergetar dan kemudian, memeluk jessica untuk menenangkanya. Sedangkan, member yang lain pun ikut menangis dengan menyandarkan diri mereka di dinding rumah sakit.

“ Aku rasa semua khawatir dengan kondisi tiffany, jadi sebaiknya kita semua berdoa. Semoga hal yang lebih buruk tidak terjadi ” ucap sooyoung.

Tiba-tiba, seohyun dan hyoyeon keluar dari ruang perawatan tiffany dengan panik. Membuat taeyeon, dan member yang lain pun terkejut.

“ Wae? “ tanya taeyeon yang merespon mereka dengan cepat

“ Panggilkan dokter, ppali. Fany kembali sulit untuk bernafas, ppali!! “ pinta hyoyeon, dengan cepat.. yuri berlari untuk mencari dokter sedangkan, taeyeon dan jessica berlarian ke dalam ruangan tiffany.

“ Fany~ah, bertahanlah.. aku mohon “ pinta taeyeon sambil menggenggam tangan tiffany yang dingin.

“ Fany~ah, waegeurae?? Fany~ah.. “ ucap jessica panik yang berada disamping kiri tiffany terlihat, air mata yang mengalir dari mata tiffany. Membuat semua member menangis histeris

Tak lama kemudian, dokter dan suster berbondong-bondong masuk ke dalam ruangan tiffany.

“ Maaf, kalian harus keluar “

“ Hajiman, dokter “ jawab taeyeon terputus karna suster yang mendorongnya dan semua member untuk keluar ruangan

“ Mianne.. kalian bisa melihat pasien dari balik jendela kamar ini “

“ Selamatkan tiffany suster, aku mohon “ ucap taeyeon yang terus memohon

“ Kami akan melakukan yang terbaik untuk pasien, permisi “

Semua member pun, kembali mencemaskan sosok tiffany yang semakin melemah itu. Terlihat sekali, kepanikkan dokter dan suster yang tengah menangani tiffany.

“ Suster, tambahkan oksigennya “

“ Ne.. “

“ Tolong obat penghilang rasa sakitnya “

“ Ini dokter “ ucap suster dengan memberikan suntikan kepada dokter dengan cepat, dokter pun menyuntikkan cairan penghilang rasa sakit pada tiffany. Perlahan, kondisi tiffany sedikit lebih tenang. Namun, dirinya masih sangat kritis. Kemudian, dokter pun keluar dengan wajahnya yang terlihat khawatir. Semua member menghampiri dokter dan menanyakan keadaan tiffany..

“ Sebelumnya saya minta maaf, tapi keadaan pasien saat ini benar-benar sangat kritis. Pasien bisa bertahan karna dengan adanya alat medis sebagai bantuannya dan saya harap, beberapa dari kalian harus siap untuk menjaga pasien. Pasien tak boleh ditinggal, cukup 1 atau dua orang saja yang menjaganya. Terimakasih, saya permisi “ ucap dokter tersebut yang kemudian, meninggalkan para member yang semakin terlihat sedih mendengar keadaan tiffany.

Sunny yang sejak tadi berdiri di samping taeyeon mencoba menghiburnya. Dipeluknya taeyeon sembari sebelah tangannya mengelus rambut sahabatnya ini dengan lembut.

“ Aku percaya kalau kau sangat menyayangi fany-mu, jadi aku juga tau kalau kau tidak menginginkan ini terjadi ” sunny melepaskan pelukannya dan menatap taeyeon

“ Aku akan menunggunya, kalian pulanglah “ ucap taeyeon.

“ Ani.. hari ini biarkan aku dan sica yang menjaga tiffany, kau harus istirahat tae. Kalau kau tidak istirahat dan sakit, bagaimana kau bisa menjaga tiffany dengan baik? “

“ Ne, yuri benar. Sebaiknya kita pulang tae, kau harus beristirahat sejenak “ ucap sooyoung dengan menepuk bahu taeyeon lembut, disusul dengan anggukan yang lain.

***

~ Dorm

Taeyeon merobohkan dirinya disamping ranjang sepulang dari rumah sakit, ia sangat merindukan sosok seorang tiffany, ia rindu dengan segalanya yang berbau dengan seseorang yang berharga baginya, senyumnya, marahnya, suaranya dan semuanya.

Taeyeon pun, mengambil foto frame dirinya bersama tiffany yang selalu terpajang dimeja samping ranjangnya dan memeluk frame itu erat. Air matanya tak henti-hentinya mengalir membasahi wajahnya sehingga matanya terlihat membengkak dengan sempurna.

Tiba-tiba mata Taeyeon terfokus pada sebuah tablet entah kenapa, ia ingin sekali melihat beberapa video didalamnya. Tangan Taeyeon dengan cepat menyentuh layar sentuh tersebut, memasuki beberapa file dan mencari beberapa video yang berhasil tersimpan oleh dirinya dan tiffany dalam tabletnya. Mata Taeyeon kembali membasahi wajahnya saat melihat video dirinya dan tiffany yang dibuat oleh para sone dari seluruh negara. Video itu menggambarkan keromantisan dirinya dan tiffany, memperlihatkan setiap senyum yang mereka lakukan karna sikap-sikap mereka yang terlihat sangat lucu, tatapan-tatapan mereka yang dalam. Semuanya terekam didalam video yang mereka dapatkan dari youtube.

***

Sudah 2 minggu tiffany masih terbaring tak sadarkan diri. Taeyeon duduk di kursi samping ranjang kekasihnya dengan menggengam tangan gadis yang sangat dia sayangi. Matanya tak pernah berubah yang terus terlihat sembab karena terus menangis.

“ Miyoung~ah, apa kau nyaman terus tertidur seperti itu?? Kau tak merindukanku, seperti aku merindukanmu?? Miyoung~ah, cepatlah bangun. Melihatmu seperti ini, membuat hatiku semakin sakit, kau juga terlihat jelek seperti ini. kau tak percaya?? Aku akan menggambil selca kita, agar kau bisa melihatnya sendiri. Betapa jeleknya dirimu saat ini.. “ ucap taeyeon yang segera mengabadikan selca dirinya dan tiffany yang masih tertidur disampingnya

“ Miyoung~ah, lihat ini. benar kataku bukan?? Lihat kau jelek sekali.. “ ucap taeyeon terkekeh melihat foto selcanya meskipun, hatinya benar-benar sangat menyakitkan.

“ Kau tak marah, kalau aku bilang kau jelek jika seperti ini?? lekaslah sembuh miyoung~ah… Aku akan selalu bersamamu dan tak akan pernah meninggalkanmu. Bertahanlah untukku, SNSD dan SONE. SaranghaeNY ”

Taeyeon beranjak dari tempatnya, tangan kanannya menjadi tumpuan badannya ketika ia membungkukan badannya agar lebih dekat untuk mengecup bibir tiffany dengan lembut.

Jessica baru saja membeli minuman dingin, begitu sampai di depan kamar tiffany.. dia langsung membuka pintunya perlahan, tangannya berhenti mendorong pintu ketika matanya melihat taeyeon yang sedang mengecup bibir tiffany yang tak sadarkan diri. Tubuhnya mendadak kaku, membuat dirinya mengurungkan niat memasuki ruangan tersebut. Dia menutup kembali pintu ruangan tiffany kemudian, menyandarkan tubuhnya pada tembok rumah sakit dengan mengeluarkan air mata

“ Ah, mereka ”

Taeyeon pun, bersiap untuk meninggalkan tiffany untuk kembali ke dorm sementara waktu.

“ Tae.. “ panggil seorang yeoja yang masih terkulai lemah dibalik masker oksigennya dan masih menutup matanya. Membuat taeyeon terdiam dan menoleh dengan tak menyangka sedangkan, jessica sama terkejutnya ketika melihat tiffany menahan taeyeon yang akan meninggalkannya dari balik jendela.

“ Miyoung~ah “ panggil taeyeon terkejut dan kembali duduk disamping tiffany

“ Miyoung~ah, kau sudah sadar, apa yang kau rasakan sekarang? Mani appo?? “ tanya taeyeon dengan menggenggam tangan tiffany erat, membuat tiffany tersenyum manis padanya. Tiffany menggelengkan kepalanya pelan dan terus tersenyum pada taeyeon.

“ Baiklah, aku akan memanggil dokter. Kau jangan banyak bergerak dulu “ jawab taeyeon yang segera beranjak namun, lagi-lagi tiffany tak mengizinkan dirinya untuk pergi darinya.

“ Wae, miyoung? Kau ingin aku untuk terus bersamamu disini? “

“ Ne, tetaplah disini “ jawab tiffany lemah

“ Baiklah, aku akan terus disampingmu “ jawab taeyeon yang menyapu helai demi helai rambut tiffany perlahan, taeyeon menitikkan air matanya lagi dihadapan tiffany. Membuat tiffany menghapus jejak air mata taeyeon dengan tangannya yang terlihat mengecil dan sangat lemah. Kemudian, tiffany menggelengkan kepalanya.. meminta taeyeon untuk tidak menangis karenanya. Membuat taeyeon tersenyum yang dipaksakan, yang dengan cepat menghapus air mata tersebut.

“ Nyanyikan sebuah lagu untukku tae.. “ pinta tiffany

“ Kau mau aku menyanyikan lagu apa untukmu? “

“ Ballad.. dear mom, aku merindukan omma “

“ Uljima, jangan membuatku ingin menangis miyoung~ah.. “

“ Peluk aku tae, aku merindukanmu “. Taeyeon pun, segera memeluk tiffany yang dilanjut dengan menciumi kedua mata tiffany. Perlahan, taeyeon membuka sedikit masker tiffany dan mencium bibir tiffany dalam.

“ Jeongmal Saranghae miyoung~ah “

“ Nado saranghae tae tae “ jawab tiffany sambil tersenyum manis, taeyeon pun kembali memakaikan masker oksigen pada tiffany.

“ Kau harus banyak istirahat, tidurlah.. aku akan menemanimu dan menyanyikan sebuah lagu untukmu “

Tiffany pun, mengangguk dan mengikuti perintah taeyeon untuk kembali beristirahat. Dan taeyeon pun, mulai bernyanyi untuk tiffany dengan membawakan beberapa lagu miliknya seperti can you hear me, I love you (Ost. Athena) dan lagu permintaan tiffany dear mom. Membuat sosok tiffany kembali tertidur dengan sangat manis.

***

Beberapa hari yang lalu, taeyeon meminta izin kepada tiffany untuk menyelesaikan kontrak kerjanya dan setelah ia selesai.. Taeyeon akan kembali untuk tiffany namun, beberapa hari yang lalu.. pihak rumah sakit menghubungi sooyoung dan meminta mereka untuk segera menemui dokter yang menangani tiffany.

Kini, taeyeon, sooyoung, sunny dan seohyun berjalan tergesa-gesa di lorong rumah sakit. Keempat gadis itu seolah sedang berlomba jalan cepat untuk pergi ke kamar rawat tiffany hingga mereka pun, berhenti tepat di depan pintu kamar rawat tiffany. Menunggu pihak rumah sakit menjelaskan alasan mengapa mereka harus terburu-buru.

“ Sebenarnya ada apa ini? ” tanya sunny begitu mereka sampai.

“ Mana aku tahu. Semalam aku hanya ditelepon dan diminta untuk datang ” jawab sooyoung

Dari kejauhan sosok pria berjas putih berjalan kearah mereka. Pria itu melepas kacamatanya dan menatap satu persatu wajah keempat gadis yang masih kelelahan itu. Dia adalah dokter yang merawat tiffany

“ Maaf menunggu lama. Aku harus menangani pasien lain,” Ucapnya

“Kami juga baru saja tiba. Sebenarnya ada apa ini? ” Taeyeon menuturkan rasa penasarannya.

Semua saling melihat satu persatu…

” Sebelumnya kami meminta maaf ” Dokter menghentikan kata-katanya. Dia menarik nafas lalu menatap satu persatu wajah empat orang yang ada di hadapannya. Diraihnya salah satu map berisi tentang data tiffany.

” Beberapa hari yang lalu, tiffany terus muntah darah hal ini, berhubungan dengan penembakan saat itu yang mengenai hingga perutnya. Dalam mengeluarkan peluru itu sudah bisa kami tangani. Namun, kami melewatkan sesuatu ” Ucapnya seraya mencari-cari berkas yang tepat di dalam map

“ Kami menemukan sesuatu.. Penyebab pasien terus muntah darah ” ujarnya

Semua Nampak kebingungan dengan perkataan dokter yang setengah-setengah. Dokter mengeluarkan beberapa lembar kertas dari map

“ Peluru tersebut mengenai ginjal pasien.. ini menyebabkan pendarahan di dalam ginjalnya ”

“ Kami sungguh minta maaf ” Lanjutnya

Semua terkejut dengan ucapan dokter, mereka bahkan tidak sanggup untuk berkomentar. Pikiran mereka kacau, semua terlihat cemas. Taeyeon lebih parah, dia bahkan tidak berekspresi. Wajahnya dingin sedingin es, tatapannya kosong seperti orang mati.

“ Lalu bagaimana selanjutnya? ” Tanya sunny

“ Kami akan menunggu sampai kondisinya stabil lalu melakukan operasi ” dokter menghela napas

” Hanya itu yang bisa kami lakukan ”

Pembicaraan berakhir. Mereka terduduk lemas disofa ruang rawat tiffany, taeyeon yang kini menatap tiffany yang terbaring lemah, sibuk dengan pikirannya sendiri. Dan meneteskan air matanya kembali

***

Sebuah padang rumput yang luas dengan semilir angin dan bunga-bunga yang bertebaran dimana-mana membuatnya terkejut dan kebingungan dimana dirinya sekarang. Dia hanya tahu tempat itu luas sekali, taeyeon berjalan lurus ke depan tanpa tahu tujuan. Dia hanya mengikuti kata hatinya. Dia terus berjalan hingga ada suara memanggilnya

” Tae tae ” panggil seseorang dengan lembut dengan menepuk bahunya dengan lembut sambil tersenyum manis

“ Miyoung? ” Panggil taeyeon menoleh

“ Ne, ini aku tae ”

“ Kau.. sedang apa kau disini? ” tanya taeyeon terkejut

“ Untuk bertemu denganmu, aku merindukanmu tae.. “

“ Miyoung~ah.. mianne “

“ Waeyo? “

“ Karnaku, kau menjadi seperti ini. jeongmal mianne.. “

“ Ani, ani.. jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri tae. Karna, ini bukan kesalahanmu “

“ Hajiman… “

“ Dengar! Kau tahu aku ini orang yang hebat dan kuat kan? Aku mendengar kata hatimu tae, aku mendengar semua perkataanmu ”

Taeyeon menjawab dengan anggukan kecil

“ Kau percaya padaku kan? ” tanya tiffany dengan mengelus pipi taeyeon lembut,

“ Berhentilah menangis! Seharusnya kau menguatkanku, bukan membuatku sangat sedih melihat kondisimu yang murung ” ucap tiffany yang segera menarik pinggang taeyeon dan memeluknya kemudian berbisik di telinganya..

“ Berjanjilah padaku kau akan melakukannya untuku.. saranghae tae ”

“ Aku janji “

***

Taeyeon terbangun dari tidurnya, suara dering ponselnya yang membangunkan dirinya dan mendapati dirinya sendiri diruang rawat tiffany. Dia merogoh saku celanannya lalu mengambil ponselnya dan mengangkat panggilannya

“ Ne, yul? “

Aku sedang menjenguk sulli dirumah sakit penjara, bagaimana dengan fany? Sulli ingin mengetahui kabarnya “

“ Kau kesana bersama dengan sica? “

Tentu saja tidak, sica bisa saja membunuh kekasih dongsaengnya ini jika dia kemari

“ Fany, masih tertidur. Aku berharap, aku bisa mendengar suaranya lagi “

Secepatnya kau akan mendengarnya tae, taeny jjang!!

“ Gomawo.. “

Baiklah, aku tutup teleponnya ya

“ Ne.. “

Klik..

Taeyeon teringat akan mimpinya. Dia berbalik lagi dan memandang wajah tiffany yang semakin pucat.

“ Bangunlah fany~ah, bukankah aku sudah berada disampingmu sekarang? Dan bukannya kau merindukanku?? “ tanya taeyeon yang terus mengenggam tangan tiffany

Tak lama kemudian, semua member berkumpul diruang tiffany.

(Hening..)

Setelah, taeyeon mengingat-ingat mimpi sebelumnya. Hal itu, membuat taeyeon kembali pada realita. Dia sadar semua tak dapat diulang.. ia harus memanfaatkan saat-saat ini.

“ Fany akan bangun ” ucap taeyeon begitu saja

Semua menoleh spontan, tidak ada yang menyahut. Semuanya mencoba untuk berhati-hati menanggapi setiap perkataannya. Selang beberapa detik, dokter yang merawat tiffany muncul dan langsung menghampiri para member.

“ Besok kami sudah bisa melakukan operasi transplantasi ginjal pada pasien ” ucap dokter.

***

Sudah beberapa jam tim dokter melakukan operasi pada tiffany namun, belum juga ada tanda-tanda akan berakhir. Taeyeon terus saja berdoa tanpa henti dengan kepala tertunduk.

Air matanya mulai jatuh, dia tidak tahan dibuat khawatir seperti ini. Tiba-tiba ada tangan kecil menyodorkan tissue padanya. taeyeon mengangkat kepalanya dan melihat jessica sedang tersenyum padanya.

“ Gomawo ” jawabnya dengan mengambil Tissue dari tangan jessica

“ Mianne.. karena sempat menyalahkanmu. Aku tidak tahu kalau kau begitu menderita karena hal ini,” ujar jessica, taeyeon pun, hanya tersenyum manis

“ Aku sangat beruntung karena pernah mengenal dua orang yang sangat hebat ”

Lagi-lagi, taeyeon hanya bisa tersenyum. Ia kembali tertegun, melamun.. mengingat kenangannya bersama tiffany

#Flashback

“ Taeyeon~ah, apa kau sedang mengambil gambarku?? “ tanya tiffany dengan mencoba meraih kamera yang tengah ditangan taeyeon, taeyeon terus tertawa melihat ekspresi konyol tiffany

“ Yya.. berikan padaku “

“ Shiro.. “

“ Wae?? “

“ Katakan sesuatu fany~ah, aku akan merekamnya “

“ Jinja?? “

“ Ne, ppali.. “

“ Baiklah.. “

“ Tae, tae.. “ panggilnya membuat pipi taeyeon memerah

“ Tae tae, hiduplah dengan baik. Kau dan aku akan selalu bersama bukan? Aku beruntung karena memilikimu, cintamu untukku sudah cukup bagiku. Gomawo tae tae, saranghae.. jeongmal saranghae “

“ NADO!! “ teriak taeyeon dengan girang, membuat mereka tertawa bersama

#Flashback END

Selang beberapa menit, dokter keluar dari ruangan operasi dan langsung dikerumuni delapan orang gadis yang menunggunya sejak tadi. Dokter membuka maskernya dan menatap satu persatu wajah gadis-gadis di hadapannya.

***

Di sebuah stadium sepak bola yang cukup besar. Ribuan sone memenuhi kursi yang beribu-ribu banyaknya, mereka terlihat sangat bersemangat. Panggung megah masih nampak kosong dan gelap. Sementara, suara para penggemar semakin bergemuruh memantul dan terbawa oleh angin yang sejuk. Tiba-tiba, lampu menyala dan membuat panggung terang benderang. Kemudian layar besar ikut menyala dan menampilkan tulisan Girl’s Generation diikuti nama-nama kesembilan anggotanya.

Penonton kembali histeris kemudian, panggung kembali gelap dan menyisakan satu lampu sorot yang menerangi sebuah stand mic sementara sekelilingya masih gelap.

Intro dari lagu yang sangat mereka kenal terdengar. Intro “ Dear Mom “ tiba-tiba berkumandang, lalu lagu pun berhenti kemudian satu persatu.. lampu sorot menyala menerangi gadis-gadis cantik di atas panggung. Mereka mengenakan gaun berwarna putih yang memberikan efek terang pada yang mengenakannya. Penonton semakin histeris.

Taeyeon duduk ditangga bersama para member, ia mengingat.. sebelumnya tiffany meminta dirinya untuk menyanyikan lagu ini untuknya. Matanya berkaca-kaca meskipun, senyuman mengembang diwajahnya. Namun, hatinya tak bisa dibohongi.. dirinya sangat meringis kesakitan ketika tau dokter tak bisa menyelamatkan tiffany yang sangat berharga untuknya.

Kemudian, ke delapan gadis di atas panggung mulai bernyanyi. Air mata mereka mulai jatuh menciptakan rasa haru bagi penonton yang kemudian ikut bernyanyi bersama-sama.

Layar besar mulai menampilkan foto-foto Tiffany, taeny, jeti dan semua member saat berfoto bersama tiffany sehingga membuat suasana haru makin terasa.

Ada banyak hal yang gadis ini rindukan, sepasang tangan yang selalu menariknya dari rasa takut. Senyuman paling tulus yang selalu mencairkan hatinya. Pelukan hangat yang melindunginya dari kesendirian.

“ Ketika, kau tersenyum padaku pertama kalinya. Kau telah mencairkan hatiku yang membeku, berkatmu.. aku mendapatkan pelajaran yang sangat bermanfaat dalam kehidupan yang aku jalani terlebih karna kau selalu berada disampingku, teruslah tersenyum fany~ah. Jangan lelah untuk menungguku didunia barumu, aku selalu mencintaimu sampai aku bertemu denganmu kembali. Cintaku tak pernah pudar untukmu ” ~ Taeyeon

Air matanya mengalir semakin deras dan dia tak sanggup lagi bernyanyi begitu pun dengan sahabat-sahabatnya di atas panggung. Semangat dari penonton rupanya sanggup memberikan kekuatan pada mereka untuk kembali bernyanyi.

***

Brekkk…

Beberapa orang terbangun dari mimpi panjang mereka.

“ Miyoung~ah.. “ panggil taeyeon yang masih terkejut

“ Tae.. “ panggil tiffany sambil menoleh kepada taeyeon

“ Apa kau bermimpi buruk juga? “ tanya taeny bersamaan

“ Jinja??? Kajja kita keluar “ ajak tiffany yang segera beranjak dari tempat tidur

“ Omo.. miyoung~ah “ ucap taeyeon yang segera menarik kembali tubuh tiffany dan memeluknya

“ Waeyo?? “ tanya tiffany terkejut

“ Pakai dulu pakaianmu, kalau semua member melihatmu keluar dengan telanjang bulat seperti ini. Si shikshin akan stand by dengan kameranya “

“ Ahh.. baiklah.. “

Namun, taeyeon tak melepaskan pelukannya.

“ Waegeurae?? “ tanya tiffany kebingungan sedangkan, taeyeon tersenyum nakal kepada tiffany.

“ Lupakan soal mimpi buruk kita, ini masih pagi “ jawab taeyeon sambil terkekeh yang segera menarik tiffany ke dalam selimut mereka

“ MWO?? Yya.. tae tae “

“ Sssttt… “

“ YYA TAENY!!! INI SUDAH 2 HARI KALIAN DISANA, MAU SAMPAI KAPAN KALIAN DIDALAM KAMAR TERUS?? BYUNTAENG!!! “ teriak sooyoung dari ruang tengah dengan geram, membuat tiffany dan taeyeon tertawa sambil menutup telinga mereka.

END

Ottokkae??? akhirnya ending juga, pegel bener nih bikinnya. perlu perjuangan yang bener-bener mengurs tenaga dan perut hahahaha…

semoga berkesan, maafkan segala kesalahan author kalau pernah menyakiti perasaan kalian. Anyyeooong, TAENY JJANG!! ^^

41 comments

  1. Huhhh akhirnya END nie ..
    Xeexeex ..
    Sdih bgt liat Kisah TaeNy …
    Hiks hiks ..
    Abis ini bkn FF Yulsic donk thor ..
    Xeexeexee ..
    Maklum Yulsic Shipper …

  2. annyeong….

    lagi-lagi aku kepincut ma pict nya ><
    ahh aku kira ppany bneran meninggal,tak tau nya cuma mimpi taeny ajj,,hhuufftt syukurlahh…
    pdahal aku dah mau protes lho🙂
    dan dan dan berakhir dgn heppi ending hahaiii🙂

  3. Yaa!!
    Thor u bikin gw nangis2 nih
    Tanggung jawab loh thor
    Huaaaa….
    Gw kirain tiffany beneran meninggal T^T
    Tau’a gw dikerjain
    Tp kejutan bgt akhir’a thor
    Bener2 mengejutkan
    Hwaiting thor!!

  4. thor pict ny keren….aku suka
    isss… author nih buat jantungan aj sngkain aku fany meninggal rpa ny hny mmpi…
    mwoya…. taeny 2 hari d dlm kmar n gk kluar2 n gk.pkek bju….hohohoho
    thor bkin yulsic or yoonhyun donk

    1. Makasih, makasih, makasih hahaha
      Deskripsikan sendiri, apa yang mereka lakukan 2 hari didalam kamar hahahaha
      Okee.. FF selanjutnya, author emang ada rencana utk bikin ff yulsic kayaknya hehehe

  5. Haii fie. . .hehhehehe
    jiaaaaaahhh aseeeekk. . .endingx mantaaapp. . .hahahaha, , ,tapiii. . .sempet mau mewek + kecewa tadi. . .hahaha. . .wktu tae unnie blg ”jngn lelah menungguku didunia barumu”. . .kirain fany unnie. .huufff. . Untungx itu hx mimpi. . .hehehehe. . .dan itu. . .ngapain aja taeny ampe 2 hari gk kluar kamar. . .hahaha. .
    Haduhh. . .z jdi px pkiran. . .ittuuu. .*plaaaaakk. . .hehehehe. .
    Yeyeyeyeee. . .akhirx. . .

    Ok deh fie. . .ttp smngt. . Oh ya,di lanjut dong itu ff MW nya. . .oke. . .d tngguu. . .

    Mksh. . .😀

  6. Ya ampun thor aku bca dbkin sedih mrah geregetan and nangis gue kira ppany bneran….trnyta MIMPI!!! ._. Mangknya kgak mngkin bnget lah sulli tega gtuin unnienya trnyta mimpinya taeny selama 2hari plis tampar gue thor #plak atit #_*v
    Ya ampun taeny bner2 byuntae and agresifany dah…kgak ada tndingan soal ronde kyak bgituan tingkatkan appa oemma anak mu ni sllu mndukungmu xixixi😉
    Critanya daebak thor gue kena jebakan batman!! Author Jjang!!😀 sip (y)

  7. Ya ampun w udah nangis ngesot-ngesot trus mukulin bantal pas tau fany meninggal,trus komat kamit ngutuk si sulli dan ternyata semua itu mimpi???? CUMAN MIMPI PEMIRSA???????
    Kwkwkwkwkw…#gila

  8. Aishhh ternyata ketipu. .
    Hmmm hampir saja mau teriak histeris kalo pany pany d bikin death. .:D
    Bahkan mau triakin author kalo ceritanya taeny dipisahkan karna maut qiqiqiqiqiqiqi
    #plokkkk V

    Tapi engga jadi dech. .cos ternyta taeny enak2an dkmar selama 2 hri. .kekekekekekekekekekek

    Byuntae😀

  9. Yakk… aku udah nangis pas baca di bagian mereka peform tanpa Tiffany. Tp ternyata cuma mimpi.
    #gubrak

    Author jjang!😀

    Aku Soosunatic, tp suka sama semua shipper SNSD.😀

  10. Yakk… aku udah nangis pas baca di bagian mereka peform tanpa Tiffany. Tp ternyata cuma mimpi.
    #gubrak

    Author jjang!😀

    Aku Soosunatic, tp suka sama semua shipper SNSD.😀
    Numpang promosi,
    wattpad.com/24621910-real-fairy-tale-lee-sunny

  11. Puas, puas bwgd thor.. Jgn ketawa, gak lucu_
    nyebelin, cuma mimpi ternyata:'(
    gw maah udh mewek, ehh endingnya mlh begitu,
    Wkwkwkkwkw, di tipu gw sm authornya

    Gomawo thor, untuk ffnya hehhehe tetep semangat ia thor, ,

  12. jadi semua itu cuma mimpi thor,, gile thor udah dibawa tegang, nangis bombay ehh mimpi..
    tapi author nya jjang!!!

    ahh taeny mah seminggu dikamar juga betah itu, gk butuh makan n minum cukup taeny…hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s