(Oneshoot) Yours

Yours

Title : (Oneshoot) Yours

 

Author: Sofie Park (Sofie Fasya)

 

Genre: Romance

 

Main cast: Park Jiyeon

 

Onew

 

Support cast: Find your self

Dont forget, tinggalkan jejak kalian dan happy reading ^^

 

***

 

Onew POV

 

Kalian tau, bunga mawar tampak anggun dan cantik ketika menjadi bunga potong dengan bentuk kuntum berbatang dan beberapa helai daun. Itulah yang tengah aku lihat sekarang, ia bagaikan bunga mawar berwarna putih yang melambangkan ketidakbersalahan, kemurnian, kependiaman dan untuk mengungkapkan bahwa seseorang merasa bersyukur karena mendapatkan pasangannya meskipun ia tengah tertidur. Park jiyeon… ia bagaikan bunga mawar putih kesukaanku, dia terlihat sangat manis, tenang dan nyenyak dalam pelukanku. Aku tak bisa melepaskan pandanganku dari jiyeon, matanya, bibirnya, harum tubuhnya dan suhu tubuhnya membuatku nyaman juga terasa lebih hangat sehingga aku sulit melepaskan pelukkanku darinya.

 

“ Yeobo.. “

 

Sepertinya ia tengah memimpikkanku, itu semakin terlihat sangat lucu bagiku.

 

“ Aigoo park jiyeon, jeongmal saranghae “

 

‘ Chu ‘

 

Aku mengecup keningnya dengan lembut sehingga membuat dia sedikit menggerakkan tubuhnya dan mempererat pelukannya padaku. Sudah beberapa bulan setelah kami menikah, kehidupan yang manis selalu aku rasakan dan hari-hariku sangat berarti saat bersamanya. Jiyeon adalah segala-galanya untukku, sebaliknya dia kepadaku. Jiyeon tak bisa tidur jika tak ada aku disampingnya, ketika ia dan grupnya melakukan promosi albumnya ke jepang.. dan saat itu waktunya untuk tidur ia selalu memintaku untuk menelfonnya atau pun sebaliknya untuk apa? Hanya untuk menemaninya hingga tertidur.

 

***

 

Hari sudah pagi…

 

Jiyeon POV

 

Aku terbangun dari tidur nyenyakku dan kulihat, onew tengah tertidur dan tak melepaskan pelukannya dariku, itu membuatku terdiam agar gerakan tubuhku tidak membangunkannya. Aku benar-benar sangat mencintai dan menyayanginya, sekejap aku coba memandanginya.. kalian tau wajahnya ketika ia tengah tertidur? Itu benar-benar membuatku ingin tertawa terbahak-bahak, kajiman aku berusaha menahan tawaku dengan susah payah. Aku pun, mengecup pipinya dengan lembut kemudian, mencoba melepaskan pelukannya dengan perlahan dan segera beranjak dari tempat tidur. Hari ini, ingin rasanya aku membuatkan sarapan untuk kami berdua karna tak memungkinkan jika kami pergi keluar, cuaca dikorea sedang dingin-dinginnya dan ekstrem. Jadi, aku memutuskan membuat sarapan yang praktis untukku dan hubbyku. Aku harap ia akan menyukainya.

 

***

 

Setelah jiyeon selesai mandi, ia pun segera keluar dari kamarnya dan segera membuat sarapan untuknya dan onew. Ia terlihat sangat serius menyiapkan segala halnya, dari meja makan, menu makanan hingga makanan penutup. Aroma hidangan yang lezat pun tercium oleh onew hingga ke penjuru kamar mereka. Harum ayam goreng kesukaannya membuat onew sangat kelaparan… perlahan, aroma itu semakin terasa..

 

‘ Chu, chu, chu ‘

 

Jiyeon mencium kedua mata dan bibir onew dengan lembut, membuat onew terkejut namun masih dengan matanya yang tertutup.

 

“ Yeobo.. bangun ini sudah pagi, aku sudah membuatkanmu sarapan “

 

“ Emm.. “

 

Onew menggeliat perlahan, ia membukakan matanya dan tersenyum.

 

“ Good morning “ sapa jiyeon dengan memperlihatkan senyumannya yang manis

 

“ Morning my flower “ jawab onew sambil memperjelas penglihatannya

 

“ Kajja.. cobalah masakanku ini “

 

“ Jadi, kita akan sarapan dikamar? “

 

“ Aniyo.. hanya mencoba satu sendok saja jika ada yang kurang akan aku tambahkan kekurangan itu “

 

“ Lalu? “

 

“ Lalu, kau segeralah mandi. Aku menunggumu diruang makan “

 

“ Hanya itu? “

 

“ Maksudmu? “

 

“ Aniyo.. kajja, aku ingin mencicipinya sekarang “

 

Jiyeon pun, menyuapkan satu sendok makanan yang sudah ia hidangkan ke mulut onew. Onew pun melahapnya hingga habis kemudian, mengunyahnya dengan perlahan. Terlihat, senyuman yang mengembang diwajahnya membuat jiyeon penasaran.

 

“ Ottokkae?? Ada yang kurang kah? “

 

“ Ne, ada.. sepertinya ada sesuatu yang belum kau masukkan “

 

“ Jinja?? Apa itu?? Terlalu asin? Atau bahkan hambar? “

 

“ Hmm… “

 

“ Wae? Ppali, katakan padaku “ ucap jiyeon dengan mengguncangkan tubuh onew dengan lembut. Tiba-tiba, onew mendekatkan wajahnya ke wajah jiyeon dengan perlahan.

 

“ Makanan ini akan terasa hambar jika kau belum memberikan sarapan pokok untukku “ jawab onew yang langsung mencium bibir jiyeon dalam, membuat jiyeon tersipu malu.

 

~ Diruang Keluarga…

 

Mereka tengah disibukkan dengan membaca majalah-majalah fashion ditangan mereka sambil bermain dengan kaki-kaki jenjang mereka..

 

Sebuah tawapun keluar dari mulut jiyeon hingga tawanya semakin membludak ketika onew menggelitik tubuh mungilnya.

 

“ Yeobo.. hentikan, ini benar-benar membuatku geli “

 

“ W-wae, wae, wae?? “

 

‘ Chu ‘

 

Jiyeon mengecup bibir manis onew dengan lembut..

 

“ Kajja.. “ ucap jiyeon setelah melepaskan ciumannya

 

“ Kemana? “

 

“ Kamar “ jawab jiyeon terkekeh

 

“ … “

 

“ Wae? Kau tak mau? “ tanya jiyeon dengan melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamar mereka, onew pun terkekeh dan mengikutinya untuk masuk ke dalam kamar.

 

***

 

“ Chagi~ah, kau jahat sekali. Aku pikir kita akan.. “ ucap onew yang tengah cemberut sambil menghiasi kuku cantik tangan jiyeon.

 

“ Hmm.. wae? Memangnya apa yang kau pikirkan? “ tanya jiyeon kebingungan sambil memandangi suaminya

 

“ Aku kan ingin… sesuatu. Tapi, ternyata kau malah memintaku menghiasi kukumu “

 

“ Sesuatu? Wae? Kau tidak ingin membantu istrimu ini? “

 

“ … “

 

“ Jinja, kau tak mau? “ tanya jiyeon terkejut dengan mendekatkan wajahnya ke wajah onew

 

“ Aniyooo… “

 

“ … “

 

Perlahan, jiyeon memulai permainannya dengan menciumi onew dengan lembut. Meskipun mereka sudah menikah beberapa bulan yang lalu, tapi mereka selalu merasakan bahwa mereka adalah pengantin baru. Jadi, tak aneh jika mereka sering melakukan hal tersebut.

 

Skipp à

 

***

 

“ Hubby, mulai besok kita kembali pada aktivitas kita masing-masing. Aku takut “ ucap jiyeon yang tengah duduk diatas ayunan bersama onew dibalkon kamar mereka

 

“ Takut? Wae? Apa yang kau takutkan? “ tanya onew yang tengah membaca majalah sambil membaringkan tubuhnya dipangkuan jiyeon.

 

“ Aku takut, kita terlalu sibuk dengan pekerjaan kita. Terutama aku, kau tau sendiri. Scheduleku selalu padat “ jawab jiyeon lemas membuat onew menghentikan bacaannya dan berajak hingga kini ia tengah duduk disamping jiyeon dan memandangi istrinya dalam, mereka saling berpandangan.

 

“ Gwenchanayo.. jika kau terlalu sibuk, aku akan menghampirimu “ ucap onew sambil memegang kepala jiyeon lembut

 

“ Ottokkae? Kau juga sama sibuknya sepertiku “ tanya jiyeon yang kembali menundukkan kepalanya

 

“ Yya.. bagaimana sibuknya aku, aku akan datang padamu “

 

“ Jinja?? Yakso? “

 

“ Yakso, chagi~ah “

 

Mereka pun saling mengaitkan jari kelingking mereka, bahwa mereka akan berjanji untuk saling memahami keprofesian mereka. Jiyeon pun menyandarkan kepalanya dibahu onew, membuat onew hanya bisa tersenyum dan memegang erat tangan jiyeon yang mungil.

 

***

 

Keesokkan harinya…

 

“ Kau sudah siap chagi? “ tanya onew yang tengah membaca berita acara didalam mobil mewah mereka

 

“ Ne.. “ jawab jiyeon yang sudah terlihat sangat cantik

 

“ Kajja, kita pergi “ ucap onew kepada supir mereka. Mereka pun, segera meluncur keluar dari kediaman yang cukup mewah. Rumah mewah tersebut hadiah pernikahan yang diberikan onew untuk jiyeon, sedangkan jiyeon.. ia membelikan macam-macam mobil limited edition untuk onew dan dirinya, berkat kesuksesan yang mereka miliki.. mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.

 

“ Omoo.. wae? Wae, kita melewati SM? Kau mau kemana hubby? “ tanya jiyeon yang terkejut bahwa onew tak berhenti di label naungannya

 

“ Wae? Aku ingin mengantarmu dulu, setelah itu.. baru aku akan ke SM “ jawab onew dengan menutup halaman terakhir berita acara hari ini.

 

“ Jinja??? Wuahh.. gomawo “ ucap jiyeon dengan girang dan segera memeluk tubuh onew, onew pun membalas pelukan jiyeon sambil tersenyum senang.

 

Mereka pun, telah tiba dikantor label naungan jiyeon. Jiyeon dan onew menemui para member t-ara dan menemui manager jiyeon, onew memohon bantuan mereka dengan sopan untuk menjaga jiyeon ketika ia sedang tak bersamanya, itu membuat jiyeon bahagia juga terharu. Sedangkan, member t-ara yang lain hanya bisa tersenyum senang melihat jiyeon yang kini sudah memiliki seorang suami yang sangat baik. Mereka cukup iri melihat, sepasang suami istri didepan para member..

 

Onew pun pamit pada semuanya kemudian, keluar dari kantor dengan ditemani jiyeon.

 

“ Aku pergi, jaga diri baik-baik. Jika kau memiliki waktu luang, telefonlah aku.. satu lagi, jangan lupa makan dan minum vitaminnya. Saranghae jiyeon~ah “ ucap onew setelah mengecup kening jiyeon dengan lembut kemudian, masuk ke dalam mobil dengan membukakan kaca mobil.

 

“ Ohh.. aku akan membawakan supir untuk menjemputmu nanti, see you “ ucap onew sambil melambaikan tangannya sedangkan, jiyeon mengangguk mantap, tersenyum juga melambaikan tangannya hingga onew menghilang dari pandangannya. Disisi lain, para member tengah menangis bersama melihat pasangan tersebut dari atas, mereka sangat iri dan ingin segera menyusul pasangan itu.

 

***

 

Onew POV

 

Fiuhh.. aku sudah mengantar jiyeon untuk bekerja, perasaanku tak karuan jika tak ada jiyeon disampingku. Aigoo.. baru saja beberapa menit, rasanya sudah beberapa abad, inikah yang dikatakan cinta sejati? Aku harap aku bisa menjadi suami dan pendamping yang baik untuk jiyeon, yang bisa melindungi dan menjaga perasaannya. Dahulu, jiyeon memang tak memiliki banyak peraturan dan syarat ketika aku ingin menikahinya. Ia hanya menginginkan aku untuk setia padanya, menjaganya, memahami dan melindunginya. Itulah mengapa aku tak bisa merasa lega ketika aku meninggalkannya tadi, hidupku terasa hampa jika tak ada dia.

 

Aku sampai di SM, aku menemui teman-teman, sunbae, noona dan yang lainnya. Sudah lama aku tak bertemu mereka setelah, manager besarku memberikan aku waktu untuk berbulan madu bersama jiyeon. Banyak ucapan dan rangkaian kata yang keluar dari mulut super junior sunbae dan snsd noona, mereka terlihat sangat senang dengan kehidupanku sekarang terlebih member shinee. Kemudian, aku pun, segera melakukan aktivitasku lagi bersama shinee. Hari ini scheduleku tak cukup padat jadi aku bisa mengunjungi jiyeon dipulau jeju, ia sedang perform bersama t-ara.

 

Aku pun segera berpamitan dengan member yang lain dan segera meluncur ke bandara untuk menyusul istriku yang sangat aku rindukan. Padahal hanya butuh 10 menit untuk sampai pulau jeju, tapi aku benar-benar tak bisa bersabar jika berhubungan dengan istriku. Aku benar-benar ingin segera memeluknya, dia pasti terlihat sangat cantik saat performnya tiba.

 

***

 

Sudah 15 menit, onew pun landing dari pesawatnya dan segera menuju ke lokasi tempat jiyeon perform. Onew sengaja tak menghubungi jiyeon terlebih dahulu, ia ingin memberikan kejutan dengan kedatangannya ke lokasi perform. Terlihat sekali keceriaan yang terpancar dari wajah onew dengan senyumannya yang terus mengembang, ia semakin senang ketika banyak orang yang ikut menyambut kedatangannya di bandara tersebut.

 

***

 

Jiyeon POV

 

Sudah 2 jam yang lalu, aku sudah landing dipulau jeju. Hari ini t-ara akan perform disini kini, kami tengah ditangani oleh beberapa stylist sambil beristirahat sejenak. Aigoo.. ini baru beberapa jam saja bukan beberapa hari atau beberapa abad, tapi aku benar-benar merindukkan hubbyku. Aku sudah mencoba menghubunginya, kajiman handphonenya sedang tidak aktif. Mungkin ia tengah sibuk atau mungkin ia juga tengah melakukan perform..

 

Aigoo.. hubby, cal me please. I miss you so much..

 

***

 

“ Jiyeon~ah “ panggil eunjung yang kini sudah berada disamping dan memandangi jiyeon

 

“ Ne, eon? Wae? “ tanya jiyeon yang berusaha menoleh, jiyeon tengah di curly oleh stylist t-ara

 

“ Kau bahagia bukan? “

 

“ Maksudmu? “

 

“ Kau bahagia kan bersama onew? “

 

“ Tentu saja, eon.. jeongmal, aku sangat bahagia bersamanya “

 

“ Jinja?? Syukurlah, sejak kalian berbulan madu. Aku dilada kegelisahan “

 

“ Ne? Ottokkae? Bagaimana bisa, wae? “

 

“ Karna aku mengkhawatirkanmu, jiyeon~ah. Kau tau, kau itu adikku, kau juga segala-galanya untukku. Jadi, jagalah dirimu baik-baik ne?  “

 

“ Ne, eon.. gomawo “ jawab jiyeon sambil tersenyum dengan sangat manis

 

“ Kajja.. sebentar lagi kita akan tampil “ ucap soyeon sebagai leader t-ara

 

Mereka pun, segera bersiap-siap dibelakang back stage untuk perform. Sedangkan, onew sedang menikmati duduknya didepan panggung tersebut dengan managernya. Tak sedikit paparazi dan fans yang teriak histeris atas kedatangan dan maksud kedatangan onew kemari. Hal itu pun, masih tak diketahui jiyeon. Hingga akhirnya, t-ara pun tampil didepan para fans dan didepan onew. Onew terus tersenyum bahagia ketika ia bisa melihat jiyeon diatas panggung…

 

Penampilan t-ara pun akan segera selesai, onew memilih beranjak dari kursinya dan segera berdiam diri disamping stage agar ia bisa melihat dan memeluk tubuh jiyeon saat itu. Namun, apa yang terjadi?

 

t-ara telah menyelesaikan performnya, semua member turun dari stage dengan tergesa karna ada grup lain yang harus segera tampil setelah mereka.

 

“ Omooo.. hubby “ panggil jiyeon terkejut ketika ia melihat sosok seorang onew yang sudah menyambut dirinya disamping stage sambil tersenyum dan membukakan kedua tangannya hal itu, membuat jiyeon senang sehingga ia tak memperhatikan langkahnya dan jiyeon pun terjatuh dari atas tangga di hadapan onew. Kejadian itu membuat semua crew panik terutama onew, ia segera menggendong jiyeon dan membawanya ke rumah sakit.

 

“ Gwenchanayo, hubby.. aku tak apa-apa “ ucap jiyeon yang terbaring dipangkuan onew sambil memegangi perutnya yang terasa sakit

 

“ Apanya yang tak apa-apa?? Jelas-jelas kau jatuh dari atas tangga hingga ke hadapanku “ jawab onew panik tanpa menoleh kepada jiyeon.

 

“ Yya.. ppali “ ucap onew kepada managernya yang tengah mengemudikan mobil tersebut. Sesampainya dirumah sakit, jiyeon segera ditangani dokter.

 

***

 

Onew POV

 

Perasaanku benar-benar sangat senang ketika melihat jiyeon tampil diatas stage, dia benar-benar cantik dan lucu. Hal itu membuatku tak sabar untuk menunggunya disamping stage. Tapi apa yang terjadi? Ia terkejut dengan kedatanganku sehingga membuatnya tak memperhatikan langkahnya ketika menuruni tangga. Alhasil, ia terjatuh dihadapanku. seketika, aku langsung panik dan menggendongnya ke dalam mobil untuk dibawa kerumah sakit. Bagaimana tak khawatir, ia jatuh dari tangga pertama dan ia tak bisa beranjak karna rasa sakit yang ia rasakan pada perutnya. Aku benar-benar merasa bersalah dan sangat cemas.. saat diperjalanan dengan santainya ia mengatakan bahwa ia tak apa-apa. Jiyeon pabo, tak lihat bahwa aku benar-benar panik karna aku tak ingin membuatnya terluka.

 

“ Gwenchanayo, hubby.. aku tak apa-apa “

 

“ Apanya yang tak apa-apa?? Jelas-jelas kau jatuh dari atas tangga hingga ke hadapanku “

 

“ Yya.. ppali “ ucapku kepada manager yang tengah mengemudikan mobil kami. Sesampainya dirumah sakit, jiyeon pun segera ditangani seorang dokter. Lagi-lagi aku menunggunya sedikit lebih lama, aku benar-benar merasa sangat cemas..

 

Hingga akhirnya, aku diperbolehkan masuk untuk melihat jiyeon dikamar rawatnya. Terlihat sekali, jiyeon yang tengah tersenyum padaku dengan manis sambil melambaikan tangannya yang sedang di infus. Membuat hatiku sakit..

 

“ Hubbyyyy… aku sudah tak apa-apa “ ucap jiyeon girang

 

“ Ne? Jinja? “ tanyaku tak percaya sambil mendekatkan diri padanya dan langsung menggenggam tangannya

 

“ Tentu saja, kau bisa lihat kan perubahan ekspresi wajahku “

 

“ Aigoo.. kau pikir aku anak kecil, bagaimana kau bisa mengatakan kau baik-baik saja ketika kakimu diperban dan tulang rusukmu retak. Hmm?? Hatiku sakit chagi “ ucapku sambil menundukkan kepala

 

“ W-wae, wae?? Aigooo, hubby~ah.. jangan seperti itu “

 

“ Mianne, karna aku.. kau jadi seperti ini, mani appo? “

 

“ Yya.. hubby, jangan seperti itu. Itu hanya membuatku sedih “

 

“ Jinja?? Mianne, kedatanganku hanya ingin membuatmu terkejut tapi terkejutanmu itu diluar rencanaku “

 

“ Aigoo.. hubby, peluklah aku “

 

Aku pun segera memeluknya, bahkan aku mencium bibirnya yang terasa sangat manis dibibirku.

 

***

 

Beberapa bulan berlalu, kini kondisi jiyeon sudah mulai membaik. Hal ini, berkat onew.. selama jiyeon mengalami cedera, onew selalu menemani dan menjaganya. Bahkan, onew selalu membawa jiyeon ke dalam pekerjaannya.. demi menjaga jiyeon, onew selalu meminta jiyeon untuk menemaninya disetiap perform yang dilakukan grup shinee. Sebaliknya, jiyeon.. ketika t-ara tengah melakukan fan meeting, onew selalu berusaha untuk terus disamping jiyeon, membantunya, menjaganya dan menghiburnya.

 

Itulah, kehidupan yang indah dari pasangan jiyeon dan onew. Dengan kebahagiaan yang diperlihatkan mereka, sebenarnya mereka bisa berbahagia seperti itu karena mereka telah melewati banyak rintangan dalam kehidupan dan dalam kehidupan rumah tangga mereka. Kini, mereka memiliki satu anak laki-laki yang sama tampannya seperti onew, memiliki hati yang baik seperti jiyeon dan senyuman yang manis seperti onew. Nama anak mereka adalah Key..

 

END

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s